rima akhir · 166 kata

Kata berima -ulu

Halaman 1 dari 1. Cari rima lain.

250 kata per halaman

Berbunyi -ulu

166 dari 166
  1. bulubu·lu n 1 rambut pendek dan lembut pd tubuh manusia (bukan di kepala) atau binatang: -- kaki; -- kucing; 2 struktur lapisan luar kulit yg membentuk penutup tubuh bangsa unggas; kum…
  2. huluhu·lu n 1 kl bagian tubuh dr leher ke atas; kepala: gering --; kalang -- , bantal, alas kepala pd waktu tidur; 2 bagian atas (sungai dsb); udik; ujung: ia pernah berlayar ke -- Sun…
  3. uluulu n hulu; -- hati cak hulu hati
  4. pendahulupen.da.hu.lu Nomina (kata benda) orang dan sebagainya yang mendahului: Sumpah Pemuda kita warisi dari para pendahulu kita
  5. penghulupeng·hu·lu kl n 1 kepala; ketua: -- kampung; -- negeri; -- kawal; 2 kepala adat; 3 kepala urusan agama Islam di kabupaten atau kota madya; 4 penasihat urusan agama Islam di pengadi…
  6. berbuluber.bu.lu Verba (kata kerja) mempunyai bulu; ada (tumbuh) bulunya
  7. sulusu·lu ? suluh
  8. zulu1zu·lu n kode huruf Z yg digunakan untuk berkomunikasi (mengirim berita) melalui radio
  9. berhuluber.hu.lu Verba (kata kerja) (1) memakai pegangan atau hulu (tentang pedang, keris, pisau): keris berhulu gading; (2) bermata air: sungai itu berhulu di Gunung Semeru
  10. tulutu·lu ark a hilang akal: sampai ia bingung --
  11. melulume·lu·lu adv tiada lain hanya; hanya; semata-mata: kamar ini -- untuk para tamu; kerjanya tidur --
  12. menghulumeng.hu.lu Verba (kata kerja) pergi (berlayar) ke hulu sungai; mudik
  13. bentuluben·tu·lu n ikan air tawar, Barbichthys laevis
  14. awabuluawa·bu·lu a hilang bulu
  15. bulu-bulubu·lu-bu·lu n pohon yg kayunya berwarna merah, keras, dan berat, tingginya dapat mencapai 25 m, diameter mencapai 60 cm, biasa digunakan untuk pasak rumah; Pallacalyx axillaris
  16. dahuluda·hu·lu n 1 (waktu) yg telah lalu; (masa) lampau: lain -- lain sekarang; 2 lebih awal; paling depan: -- bajak dp jawi; 3 yg mula-mula (dikerjakan, diperbuat, dsb); dulu: -- membac…
  17. duludu·lu ? dahulu
  18. karangwuluka·rang·wu·lu v turun ranjang
  19. keluluke·lu·lu kl a patut: tingkah lakunya tidak --
  20. ulu-uluulu-ulu Jw n pejabat pamong desa yg pekerjaannya khusus mengurusi pengairan (ke sawah dsb)
  21. akar buluakar rambut
  22. aliran hulualir.an hulu sungai di sebelah atas
  23. bak menanti orang dahulubak menanti orang dahulu, bak me.la.lah orang kudian Peribahasa melakukan sesuatu yang sia-sia
  24. belum duduk belunjur duluPeribahasa sudah bergirang hati lebih dahulu sebelum tercapai apa yang dikehendaki
  25. berakit-rakit ke hulube.ra.kit-ra.kit ke hulu, berenang-renang ke tepian Peribahasa bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian
  26. bersidahuluber.si.da.hu.lu Verba (kata kerja) berusaha mendahului: dia harus bersidahulu dengan anak buahnya untuk menguasai pengetahuan tentang penggunaan komputer
  27. bertegak penghuluber.te.gak penghulu meresmikan pengangkatan penghulu (di Minangkabau)
  28. bertukar buluber.tu.kar bulu bersilih bulu (bulunya berganti dengan yang lain); (2) Kiasan berubah keyakinan (pendapat, pendirian)
  29. bulang huluikat kepala; destar; (2) kekasih
  30. gering hulusakit kepala; pening
  31. ikan di huluPeribahasa perbuatan yang sia-sia
