250 kata per halaman
Berbunyi -ai
- jangan sampaisupaya jangan
- janji sampaiPeribahasa sudah sampai ajalnya; janji sampai gombal janji yang tidak ditepati; janji kosong; janji palsu: gadis manis itu menjadi korban sebuah janji sampai gombal
- jari ampaicemeti untuk menghukum
- jembatan belalaijembatan yang menghubungkan pintu kapal terbang dengan gedung terminal, berupa lorong beratap yang dapat bergerak-gerak (seperti belalai) sesuai dengan posisi pintu kapal terbang
- jembatan keledaiKiasan cara yang mudah untuk membantu ingatan
- jering tupaikabau
- jual gadaimenjual (tanah dan sebagainya) dengan pembayaran kontan dengan syarat bahwa setelah jangka waktu tertentu pemilik (penjual) berhak membelinya kembali
- jumbai-jumbaijum.bai-jum.bai rumbai-rumbai (pd tepi selendang dan sebagainya)
- juru damaiseseorang yang karena disegani atau dihormati oleh semua pihak atau karena jabatannya ditugaskan untuk mendamaikan pihak-pihak yang bersengketa; orang yang mendamaikan
- kabinet partaikabinet yang menterinya berasal dari anggota satu partai yang menguasi suara terbanyak di parlemen
- kacang kedelaiLihat kedelai
- kacang tupaitumbuhan yang buahnya berbau tidak sedap dan dapat dimakan; kabau; jering balau; Pithecollobium ellipticum
- kain cindaiLihat cindai
- kain kelaraikain tebal dan rapat (kedap) tenunannya, digunakan untuk layar
- kain sindaisejenis kain sutra yang berbunga-bunga
- kalau pandai menggulaiPeribahasa kalau pandai mengatur (menyusun dan sebagainya) , barang yang kurang baik pun akan menjadi baik juga
- kapal pantaikapal yang dirancang khusus untuk pelayaran pantai secara teratur atau untuk menyeberangi laut dengan jarak yang terbatas
- kapal sungaikapal kecil yang dibuat khusus untuk berlayar di sungai (bentuknya berbeda dengan kapal laut)
- kaum halai balaisosok anak muda yang serba aneh (berpotongan rambut petak-petak, botak separuh, berkostum jaket hitam dan celana yang koyak-moyak, bergelang, dan mengenakan bermacam-macam rantai)
- kawat untai[Tek] dua untai kawat yang terdapat pada detonator elektrik
- ke langit tak sampaiPeribahasa setengah-setengah, kepalang tanggung di dalam menyelesaikan pekerjaan atau mempelajari ilmu
- ke sungaimenuju sungai; (2) buang air besar (biasanya di sungai)
- kembang bangkaibunga bangkai
- kerbau sungaikerbau yang hidupnya senang di air sungai
- kering ringkaikering sekali (tentang barang yang dijemur)
- ketam kumaiketam bulat
- ketapakan balaike.ta.pak.an balai ketapakan
- khalayak ramaimasyarakat ramai; umum; publik
- kucing tapaikelinci; terwelu
- kuit kapaimengais-ngais (tentang sampah dan sebagainya) ; (2) melakukan pekerjaan yang kecil-kecil
- kusut masaikusut kasau
- labu cermailabu bokor
- laik pakaimemenuhi persyaratan yang ditentukan serta aman untuk dipakai
- lampu baterailampu senter
- langir kasailangir krim
- lapuk oleh kain sehelaiPeribahasa dalam hidupnya hanya beristri (bersuami) seorang
- lebih baik mati berkalang tanah daripada hidup bercermin bangkailebih baik mati ber.ka.lang tanah daripada hidup bercermin bangkai Peribahasa lebih baik mati daripada menanggung malu
- lebih berharga mutiara sebutir daripada pasir sepantaiPeribahasa seseorang yang baik, meskipun ia tidak kaya, jauh lebih berharga dan mulia daripada orang kaya yang jahat dan jahil
- lemah gemalailemah gemulai
- lemah gemulaiberliuk-liuk dengan el; oknya (tentang gerakan tubuh)
- lemah langlailemah lunglai
- lemah lunglailemah tidak berdaya
- lentok kulaiterayun-ayun ke kiri dan ke kanan (keadaan kepala pada waktu berjalan)
