250 kata per halaman
Berbunyi -ulu
- bulubu·lu n 1 rambut pendek dan lembut pd tubuh manusia (bukan di kepala) atau binatang: -- kaki; -- kucing; 2 struktur lapisan luar kulit yg membentuk penutup tubuh bangsa unggas; kum…
- huluhu·lu n 1 kl bagian tubuh dr leher ke atas; kepala: gering --; kalang -- , bantal, alas kepala pd waktu tidur; 2 bagian atas (sungai dsb); udik; ujung: ia pernah berlayar ke -- Sun…
- uluulu n hulu; -- hati cak hulu hati
- pendahulupen.da.hu.lu Nomina (kata benda) orang dan sebagainya yang mendahului: Sumpah Pemuda kita warisi dari para pendahulu kita
- penghulupeng·hu·lu kl n 1 kepala; ketua: -- kampung; -- negeri; -- kawal; 2 kepala adat; 3 kepala urusan agama Islam di kabupaten atau kota madya; 4 penasihat urusan agama Islam di pengadi…
- berbuluber.bu.lu Verba (kata kerja) mempunyai bulu; ada (tumbuh) bulunya
- sulusu·lu ? suluh
- zulu1zu·lu n kode huruf Z yg digunakan untuk berkomunikasi (mengirim berita) melalui radio
- berhuluber.hu.lu Verba (kata kerja) (1) memakai pegangan atau hulu (tentang pedang, keris, pisau): keris berhulu gading; (2) bermata air: sungai itu berhulu di Gunung Semeru
- tulutu·lu ark a hilang akal: sampai ia bingung --
- melulume·lu·lu adv tiada lain hanya; hanya; semata-mata: kamar ini -- untuk para tamu; kerjanya tidur --
- menghulumeng.hu.lu Verba (kata kerja) pergi (berlayar) ke hulu sungai; mudik
- bentuluben·tu·lu n ikan air tawar, Barbichthys laevis
- awabuluawa·bu·lu a hilang bulu
- bulu-bulubu·lu-bu·lu n pohon yg kayunya berwarna merah, keras, dan berat, tingginya dapat mencapai 25 m, diameter mencapai 60 cm, biasa digunakan untuk pasak rumah; Pallacalyx axillaris
- dahuluda·hu·lu n 1 (waktu) yg telah lalu; (masa) lampau: lain -- lain sekarang; 2 lebih awal; paling depan: -- bajak dp jawi; 3 yg mula-mula (dikerjakan, diperbuat, dsb); dulu: -- membac…
- duludu·lu ? dahulu
- karangwuluka·rang·wu·lu v turun ranjang
- keluluke·lu·lu kl a patut: tingkah lakunya tidak --
- ulu-uluulu-ulu Jw n pejabat pamong desa yg pekerjaannya khusus mengurusi pengairan (ke sawah dsb)
- akar buluakar rambut
- aliran hulualir.an hulu sungai di sebelah atas
- bak menanti orang dahulubak menanti orang dahulu, bak me.la.lah orang kudian Peribahasa melakukan sesuatu yang sia-sia
- belum duduk belunjur duluPeribahasa sudah bergirang hati lebih dahulu sebelum tercapai apa yang dikehendaki
- berakit-rakit ke hulube.ra.kit-ra.kit ke hulu, berenang-renang ke tepian Peribahasa bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian
- bersidahuluber.si.da.hu.lu Verba (kata kerja) berusaha mendahului: dia harus bersidahulu dengan anak buahnya untuk menguasai pengetahuan tentang penggunaan komputer
- bertegak penghuluber.te.gak penghulu meresmikan pengangkatan penghulu (di Minangkabau)
- bertukar buluber.tu.kar bulu bersilih bulu (bulunya berganti dengan yang lain); (2) Kiasan berubah keyakinan (pendapat, pendirian)
- bulang huluikat kepala; destar; (2) kekasih
- gering hulusakit kepala; pening
- ikan di huluPeribahasa perbuatan yang sia-sia