  32. industri huluindustri yang memproduksi bahan baku dan bahan penolong (besi, baja lembaran, dan sebagainya)
  33. jaket bulubaju luar untuk penahan dingin atau angin terbuat dari bulu binatang
  34. kalang hulualas kepala pada waktu tidur; bantal (kepala)
  35. kelas bulukelas petinju yang berat badannya sekitar 60 kg
  36. kemarin duludua hari sebelum hari ini; kemarin dulu soreKiasan belum tahu apa-apa; belum berpengalaman: mana dia tahu, dia kan anak kemarin dulu sore
  37. kepala sama hitam (berbulu)Peribahasa tiap orang berlain-lain pendapatnya
  38. kerang buluAnadara antiquata
  39. ketupat bangkahuluketupat bengkulu
  40. ketupat bengkuluCakapan (tidak baku) kepalan tangan; tinju
  41. kulit bulukulit hewan tertentu (domba, anjing laut, dan sebagainya) yang tertutup bulu halus, lembut, dan tebal
  42. lain duluKiasan tiap-tiap waktu (masa) ada adatnya sendiri; berbeda hal dahulu dengan sekarang
  43. lebai penghulupenghulu agama di distrik
  44. lebih dahulusebelumnya: lebih dahulu dahulu, perkenankanlah kami mengucapkan terima kasih; (2) mula-mula; pertama-tama; paling awal: dialah yang mencapai garis finis lebih dahulu dahulu; lebi…
  45. luruh bulu[Tern] pelepasan bulu yang lama untuk diganti dengan bulu yang baru
  46. memilih (memandang) buluKiasan melihat kedudukan (keturunan) orang
  47. memperlihatkan buluKiasan memperlihatkan maksud (keadaan) yang sebenarnya
  48. menunjukkan bulume.nun.juk.kan bulu Kiasan memperlihatkan keadaan (sifat, keyakinan, dan sebagainya)
  49. orang huluorang (penduduk) yang tinggal di sebelah hulu sungai (di pedalaman)
  50. otot penegak buluotot halus dalam kulit yang fungsinya sebagai penegak rambut
  51. pahit dahuluPeribahasa hendaklah ditentukan syarat-syarat yang nyata dahulu supaya tidak timbul perselisihan di belakang (dalam membuat perjanjian)
  52. rongga buluBerasal dari bahasa Minangkabau liang bulu roma
  53. seperti menanti orang dahuluPeribahasa perbuatan yang sia-sia
  54. tempo duluCakapan (tidak baku) zaman dulu; dahulu kala
  55. terdahuluter.da.hu.lu Adjektiva (kata sifat) paling dahulu; mula-mula: akulah yang terdahulu bangun pagi ini
  56. udang buluudang air tawar, hidup pada 250-2000 m di atas permukaan laut, memiliki tanduk kepala yang sangat kuat, bergerigi 10-11 pada bagian atas dan 5 gerigi pada bagian bawah; Macrobrachi…
  57. utang selilit (sebelit) pinggang ( utang tiap helai bulu)Peribahasa utangnya banyak sekali
  58. zaman dahulumasa yang telah lama lampau
  59. ahalulu[n] (Gor) orang yang menjadi pemandu dikili, buruda, dan turunani
  60. anak buluanak sebutan untuk hewan peliharaan yang berbulu, seperti kucing, anjing, hamster, kelinci; anabul
  61. anggara sapuluukp (Bt) hari ke-10 setiap bulan dalam penanggalan Angkola-Mandailing dan Toba
  62. angsa sabulu-buluangsa (Bl) angsa berbulu selain putih dan belang, biasanya digunakan sebagai sarana upacara umat Hindu di Bali
  63. apatungkulu[v] menyangga dagu, pipi, atau kepala dan menunjukkan raut wajah yang sedih
  64. asilulu[n] bahasa yang dituturkan di Kabupaten Maluku Tengah, Kota Ambon, dan Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku
  65. babulu[v] (MAb) berlayar ke pulau-pulau untuk mencari barang dagangan, seperti kelapa, sagu mentah, dan ubi-ubian:
  66. banjar hulu[n] suku bangsa yang mendiami daerah Kalimantan Selatan
  67. baru ohulu[n] (Ni) pakaian adat pria suku Nias, berwarna emas atau kuning dipadukan dengan warna hitam, merah, dan putih, bercorak segi empat dan bunga kapas
  68. batagak pangulu(Mk) upacara adat untuk meresmikan seseorang menjadi pangulu, baik menggantikan pangulu yang meninggal, masih hidup, atau mengangkat yang baru, dimulai dari mufakat di tingkat kaum…
  69. baulu[n] (Kal) kapur sirih [n] (Kal) kapur sirih
  70. bebek sebulu-bulubebek (Bl) bebek dengan warna bulu apa saja, digunakan dalam upacara agama
  71. bebulu[n] (Bl) bebulun yang bewarna-warni
  72. bedahulu[n] kerajaan kuno pada abad ke-8 sampai abad ke-14 Masehi, yang memiliki pusat kerajaan di sekitar Pejeng atau Bedulu, Kabupaten Gianyar, Bali
  73. belum duduk, belunjur dulududuk sudah bergirang hati lebih dahulu sebelum tercapai apa yang dikehendaki
  74. benggaulu[n] suku bangsa yang mendiami sebagian wilayah Budong-Budong di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat
  75. bengkulu[n] provinsi di Indonesia dengan ibu kota Bengkulu, terletak di Pulau Sumatra
  76. bondulu[n] (Cl) sikat pakaian yang terbuat dari ijuk
  77. boneka buluboneka boneka yang dibuat dari bahan berbulu seperti rasfur
  78. bunut bulubunut (Bl) bunut yang tangkainya berbulu
  79. butulu[n] (Gor) botol yang digunakan sebagai tempat minum
  80. cukra si dua pulu[n] (Bt) hari ke-20 setiap bulan dalam penanggalan Batak Karo
  81. culu[n] (Bt) keinginan untuk merusak milik orang lain: [n] (Klm) korek api
  82. culu-culu[n] (Klm) perbuatan yang disengaja dan mencolok, bersifat mengolok-ngolok dan terkadang menantang
  83. damba kawulu[n] (Kb) tanduk kerbau sepanjang dua ruas jari telunjuk orang dewasa (sekitar 4 cm)
  84. denda penghuludenda (Jb) denda yang dijatuhkan oleh penghulu untuk masyarakat yang melakukan kesalahan
  85. dewulu[n] (Gor) orang yang memahami pelaksanaan upacara adat istiadat
  86. dinding uludinding (Bt) pembatas bilik yang terbuat dari tikar pandan, bagi pasangan yang baru menikah
  87. durian puludurian lai
  88. embun buluembun {Bot} penyakit pada permukaan daun yang disebabkan oleh serangan jamur, ditandai dengan gejala keluarnya konidiospora jamur yang menyerupai embun berbulu-bulu dari mulut daun
  89. gelombang pendahulugelombang {Osn} alun gelombang laut berperiode panjang yang rendah, biasanya mendahului alun utama dari badai yang jauh
  90. gilik sulu[n] (Mt) waktu ketika posisi matahari sudah condong ke barat daya (sekitar pukul 14.00)
  91. gulu[n] (Ke) papan bubungan [n] (Bjr) saudara kandung nomor dua dari ayah atau ibu
  92. ha kawulu[n] (Kb) tanduk kerbau sepanjang satu ruas jari telunjuk orang dewasa (sekitar 2 cm)
  93. harendong buluharendong akar senduduk
  94. he hawa puluukp (Stn) tomako (kapak batu maskawin) yang berwarna hitam kehijau-hijauan
  95. ilulu[v] (Bt) melungsung
  96. indragiri hulu[n] kabupaten di Provinsi Riau
  97. Jerman Hulujerman bahasa Jerman yang digunakan di Jerman bagian selatan, Swiss, dan Austria
  98. julang hulu[n] ukuran tekanan fluida yang dinyatakan dengan tingginya kolam air
