Daftar kata · 19.963 entri

Kata berawalan B

Halaman 1 dari 80.

250 kata per halaman

Daftar kata

250 dari 19.963
  1. bB, b /bé/ n 1 huruf ke-2 abjad Indonesia; 2 penanda ke-2 dl urutan (mutu, nilai, dsb)
  2. B.A.[n] kp gelar sarjana; Bachelor of Arts
  3. B.K.P.H[n] kp bendara kanjeng pangeran harya
  4. B.P.H.[n] kp bendara pangeran harya
  5. B.R.A.[n] kp bendara raden ajeng
  6. B.R.Aj.[n] kp bendara raden ajeng
  7. B.R.Aj.G.[n] kp bendara raden ajeng gusti
  8. B.R.Ay.[n] kp Bendara Raden Ayu
  9. B.R.H.[n] kp bendara raden harya
  10. B.R.M.[n] kp bendara raden mas
  11. B.R.M.G.[n] kp bendara raden mas gusti
  12. B.R.M.H.[n] kp bendara raden mas harya
  13. B.Sc.[n] kp gelar sarjana; dari Bachelor of Science
  14. B2B[n] kp transaksi jual beli yang terjadi antara satu perusahaan dengan perusahaan lain; (i)bussiness to bussiness(i)
  15. B3[n] kp bahan berbahaya dan beracun (zat, energi, dan/atau komponen lain yang dapat mencemarkan, merusak, dan/atau membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, serta kelangsungan hidup…
  16. B5[n] kertas berukuran 176 mm x 250 mm
  17. baba n nama huruf ke-2 abjad Arab
  18. ba tanda[n] (Ach) tradisi menyerahkan mahar kawin dalam masyarakat Aceh, dilakukan pihak laki-laki bersama tokoh masyarakat atau perangkat desa kepada pihak perempuan
  19. ba-bi-buba-bi-bu n cak bicara sesuatu: tanpa -- , laki-laki itu langsung memukulku
  20. baa[n] ibu kota Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur [n] (Kei) tanah liat yang digunakan sebagai pengganti sabun
  21. baahui[n] (Bjr) tradisi berbalas pantun saat bergotong royong dalam mengirik padi
  22. baal1Ba·al n dewa kesuburan yg dipuja oleh orang Israel (disebut dl Perjanjian Lama)
  23. baan[n] (Kei) tunas umbi yang digunakan sebagai bibit
  24. baang[n] perapian yang dibuat dari tanah
  25. baarak naga[n] (Bjr) tradisi mengarak pengantin yang menaiki patung atau tiruan kapal berbentuk naga yang dijalankan dengan kendaraan atau diangkut oleh beberapa orang
  26. baarian[v] (Bjr) gotong royong secara bergiliran sesuai kesepakatan oleh kelompok tertentu
  27. baasi[n] (Cl) alat bunyi-bunyian yang terbuat dari seruas bambu
  28. baasisme[n] {Pol} asas dan kebijakan di Irak dan Suriah yang mempromosikan ideologi sosialisme Arab
  29. baasuh[n] (Bjr) upacara adat memangku bayi yang baru lahir sambil berdoa dan berpantun semalam suntuk
  30. baat[v] (Eln) terbuka dengan sendirinya (tentang buah pala):
  31. baato[n] (Gor) jejak kaki
  32. baawu[n] (Gor) gelas yang dibuat dari tempurung kelapa
  33. bab1bab n 1 bagian isi buku, adakalanya dibagi atas: buku ini dibagi dl lima -- yang masing-masing terdiri atas beberapa subbab; 2 hal; masalah: -- itu tidak perlu dipersoalkan lagi
  34. baba1ba·ba n sapaan untuk orang Cina (laki-laki)
  35. baba ho bandera[n] (Bun) bendera dengan pelat emas pada bagian ujungnya, biasanya diikat pada bambu, dibawa saat acara adat kedukaan bangsawan
  36. bababaca[v] (Mnd) membaca terus-menerus:
  37. babaco[n] pepaya gunung asal Ekuador; (i)Vasconcellea × heilbornii
