250 kata per halaman
Berbunyi abe-
- aberasiabe·ra·si n penyimpangan dr yg normal; -- cahaya Kim pembiasan tidak seragam dr cahaya sehingga bayangan tampak berubah bentuk; -- kromosom Dok kelainan atau perubahan kromosom, ba…
- abetabet Jk n tingkah laku; meng·a·bet v membuat ulah; bertingkah
- abenaben /abén/, meng·a·ben Bl v membakar mayat; peng·a·ben·an n pembakaran mayat; kremasi
- abeceabe·ce /abécé/ n 1 a-b-c (abjad Latin); 2 ki hal-hal pokok yg pertama-tama harus diketahui dr suatu keadaan atau perkara: belum tahu -- kehidupan
- kasus abesifkasus yang menandai makna 'tiada, tanpa' pada Nomina atau yang sejenisnya
- abe[n] (Mdr) abab
- abeat[n] (Dwn) orang yang bertugas melayani dan menghibur di sonaf
- abed[n] (Ke) cawat yang terbuat dari kulit kayu, biasanya berwarna hitam atau merah
- abegrin[n] {Dok} zat yang mengikat protein pada permukaan pembuluh darah dan dapat mencegah pertumbuhan pembuluh darah baru yang diperlukan tumor untuk tumbuh
- abek[n] (Ach) kolam kecil yang biasanya ditumbuhi tumbuhan liar
- abek-abek[n] (Mk) bunyi-bunyian dari kaleng yang dipukul (untuk mengusir burung di sawah)
- abeli[v] (Aln) menjual barang dagangan dengan cara berjalan keliling dari satu tempat ke tempat lain sambil berteriak
- abelia[n] semak, tinggi mencapai 2.5 m, daunnya berkilat, gelap atau hijau muda, runcing atau bujur telur dengan tepi bergerigi kecil, bunganya beraneka warna, seperti putih dan merah ja…
- aben-aben[a] (MBl) samar karena terlalu jauh dari pandangan:
- aber[a] (Jw) hilang atau habis kekuatan dan kedigdayaan: [n] penyakit gatal karena dingin, ditandai dengan bentol yang luas di sekujur tubuh:
- aberan[a] {Dok} lain; tidak normal
- abes[v] (Eln) mengupas kulit rajungan dan udang dengan menggunakan pisau:
- abetalipoproteinemia[n] {Dok} penyakit langka yang menyebabkan gangguan penyerapan lemak dari makanan dan defisiensi vitamin E, dapat menyebabkan gangguan pada sistem saraf dan fungsi hati
- anak abenanak (MBa) anak-anak (murid, santri, dan sebagainya) kesayangan
- kenduri rabu abehkenduri (Ach) kenduri yang dilaksanakan pada Rabu terakhir bulan Safar, tujuannya untuk menghindari atau menolak mara bahaya