  99. julu[n] alat untuk merajut, terbuat dari bambu yang dipotong kecil-kecil, dihaluskan, kemudian diruncingkan
  100. kain bulukain kain tenunan atau rajutan dari rayon, wol, atau katun, dibuat bertumpuk dengan hasil akhir menyerupai bulu binatang
  101. kalang ulukalang (MBl) batas pada ladang yang memisahkan jenis tanaman padi yang ditanam, ladang yang dibatasi berada di ujung ladang yang mengarah ke hutan, biasa ditanami padi ketan untuk …
  102. kalulu[n] (Tb) perahu yang didayung oleh 20—40 orang, digunakan untuk menangkap ikan secara berkelompok, mengantarkan penumpang antarpulau, dan mengangkut bekal ketika terjadi peperangan…
  103. kapisulu[n] (Ca) bambu yang dibelah dua untuk saluran air
  104. kapuas hulu[n] daerah di Kalimantan Timur
  105. karang bentulu[n] (Bl) ornamen berbentuk satu mata raksasa yang bulat dan besar
  106. khulu[n] (Stn) persiapan pembayaran harta kepala yang dilakukan dengan mengetuk-ngetuk perahu atau kendaraan sampai tiba di rumah duka, dilakukan setelah hari pemakaman
  107. kiwulu[n] (Ni) pangkal ubi kayu
  108. kukulu[n] (Tbl) tali pengikat bambu penadah air nira
  109. kulu[n] (Kal) sukun yang kulitnya tidak berduri, tidak berbiji, bentuknya bulat, diolah jadi sayur dan gorengan [v] (Ca) berburu dengan ditemani anjing:
  110. kulu-kulu[n] perangkap ikan khas Wakatobi yang dibuat dari anyaman bambu, diletakkan di dasar perairan pesisir ketika surut
  111. laulu[n] (Ri) kertas yang diukir untuk hiasan pada upacara adat atau perkawinan
  112. lemah bululemah (Bjr) ki mudah dirasuki oleh makhlus halus
  113. lihat bululihat memperlihatkan maksud (keadaan) yang sebenarnya
  114. lulu[v] (Bm) menumpuk barang secara tidak beraturan [n] (Tb) ombak kecil di laut lepas; olak (1)
  115. mahakam ulu[n] kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur
  116. massenrempulu[n] suku bangsa yang mendiami daerah Enrekang, Sulawesi Selatan
  117. medulu[v] (Me) berkumpul dalam suatu acara keluarga:
  118. mensiang yg baru dicari, kampil ‘lah sudah dahulumensiang rundingan baru akan dimulai, tetapi keputusannya telah diambil terlebih dahulu
  119. mesamba-samba ulu[n] (Tlk) permainan saling dukung; dukung-dukungan
  120. mewokulu[v] (Me) mencari sukun:
  121. molulu[n] (Tlk) pesta panen atau pesta perkawinan, berbentuk lingkaran dan saling berpegangan, biasanya dijadikan ajang untuk mencari jodoh
  122. mulu[adv] (cak) melulu
  123. naulu[n] nama lain suku Nuaulu
  124. nawulu[n] (Jw) hari keenam pada sistem sadwara
  125. nuaulu[n] suku yang mendiami daerah selatan Pulau Seram, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku
  126. ogan komering ulu[n] kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan
  127. padi bulupadi (Ss) padi yang biasanya digunakan dalam ritual adat
  128. paepulu[n] (Kls) tapai ketan
  129. pamulu[n] (Bg) alat yang digunakan untuk menangkap ikan gabus, belut, dan ikan-ikan yang biasanya ada di gerumbul rumput dan lumpur, dibuat dari dua batang besi berdiameter 1 cm yang uju…
  130. panggulu[n] (Jw) anak kedua
  131. panimbulu[n] (Gor) minyak urut yang dibuat dari minyak kelapa bersabut merah dan dicampur dengan rempah-rempah, diletakkan di botol untuk difermentasi
