rima akhir · 1.082 kata

Kata berima -eng

Halaman 2 dari 5. Cari rima lain.

250 kata per halaman

Berbunyi -eng

250 dari 1.082
  1. mentelengmen·te·leng Jw v membuka mata lebar-lebar; membelalakkan mata: ketika ditanya hakim terdakwa diam saja, matanya -- , sampai hakim menegurnya
  2. nyurengnyu·reng v cak melihat dng mata dikecilkan krn silau
  3. oneng-onengoneng-oneng /onéng-onéng/ n keturunan yg kelima (anak piut)
  4. pelintengpe·lin·teng Jw n katapel; jepretan
  5. pengengpe·ngeng a 1 ark sangat pening kepala; 2 Jk terasa berdengung di telinga
  6. petantang-petentengpe·tan·tang-pe·ten·teng /petantang-peténténg/ lihat petenteng
  7. petatang-petetengpe·ta·tang-pe·te·teng /petatang-petéténg/ Jk a tergesa-gesa berlari ke sana-sini, spt banyak yg harus dikerjakan; petantang-petengteng
  8. plintengplin·teng n katapel
  9. pokengpo·keng /pokéng/ ark a tidak berekor; dogel
  10. renceng1ren·ceng /réncéng/ a 1 panjang lampai (kurus tt badan): sosok orangnya tinggi dan badannya --; 2 tidak berjantung betis (tt kaki)
  11. rengengre·ngeng v, me·re·ngeng-re·ngeng v bernyanyi-nyanyi kecil dng suara pelan (tidak jelas kata-katanya) dan santai; bersenandung: suara tembang ~ yg berirama lembut
  12. rojengro·jeng /rojéng/ v, me·ro·jeng v mencuri padi di sawah dng jalan menyabitnya; ro·jeng·an n hasil merojeng
  13. secengse·ceng /secéng/ ? ceceng
  14. sekedengse·ke·deng /sekédéng/ n cak sibak (cara menyisir atau menggunting rambut); belahan rambut
  15. setehengse·te·heng /setéhéng/ ark a cak setengah gila
  16. setrengset·reng /setréng/ ? streng
  17. songgengsong·geng /songgéng/ a tegak, dada terkedik, dan pantat naik ke atas (tt bentuk badan)
  18. anak ronggengpenari dalam pertunjukan ronggeng
  19. bagai pimping di lerengPeribahasa orang yang tidak berpendirian tetap
  20. berconteng-contengber.con.teng-con.teng Verba (kata kerja) ada conteng-contengnya; bercoreng-coreng (dengan arang, jelaga, dan sebagainya) : mukanya berconteng-conteng; papan tulis itu berconteng-c…
  21. bercoreng-corengber.co.reng-co.reng Verba (kata kerja) bercoreng
  22. bercoreng-morengber.co.reng-mo.reng Verba (kata kerja) penuh dengan coreng-moreng; berconteng-conteng kotor tidak keruan: kertas putih itu bercoreng-moreng sehingga tidak dapat lagi ditulisi
  23. berencengbe.ren.ceng Verba (kata kerja) beruntaian; berangkaian
  24. berenteng-rentengbe.ren.teng-ren.teng Verba (kata kerja) (1) beruntai-untai; berangkai-rangkai; (2) berendeng; beruntun-runtun
  25. bergandeng rentengber.gan.deng renteng gandeng renteng
  26. bergeleng-gelengber.ge.leng-ge.leng Verba (kata kerja) bergoyang-goyang kepala (ke kiri kanan)
  27. beroleng-olengber.o.leng-o.leng bergoyang-goyang, terayun-ayun (seperti perahu yang dipermainkan ombak)
  28. bersendengber.sen.deng Verba (kata kerja) bersandar (pd): ia terus bersendeng pada langkan, tidak mau duduk
  29. besi lempengbesi lantai
  30. buah kalengbuah yang diawetkan dalam kaleng
  31. bunga ketongkengsejenis akar memanjang yang harum baunya
  32. canting tentengcanting yang bersusun dari bawah ke atas
  33. coreng-morengco.reng-mo.reng Adjektiva (kata sifat) penuh dengan coret-coret; berconteng-conteng tidak keruan: pagar temboknya coreng-moreng
  34. daging kalengdaging yang telah diolah dan dimasukkan ke dalam kaleng tertutup dengan tujuan mengawetkan
