rima awal · 9.122 kata

Kata berima be-

Halaman 19 dari 37. Cari rima lain.

250 kata per halaman

Berbunyi be-

250 dari 9.122
  1. bejel[n] penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum , terjadi pada anak-anak yang mengakibatkan bercak tipis di mulut, akan hilang dalam beberapa bulan atau tahun,…
  2. bejelangket[v] (Dy) berpindah tanpa turun dari satu pohon ke pohon lain:
  3. bejera[v] (Dy) tumbang dan menimpa yang lain:
  4. bejermangjermang [v] ada jermangnya; menggunakan jermang (tentang perahu)
  5. beji[n] (Jw) paku seng: [n] (Jw) danau kecil buatan yang dipakai untuk berenang dan bersampan: [n] (Bl) sumber air suci yang digunakan untuk berbagai keperluan spiritual
  6. bejibun[a] (cak) banyak sekali:
  7. bejo[a] (Jw) untung; beruntung
  8. bekadu[n] (Lp) pengungkapan rasa simpati laki-laki terhadap perempuan dengan memberikan sesuatu, biasanya berupa makanan atau uang:
  9. bekai[a] (MBa) tidak bisa diperbaiki sehingga tidak berguna lagi (tentang barang): [n] (Ke) tanaman yang daunnya dimanfaatkan sebagai penyedap masakan pengganti vetsin oleh masyarakat D…
  10. bekailak[n] (Mt) bambu bekas tempat memasak lemang, keladi, atau ikan yang sudah dibelah
  11. bekakrakan[v] (Jw) lari kesana-kemari sembari bersuara petok-petok karena hendak bertelur (tentang ayam betina):
  12. bekamal[n] (Us) daging sapi yang difermentasi bersama rempah-rempah di dalam kendil atau stoples
  13. bekan[n] (Ke) hutan sekunder yang paling muda, dikelola antara beberapa bulan sampai satu tahun [n] (Ke) bekas lahan yang sudah ditumbuhi belukar baru
  14. bekanan[n] (Jw) pigura berukuran besar untuk menempelkan bahan baku wayang kulit
  15. bekang[v] (Mg) mengumpulkan dana, biasanya untuk biaya pernikahan, dilakukan oleh pihak keluarga mempelai laki-laki dan perempuan dari garis keturunan ayah: [n] {Mil} akr perbekalan dan …
  16. bekangdam[n] akr perbekalan angkutan daerah militer
  17. bekangin[n] (Bn) daun yang digunakan suku Benuaq untuk membersihkan muka dan mencegah jerawat, mengeluarkan busa seperti sabun
  18. bekanyak[a] (Lmt) kotor dan basah sekali (tentang lantai):
  19. bekapanbekap [n] hasil membekap
  20. bekarang[v] (Jb) menangkap ikan beramai-ramai saat air surut:
  21. bekarat[v] berkelahi (tentang hewan, biasa digunakan untuk kucing jantan yang sedang memperebutkan wilayah kekuasaan dengan cara saling menggigit dan mencakar):
  22. bekasang[n] makanan khas Indonesia Timur yang dibuat dari isi perut ikan yang difermentasikan:
  23. bekasi[n] kota di Provinsi Jawa Barat, terkenal dengan sebutan Kota Patriot
  24. bekau[n] (Ke) bekas ladang yang telah ditinggalkan
  25. bekaur[n] (Jw) (ark) orang yang pekerjaannya mengatur catatan keuangan pada sebuah badan usaha
  26. bekawat[v] (Tj) mengisap bagian tubuh pasien yang sakit untuk membuang penyakitnya, dilakukan oleh dukun belian
  27. bekawo[v] (Sbw) mengumumkan kegiatan desa (pernikahan, kerja bakti, dan sebagainya) dengan menggunakan pelantang di masjid atau balai desa:
  28. bekbekil[v] (Eln) menggelepar (tentang ayam yang baru disembelih):
  29. beke[a] (Sb) lebih awal: [n] (Mg) luka parah karena terkena cambuk [v] (Nd) bergadang untuk menjaga orang yang meninggal:
  30. bekebinekaanbineka [v] mempunyai kebinekaan:
  31. bekecik[v] (Ss) tidak bermusuhan, tetapi juga tidak berteman baik:
  32. beked[n] (Ldy) kayu bulat yang ditancapkan di lereng bukit untuk membantu mendaki
  33. bekede[a] (Ri) hitam sekali karena kotor:
  34. bekededer[a] (Sky) terlalu encer (tentang adonan):
  35. bekeg[n] (Tot) buah durian terbelah sendiri karena terlalu masak
  36. bekei[a] (Ri) sangat mengantuk karena kurang tidur:
  37. bekekok[n] (Bl) anak bekisar dari induk ayam buras
  38. bekelenyer[v] (Jb) terkejut seperti tersetrum:
  39. bekembueh[n] (Dy) pohon yang tumbuh berdempetan
  40. bekeni[n] (Ke) lahan atau ladang yang ditinggalkan dan belum lama menjadi hutan kecil
  41. bekepale[a] (Jb) menggumpal karena tidak diaduk saat dimasak (tentang santan):
  42. bekere[n] (Sng) gelas kaleng besar bergagang
  43. bekeris[v] (Jb) keluarnya cikal mayang:
  44. bekerlapankerlap [v] berkilauan
  45. bekerlingkerling [v] mengerling:
  46. bekerlipankerlip [v] saling berkelip:
  47. bekertaskertas [v] menggunakan kertas:
  48. beketep[v] (MBa) makan bersama hasil panen padi pertama:
  49. beketet[n] (Mdr) bunga kelor
  50. bekhuit[n] (Lp) lecet pada bagian tubuh akibat tergores benda atau sesuatu yang tajam
  51. bekhung[n] (Lp) lubang besar dengan diameter sekitar 50 cm yang terdapat di gundukan tanah, biasanya di tepi sungai
  52. beki[a] (Sb) berat sebelah:
  53. bekikuk[n] (Jw) ayam hasil perkawinan ayam bekisar jantan dengan ayam kampung betina yang tidak dapat berkokok semerdu ayam bekisar atau ayam hutan [n] (Jw) celoteh anak yang baru belajar…
  54. bekile[v] (Ss) makan yang dilakukan secara bersama-sama:
  55. beking[v] (cak) bantu (dengan uang, pelindungan, dan sebagainya):
  56. bekinganbeking
  57. bekintangon[n] tradisi lelaki suku Orang Rimba mengabdi selama 2.000 hari pada calon mertua
  58. bekisai[n] (Dy) gerakan ayam untuk membuang sampah yang melekat di badannya
  59. bekise[v] (Jb) mengerjakan sesuatu dengan cepat
  60. bekisting[n] {Ars} cetakan yang dibuat pada pengecoran untuk membentuk konstruksi tertentu, misalnya balok, pelat, kolom, atau dinding dalam membuat pondasi atau tiang bangunan
  61. bekkan[n] akr perbekalan makanan
  62. bekken[n] {Geo} lubuk laut
  63. bekmat[n] akr perbekalan material
  64. bekok[v] (Bt) menunggu dalam waktu yang lama:
  65. bekol[n] (Jb) jalan yang sering dilalui binatang
  66. bekonai[v] (Beng) memasang tajuk
  67. bekpal[n] akr perbekalan dan peralatan
  68. bekraf[n] akr Badan Ekonomi Kreatif
  69. bekreh[v] (BhUj) mencari-cari barang yang tersembunyi:
  70. beksa[n] ikat kepala khas suku Abrab, terbuat dari kulit kayu yang dihiasi kerang, biji saga, bulu kasuari, dipakai oleh dewan adat pada saat upacara atau menghadiri undangan
  71. beksi[n] seni bela diri Betawi yang dikembangkan oleh tokoh Cina Benteng, Lie Tjeng Hok
  72. bektim[n] sekba
  73. bekuang[v] (Ss) berenang di kubangan lumpur (untuk anak-anak):
  74. bekuit[v] (Bn) membersihkan tinja di burit (dubur) dengan kayu
  75. bekukur[n] (Dy) pohon yang masih tegak tanpa daun, hanya tersisa dahan dan ranting:
  76. bekumbah[v] (Klm) berendam diri atau berguling-guling di air yang berlumpur:
  77. bekumbok[v] (Klm) menutupi seluruh tubuh dengan kain:
  78. bekundai[v] (Beng) merias pengantin:
  79. bekur[n] (Jw) suara yang dikeluarkan oleh burung perkutut sembari mengembangkan ekor sebagai tanda menantang lawan atau hendak kawin
  80. belabak[n] (MBa) musim saat angin laut tidak bertiup kencang [n] (Jw) alas sangkar burung
  81. belabakin[n] (Sls) rotan berdiameter kira-kira 5 cm, biasanya digunakan untuk mengikat kayu bakar, pagar, dan sebagainya
  82. belabang[a] (MBa) berlimpah (tentang hasil menangkap dengan bagan)
  83. belabar[n] (Mdr) pilinan benang berwarna-warni tujuh rupa, yang diputuskan dalam upacara perkawinan Madura sebagai lambang penghilangan rintangan hidup yang ditimbulkan watak jahat manusi…
  84. belabohan[n] (Jw) kulit kayu jati
  85. belabor[n] (Dy) ritual meminta terhindar dari mara bahaya, dilakukan di batas kampung
  86. belabuk[n] (Jw) serpihan sisa penghalusan kayu; grajen
  87. belacang[n] (MKp) masakan khas Nusa Tenggara Timur berupa daging sapi atau babi yang dimasak dengan bumbu (bawang merah, bawang putih, cabai, serai, daun jeruk, dan rempah lainnya) sampai …
  88. beladiribentuk tidak baku dari bela diri
  89. beladona[n] herba beracun yang tingginya hingga 1,5 m, berbatang tebal, berdaun oval dengan ujung runcing, berbunga ungu kecokelatan atau merah muda; (i)Atropa belladonna
  90. beladus[a] (Jw) sudah pudar; tidak cerah lagi; kusam:
  91. belae[n] (Sng) jarak antara pohon cengkeh, kelapa, dan pala [n] (Ke) air yang tenang, tanpa ada riak; air perbani
  92. belah-belah[n] (Bt) peternakan yang dikelola oleh keluarga
  93. belakak[n] (Ke) tiang kayu besar (biasanya berupa gelondongan) yang diukir [n] (Ke) tiang kayu besar yang diukir, biasanya untuk ornamen rumah atau lamin
  94. belalau[n] suku bangsa yang mendiami wilayah Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung
  95. belalek[n] (Klm) cara kerja satu kelompok tani secara bergantian dalam proses bercocok tanam, terutama saat menanam atau memanen padi
  96. belali[n] (Blg) tanah subur
  97. belalit[n] {Geo} deposit mineral atau logam yang menyisip pada batuan sehingga tercipta barik-barik pada bijih dan bebatuan
  98. belaluk[n] (Tj) alat tiup yang terbuat dari taring beruang atau macan, dilubangi untuk menghasilkan bunyi seperti siulan, digunakan untuk memanggil roh sebagai tanda dimulainya upacara be…
  99. belaluq[n] (Bn) alat tiup yang terbuat dari taring beruang, ditiup pada awal setiap upacara pertanda upacara dimulai
  100. belanai[n] (Klm) dandang yang bagian tengahnya lebih besar daripada bagian atas dan bagian bawah
  101. belanat[v] (Klm) memukul beramai-ramai:
  102. belang bentongbelang berbelang-belang:
  103. belang-belangbelang [a] banyak belangnya
  104. belanger[n] (Beng) prosesi menyiramkan perasan air jeruk nipis ke kepala ibu hamil dengan tujuan agar dijauhkan dari gangguan makhluk halus (3 jeruk nipis untuk kehamilan 7--8 bulan dan 4 …
  105. belanggur[n] (Us) petasan besar berbentuk silinder yang terbang saat dinyalakan, merupakan penanda waktu berbuka puasa pada bulan Ramadan
  106. belangkobentuk tidak baku dari blangko
  107. belangun[v] perpindahan tempat tinggal yang dilakukan Orang Rimba ketika ada anggota keluarga yang meninggal
  108. belanir[n] {Tbg} pemanasan bahan nabati segar, seperti sayur dan buah, dengan menggunakan air panas atau uap pada suhu kurang dari 100°C selama beberapa menit sebelum mengalami pembekuan,…