  132. pecah bulupecah (Plb) ki keadaan pubertas yang datang lebih awal sebelum waktunya; pubertas dini
  133. pemulu[n] (Trj) larangan adat yang berkaitan dengan beras
  134. penduludulu bentuk tidak baku dari pendahulu
  135. pengembulu[n] (Kls) minyak gosok
  136. pilih bulupilih memandang (mempertimbangkan) bangsa atau keturunan dalam memilih dan sebagainya
  137. piwulu[n] (Let) umpan ikan yang dibuat dari bulu kambing, ayam, dan bebek, diikat dan disatukan, diwarnai merah, kuning, dan hijau
  138. pulu[n] (Bgi) gagang pisau
  139. rokan hulu[n] kabupaten di Provinsi Riau
  140. rumah ulurumah rumah panggung khas Sumatra Selatan, terutama masyarakat yang bermukim di kawasan hulu Sungai Musi
  141. sababulu[n] (Dy) batang-batang bambu yang diserut dan didirikan di tengah sebagai pelengkap dalam upacara tiwah
  142. samar wulu[n] (Us) waktu menjelang magrib hingga langit gelap, dalam masyarakat Banyuwangi dianggap waktu yang tepat untuk melakukan ritual tertentu
  143. sambulu[n] (Kal) perlengkapan adat perkawinan yang utama, seperti pinang, sirih, kapur sirih, tembakau, dan gambir, diletakkan dalam sebuah wadah, kemudian dibungkus kain putih
  144. samegewaulu[n] (Ni) gelar bangsawan Nias yang telah mengadakan pesta besar tiga kali, misalnya pesta pernikahan
  145. sektor hulusektor {Ek} sektor perekonomian yang bergerak dalam bidang proses produksi barang atau jasa pada tahap awal:
  146. sigasitulu[n] bagian dari ritual pesta panen suku Limola, dengan memainkan dua telur ayam kampung yang dililit menggunakan benang kuning, diadu seperti gasing, dilakukan di atas tampah oleh …
  147. sikat bulusikat sikat rambut dengan bantalan karet, biasanya digunakan untuk menyisir rambut tebal dan kaku
  148. singgulu[n] (Bt) kain yang digunakan sebagai penutup kepala wanita untuk menahan panas saat bekerja di sawah atau ladang
  149. sinopulu[v] (Ht) menentukan waktu yang tepat untuk menanam tanaman di kebun dengan melihat tanda-tanda alam
  150. sipalulu[n] (Mt) pemandu wisata
  151. sisir bulusisir sisir dengan bulu berujung bulat disusun pada pegangan berlekuk, digunakan untuk meluruskan dan menata rambut
  152. siulu[n] (Ni) bangsawan Nias
  153. tak pandang bulupandang tidak membeda-bedakan orang
  154. tanghulu[n] (Cn) manisan buah khas Tionghoa yang disajikan menggunakan tusuk bambu dan dilapisi sirop gula
  155. tantulu[v] (Dy) membujuk anak kecil dengan cara menimang seraya menembangkan lagu:
  156. tari hekulu-kulutari tari tradisional Wakatobi, Sulawesi Tenggara, menggambarkan tentang tradisi menangkap ikan dengan kulu-kulu, bermakna mengingatkan masyarakat untuk menjaga ekosistem laut
  157. tenun bulutenun {Tbs} tenun yang memiliki permukaan berbulu
  158. tepuk bulutepuk bulu tangkis
  159. tohulu[n] (Gor) arus laut
  160. tombulu[n] suku bangsa yang mendiami daerah Tomohon, Sulawesi Utara
  161. tulisan ulutulis aksara yang dipakai dalam bahasa Abung
  162. tusuk bulutusuk {Tbs} tusuk berupa garis diagonal yang dikerjakan secara bergantian kiri dan kanan
  163. walaapulu[n] (Gor) kata sapaan atau panggilan kepada anak pejabat
  164. winulu[n] arus deras di laut:
  165. woku buluwoku woku yang dimasak dengan cara membakar dalam bambu
  166. wulu[n] {Filol} sandangan aksara yang menghasilkan bunyi u