  38. babadba·bad n 1 Sas kisahan berbahasa Jawa, Sunda, Bali, Sasak, dan Madura yg berisi peristiwa sejarah; cerita sejarah; 2 riwayat; sejarah; tambo; hikayat: -- Tanah Jawa
  39. babad Tanah Jawibabad {Sas} karya sastra yang berisi tentang kisah raja-raja Jawa
  40. babadotan[n] jenis tumbuhan liar yang biasa ditemukan di lapangan atau hutan; Ageratum conyzoides
  41. babae[n] (Ni) bubur khas Nias Selatan terbuat dari kacang kedelai atau kacang hijau, santan, telur, dan irisan daging, biasa dihidangkan pada acara lamaran atau pernikahan
  42. babahba·bah ? baba
  43. babah rinyeun[n] (Ach) pintu yang terletak di depan tangga rumah
  44. babahak[n] (Sd) pangkal anak panah yang ditekankan pada busur
  45. babahbuhaya[n] (Sd) (ark) strategi perang dengan menghimpun kekuatan prajurit pada saat pasukan tertekan dan terjepit musuh untuk memulihkan mental, semangat, dan kekuatan
  46. babai[n] (Tj) lagu tradisional yang diiringi kecapi, biasanya dinyanyikan pada saat mendirikan kerangka rumah atau pesta panen
  47. babak1ba·bak n 1 bagian besar dl suatu drama atau lakon (terdiri atas beberapa adegan): pertunjukan drama tiga --; 2 bagian dr suatu keseluruhan proses, kejadian, atau peristiwa: -- per…
  48. babak barubabak tahapan selanjutnya dalam suatu peristiwa atau kontes
  49. babak belurlecet dan bengkak serta tampak biru lebam (karena kena pukulan, tinju, dan sebagainya)
  50. babak bundasbabak belur
  51. babak delapan besarbabak {Olr} perempat final:
  52. babak empat besarbabak {Olr} semifinal
  53. babak finalbabak tahap terakhir dari suatu pertandingan atau kompetisi untuk mendapatkan pemenang
  54. babak grupbabak {Olr} babak yang terdiri atas sejumlah tim yang dibagi ke dalam beberapa grup, menerapkan seleksi dengan meloloskan tim berpoin terbanyak dari tiap grup untuk melaju ke babak…
  55. babak gugurbabak {Olr} babak dengan sistem yang menyebabkan tim yang kalah tereliminasi dan tidak dapat melanjutkan pertandingan
  56. babak kualifikasibabak {Olr} babak awal atau penyisihan untuk dapat lolos ke babak berikutnya
  57. babak pascamusimbabak {Olr} babak tambahan yang digelar setelah kompetisi reguler untuk menentukan kelolosan sebuah tim ke babak selanjutnya
  58. babak penyisihanbabak {Olr} tahap seleksi awal dalam sebuah kompetisi:
  59. babak semifinalbabak {Olr} bagian akhir dari pertandingan sebelum final
  60. babak tambahanbabak {Olr} babak yang diadakan jika akhir permainan menunjukkan angka yang sama dan pemenang harus ditentukan
  61. babak unjalbabak adegan dalam wayang saat kedatangan tamu pada babak pertama
  62. babakanba·bak·an Sd n dusun yg baru
  63. babako[n] (Mk) upacara adat sebelum pernikahan di Minangkabau yang diselenggarakan oleh keluarga dari pihak ayah
  64. babalba·bal n putik nangka; kebabal
  65. babala ganrang[n] aesi
  66. babaladon[n] (Sd) sebidang sawah berukuran kecil yang terletak di pinggir saluran air
  67. babalatuan[v] (Dd) terlempar ke sana kemari:
  68. babalen[v] (Sd) pergi untuk berdagang ke kota lain:
  69. babalian[n] (Sd) bentuk ikat kepala di Priangan yang menyerupai ari-ari