  109. belanjor[a] (MBl) sakit parah tetapi masih ada harapan untuk sembuh:
  110. belansai[n] (Dy) wadah yang terbuat dari anyaman daun pandan, berbentuk segi empat, untuk menyimpan beras:
  111. belansir[n] teknik memasak sayuran atau daging dengan air mendidih dalam waktu singkat lalu mendinginkannya dengan air es
  112. belantahan[a] (Jb) mentah sebagian (tentang nasi):
  113. belaong[n] (Ke) anting-anting besar, bulat, dan berat untuk memanjangkan telinga pada wanita Kenyah
  114. belarasa[n] {Kat} perasaan simpatik terhadap penderitaan orang lain yang diikuti dengan keinginan kuat untuk meringankan penderitaannya
  115. belarusia[n] negara yang terletak di Eropa bagian timur, beribu kota Minsk
  116. belasak[v] (Us) menyusuri tempat yang penuh dengan tetumbuhan atau pepohonan
  117. belasebentuk tidak baku dari sumpit
  118. belasong[n] (Bn) hiasan terbuat dari kuningan
  119. belatong[n] (Jw) warna putih pada sayap dan kepala (tentang merpati)
  120. belatriks[n] {Astron} bintang variabel kebiruan dengan magnitudo kedua, membentuk bahu kanan rasi bintang Orion dilihat dari permukaan Bumi, merupakan bintang paling terang ketiga di Orion
  121. belavit[n] (BhUj) tali parang yang dipasang pada pinggang
  122. belavukan[n] (BhUj) luka-luka di kulit pohon
  123. belawa[n] (Bjr) strok karena serangan jantung mendadak
  124. belawi[n] (Bn) mayang pinang muda, biasanya digunakan sebagai perlengkapan dalam upacara adat untuk mendoakan anak agar tidak mudah sakit
  125. belawing[n] (Ke) tiang atau monumen yang diukir dengan motif khas Dayak Kenyah, memiliki hiasan burung enggang pada puncaknya sebagai tanda suatu permukiman komunitas Dayak, dahulu digunak…
  126. belawong[n] dudukan keris yang terbuat dari kayu berukir, dipasang pada dinding
  127. belayau[n] (Dy) parang yang ujungnya runcing:
  128. bele[n] (Sng) kamar khusus untuk ibu yang baru melahirkan, dilengkapi dengan perapian, digunakan untuk menghangatkan ibu dan anaknya [a] (Gy) taat pada aturan adat yang telah ditentuka…
  129. belebau[v] (Klm) memukul (dengan kayu atau rotan); mengampai; mendera:
  130. beledbentuk tidak baku dari beleid
  131. beledar[n] tiruan bunyi ledakan (senapan, bom, dan sebagainya)
  132. beleganjur[n] instrumen musik tradisional Bali yang dimainkan dalam acara adat
  133. belegong[n] (Gy) kalung terbuat dari untaian manik-manik
  134. belegug[a] (Sd) (kas) dungu
  135. belehem[n] (Sd) papan atau kayu bertali untuk meratakan tanah atau lahan dengan cara ditarik oleh seseorang dan didorong oleh seseorang yang lain
  136. beleho[n] (Dy) ruas bambu tempat meletakkan damar untuk dijadikan sebagai pelita:
  137. belehuwa[n] (Dy) tradisi meniup pancaindra bayi yang baru lahir, diyakini dapat menghindarkan dari gangguan roh jahat:
  138. belekanbelek
  139. belekasing[n] (Bn) mata kaki bagian dalam
  140. beleketek[n] (Sd) perahu tradisional pesisir selatan Jawa Barat dengan ukuran panjang 7–10 meter, bentuk haluan lancip
  141. beleking[n] (Bn) mata kaki bagian luar
  142. belekowa[n] (Gor) penganan yang dibuat dari nasi yang dikeringkan, digoreng dan dicampur dengan gula aren cair, kemudian dicetak dalam wadah dan dipotong persegi empat