- industri huluindustri yang memproduksi bahan baku dan bahan penolong (besi, baja lembaran, dan sebagainya)
- jaket bulubaju luar untuk penahan dingin atau angin terbuat dari bulu binatang
- kalang hulualas kepala pada waktu tidur; bantal (kepala)
- kelas bulukelas petinju yang berat badannya sekitar 60 kg
- kemarin duludua hari sebelum hari ini; kemarin dulu soreKiasan belum tahu apa-apa; belum berpengalaman: mana dia tahu, dia kan anak kemarin dulu sore
- kepala sama hitam (berbulu)Peribahasa tiap orang berlain-lain pendapatnya
- kerang buluAnadara antiquata
- ketupat bangkahuluketupat bengkulu
- ketupat bengkuluCakapan (tidak baku) kepalan tangan; tinju
- kulit bulukulit hewan tertentu (domba, anjing laut, dan sebagainya) yang tertutup bulu halus, lembut, dan tebal
- lain duluKiasan tiap-tiap waktu (masa) ada adatnya sendiri; berbeda hal dahulu dengan sekarang
- lebai penghulupenghulu agama di distrik
- lebih dahulusebelumnya: lebih dahulu dahulu, perkenankanlah kami mengucapkan terima kasih; (2) mula-mula; pertama-tama; paling awal: dialah yang mencapai garis finis lebih dahulu dahulu; lebi…
- luruh bulu[Tern] pelepasan bulu yang lama untuk diganti dengan bulu yang baru
- memilih (memandang) buluKiasan melihat kedudukan (keturunan) orang
- memperlihatkan buluKiasan memperlihatkan maksud (keadaan) yang sebenarnya
- menunjukkan bulume.nun.juk.kan bulu Kiasan memperlihatkan keadaan (sifat, keyakinan, dan sebagainya)
- orang huluorang (penduduk) yang tinggal di sebelah hulu sungai (di pedalaman)
- otot penegak buluotot halus dalam kulit yang fungsinya sebagai penegak rambut
- pahit dahuluPeribahasa hendaklah ditentukan syarat-syarat yang nyata dahulu supaya tidak timbul perselisihan di belakang (dalam membuat perjanjian)
- rongga buluBerasal dari bahasa Minangkabau liang bulu roma
- seperti menanti orang dahuluPeribahasa perbuatan yang sia-sia
- tempo duluCakapan (tidak baku) zaman dulu; dahulu kala
- terdahuluter.da.hu.lu Adjektiva (kata sifat) paling dahulu; mula-mula: akulah yang terdahulu bangun pagi ini
- udang buluudang air tawar, hidup pada 250-2000 m di atas permukaan laut, memiliki tanduk kepala yang sangat kuat, bergerigi 10-11 pada bagian atas dan 5 gerigi pada bagian bawah; Macrobrachi…
- utang selilit (sebelit) pinggang ( utang tiap helai bulu)Peribahasa utangnya banyak sekali
- zaman dahulumasa yang telah lama lampau
- ahalulu[n] (Gor) orang yang menjadi pemandu dikili, buruda, dan turunani
- anak buluanak sebutan untuk hewan peliharaan yang berbulu, seperti kucing, anjing, hamster, kelinci; anabul
- anggara sapuluukp (Bt) hari ke-10 setiap bulan dalam penanggalan Angkola-Mandailing dan Toba
- angsa sabulu-buluangsa (Bl) angsa berbulu selain putih dan belang, biasanya digunakan sebagai sarana upacara umat Hindu di Bali
- apatungkulu[v] menyangga dagu, pipi, atau kepala dan menunjukkan raut wajah yang sedih
- asilulu[n] bahasa yang dituturkan di Kabupaten Maluku Tengah, Kota Ambon, dan Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku
- babulu[v] (MAb) berlayar ke pulau-pulau untuk mencari barang dagangan, seperti kelapa, sagu mentah, dan ubi-ubian:
- banjar hulu[n] suku bangsa yang mendiami daerah Kalimantan Selatan
- baru ohulu[n] (Ni) pakaian adat pria suku Nias, berwarna emas atau kuning dipadukan dengan warna hitam, merah, dan putih, bercorak segi empat dan bunga kapas
- batagak pangulu(Mk) upacara adat untuk meresmikan seseorang menjadi pangulu, baik menggantikan pangulu yang meninggal, masih hidup, atau mengangkat yang baru, dimulai dari mufakat di tingkat kaum…
- baulu[n] (Kal) kapur sirih [n] (Kal) kapur sirih
- bebek sebulu-bulubebek (Bl) bebek dengan warna bulu apa saja, digunakan dalam upacara agama
- bebulu[n] (Bl) bebulun yang bewarna-warni
- bedahulu[n] kerajaan kuno pada abad ke-8 sampai abad ke-14 Masehi, yang memiliki pusat kerajaan di sekitar Pejeng atau Bedulu, Kabupaten Gianyar, Bali
- belum duduk, belunjur dulududuk sudah bergirang hati lebih dahulu sebelum tercapai apa yang dikehendaki
- benggaulu[n] suku bangsa yang mendiami sebagian wilayah Budong-Budong di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat
- bengkulu[n] provinsi di Indonesia dengan ibu kota Bengkulu, terletak di Pulau Sumatra
- bondulu[n] (Cl) sikat pakaian yang terbuat dari ijuk
- boneka buluboneka boneka yang dibuat dari bahan berbulu seperti rasfur
- bunut bulubunut (Bl) bunut yang tangkainya berbulu
- butulu[n] (Gor) botol yang digunakan sebagai tempat minum
- cukra si dua pulu[n] (Bt) hari ke-20 setiap bulan dalam penanggalan Batak Karo
- culu[n] (Bt) keinginan untuk merusak milik orang lain: [n] (Klm) korek api
- culu-culu[n] (Klm) perbuatan yang disengaja dan mencolok, bersifat mengolok-ngolok dan terkadang menantang
- damba kawulu[n] (Kb) tanduk kerbau sepanjang dua ruas jari telunjuk orang dewasa (sekitar 4 cm)
- denda penghuludenda (Jb) denda yang dijatuhkan oleh penghulu untuk masyarakat yang melakukan kesalahan
- dewulu[n] (Gor) orang yang memahami pelaksanaan upacara adat istiadat
- dinding uludinding (Bt) pembatas bilik yang terbuat dari tikar pandan, bagi pasangan yang baru menikah
- durian puludurian lai
- embun buluembun {Bot} penyakit pada permukaan daun yang disebabkan oleh serangan jamur, ditandai dengan gejala keluarnya konidiospora jamur yang menyerupai embun berbulu-bulu dari mulut daun
- gelombang pendahulugelombang {Osn} alun gelombang laut berperiode panjang yang rendah, biasanya mendahului alun utama dari badai yang jauh
- gilik sulu[n] (Mt) waktu ketika posisi matahari sudah condong ke barat daya (sekitar pukul 14.00)
- gulu[n] (Ke) papan bubungan [n] (Bjr) saudara kandung nomor dua dari ayah atau ibu
- ha kawulu[n] (Kb) tanduk kerbau sepanjang satu ruas jari telunjuk orang dewasa (sekitar 2 cm)
- harendong buluharendong akar senduduk
- he hawa puluukp (Stn) tomako (kapak batu maskawin) yang berwarna hitam kehijau-hijauan
- ilulu[v] (Bt) melungsung
- indragiri hulu[n] kabupaten di Provinsi Riau
- Jerman Hulujerman bahasa Jerman yang digunakan di Jerman bagian selatan, Swiss, dan Austria
- julang hulu[n] ukuran tekanan fluida yang dinyatakan dengan tingginya kolam air