  70. babalu[v] (MAb) berlayar ke pulau-pulau untuk mencari barang dagangan seperti kelapa, sagu mentah, dan umbi-umbian:
  71. babalui[n] (Jb) padi hampir mati yang tumbuh subur setelah dirawat kembali
  72. babanba·ban, mem·ba·ban v mengajar; mendidik
  73. babanai[a] (Bkp) remang-remang (tentang kondisi saat matahari terbit):
  74. babanci[n] {Tbg} makanan khas Betawi, mirip gulai, tetapi ada cita rasa sayur, terdiri atas daging kepala sapi, serutan kelapa muda, serundeng yang ditumbuk halus, dan campuran rempah-rem…
  75. babancik[n] (Sd) tangga rumah panggung
  76. babancong[n] (Sd) bangunan sejenis panggung tempat bupati menyaksikan keramaian atau berbicara kepada rakyat
  77. babangba·bang, ter·ba·bang v terbuka lebar; menganga (tt mulut, luka, dsb)
  78. babanga[n] (Tb) bakau putih yang tumbuh di tepi pantai yang berlumpur
  79. babangi[n] (Sd) kerupuk bahan seblak [n] (Mdr) lagu anak-anak di pedesaan Madura yang biasa dinyanyikan pada malam bulan purnama
  80. babango[n] (Sd) sepit untuk mengkhitan yang terbuat dari kayu, bambu, atau tanduk
  81. babanihan[v] (Sd) mengolah ikan dengan mengiris kecil-kecil untuk umpan memancing atau untuk makanan dengan dibentuk kepalan beserta nasi
  82. babantar[n] (Sd) bagian dari sungai dengan air yang sedikit atau dangkal
  83. babar1ba·bar ? bebar
  84. babara[n] (Dy) perangkap monyet berumpan, biasanya diletakkan di pohon
  85. babaranba.bar.an Berasal dari bahasa Jawa Verba (kata kerja) melahirkan anak; bersalin
  86. babarangan[n] (Bl) {Mus} alat musik yang dibunyikan dengan cara dipukul; bonang
  87. babaranjang[n] akr batu bara rangkaian panjang (kereta api pengangkut batu bara dengan rangkaian gerbong yang panjangnya bisa melebih 500 meter)
  88. babari[n] (Pm) posisi tidur berjejer yang dilakukan lebih dari dua orang
  89. babarihi[n] (Tb) mantra yang digunakan untuk menangkal santet
  90. babarit[v] (Sd) mengadakan syukuran tujuh bulan kehamilan
  91. babaritan[n] (Sd) upacara sedekah bumi sebagai perwujudan rasa syukur atas hasil panen yang diperoleh masyarakat Dayeuhluhur
  92. babarubut[v] (Bjr) tiruan bunyi angin yang keluar secara tersendat-sendat
  93. babasba·bas, mem·ba·bas v menghanyutkan; menjadikan terkatung-katung: cita-citanya terlalu tinggi sehingga - dia ke alam khayal; ter·ba·bas v hanyut dan kehilangan arah (krn diserang om…
  94. babasal[n] (DyNg) azimat kekebalan yang dikalungkan di leher atau pinggang
  95. babasan[n] (Beng) acara adat yang dilaksanakan untuk menyepakati acara pernikahan, biasanya yang diundang akan memberi sumbangan
  96. babasu[n] {Bot} pohon palem dari Brazil yang tingginya mencapai 20 m, buahnya lonjong dan terletak di dalam tandan, minyak dari biji buahnya digunakan untuk berbagai keperluan seperti ba…
  97. babat1ba·bat v tebas; -- lari menebas (menebang habis) hutan secara serampangan tanpa menghutankan kembali bagian yg telah ditebang; mem·ba·bat v 1 menebas; merambah (pohon-pohon, semak…
  98. babat alasbabat teroka
  99. babat batang padimesin untuk memanen padi dengan hasil berupa padi dengan batangnya
  100. babat desababat membuka lahan untuk menjadi daerah permukiman
