250 kata per halaman
Berbunyi -uo
- a quoukp (Lt) tersebut:
- aluo[n] (Mk) kelapa parut yang dilumuri cairan gula
- anaruo[a] (Tlk) kembar dua (tentang anak):
- angso duo[n] (Jb) motif batik Jambi, bergambar sepasang angsa, melambangkan legenda terbentuknya Kota Jambi
- balai tuo-tuo[n] tempat dikumpulkannya roh orang yang meninggal di usia tua
- baluo[n] (Ri) belahan memanjang pada ikan asin, biasanya dilakukan pada ikan yang besar seperti baung dan patin
- bapaduo[n] (Ri) sistem bagi hasil tanaman karet atau kelapa antara pemilik dan pekerja yang sama besar pada masyarakat Baturijal, Riau:
- bicuo[n] (Ca) alat penangkap ikan kecil berbentuk segi empat, dibuat dari kelambu yang dikaitkan pada kayu
- bubuo[n] (Gor) kemenyan dari serbuk kayu harum, seperti cendana dan gaharu
- buo[v] (Bn) hujan sepanjang hari [n] (Bn) keadaan hujan sejak malam sampai dengan pagi tanpa berhenti
- casu quoukp (Lt) bilamana perlu; menurut hal; disingkat c.q.:
- diloduo[n] (Gor) penganan yang dibuat dari campuran pisang mentah yang dihaluskan, tepung terigu, lemak sapi atau ayam, bawang putih, jahe, dan garam, dibungkus dengan daun pisang lalu di…
- duo[n] kolaborasi atau kemitraan antara dua orang (dalam musik, olahraga, dan sebagainya) [n] (Kal) teri kecil yang sudah kering
- grup duogrup grup musik yang terdiri atas dua orang
- guo[n] (Abr) kapak yang terbuat dari batu, berukuran sekitar 20—30cm, digunakan untuk menebang dan membelah kayu
- in vacuoukp (Lt) dalam keadaan hampa udara
- kapuo[n] pohon durian yang buahnya kecil
- kontinuo[n] {Mus} musik pengiring yang dimainkan pada jalur bas, sering mengiringi karya-karya klasik
- lamon kuo[n] (Jb) area di tanah dalam hutan yang dibersihkan burung kuau jantan, biasanya menandakan akan datang musim kemarau atau musim buah
- lemang baluolemang (Mk) lemang yang berinti aluo
- lohankuo[n] (Cn) buah biksu; Siraitia grosvenorii
- luluo[n] (Ni) roh nenek moyang yang memberi petunjuk baik kepada keturunannya
- mandruo[a] (Ni) kencang (tentang lari kuda)
- manta tuo[v] (Trj) membagi hidup (rezeki) pada pesta rambu solok, ditandai dengan pelepasan seekor babi, lalu diperebutkan oleh semua yang hadir
- meusuo[n] (Nbg) pembayaran denda bagi orang yang melakukan perbuatan memalukan, seperti perselingkuhan dan pencemaran nama baik
- molahuo[v] (Gor) mandi di sungai bersama-sama dengan membawa daun puring untuk menolak bala, dilaksanakan pada ritual-ritual tertentu, seperti dayango:
- moleduo[v] (Gor) menendang dengan ujung jari kaki:
- noburlawuo[n] (Gor) air yang keruh karena terkena hujan
- poliyama lo maluo[n] (Gor) gugus bintang yang berbentuk menyerupai ayam, dipercaya menjadi sebagai pertanda kemunculan penyakit yang menyerang ayam ternak, biasa terlihat pada bulan Juli
- poluo[n] (Gor) batang woka yang sudah dibelah dan dijadikan sebagai pagar
- posuo[n] (Wl) ritual perayaan akil balig seorang gadis berupa pemingitan selama delapan hari delapan malam dalam ruangan khusus
- puo[n] (Gor) kayu yang hanyut oleh air bah
- quid pro quoukp (Lt) sesuatu diberikan atau diterima sebagai ganti yang lain
- samkuo[n] (MBa) sajen yang terdiri atas tiga macam buah
- silek tuo[n] (Mk) silat Minangkabau yang dianggap paling tua, menekankan pada kelincahan, ketepatan, dan efisiensi gerakan, berasal dari daerah Pariangan, Padang Panjang
- status quoukp (Lt) keadaan tetap, pada suatu saat tertentu; keadaan sekarang; kemapanan:
- talang tuo[n] prasasti peninggalan kerajaan Sriwijaya, dibuat pada masa pemerintahan Sri Jayanasa tahun 606 Saka, berisi tentang pembuatan kebun beserta jenis tanamannya untuk kesejahteraan …
- tandapuo[n] (Tlk) kain bekas
- terminus a quoukp
- totaluo[n] (Gor) gayung dari tempurung kelapa dengan tangkai bilah bambu yang berukuran sekitar 60 cm, biasa digunakan untuk mengambil air di dapur
- tuo[n] sisa pohon yang sudah ditebang
- wutuo[n] (Gor) aksesori penari dayango, dibuat dari daun woka yang berumbai-rumbai