- julu[n] alat untuk merajut, terbuat dari bambu yang dipotong kecil-kecil, dihaluskan, kemudian diruncingkan
- kain bulukain kain tenunan atau rajutan dari rayon, wol, atau katun, dibuat bertumpuk dengan hasil akhir menyerupai bulu binatang
- kalang ulukalang (MBl) batas pada ladang yang memisahkan jenis tanaman padi yang ditanam, ladang yang dibatasi berada di ujung ladang yang mengarah ke hutan, biasa ditanami padi ketan untuk …
- kalulu[n] (Tb) perahu yang didayung oleh 20—40 orang, digunakan untuk menangkap ikan secara berkelompok, mengantarkan penumpang antarpulau, dan mengangkut bekal ketika terjadi peperangan…
- kapisulu[n] (Ca) bambu yang dibelah dua untuk saluran air
- kapuas hulu[n] daerah di Kalimantan Timur
- karang bentulu[n] (Bl) ornamen berbentuk satu mata raksasa yang bulat dan besar
- khulu[n] (Stn) persiapan pembayaran harta kepala yang dilakukan dengan mengetuk-ngetuk perahu atau kendaraan sampai tiba di rumah duka, dilakukan setelah hari pemakaman
- kiwulu[n] (Ni) pangkal ubi kayu
- kukulu[n] (Tbl) tali pengikat bambu penadah air nira
- kulu[n] (Kal) sukun yang kulitnya tidak berduri, tidak berbiji, bentuknya bulat, diolah jadi sayur dan gorengan [v] (Ca) berburu dengan ditemani anjing:
- kulu-kulu[n] perangkap ikan khas Wakatobi yang dibuat dari anyaman bambu, diletakkan di dasar perairan pesisir ketika surut
- laulu[n] (Ri) kertas yang diukir untuk hiasan pada upacara adat atau perkawinan
- lemah bululemah (Bjr) ki mudah dirasuki oleh makhlus halus
- lihat bululihat memperlihatkan maksud (keadaan) yang sebenarnya
- lulu[v] (Bm) menumpuk barang secara tidak beraturan [n] (Tb) ombak kecil di laut lepas; olak (1)
- mahakam ulu[n] kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur
- massenrempulu[n] suku bangsa yang mendiami daerah Enrekang, Sulawesi Selatan
- medulu[v] (Me) berkumpul dalam suatu acara keluarga:
- mensiang yg baru dicari, kampil ‘lah sudah dahulumensiang rundingan baru akan dimulai, tetapi keputusannya telah diambil terlebih dahulu
- mesamba-samba ulu[n] (Tlk) permainan saling dukung; dukung-dukungan
- mewokulu[v] (Me) mencari sukun:
- molulu[n] (Tlk) pesta panen atau pesta perkawinan, berbentuk lingkaran dan saling berpegangan, biasanya dijadikan ajang untuk mencari jodoh
- mulu[adv] (cak) melulu
- naulu[n] nama lain suku Nuaulu
- nawulu[n] (Jw) hari keenam pada sistem sadwara
- nuaulu[n] suku yang mendiami daerah selatan Pulau Seram, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku
- ogan komering ulu[n] kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan
- padi bulupadi (Ss) padi yang biasanya digunakan dalam ritual adat
- paepulu[n] (Kls) tapai ketan
- pamulu[n] (Bg) alat yang digunakan untuk menangkap ikan gabus, belut, dan ikan-ikan yang biasanya ada di gerumbul rumput dan lumpur, dibuat dari dua batang besi berdiameter 1 cm yang uju…
- panggulu[n] (Jw) anak kedua
- panimbulu[n] (Gor) minyak urut yang dibuat dari minyak kelapa bersabut merah dan dicampur dengan rempah-rempah, diletakkan di botol untuk difermentasi