  35. dayung gebengdayung yang daunnya terpaku pada ujungnya
  36. ereng gendenghal-hal yang menyalahi adat (tidak patut dan sebagainya)
  37. ereng-erengNomina (kata benda) sisi yang landai dan miring; lereng: ereng-ereng gunung itu agak terjal
  38. gandeng rentengsaling bergandengan; (2) Kiasan selalu bersama (dalam setiap kegiatan): kedua saudara itu selalu gandeng renteng renteng yang mencerminkan adanya kerukunan
  39. ikan polenginggu
  40. kacang bantengkacang tanah yang polongnya hampir sama dengan kacang gajah dan kacang macan, warna kulit bijinya merah jambu, daging biji mengandung protein dan lemak
  41. kacang diengkacang yang polongnya mirip buncis, tiap polong berisi tiga biji, bijinya agak bulat, gemuk dan salah satu ujungnya membesar mirip pantat babi; kacang babi; Vicia faba
  42. kacang gorengkacang tanah yang digoreng; (2) Berasal dari bahasa Minangkabau kacang tanah yang disangrai (biasanya dengan kulitnya)
  43. kacip kalengkacip untuk membelah kaleng
  44. kain polengLihat poleng
  45. kepalanya sudah beratap sengKiasan sudah putih rambutnya
  46. kereta gandengtrailer
  47. kereta lerengsepeda
  48. ketam bosengketam jantan
  49. ketu udengkain kepala yang sudah dibentuk sebagai ketu
  50. kima kelerengkima yang cangkangnya bulat menyerupai kelereng dan sangat keras
  51. koreng-korengko.reng-ko.reng Adjektiva (kata sifat) berbelang-belang; banyak corengnya
  52. kuda lorengCakapan (tidak baku) zebra, Equus zebra
  53. lawang seketengpintu gerbang
  54. layar sebeng[Sen] tabir (yang dapat dipindah-pindahkan seperti dalam panggung sandiwara)
  55. lereng-lerengle.reng-le.reng roda kecil (pd kaki tempat tidur, kursi, dan sebagainya) ; (3) sepeda
  56. macan lorengharimau yang bulunya berjalur-jalur atau bergaris- garis; harimau tunggal
  57. main tebengCakapan (tidak baku) menutup-nutupi kejahatan (kesalahan)
  58. makan kalengmakanan yang diawetkan dan dikemas dalam kaleng tertutup rapat
  59. meloncengme.lon.ceng membunyikan lonceng
  60. melonengme.lo.neng Verba (kata kerja) duduk-duduk santai (di depan rumah dan sebagainya)
  61. mempertopengmem.per.to.peng Verba (kata kerja) Kiasan memakai sesuatu sebagai topeng; memperkedok: dia mempertopeng jabatannya untuk melaksanakan kejahatan
  62. menconteng-contengmen.con.teng-con.teng Verba (kata kerja) mencoreng-coreng (memalit-malit, mencoret-coret) dengan arang (tinta, kapur, dan sebagainya) : anak itu menconteng-conteng dinding rumah k…
  63. mengecengme.nge.ceng Verba (kata kerja) memejamkan
  64. mengencrengme.ngen.creng Verba (kata kerja) Kiasan meminta sumbangan dengan memukul kaleng
  65. mengeropengme.nge.ro.peng mengambil keropeng (dari luka dan sebagainya)
  66. mengetengme.nge.teng membeli satu-satu atau sedikit-sedikit; membeli eceran: kalau mengeteng biasanya lebih mahal daripada membeli sekaligus
  67. menggoreng-gorengmeng.go.reng-go.reng Verba (kata kerja) Cakapan (tidak baku) Kiasan berlari-lari dengan menggiring dan memainkan bola (dalam sepak bola)
  68. mengoleng-olengmeng.o.leng-oleng Verba (kata kerja) beroleng-oleng
  69. mengomprengmeng.om.preng memberi ransum makanan
  70. menjengkengmen.jeng.keng Verba (kata kerja) berjengkeng
  71. menjorengmen.jo.reng Verba (kata kerja) mengiris (memotong) sedikit
  72. menyendengme.nyen.deng Verba (kata kerja) menjadi miring; menjadi senget: gambar di tembok itu ternyata menyendeng ke kiri