  143. belelak[n] (Dy) penyembuhan pasien dengan cara menjemput roh pasien untuk dibawa pulang dari dunia lain oleh dukun:
  144. beleleng[n] (Bn) kulit leher babi yang berlemak yang dibentuk melingkar sebagai ramuan persembahan dalam upacara adat masyarakat Dayak Benuaq
  145. belem[n] (Jw) durian yang masih kecil
  146. beleman[n] (Klm) puntung kayu berapi yang sudah padam
  147. belen[n] (Kpr) potongan kayu yang akan dibubut menjadi gasing [n] (Ldy) lonjakan atau dorongan arus tiba-tiba di sungai ketika banjir besar
  148. belenderbentuk tidak baku dari blender
  149. belendok[n] (Sd) bekas tembakau atau madat yang melekat di pipa
  150. belendrang[n] (Jw) sisa masakan bersantan yang sudah dipanaskan berkali-kali
  151. belengat[n] (Ss) kandang ternak yang terbuat dari bambu, berbentuk menyerupai pagar, bersifat sementara
  152. belenger[a] (Jw) terlalu bosan hingga muak atau mual, biasanya tentang makanan:
  153. belenges[n] (Kpr) gula pasir yang lembap
  154. belenggo[n] tari tradisional khas Betawi, biasanya dibawakan oleh pria dengan gerakan yang diadopsi dari jurus-jurus pencak silat dan diiringi rebana biang atau gamelan ajeng
  155. belengguanbelenggu [n] hasil membelenggu
  156. belengkar[a] (Ri) selalu ingin tidur dan malas bekerja:
  157. belengkreng[n] (Mdr) bunga kopi
  158. belengur[n] (Jw) anak angsa
  159. belentik[n] (Klm) perangkap pegas untuk hewan liar, seperti babi, rusa, atau kancil, terbuat dari kayu yang memegas
  160. belep[n] (BhUj) lereng berbatu dan terjal
  161. belepotanlepot bentuk tidak baku dari berlepotan
  162. beler[a] (cak) mabuk [v] (Jw) meler terus-menerus karena flu
  163. beleran[n] (Sky) pertemuan muda-mudi di dalam rumah:
  164. belerik[n] ayam sabung berwarna merah:
  165. belerum[n] (Ri) suara petir pada tengah hari saat cuaca panas, dipercayai masyarakat sebagai pertanda ada orang yang akan bercerai
  166. beles[n] (Bc) tambatan dari kayu yang ditancapkan di dalam air [n] (Jw) anak lisang
  167. belesong[n] (Sd) mainan meriam dari kaleng bekas yang disambung dengan lakban, diberi spiritus, dan mengeluarkan bunyi yang bersahutan
  168. belet[n] (Mdr) lumpur yang berbau busuk
  169. belete[n] (Tlk) buah yang lebih dahulu matang
  170. beletik[n] rambutan dengan rasa asam:
  171. beleuto[n] (Gor) kain sarung yang dipakai oleh perempuan untuk menutupi kepala hingga paha, kecuali mata
  172. belewek[v] (Sd) makan cepat dalam satu suapan besar, biasanya makanan yang enak-enak
  173. belgia[n] negara yang terletak di Eropa Barat, beribu kota Brussel
  174. beli belahbeli berbelanja:
  175. belibar[n] (Jw) makanan yang dibuat dari ketan hitam yang dicampur santan dan garam, dibentuk seperti lontong, dibungkus daun pisang, dikukus, lalu dipotong-potong dengan menggunakan bena…
  176. belibeh[n] (Ach) alat untuk menganyam jala, terbuat dari bambu
  177. belibu[n] (Beng) padi yang tumbuh kembali setelah dipanen
  178. belico[n] (Mdr) ikan pindang yang berukuran kecil
  179. beligan[n] (Bt) bambu tempat mengikatkan kalempu
  180. beligon[n] (Jw) keturunan dari dua jenis yang berbeda
  181. belimbeng[n] (Ach) kaki gunung yang menjorok jauh ke luar
  182. belimbor[v] mandi di sungai sambil bermain: [v] (Klm) mandi sambil bermain-main di air: [v] (Klm) mandi di sungai sambil bermain:
  183. belimbur[n] (Klm) prosesi menyiram air secara massal kepada semua orang yang menghadiri acara adat Erau di Kutai Kartanegara, kecuali anak kecil yang masih dalam gendongan orang tua
  184. belincung[n] kapak yang terbuat dari batu, berbentuk pentagon dengan punggung cembung dan bagian bawah cekung, digunakan sebagai alat pertanian
  185. belindap[v] (Lmt) berteduh karena cuaca terik:
  186. belingas[adv] (Ri) marah berlebihan:
  187. belingian[n] (Ldy) babi hutan jantan dewasa
  188. belingsatanbelingsat [a] selalu bergerak (karena tertekan, gelisah, dan sebagainya) seperti cacing kepanasan
  189. belio[n] sapaan untuk bapak yang anaknya meninggal di tempat lain (misalnya di perantauan)
  190. belira[n] alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul, terbuat dari aluminium atau besi
  191. belire[n] kayu pipih untuk menguakkan susunan benang lungsin dalam proses menenun kain cual
  192. belitanbelit [n] hasil membelit
  193. belitik[n] jenis rambutan yang asam dan tidak mengelotok
  194. belitur[a] (Ss) bengkak karena dicambuk atau kena ulat
  195. belize[n] negara yang terletak di Amerika Tengah, beribu kota Belmopan
  196. belkam[n] (Bt) luka parah akibat terkena benda tajam
  197. belkecuk[n] (Us) sayur yang berbahan daging sapi, cabai, garam, belimbing sayur, dan kemiri
  198. belkih[n] (Bt) rusa jantan
  199. belmera[n] akr Belawan–Medan–Tanjung Morawa (jalur tol yang menghubungkan Pelabuhan Belawan, Medan, dan Tajung Morawa, Sumatra Utara)
  200. belmopan[n] ibu kota negara Belize
  201. belneg[n] akr bela negara
  202. belo-belo[n] (Mks) burung-burungan yang dibuat dari kayu, diletakkan pada haluan kapal
  203. belocawir[n] (Bt) sirih yang berbentuk sempurna karena tidak robek, tdk berbintik hitam, berwarna hijau terang, dan berwarna kemerahan pada bagian belakang daun
  204. belogo[n] permainan tradisional yang menggunakan sejumlah tempurung kelapa berbentuk segitiga, dimainkan dengan cara salah satu tempurung ditancapkan di atas tanah, kemudian tempurung la…
  205. belokat[n] (Kpr) gelombang kecil yang datangnya rapat dan beriringan, biasanya bersamaan dengan musim angin selatan
  206. belole[n] (Sw) ember yang dibuat dari pelepah sagu, digunakan untuk mengambil air yang akan dicampur dengan sagu
  207. belom[n] Lom
  208. belomanu[n] (Mu) hiasan terbuat dari kayu yang dibentuk menyerupai ayam
  209. belomong[n] ruas bambu
  210. belondoan[n] (Jw) kata penggolong untuk bulatan berdiameter sekitar 1 m tanah liat (tentang gerabah)
  211. belonefilia[n] {Psi} parafilia terhadap benda-benda kecil dan tajam seperti jarum
  212. belonefobia[n] {Psi} fobia terhadap benda berujung runcing seperti jarum dan peniti
  213. belong[n] (Bl) tempat penyimpanan air untuk keperluan masak-memasak di dapur, terbuat dari batu padas, berbentuk silinder, dan berpenutup di bagian atasnya [n] mata uang senilai 5 gulden…
  214. belongkotanbelongkot [a] masih belum diolah; sebagaimana adanya; utuh:
  215. belontong[n] (Sbw) jenis kadal besar seukuran bonggol jagung
  216. belonyo[v] (Jw) mengolesi minyak ke seluruh tubuh:
  217. belore[v] (Sky) bercanda dengan kata-kata:
  218. beloso[n] betutu (1) [n] (Gal) kayu penambat tali perahu yang ditancapkan pada pasir, berukuran 2-3 meter
  219. beloy[a] (Sd) gagal mengeras ketika dicetak (tentang gula aren)
  220. belta[n] (Mdr) perdu atau pohon yang sangat muda sehingga masih dapat dijadikan bibit
  221. belting[n] teknik olah suara untuk menyanyikan nada tinggi dengan suara yang lantang, bulat, dan merdu
  222. beluan[n] (Ptk) takaran beras, dibuat dari rotan yang dianyam, bentuknya seperti songkok
  223. belubud[a] (Jw) nekat dan tidak punya malu:
  224. beludas-beludus[v] (Jw) keluar-masuk rumah orang lain tanpa permisi:
  225. belugabentuk tidak baku: paus beluga [n] paus yang memiliki warna putih di seluruh tubuhnya; (i)Delphinapterus leucas
  226. belugama[n] (Ni) permainan ketangkasan menombak lingkaran rotan yang sedang menggelinding
  227. belukbukan[n] (Jw) tempat akhir pembuangan sampah
  228. beluko[n] (Jb) bekas ladang atau huma yang ditinggalkan cukup lama hingga ditumbuhi pohon
  229. belukor[n] (Jb) ladang yang hanya ditanami pohon buah-buahan seperti durian, duku, cempedak, petai, dan rambutan
  230. belum beranak sudah ditimang, belum duduk sudah berlunjurditimang terlampau cepat gembira sebelum maksud tercapai
  231. belum bertaji, hendak berkokokbertaji belum berilmu (kaya, kuasa, dan sebagainya) sudah hendak menyombongkan diri
  232. belum tegak, hendak berlaritegak lekas-lekas hendak marah, sebelum mengetahui benar kesalahan orang yang hendak dimarahi; belum duduk sudah belunjur
  233. belumin[n] (Bsm) ingus yang berleleran:
  234. belundak[n] (Trj) penganan khas Toraja yang dibuat dari ketan, dibungkus daun enau muda, digulung menyerupai tabung lalu direbus, berfungsi sebagai persembahan kepada dewata pada ritual pe…
  235. belundrah[n] (Jw) bercak-bercak noda tak beraturan akibat cipratan lumpur, tinta, dan sebagainya:
  236. belung[n] (Bgi) batu besar yang diletakkan pada empat sudut kuburan
  237. beluti[n] (Ri) kayu yang sudah diolah berbentuk balok memanjang dengan ukuran 4—6 meter:
  238. BEM[n] kp Badan Eksekutif Mahasiswa (organisasi mahasiswa intrakampus yang merupakan lembaga eksekutif di tingkat universitas atau institut) [n] (Jw) nada gamelan pelog dengan nada an…
  239. bemaet[n] (Beng) orang yang sering mengungkit kebaikannya
  240. bembang[a] mekar; kembang (tentang daun)
  241. bembeluak[n] (Mg) gelombang air yang disebabkan oleh kekuatan dari bawah karena energi udara atau energi panas
  242. bemben[n] (Kpr) rotan yang digunakan untuk mengikat atap dari anyaman daun sagu
  243. bembeng[a] (Jw) bulat besar tidak proporsional (seperti kaki gajah):
  244. bemeti[v] (Pp) memungut hasil laut ketika air sedang surut dengan menggunakan tangan, tombak kecil, dan lain-lain:
  245. bempuk[n] (Krc) tradisi bergotong-royong masyarakat Sebukar, Kerinci dalam mengerjakan sawah, ladang, atau kebun secara bergantian tanpa menerima upah
  246. ben[n] (cak) grup musik
  247. benais[n] (Kpr) nanah atau darah yang keluar dari luka
  248. benakut[n] (Gy) bungkusan besar
  249. benang bedahbenang {Dok} benang yang berfungsi untuk mengikat atau menyatukan pembuluh darah atau jaringan
  250. benangan[n] (Bt) tiang penyangga rumah adat Karo berbahan kayu, berjumlah enam buah benang [n] (Jw) motif ukiran berupa garis tebal pada motif utama