- pecah bulupecah (Plb) ki keadaan pubertas yang datang lebih awal sebelum waktunya; pubertas dini
- pemulu[n] (Trj) larangan adat yang berkaitan dengan beras
- penduludulu bentuk tidak baku dari pendahulu
- pengembulu[n] (Kls) minyak gosok
- pilih bulupilih memandang (mempertimbangkan) bangsa atau keturunan dalam memilih dan sebagainya
- piwulu[n] (Let) umpan ikan yang dibuat dari bulu kambing, ayam, dan bebek, diikat dan disatukan, diwarnai merah, kuning, dan hijau
- pulu[n] (Bgi) gagang pisau
- rokan hulu[n] kabupaten di Provinsi Riau
- rumah ulurumah rumah panggung khas Sumatra Selatan, terutama masyarakat yang bermukim di kawasan hulu Sungai Musi
- sababulu[n] (Dy) batang-batang bambu yang diserut dan didirikan di tengah sebagai pelengkap dalam upacara tiwah
- samar wulu[n] (Us) waktu menjelang magrib hingga langit gelap, dalam masyarakat Banyuwangi dianggap waktu yang tepat untuk melakukan ritual tertentu
- sambulu[n] (Kal) perlengkapan adat perkawinan yang utama, seperti pinang, sirih, kapur sirih, tembakau, dan gambir, diletakkan dalam sebuah wadah, kemudian dibungkus kain putih
- samegewaulu[n] (Ni) gelar bangsawan Nias yang telah mengadakan pesta besar tiga kali, misalnya pesta pernikahan
- sektor hulusektor {Ek} sektor perekonomian yang bergerak dalam bidang proses produksi barang atau jasa pada tahap awal:
- sigasitulu[n] bagian dari ritual pesta panen suku Limola, dengan memainkan dua telur ayam kampung yang dililit menggunakan benang kuning, diadu seperti gasing, dilakukan di atas tampah oleh …
- sikat bulusikat sikat rambut dengan bantalan karet, biasanya digunakan untuk menyisir rambut tebal dan kaku
- singgulu[n] (Bt) kain yang digunakan sebagai penutup kepala wanita untuk menahan panas saat bekerja di sawah atau ladang
- sinopulu[v] (Ht) menentukan waktu yang tepat untuk menanam tanaman di kebun dengan melihat tanda-tanda alam
- sipalulu[n] (Mt) pemandu wisata
- sisir bulusisir sisir dengan bulu berujung bulat disusun pada pegangan berlekuk, digunakan untuk meluruskan dan menata rambut
- siulu[n] (Ni) bangsawan Nias
- tak pandang bulupandang tidak membeda-bedakan orang
- tanghulu[n] (Cn) manisan buah khas Tionghoa yang disajikan menggunakan tusuk bambu dan dilapisi sirop gula
- tantulu[v] (Dy) membujuk anak kecil dengan cara menimang seraya menembangkan lagu:
- tari hekulu-kulutari tari tradisional Wakatobi, Sulawesi Tenggara, menggambarkan tentang tradisi menangkap ikan dengan kulu-kulu, bermakna mengingatkan masyarakat untuk menjaga ekosistem laut
- tenun bulutenun {Tbs} tenun yang memiliki permukaan berbulu
- tepuk bulutepuk bulu tangkis
- tohulu[n] (Gor) arus laut
- tombulu[n] suku bangsa yang mendiami daerah Tomohon, Sulawesi Utara
- tulisan ulutulis aksara yang dipakai dalam bahasa Abung
- tusuk bulutusuk {Tbs} tusuk berupa garis diagonal yang dikerjakan secara bergantian kiri dan kanan
- walaapulu[n] (Gor) kata sapaan atau panggilan kepada anak pejabat
- winulu[n] arus deras di laut:
- woku buluwoku woku yang dimasak dengan cara membakar dalam bambu
- wulu[n] {Filol} sandangan aksara yang menghasilkan bunyi u