  73. menyerendengme.nye.ren.deng Verba (kata kerja) (1) menyendeng; menjadi miring sebelah; tinggi sebelah; (2) Kiasan menjadi kurang waras otaknya
  74. merentengme.ren.teng Verba (kata kerja) memasang seuntai-seuntai (tidak satu-satu): merenteng mercon
  75. meronggengme.rong.geng menandak; menari
  76. merongsengme.rong.seng Verba (kata kerja) mencomel; bersungut
  77. minyak gorengminyak yang dipakai untuk menggoreng, seperti minyak kelapa, minyak jagung, minyak kacang
  78. minyak kelentengminyak yang dibuat dari biji buah kapuk randu
  79. nasi gorengnasi yang diberi bumbu (biasanya agak pedas) dan digoreng
  80. nasi tumpengnasi yang dibentuk seperti kerucut atau gunung (untuk selamatan dan sebagainya) , di tengah atau di pinggirnya dihias dengan sayur dan lauk-pauk
  81. ndoro ajengsebutan untuk anak perempuan bangsawan di Surakarta atau Yogyakarta
  82. pelampung loncengpelampung yang dilengkapi dengan lonceng atau genta
  83. peng-(pe-, pem-, pen-, penge-, peny-) prefiks pembentuk Nomina (1) orang yang melakukan perbuatan: pembeli; pengirim; (2) orang yang berprofesi sebagai: pengarang; penyiar; penulis; …
  84. perahu comprengBerasal dari bahasa Jawa jenis perahu penyeberangan
  85. poleng-polengpo.leng-po.leng Adjektiva (kata sifat) berwarna belang-belang; bertelau-telau
  86. raden ajengBerasal dari bahasa Jawa (1) gelar bagi anak perempuan bangsawan; (2) sapaan atau panggilan kepada anak perempuan bangsawan
  87. roda gendengCakapan (tidak baku) roda gila
  88. rumah (ber)lotengrumah yang bertingkat(-tingkat)
  89. sejorengse.jo.reng Nomina (kata benda) (1) sepotong (sebagian kecil) tanah; (2) secarik (selembar) kertas
  90. sekecengse.ke.ceng Nomina (kata benda) sekejap: sekeceng mata pun, ia tidak tidur
  91. sekomengse.ko.meng Kata bilangan sedikit sekali; kecil sekali
  92. sendeng mendengterhuyung-huyung; sempoyongan; tersendeng-sendeng
  93. surat kalengsurat buta
  94. susu kalengair susu lembu yang diawetkan dalam kaleng
  95. tanggung rentengIstilah hukum menanggung secara bersama-sama (tentang biaya yang harus dibayar dan sebagainya)
  96. taoge gorengmasakan dari taoge, oncom, dan sebagainya yang diberi bumbu taoco
  97. tari topengtarian yang penarinya memakai topeng
  98. tembakau lempengtembakau yang dibuat berkeping-keping tipis
  99. temu irengtemu hitam
  100. tercontengter.con.teng Verba (kata kerja) (1) sudah diconteng(kan); (2) Kiasan kena noda (aib, malu)
  101. tercoreng-morengter.co.reng-mo.reng Verba (kata kerja) terkena coreng-moreng; terkena corat-coret
  102. tererengter.e.reng miring; condong
  103. tergeleng-gelengter.ge.leng-ge.leng Verba (kata kerja) (1) tergoyang-goyang (kepala); (2) Kiasan terheran-heran: tidak jarang seniman tergeleng-geleng mengikuti jalan pikiran kritikus
  104. tergerenyeng-gerenyengter.ge.re.nyeng-ge.re.nyeng Verba (kata kerja) menyeringai tampak giginya
  105. terkeresengter.ke.re.seng Verba (kata kerja) (1) menyeringai; menggerising; (2) terbuka karena sumbing (tentang bibir)
  106. teroleng-olengter.o.leng-oleng Verba (kata kerja) beroleng-oleng
  107. tersendeng-sendengter.sen.deng-sen.deng Verba (kata kerja) terhuyung-huyung; sempoyongan; sendeng-mendeng
  108. tertelengter.te.leng dalam keadaan miring atau senget (tentang perahu dan sebagainya) : biar terteleng asal jangan tertangkup