  101. babat gongsobabat masakan khas Semarang, dibuat dari babat sapi yang direbus hingga empuk, dibumbui bawang merah, bawang putih, cabai, kemiri, dan kecap
  102. babat kute[n] (Ss) denda yang harus dibayarkan karena mempelai laki-laki mengambil mempelai wanita yang berasal dari daerah lain, biasanya terjadi di Desa Bayan, Lombok Utara
  103. babat larimenebas (menebang habis) hutan secara serampangan tanpa menghutankan kembali bagian yang telah ditebang
  104. babatanba·bat·an n Huk pusaka asal; pusaka asli
  105. babau[v] (Dy) memukul tubuh atau punggung bagian belakang:
  106. babau fiun[n] (Srm) penganan yang terbuat dari sagu yang diayak sampai halus, lalu ditaruh di atas kuali yang panas dan ditekan dengan tempurung
  107. babaun[n] (Srm) penganan dari sagu yang dimasak di wajan atau kuali, berbentuk pipih, rasanya tawar
  108. babay kaluwung[v] (Sd) mencari arah mata angin yang digunakan sebagai penentuan lokasi pembakaran dan pembersihan ladang
  109. babbui[n] (Mt) pisang yang berwarna merah ketika masih muda, kuning jika sudah matang, panjangnya sekitar 15 cm, diameter 3 cm
  110. babeba·be /babé/ Jk n 1 bapak; ayah; 2 panggilan akrab thd orang tua (pemuka, pemimpin)
  111. babeh[n] babe
  112. babein[v] (Eln) hamil pertama
  113. babek[n] akr Badan Perbekalan (badan layanan pusat yang bertugas menyelenggarakan pembekalan materiel TNI terpusat dan integratif dalam rangka pelaksanaan dukungan operasi TNI)
  114. babel[n] {Kris} kerajaan besar dan penting di daerah Mesopotamia kuno yang mengancam bangsa Israel dan kerajaan lain dan akhirnya menghancurkan Yerusalem (586 SM) [n] akr Bangka Belitun…
  115. babelan[n] (Ky) orang yang selalu ikut ke mana pun orang lain pergi dan tidak mau ketinggalan
  116. babelih[a] (Ri) tetap melawan meskipun sudah kalah (tentang ayam aduan):
  117. babempeng[a] (MAb) ekspresi seseorang yang sedang marah, melebihi ekspresi cemberut
  118. babendan[a] (Ri) tidak mau duduk diam, berjalan mondar-mandir di dalam rumah:
  119. babes[n] (Ht) penganan tradisional yang terbuat dari singkong yang sudah diparut dan diperas, dipanggang menggunakan cetakan khusus, bentuknya menyerupai wafel
  120. babesia[n] {Bio} parasit yang dapat menimbulkan infeksi pada manusia melalui gigitan sengkenit
  121. babesiasisba·be·si·a·sis /babésiasis/ n Zool penyakit darah yg ditimbulkan oleh genus Babesia, pd anjing, kucing, dan hewan buruan
  122. babetBa·bet n Kris kerajaan kuno di daerah Tigris dan Eufrat yg seringkali mengancam bangsa Israel dan akhirnya merebut Yerusalem (586 SM)
  123. babetu[n] (Sls) ucapan permintaan maaf yang dilontarkan oleh tetua adat, ditujukan kepada para leluhur
  124. babiba·bi n 1 binatang menyusui yg bermoncong panjang, berkulit tebal, dan berbulu kasar; 2 kas umpatan yg sangat kasar: enyah kau dr sini, -- !; 3 nama kartu kecil (kartu ceki); -- me…
  125. babi alubabi tapir
  126. babi bakarbabi olahan makanan berbahan dasar babi yang proses masaknya dibakar
  127. babi baranbabi liar, Sus vittatus
  128. babi berjanggutbabi babi liar dengan telinga bulat pendek, kumis keriting berwarna keputihan yang menutupi pipi, biasanya hidup di Kalimantan dan Malaysia; (i)Sus barbatus