- lepas pantaidaerah perairan antara batas darat dan laut lepas
- lesa lenyaipenat (lemah) sekali
- lidah serunaiIstilah musik tali atau bilah tipis pada bagian tiupan serunai yang dapat bergetar
- lindang landaihabis sama sekali; tidak bersisa
- liuk lampaigerakan yang berkeluk-keluk (tentang gerak pesenam, penari, dan sebagainya) ; tidak kaku
- lorong belalaigarbarata
- lubuk menjadi pantaiPeribahasa segala sesuatu tiada tetap
- luti lenyaisudah lusuh
- makan dawaiKiasan miskin sekali
- malam inaiBerasal dari bahasa Minangkabau malam menjelang hari perkawinan (pd waktu itu mempelai perempuan dihiasi)
- mandi balaimemandikan (seseorang, sesuatu) untuk mengusir roh jahat
- mandi basuh lantaiupacara mandi empat puluh hari sesudah bersalin (beranak)
- mandi damaimandi bagi mempelai sesudah selesai nikah dan sudah berdamai-damai
- manfaat terpakaiIstilah ekonomi bagian manfaat aktiva tetap yang telah hilang
- manusia siap pakaitenaga terdidik yang terampil dan profesional serta siap memenuhi kebutuhan tenaga kerja
- masak masaisudah berpengalaman; ulung
- mata gawaipembantu
- mata rantaigelang-gelang pada rantai; (2) Kiasan kejadian (peristiwa, hal, dan sebagainya) yang saling berkaitan
- mati berangaimati beragan; mati suri
- mati berkafan cindaiPeribahasa mati dengan nama baik (terhormat)
- mati mawaimati menggeletak
- mayang mengurairambut ikal yang mengurai indah
- melabaime.la.bai Verba (kata kerja) melabakan; memberikan laba kepada
- melambai-lambaime.lam.bai-lam.bai Verba (kata kerja) melambai
- melanjaime.lan.jai lanjai
- melupaime.lu.pai Arkais (tidak lazim) Verba (kata kerja) lupa akan (sesuatu)
- memada-madaime.ma.da-ma.dai Verba (kata kerja) melakukan sesuatu dengan sekadar cukup saja (tidak berlebih-lebihan)
- memalaime.ma.lai Verba (kata kerja) (1) menjadi seperti malai; (2) menghiasi dengan malai: daun padi memalai batang Verba (kata kerja) memepes (ikan kecil-kecil)
- memandai-mandaime.man.dai-man.dai Verba (kata kerja) berlagak pandai; menurut pikiran sendiri; berpegang pada pendirian sendiri
- memata-mataime.ma.ta-ma.tai Verba (kata kerja) mengamat-amati dengan cara diam-diam: memata-matai kekuatan musuh; ada orang yang memata-matai gerak-geriknya
- membadaimem.ba.dai Verba (kata kerja) (1) bertiup kencang (tentang angin): angin membadai semalaman; (2) bagaikan badai; menghebat: serangan yang membadai telah mengobrak-abrik pertahan…
- membajaimem.ba.jai mengeraskan besi (pisau dan sebagainya) agar tidak mudah bengkok: baiklah kita membajai besi untuk pisau memberi pupuk: membajai tanah; membajai tanaman
- membelai-belaimem.be.lai-be.lai Verba (kata kerja) membelai
- membelu-belaimem.be.lu-be.lai Verba (kata kerja) mengeluarkan kata-kata lembut dan manis untuk membujuk
- membenderaimem.ben.de.rai Verba (kata kerja) memasang bendera (pd); menghiasi dengan bendera: penduduk membenderai kotanya untuk merayakan peristiwa bersejarah itu
- memberi lauk kepada orang membantaiPeribahasa memberi pertolongan kepada orang yang tidak perlu ditolong (orang kaya dan sebagainya)
- membonsaimem.bon.sai Verba (kata kerja) membuat (menanam) bonsai: kini ia tidak hanya membonsai beringin, tetapi juga berhasil mengembangkan tanaman yang tidak pernah dijadikan bonsai
- membukaimem.bu.kai Verba (kata kerja) membuka berulang kali: ia selalu membukai pintu dan jendela pada setiap pagi menjelang subuh
- membunga-bungaimem.bu.nga-bu.ngai Verba (kata kerja) menghiasi dengan bunga-bunga
- membungaimem.bu.ngai Verba (kata kerja) menghiasi dengan bunga; memperindah
- memburaimem.bu.rai Verba (kata kerja) berderai: keluh kesah memburai dari mulutnya