  109. terteleng-telengter.te.leng-te.leng Adjektiva (kata sifat) terteleng
  110. truk gandengtruk dengan dua bak yang digandengkan
  111. tulang tongkengtulang ekor
  112. tunggal belenghanya seorang diri, tidak beradik-berkakak
  113. wayang topengpertunjukan wayang dengan para pelakunya memakai topeng
  114. aceng[n] (Sd) nama panggilan untuk putra ajengan [n] (Sd) pucuk tanaman yang mengacung, misal pada pucuk pisang dan talas [a] (Jw) tegang (tentang penis)
  115. ada tongeng[n] (Bg) nilai dasar budaya Bugis yang berpatokan pada perkataan yang benar
  116. adeasamaturuseng[n] (Bg) ketentuan adat yang ditetapkan dan diberlakukan selamanya berdasarkan mufakat
  117. adeneng[n] (Bg) tangga pada rumah panggung masyarakat Bugis, terbuat dari kayu atau bambu, memiliki anak tangga berjumlah ganjil dengan lebar antara 1—2 meter
  118. adreng[adv] (Jw) ingin sekali:
  119. adu bantengadu
  120. adu regengadu (Sd) saling bersikeras ingin menang, misalnya dalam tawar-menawar atau berpendapat
  121. ageng[n] {Mus} tembang dalam karawitan Jawa yang menggunakan penggalan dalam pelaguannya
  122. agreng[a] (Sd) besar, mewah, dirawat, dan dihias dengan bagus (tentang rumah)
  123. ajeng[n] (Sd) kurungan untuk ayam yang berkontes
  124. ajoareng[n] (Bg) orang yang telah menjadi panutan bagi orang banyak:
  125. akajeng[n] (Bl) tiga hari
  126. akarungeng[n] (Bg) wilayah pemerintahan atau kekuasaan dalam sistem kerajaan Bugis
  127. alameng[n] (Bg) pedang khusus yang dipakai oleh para Bissu saat upacara adat, ukurannya sedikit lebih panjang daripada keris, mata pedang terbuat dari besi dengan ukiran kaligrafi Islam, …
  128. ali meneng[n] (Sd) cincin belah rotan yang dipakai sebagai penanda ikatan pernikahan
  129. ambeng[v] (Sd) makan dan minum sambil berdiri
  130. amecungeng[n] (Bg) peludahan yang menyerupai pot kecil, dibuat dari perak, dahulu digunakan oleh raja
  131. ameng[n] (Ke) pisang paling kecil dalam satu tandan, tidak berdaging sehingga tidak dapat dikonsumsi [n] (MBa) bagian sungai berupa kolam besar yang terbentuk oleh jalur air
  132. amesureng[a] (Bg) dipakai terus-menerus tanpa memperhatikan pemeliharaannya:
  133. amleng[a] (Jw) tidak ada kabar sama sekali:
  134. ampeng[v] (Bn) hamil di luar pernikahan; bulek [n] (Bt) tempat meletakkan sisa kayu yang dibakar yang masih layak digunakan
  135. ampeng-ampeng[n] (Jw) orang yang meminta-minta hasil tangkapan nelayan:
  136. ampleng[n] (Jw) generasi ke-16 atau keturunan ke-15
  137. anak lotenganak {Psi} anak yang dibesarkan dalam pengisolasian, biasanya dikunci di ruang loteng oleh orang tua atau pengasuhnya
  138. anceng[n] (Mdr) ukuran luas ladang setara satu petak tanah dengan ukuran tidak tentu [n] (Jw) tali yang diikat antara selambar dan bagian ris agar jaring tidak melintir
  139. andegleng[v] (Sd) duduk lebih depan dari orang lain sehingga terkesan menghalangi orang yang berada di belakangnya (tentang orang yang bertubuh tinggi dan besar)
  140. aneng[n] (Alr) salah satu suku di Alor yang memiliki tugas sebagai perencana wilayah suku Alor
  141. anenukeng[n] (Bg) alat untuk membuat kue nenu-nenu, dibuat dari tempurung kelapa, bagian bawah diberi beberapa lubang kecil sebagai tempat keluar adonan
  142. angatereng[n] (Bg) balok tempat mengikatkan atap rumah:
  143. angkeng[n] (Stn) kata sapaan atau panggilan kepada nenek oleh cucu dari anak perempuan
  144. angleng[n] (Sd) penganan yang terbuat dari campuran tepung beras ketan, gula merah, garam, kelapa, gula putih, dan vanila yang dimasak selama 1—2 jam dengan api sedang, kemudian setelah d…
  145. angsa polengangsa (Bl) angsa berbulu belang (hitam putih), biasanya digunakan sebagai sarana upacara umat Hindu di Bali
  146. animporeng[v] turun dengan pelan-pelan dan hati-hati (dari kendaraan, kuda, atau tangga)
  147. anjeng[a] (Jw) pergi menghadiri undangan pesta hajatan
  148. antarlempeng[a] antara lempeng yang satu dan yang lain:
  149. anting udenganting (Ke) anting yang terbuat dari gigi hewan (babi, beruang, macan) yang dikenakan oleh perempuan terutama pada saat upacara seperti syukuran dan festival budaya
  150. aoheng[n] suku bangsa yang berasal dari atau mendiami wilayah Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur
  151. aparareng[v] (Sng) membiarkan orang pergi:
  152. ape ukeng[n] (Dy) kata sapaan kepada kakek dan nenek yang cucu pertamanya perempuan
  153. apungan lempengapungan {Osn} teori apungan benua
  154. arateng[n] (Bg) balok pipih dari kayu hitam, kayu merbau, atau kayu ulin, panjangnnya menyesuaikan lebar rumah panggung Bugis, sebagai penahan berdirinya tiang rumah dan sebagai dasar tem…
  155. aredeseng[v] (Bg) ketindihan (dipercaya karena gangguan makhluk halus)
  156. areng[n] (Ach) alat untuk menjerat babi yang terbuat dari kawat baja [n] (Ach) jaring atau jala untuk menangkap rusa dan lain-lain [n] (Ach) bagian terlebar pada mata keris
  157. arseng[n] (Jw) penganan khas Keraton Yogyakarta, dibuat dari potongan pisang kepok, diberi santan, telur, gula pasir, dan vanili, dikukus, rasanya manis
  158. asam keuengasam (Ach) masakan khas Aceh berkuah asam dan pedas, berbahan ikan, biasanya ikan tongkol, diberi belimbing wuluh dan asam sunti, berwarna kekuning-kuningan
  159. asanjeng[v] duduk sambil bersandar pada dinding atau kursi
  160. asareng[n] (Bg) patron songkok reca yang dibuat dari kayu
  161. asialana memeng[n] (Bg) perkawinan antara sepupu dua kali dari kedua pihak orang tua, dipandang sebagai perkawinan sepantasnya
  162. asikapungeng[n] (Bg) pernikahan dengan pola relasi sejajar pada adat Bugis (karena kesetaraan stratifikasi sosial)
  163. asteng[n] akr Asia Tenggara
  164. ateng[n] (Sd) gelar bangsawan untuk orang tua laki-laki keturunan Pangeran Jayakarta yang berasal dari Banten
  165. ayam petetengayam (Us) ayam yang dipanggang dengan cara dibuka dan ditusuk dengan potongan bambu, disajikan dengan cara dipotong-potong dan diberi taburan kelapa berbumbu kacang, kemiri, bawang…
  166. babempeng[a] (MAb) ekspresi seseorang yang sedang marah, melebihi ekspresi cemberut
  167. badeng[n] (Sd) alat untuk mengukus ikan yang terbuat dari tembikar berbentuk gentong
  168. badong weteng[n] (Sd) ikat pinggang yang digunakan oleh pengantin wanita dan pengantin pria dalam adat Sunda
  169. bagonteng[v] (Sbw) memainkan gendang sambil bernyanyi
  170. bahekeng[v] (Dy) duduk dengan bertopang sebelah tangan ke lantai:
  171. bahunjeng[v] (Dy) memijak agar dapat menjangkau benda yang tinggi:
  172. baju leklengbaju (Kj) baju hitam polos khas Kajang, digunakan sebagai pakaian adat sekaligus pakaian sehari-hari
  173. bakareng[n] (Sng) celah pada dasar perahu yang didempul