  129. babi butaKiasan melakukan sesuatu secara nekat, tidak peduli apa-apa lagi; merawak rambang: angkatan udara musuh mengadakan serangan babi buta buta
  130. babi darababi betina dewasa yang belum pernah beranak
  131. babi dara kebiribabi betina yang telah diambil kedua indung telurnya, tanduk, atau badan rahimnya
  132. babi duyungikan laut yang rupanya seperti babi
  133. babi gajahbabi alu
  134. babi garangbabi (Mnd) daging babi yang diawetkan dengan cara digarami babi (Mnd) lemak babi yang bercampur dengan daging yang diawetkan dengan garam
  135. babi gilingbabi (Mnd) masakan dari daging babi yang digiling
  136. babi giringbabi betina yang sedang menyusui anaknya
  137. babi gulingmasakan babi yang dipanggang secara utuh (tidak dipotong-potong lebih dahulu) setelah dikeluarkan isi perutnya dan diganti (diisi) dengan bumbu
  138. babi hutanbabi yang hidup di hutan yang belum diternakkan manusia; celeng; Sus scrofa
  139. babi jadi-jadianbabi yang sebenarnya merupakan perubahan perwujudan dari manusia sebagai jalan mencari kekayaan dan sebagainya
  140. babi jalangKiasan berzina; bermukah
  141. babi janggurbabi hutan yang kecil dan berjanggut
  142. babi jantan kebiribabi jantan yang kedua buah testisnya telah diambil sewaktu masih muda atau setelah dewasa
  143. babi jantan mudababi jantan yang belum dipakai sebagai pejantan
  144. babi kantongbabi (Mnd) babi yang dipelihara secara khusus sebagai penghasil daging
  145. babi kataibabi babi yang secara genetik perawakannya kecil yang dikembangkan setelah Perang Dunia II
  146. babi katebabi yang secara genetik perawakannya kecil yang dikembangkan setelah Perang Dunia II
  147. babi kawanbabi baran
  148. babi kecapmasakan daging babi yang dimasak dengan kecap tanpa diberi bumbu
  149. babi kongababi (Mnd) babi yang dipelihara dengan diberi makan dedak atau makanan lain, selain ampas kelapa, sebagai makanan utama
  150. babi kuruspohon yang amat keras kayunya, Eurycoma longifolia
  151. babi kutilbabi babi liar endemik pulau Jawa, Bawean, dan Madura yang memiliki tiga benjolan daging seperti kutil di wajahnya, serta memiliki surai yang terlihat mulai leher, sepanjang tulang…
  152. babi lalangbabi baran
  153. babi lautbinatang laut yang berbulu-bulu
  154. babi merasa gulaiPeribahasa menyama-nyamai orang besar (kaya)
  155. babi muraibabi alu
  156. babi naneribabi (MAb) babi yang memiliki dua buah taring di mulut
  157. babi ngepetbabi babi jadi-jadian
  158. babi panggangbabi olahan makanan berbahan dasar babi yang proses masaknya dipanggang
  159. babi pejantanbabi jantan dewasa yang tidak dikebiri dan digunakan sebagai bibit untuk mengawini babi induk
  160. babi ragarbabi (Mnd) babi jantan yang dipelihara untuk menghasilkan keturunan
  161. babi rantaibabi hutan yang bercambang (berjanggut) dan hidup menyendiri, tidak berkawan
  162. babi rusababi hutan yang bertaring panjang yang mencuat dan melengkung di atas moncongnya
  163. babi sapihangenjik lepas sapih, biasanya sampai umur dua belas minggu