- mementegaime.men.te.gai Verba (kata kerja) (1) memolesi (mengusapi) sesuatu dengan mentega: mementegai roti; (2) Cakapan (tidak baku) memberi apa-apa yang baik (untuk mengambil hati); men…
- memeraime.me.rai mencerai-beraikan; menumbuk supaya bercerai-berai (berderai-derai): mereka memerai gula batu
- memesonaime.me.so.nai Verba (kata kerja) membuat (seseorang) supaya kena pesona
- mempanitiaimem.pa.ni.ti.ai Verba (kata kerja) menjadi panitia: sejumlah tokoh tampak hadir, di antaranya Gubernur... yang mempanitiai peluncuran buku ini
- memperduaimem.per.du.ai Verba (kata kerja) memperdua
- mempergontaimem.per.gon.tai Verba (kata kerja) memperlambat (tentang berjalan)
- memperkaraimem.per.ka.rai menjadikan perkara; mengadukan
- mempersataimem.per.sa.tai Verba (kata kerja) Kiasan memecah belah (persatuan)
- mempunyaimem.pu.nyai Verba (kata kerja) memiliki; menaruh: perguruan itu mempunyai lima buah fakultas
- memusakaime.mu.sa.kai Verba (kata kerja) memberi pusaka kepada; meninggalkan pusaka kepada: orang tua itu memusakai segala hartanya kepada cucu kesayangannya
- memutus rangkaime.mu.tus rangkai lemah gemulai (tentang gerak-gerik dan lenggang)
- menaikkan bandar sondaiPeribahasa melakukan pekerjaan yang sukar
- menampung lantaime.nam.pung lantai mengganti papan lantai yang akan rusak
- menanaime.na.nai Verba (kata kerja) menatang; menating
- menanyaime.na.nyai Verba (kata kerja) bertanya kepada; hendak mengetahui dengan bertanya; memeriksa (dengan bertanya): polisi sedang menanyai tersangka pembunuhan itu
- mencahayaimen.ca.ha.yai Arkais (tidak lazim) memberi cahaya kepada; menerangi; menyinari
- mencercaimen.cer.cai Verba (kata kerja) mencerca
- mencetai-cetaimen.ce.tai-ce.tai Verba (kata kerja) mencabik-cabik: ia mencetai-cetai kain itu
- mencukaimen.cu.kai mengenakan (memungut) cukai (dr): negara boleh mendapat uang dengan mencukai orang banyak
- mendakwaimen.dak.wai Verba (kata kerja) menuntut (hak dan sebagainya)
- mendornaimen.dor.nai Verba (kata kerja) menghasut; membangkitkan perselisihan: pendeknya, kalau tidak mendornai orang, tidak akan mereka bercekcokan
- menduaimen.du.ai Verba (kata kerja) menambah satu lagi hingga menjadi dua (istri dan sebagainya) : ia tidak ingin menduai istrinya
- mendukaimen.du.kai menjadikan atau membuat duka pd
- menelangkaime.ne.lang.kai Verba (kata kerja) menanyakan (meminang) gadis untuk: dia menelangkai anaknya yang tertua
- menemudugaime.ne.mu.du.gai Verba (kata kerja) mewawancarai
- mengambaimeng.am.bai Verba (kata kerja) menangkap ikan dengan ambai
- mengampaimeng.am.pai Verba (kata kerja) memukul (dengan rotan dan sebagainya)
- menganak sungaimeng.a.nak su.ngai Adjektiva (kata sifat) Kiasan mengalir terus-menerus (tentang keringat dan sebagainya)
- mengapa-apaimeng.a.pa-a.pai Verba (kata kerja) melakukan sesuatu terhadap; mengapai
- mengata-ngataime.nga.ta-nga.tai Verba (kata kerja) mengatai
- mengejaime.nge.jai Verba (kata kerja) merentangkan atau meregangkan (kaki, tangan, dan sebagainya)
- mengelai-ngelaime.nge.lai-nge.lai Verba (kata kerja) mengelai
- mengelaraime.nge.la.rai (1) membuat anyaman (tenunan) bercorak tapak catur; (2) menyimpul anyaman pada pinggirnya; (3) menyulam (menyuji, menekat) di tepi kain
- mengelepaime.nge.le.pai bergantung terkulai (seperti pipi orang tua); menjadi terkelepai: pohon itu mengelepai sampai ke tanah
- mengenaime.nge.nai Nomina (kata benda) kena pada sasarannya (tujuannya dan sebagainya) : tembakannya tidak mengenai sasaran; dua buah bom atom meledak mengenai tempat penyimpanan mesiu; …