  174. bakekeng[a] (Bt) kecil dan ramping (tentang manusia dan hewan):
  175. bakeleng[n] (Bg) reng pada rumah panggung suku Bugis
  176. bakso gepengbakso bakso khas Pontianak, Kalimantan Barat, berbentuk pipih, berkuah kaldu, disajikan dengan mi, bihun, taoge, seledri, dan bawang goreng
  177. balangkreng[n] (Mdr) bunga kopi
  178. balap kelerengbalap perlombaan yang dilakukan dengan cara berjalan sambil menggigit dan mempertahankan sendok berisi sebuah kelereng
  179. balempaleng[v] (Bg) melempar dengan menggunakan sepotong kayu
  180. baleng[n] (Sbw) sesuatu yang terangkat karena banjir:
  181. baleng-baleng[n] (Bt) penangkal berupa sepotong besi atau jarum yang diberikan dukun agar tidak terkena penyakit (semua umur)
  182. baleseng[v] (Ss) membawa padi dari sawah ke rumah pemilik sawah:
  183. bambuseng[n] (Mnd) alat musik tiup khas Minahasa yang dibuat dari bambu dan seng, memiliki karakter bunyi menyerupai alat musik tiup kuningan (orkes tiup tentara)
  184. bangkeng[n] (Sky) buah kelapa yang tidak bisa tumbuh lagi karena kering atau tidak berair lagi [n] (Bg) tembakau berkualitas rendah
  185. baringeng[n] (Mks) telapak kaki
  186. barisan bantengbarisan (ark) barisan semimiliter bentukan Jepang yang bertujuan untuk menumbuhkan persaudaraan sesama rakyat dan membantu Jepang untuk mempertahankan tanah air dari serangan musuh
  187. barong prejengbarong (Us) adu kekuatan dua grup kesenian barong khas Banyuwangi dengan cara mengadu kedua kepala barong hingga pecah
  188. basareng[n] (Sbw) fase munculnya bunga pada tanaman jagung dan kelapa
  189. basreng[n] akr bakso goreng
  190. batik sorengbatik (Jw) {Tbs} corak batik yang berwarna terang, menggambarkan kekuatan seni keprajuritan soreng di Kabupaten Magelang
  191. bawakaraeng[n] gunung dengan ketinggian 2.840 mdpl, menjadi sumber air untuk lima wilayah (Kabupaten Gowa, Bantaeng, Bulukumba, Kabupaten Sinjai, dan Kota Makassar), terletak di Kabupaten Gow…
  192. bawang gorengbawang bawang merah iris yang digoreng hingga berwarna keemasan dan bertekstur renyah:
  193. bebeng[a] (Sd) besar (tentang kaki)
  194. begeng[a] (Jk) sangat kurus sehingga tulang iganya sangat menonjol
  195. beleleng[n] (Bn) kulit leher babi yang berlemak yang dibentuk melingkar sebagai ramuan persembahan dalam upacara adat masyarakat Dayak Benuaq
  196. belengkreng[n] (Mdr) bunga kopi
  197. belimbeng[n] (Ach) kaki gunung yang menjorok jauh ke luar
  198. bembeng[a] (Jw) bulat besar tidak proporsional (seperti kaki gajah):
  199. bendeng[a] (Sd) tidak saling sapa karena saling benci
  200. beratap sengberatap ki sudah beruban
  201. berbelengbeleng [v] berputar; berpusing:
  202. berendeng-rendengrendeng [v] berderet-deret
  203. bereng[n] (BlM) penyakit yang ditandai dengan demam serta bengkak dan nyeri di sekitar telinga
  204. berentaleng[v] (Tj) menggelinding pada bidang miring:
  205. berenyeng[v] (Beng) bertengkar antara suami istri
  206. bergandeng-gandenggandeng [v] bergandeng; berangkai-rangkai; sambung-menyambung:
  207. bergemblenggembleng [v] berkumpul menjadi satu; bersatu padu
  208. bergorenggoreng [v] (obs) (yang) digoreng:
  209. beringin kimengberingin (Jw) spesies beringin yang memiliki sistem perakaran tunggang, batang lunak, kulit halus berwarna cokelat muda, daun berbentuk bulat telur, ujung daun runcing, pangkal dau…