  164. babi sausbabi makanan yang terbuat dari daging babi dengan kuah yang kental berisi bumbu bahan tertentu (tomat, cabai, dan sebagainya)
  165. babi silumanbabi babi jadi-jadian
  166. babi tanahbinatang kecil yang memakan semut
  167. babi ternakbabi babi yang dikembangbiakkan atau dipelihara dengan tujuan produksi
  168. babi tetobabi (Mnd) cincangan tulang babi, biasanya tulang kepala, yang dimasak atau diawetkan dengan garam
  169. babi tunggalbabi rantai
  170. babiat[n] (Bt) {Astrol} zodiak ketujuh dalam suku Batak, disimbolkan dengan singa, diperuntukkan bagi orang yang lahir pada 21 Agustus—22 September
  171. babik[n] (Bn) rambut baru yang belum lama tumbuh
  172. babika[n] (MKp) penganan yang terbuat dari campuran terigu, gula aren, air kelapa muda, dan daging kelapa muda yang dibungkus daun pisang dan dikukus:
  173. babilba·bil a suka membantah; keras kepala; ber·ba·bil 1 v berbantah; bertengkar; 2 n pembantah; pelawan; pem·ba·bil n pembantah; pelawan; per·ba·bil·an n perbantahan; pertengkaran
  174. babilat[v] (Bgi) mencari ikan atau kerang pada malam hari dengan bantuan obor, senter, dan sebagainya:
  175. babilonia[n] kota kuno yang terletak di sebelah selatan Mesopotamia (sekarang Irak), di wilayah Sumeria dan Akkadia, berada di tepian sungai Efrat
  176. babin[n] {Mil} akr bintara pembina
  177. babindesir[n] akr bintara pembina desa pesisir (anggota TNI khususnya Angkatan Laut yang bertugas di wilayah pesisir untuk membantu penanganan ketertiban dan keamanan masyarakat pada satu at…
  178. babinkam[n] akr Badan Pembinaan Keamanan (unsur pelaksana utama Kepolisian Negara Republik Indonesia yang bertugas membina dan menyelenggarakan fungsi pembinaan keamanan yang mencakup peme…
  179. babinkamtibmas[n] akr bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (anggota polisi yang mengurusi pembinaan masyarakat)
  180. babinkum[n] akr Badan Pembinaan Hukum (badan yang bertugas menyelenggarakan pembinaan hukum dan hak asasi manusia di lingkungan TNI, pembinaan penyelenggaraan oditurat, dan pemasyarakatan …
  181. babinkumnas[n] akr Badan Pembinaan Hukum Nasional; lembaga pemerintah yang mendukung kerja Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia dalam pembinaan dan pengembangan hukum nasional
  182. babinmas[n] akr bintara pembina desa (petugas yang bertugas dalam pembinaan masyarakat)
  183. babinpotdirga[n] akr bintara pembina potensi dirgantara (personel TNI AU yang mempunyai tugas membina kesadaran masyarakat terhadap penerbangan)
  184. babinsa[n] akr bintara pembina desa
  185. babiola[n] (Mk) kesenian khas Minangkabau, berupa penuturan kaba yang diiringi permainan biola
  186. babiran[n] (Jw) lapisan kayu bagian luar, di bawah kulit
  187. babitba·bit v, mem·ba·bit·kan v melibatkan seseorang dl perkara dsb; ter·ba·bit v tersangkut (terlibat) dl perkara dsb
  188. babka[n] roti manis yang dikombinasikan dengan selai cokelat, kismis, kacang, dan sebagainya, berbentuk kepang dengan banyak lapisan
  189. bablasbab·las Jw v 1 terus; 2 ki lenyap (hilang): uangnya -- dilarikan orang; 3 ki mati: jika kebanyakan makan obat tidur bisa --; ke·bab·las·an n cak terlewat dr batas atau tujuan yg su…
