rima akhir · 42 kata

Kata berima -uo

Halaman 1 dari 1. Cari rima lain.

250 kata per halaman

Berbunyi -uo

42 dari 42
  1. a quoukp (Lt) tersebut:
  2. aluo[n] (Mk) kelapa parut yang dilumuri cairan gula
  3. anaruo[a] (Tlk) kembar dua (tentang anak):
  4. angso duo[n] (Jb) motif batik Jambi, bergambar sepasang angsa, melambangkan legenda terbentuknya Kota Jambi
  5. balai tuo-tuo[n] tempat dikumpulkannya roh orang yang meninggal di usia tua
  6. baluo[n] (Ri) belahan memanjang pada ikan asin, biasanya dilakukan pada ikan yang besar seperti baung dan patin
  7. bapaduo[n] (Ri) sistem bagi hasil tanaman karet atau kelapa antara pemilik dan pekerja yang sama besar pada masyarakat Baturijal, Riau:
  8. bicuo[n] (Ca) alat penangkap ikan kecil berbentuk segi empat, dibuat dari kelambu yang dikaitkan pada kayu
  9. bubuo[n] (Gor) kemenyan dari serbuk kayu harum, seperti cendana dan gaharu
  10. buo[v] (Bn) hujan sepanjang hari [n] (Bn) keadaan hujan sejak malam sampai dengan pagi tanpa berhenti
  11. casu quoukp (Lt) bilamana perlu; menurut hal; disingkat c.q.:
  12. diloduo[n] (Gor) penganan yang dibuat dari campuran pisang mentah yang dihaluskan, tepung terigu, lemak sapi atau ayam, bawang putih, jahe, dan garam, dibungkus dengan daun pisang lalu di…
  13. duo[n] kolaborasi atau kemitraan antara dua orang (dalam musik, olahraga, dan sebagainya) [n] (Kal) teri kecil yang sudah kering
  14. grup duogrup grup musik yang terdiri atas dua orang
  15. guo[n] (Abr) kapak yang terbuat dari batu, berukuran sekitar 20—30cm, digunakan untuk menebang dan membelah kayu
  16. in vacuoukp (Lt) dalam keadaan hampa udara
  17. kapuo[n] pohon durian yang buahnya kecil
  18. kontinuo[n] {Mus} musik pengiring yang dimainkan pada jalur bas, sering mengiringi karya-karya klasik
  19. lamon kuo[n] (Jb) area di tanah dalam hutan yang dibersihkan burung kuau jantan, biasanya menandakan akan datang musim kemarau atau musim buah
  20. lemang baluolemang (Mk) lemang yang berinti aluo
  21. lohankuo[n] (Cn) buah biksu; Siraitia grosvenorii
  22. luluo[n] (Ni) roh nenek moyang yang memberi petunjuk baik kepada keturunannya
  23. mandruo[a] (Ni) kencang (tentang lari kuda)
  24. manta tuo[v] (Trj) membagi hidup (rezeki) pada pesta rambu solok, ditandai dengan pelepasan seekor babi, lalu diperebutkan oleh semua yang hadir
  25. meusuo[n] (Nbg) pembayaran denda bagi orang yang melakukan perbuatan memalukan, seperti perselingkuhan dan pencemaran nama baik
  26. molahuo[v] (Gor) mandi di sungai bersama-sama dengan membawa daun puring untuk menolak bala, dilaksanakan pada ritual-ritual tertentu, seperti dayango:
  27. moleduo[v] (Gor) menendang dengan ujung jari kaki:
  28. noburlawuo[n] (Gor) air yang keruh karena terkena hujan
  29. poliyama lo maluo[n] (Gor) gugus bintang yang berbentuk menyerupai ayam, dipercaya menjadi sebagai pertanda kemunculan penyakit yang menyerang ayam ternak, biasa terlihat pada bulan Juli
  30. poluo[n] (Gor) batang woka yang sudah dibelah dan dijadikan sebagai pagar
  31. posuo[n] (Wl) ritual perayaan akil balig seorang gadis berupa pemingitan selama delapan hari delapan malam dalam ruangan khusus
  32. puo[n] (Gor) kayu yang hanyut oleh air bah
  33. quid pro quoukp (Lt) sesuatu diberikan atau diterima sebagai ganti yang lain
  34. samkuo[n] (MBa) sajen yang terdiri atas tiga macam buah
  35. silek tuo[n] (Mk) silat Minangkabau yang dianggap paling tua, menekankan pada kelincahan, ketepatan, dan efisiensi gerakan, berasal dari daerah Pariangan, Padang Panjang
  36. status quoukp (Lt) keadaan tetap, pada suatu saat tertentu; keadaan sekarang; kemapanan:
  37. talang tuo[n] prasasti peninggalan kerajaan Sriwijaya, dibuat pada masa pemerintahan Sri Jayanasa tahun 606 Saka, berisi tentang pembuatan kebun beserta jenis tanamannya untuk kesejahteraan …
  38. tandapuo[n] (Tlk) kain bekas
  39. terminus a quoukp
  40. totaluo[n] (Gor) gayung dari tempurung kelapa dengan tangkai bilah bambu yang berukuran sekitar 60 cm, biasa digunakan untuk mengambil air di dapur
  41. tuo[n] sisa pohon yang sudah ditebang
  42. wutuo[n] (Gor) aksesori penari dayango, dibuat dari daun woka yang berumbai-rumbai