  210. berjengkengjengkeng
  211. berkalengkaleng
  212. berkelentengkelenteng [v] memiliki kelenteng:
  213. berkerangkengkerangkeng [v] menggunakan kerangkeng:
  214. berkeropengkeropeng [v] mempunyai keropeng:
  215. berlempenglempeng [v] memiliki lempeng:
  216. berlorengloreng [v] memiliki loreng
  217. berlotengloteng [v] mempunyai loteng; ada lotengnya:
  218. bertamengtameng
  219. bertebengtebeng [v] bergunting rambut:
  220. beteng-beteng[n] (Bt) penganan khas Tapanuli Selatan, terbuat dari ubi yang dipotong kecil-kecil, digoreng, lalu dicampur dengan bawang giling goreng dan garam halus
  221. beuteng[n] (Ach) padi yang baru mengeluarkan biji, biasanya dua bulan sebelum panen
  222. bideng[n] (Ach) sisa sayatan penyiangan pada tanaman kumpai yang tidak digunakan [n] (Jw) kepiting kecil
  223. binjeng[n] (Jw) penganan goreng, dibuat dari ketela pohon dan sebagainya, berbentuk lempengan
  224. binreng[n] (Bg) benang yang sangat halus pada jentera pemintal
  225. binteng[n] (Jw) penganan, dibuat dari jenang gula jawa berbumbu serai, berbentuk segi empat
  226. bitdeng[n] (Mdr) kepiting berwarna hitam keunguan dengan sedikit bulu di bagian kaki, hidup di gundukan tanah liat berlubang di hutan bakau; Metopograpsus sp.
  227. blanggreng[n] (Jw) penganan goreng berbumbu, dibuat dari ubi kayu yang dipotong-potong [n] (Jw) kembang kopi:
  228. bleng[n] cairan yang digunakan untuk campuran pembuatan kerupuk dan sebagainya
  229. blereng[n] (Jw) motif kain bergaris-garis tebal
  230. blonceng[n] beligo
  231. boleng[a] (Jw) rusak karena hama (tentang singkong, ubi, dan sebagainya) [n] (Jw) pohon tebu yang rusak
  232. bondeng[n] (Bt) barang dagangan yang tidak disukai pembeli
  233. bongeng[n] (Gy) padi yang kuntum buahnya hampir keluar
  234. bonteng[n] (Sd) mentimun
  235. breng[n] (Sbw) gadis atau perjaka yang tdk menikah sampai tua
  236. bubeng[n] bagian fondasi kapal
  237. bubuk oleh lengukp (Jw) mempunyai niat buruk atau jahat dan memperoleh kesempatan untuk melaksanakannya, makna harfiahnya 'bubuk memperoleh liang'
  238. buceng[n] (Jw) tumpeng
  239. bukan kaleng-kalengbukan
  240. bukaweng[n] (Mr) wadah dari anyaman bilah bambu persegi, berukuran 1x1 m --, digunakan sebagai hantaran pengantin laki-laki pada pernikahan masyarakat Mandar
  241. bulang telengbulang (Gy) topi yang dipakai pemain saman, dihiasi ukiran kerawang, berbentuk lingkaran sudah jadi atau dapat dilepas dan dipasang ulang
  242. buleleng[n] kabupaten di Provinsi Bali, ibu kotanya Singaraja
  243. bunga telengbunga bunga telang
  244. bunga tongkengbunga liana yang batangnya bergetah putih, daunnya menjantung, mahkota bunga berwarna kuning, buahnya membulat telur dan memanjang, tumbuh di bioma subtropis, tersebar dari Pakista…
  245. bungkeng[n] (Mg) tas kecil yang dibuat dari anyaman daun lontar, biasanya dipegang atau digantung di bahu saat bepergian
  246. buntang kaleng[n] permainan tradisional anak-anak yang menggunakan kaleng bekas berisi kerikil, lalu disusun rapi untuk kemudian dirobohkan oleh para pemain
  247. bus gandengbus bus dengan dua bagian yang digandengkan
  248. buseng[v] (DyNg) mati tenggelam di sungai:
  249. buteng[n] (Mdr) keong laut kecil bercangkang putih dan tipis, biasanya digunakan sebagai hiasan
  250. caceleng[n] (Mdr) hiasan yang digantungkan di sarung keris