  190. babo[v] menggendong di muka (depan)
  191. baboan[a] (Bt) musim menyiangi sawah:
  192. babok[a] (Sbw) tembam dan mulus (tentang pipi):
  193. babonba·bon n 1 induk ayam; 2 induk; 3 Filol naskah asli; naskah sumber; -- angrem Ark motif kain batik yg bergambar dua ekor ayam betina yg sedang mengerami telurnya
  194. babon angremIstilah arkeologi motif kain batik yang bergambar dua ekor ayam betina yang sedang mengerami telurnya
  195. babongko[n] (Bjr) penganan kukus yang terbuat dari adonan tepung beras, santan, dan gula merah dibungkus dengan daun pisang [n] (Ht) penganan dari parutan singkong yang dicampur dengan gul…
  196. babonisasi[n] proses atau hasil dari meningkatkan kualitas ternak betina
  197. baboro[n] (Ht) campuran kunyit dan daun pandan yang telah dihaluskan, diusapkan pada kepala perempuan saat upaca adat
  198. babrik[n] (Jw) kantor yang digunakan untuk berkoordinasi di perkebunan
  199. babtisbentuk tidak baku dari baptis
  200. babuba·bu n cak perempuan yg bekerja sbg pembantu (pelayan) di rumah tangga orang; pembantu rumah tangga; -- cuci babu yg pekerjaannya mencuci dan menyeterika pakaian, seprei, dsb; -- …
  201. babu cucibabu yang pekerjaannya mencuci dan menyeterika pakaian, seprei, dan sebagainya
  202. babu dalambabu yang pekerjaannya membersihkan rumah dan merapikan kamar
  203. babu kandiu[n] (Tlk) baju pengantin laki-laki berkerah berdiri, berlengan panjang, terbelah di bagian depan, kancingnya kadang-kadang dibungkus dengan carik kain yang sesuai dengan bahan baju…
  204. babu mangga[v] (Bm) menurunkan jangkar ketika kapal atau perahu hendak berlabuh:
  205. babu masakbabu yang pekerjaannya memasak makanan
  206. babu tetekbabu yang tugasnya menyusui anak
  207. babua[v] (Me) mengayunkan tangan:
  208. babuan[n] (Ri) (kl) orang yang bercocok tanam dengan menumpang di ladang milik orang lain:
  209. babugi[n] (Mee) kebun di padang rumput
  210. babugup[n] (Bkp) gelambir di belakang leher
  211. babuk[n] sebutan untuk orang yang sering mabuk atau sedang dalam keadaan mabuk
  212. babukung[n] (Dy) upacara adat mengantar orang meninggal menuju makam dengan iringan penari yang menggunakan topeng dan daun-daunan:
  213. babulu[v] (MAb) berlayar ke pulau-pulau untuk mencari barang dagangan, seperti kelapa, sagu mentah, dan ubi-ubian:
  214. babun1ba·bun n kera genus Papio yg terdapat di Asia dan Afrika
  215. babung[n] (Bgi) orang yang sengaja membatalkan puasa karena sakit, perjalanan jauh, dan sebagainya
  216. babunyai[n] kerapu yang panjangnya mencapai 76 cm, terdapat bintik-bintik oranye pada kepala, badan, sirip punggung, dan bagian atas dari sirip ekor, badannya berwarna cokelat, sirip dubur…
  217. baburba·bur a tidak teratur; kacau-balau
  218. babura[n] (Tb) buah yang sudah sangat matang di pohon
  219. baburin[n] (Bjr) minyak yang terbuat dari bunga-bungaan yang dimasak dengan lilin dan minyak wangi
  220. baburu[n] (Mdr) kelelawar kecil
  221. baburua[n] suku bangsa yang berasal dari atau mendiami wilayah sebelah barat Sungai Mamberamo, Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua
  222. babutba·but Jw n permadani; karpet
  223. baby boomerukp (Ing) orang yang lahir pada pertengahan 1940--1960, diasosiasikan dengan masa ledakan penduduk setelah terjadinya perang dunia kedua di barat
  224. baby dollukp (Ing) model pakaian wanita dengan potongan pinggang yang tinggi di bawah dada, bagian bawah longgar
  225. bacaba·ca v, mem·ba·ca v 1 melihat serta memahami isi dr apa yg tertulis (dng melisankan atau hanya dl hati): dia jangan diganggu, krn sedang - buku; 2 mengeja atau melafalkan apa yg t…
  226. baca soabaca (Tr) ritual adat yang berupa pembacaan doa, dipimpin oleh pemuka adat untuk menolak bala
  227. baca-bacabaca membaca-baca
  228. baca-bacaanbaca [n] ki doa-doa yang diucapkan dalam ritual kegamaan:
  229. bacaanba.ca.an Nomina (kata benda) (1) (buku dan sebagainya) yang dibaca: buku bacaan untuk anak-anak; (2) cara membaca: -nya kurang lancar; (3) Istilah linguistik penafsiran makna s…
  230. bacaan asasbacaan {Pust} pengantar sederhana tentang subjek tertentu yang digunakan pada buku sekolah untuk memberikan dasar pengetahuan
  231. bacaan beratbacaan ki bacaan yang isinya rumit sehingga membutuhkan konsentrasi dan waktu lebih banyak untuk memahaminya
  232. bacaan jahrbacaan bacaan salat yang dikeraskan (dinyaringkan), dilakukan pada salat Subuh, salat Jumat, salat Idulfitri, salat Iduladha, salat Istiska, salat Kusuf, dua rakaat pertama salat M…
  233. bacaan liarbacaan bacaan yang dilarang beredar pada masa penjajahan Belanda, biasanya memakai bahasa Melayu Pasar atau Rendah, mengkritik feodalisme dan kolonialisme, dan sebagainya
  234. bacaan niatbacaan kata-kata yang diucapkan sebagai bentuk keseriusan sebelum melakukan sesuatu
  235. bacaan pendukungbacaan {Sas} bacaan yang didukung oleh naskah saksi dan sumber (kesaksian) lain
  236. bacaan rendahbacaan {Sas} bacaan yang naskahnya kurang bermutu
  237. bacaan ringanbacaan ki bacaan yang mudah dipahami
  238. bacaan salatbacaan rangkaian ayat, zikir, dan sebagainya yang diucapkan oleh muslim saat menjalankan ibadah salat
  239. bacaan sirbacaan bacaan salat yang dipelankan (dilirihkan), dilakukan pada salat Zuhur, salat Asar, rakaat ketiga salat Magrib, dua rakaat terakhir salat Isya
  240. bacabup[n] akr bakal calon bupati
  241. bacagub[n] akr bakal calon gubernur
  242. bacahba·cah v, mem·ba·cah v merajang; mencincang; mem·ba·cah-ba·cah v membacah
  243. bacak1ba·cak Mk a berbintik-bintik (tt bulu): ayam --
  244. bacakada[n] bakal calon kepala daerah
  245. bacakades[n] akr bakal calon kepala desa (orang yang mencalonkan diri sebagai kepala desa)
  246. bacaleg[n] akr bakal calon anggota legislatif
  247. bacalon[n] akr bakal calon
  248. bacalonkada[n] akr bakal calon kepala daerah
  249. bacan[n] suku bangsa yang mendiami Pulau Bacan di sebelah barat daya Pulau Halmahera, Provinsi Maluku Utara
  250. bacanang[v] (Beng) menyampaikan informasi kepada masyarakat menggunakan pengeras suara, dilakukan oleh satu orang atau lebih dengan cara berkeliling dengan berjalan kaki atau menggunakan k…