- mengertangkan perisaime.nger.tang.kan perisai menangkiskan (memukulkan) perisai
- menggaba-gabaimeng.ga.ba-ga.bai Verba (kata kerja) menghiasi dengan gaba-gaba
- menggapai-gapaimeng.ga.pai-ga.pai Verba (kata kerja) menggapai
- menggelamaimeng.ge.la.mai Verba (kata kerja) membuat gelamai; menjadi gelamai
- menggemaimeng.ge.mai Verba (kata kerja) mendatangkan gema atau suara pd: suara azan menggemai seluruh daerah itu
- menggemulaimeng.ge.mu.lai Verba (kata kerja) bergerak gemulai
- menggeragaimeng.ge.ra.gai Verba (kata kerja) mengait (buaya dan sebagainya)
- menggontaimeng.gon.tai Verba (kata kerja) melakukan sesuatu (berjalan, bekerja, dan sebagainya) lambat-lambat
- mengibaimeng.i.bai Verba (kata kerja) mengasihani: ia mengibai pengemis yang tua renta itu
- mengilai-ilaimeng.i.lai-i.lai Verba (kata kerja) mengilai
- menginaimeng.i.nai Verba (kata kerja) melekatkan inai pada kuku supaya merah: orang yang patut-patut turut menginai dan menepungtawari kedua mempelai itu
- mengiraime.ngi.rai Verba (kata kerja) menceraikan (istri)
- mengotaime.ngo.tai Klasik Verba (kata kerja) memberi berbenteng; membentengi; memagari dengan dinding batu
- mengumaime.ngu.mai Verba (kata kerja) mengukir (melarik, membuat) kumai
- mengumpamaimeng.um.pa.mai Verba (kata kerja) (1) kalau menyerupai; menyamai; (2) menyamakan dengan; menghormati atau menghargai sebagaimana mestinya
- mengundaime.ngun.dai Verba (kata kerja) membuat kundai; menggelung rambut
- menjurubicaraimen.ju.ru.bi.ca.rai Verba (kata kerja) menjadi (bertindak sebagai) juru bicara
- menubaime.nu.bai menuba
- menungkaime.nung.kai Verba (kata kerja) merebahkan (membaringkan) kerbau dan sebagainya (sesudah diikat kakinya)
- menyama-nyamaime.nya.ma-nya.mai Verba (kata kerja) menyamai
- menyangaime.nya.ngai memanaskan: Ibu menyangai nasi sisa tadi malam
- menyeduaime.nye.du.ai Verba (kata kerja) Istilah pertanian memiara ternak atau mengerjakan sawah orang lain dengan mendapat bagian keuntungan (biasanya seperduanya); memperduai: hidup kami…
- menyekaime.nye.kai Verba (kata kerja) menyeka
- menyelampaime.nye.lam.pai memakai kain selampai (selendang, selempang, dan sebagainya) dengan cara menyampirkan di bahu: masing-masing menyelampai selendang kuning
- menyidaime.nyi.dai Verba (kata kerja) mengebiri: teganya dia menyidai anaknya
- menyigaime.nyi.gai Verba (kata kerja) memanjat (pohon dan sebagainya) dengan tangga bersigai: sehabis hujan janganlah coba-coba menyigai pohon kelapa
- menyiksaime.nyik.sai Verba (kata kerja) berulang-ulang menyiksa: kegemarannya menyiksai binatang
- menyimpaime.nyim.pai Verba (kata kerja) membubuh simpai; memberi bersimpai: menyimpai sapu lidi
- menyisaime.nyi.sai Verba (kata kerja) meninggalkan sedikit
- menyuasanaime.nyu.a.sa.nai Verba (kata kerja) memberi suasana kepada; meliputi: kesedihan masih terlihat menyuasanai keluarganya
- merabaime.ra.bai Verba (kata kerja) berkali-kali meraba: ia merabai seluruh tubuh anak yang pingsan itu karena mungkin ada yang luka
- merampaime.ram.pai Verba (kata kerja) mencampur berbagai-bagai jenis: merampai gulai ikan dengan terung
- merasa-rasaime.ra.sa-ra.sai Verba (kata kerja) meraba-rabai untuk mengetahui sesuatu
- merbau pantaipohon yang tinggi lurus, kayu terasnya yang berwarna merah tua digunakan sebagai bahan bangunan, alat rumah tangga, bantalan, tiang listrik dan telepon, dipakai dalam perkapalan da…
- merendaime.ren.dai Verba (kata kerja) memberi berenda pd; memasang renda: ia sedang merendai baju barunya
- merenyai-renyaime.re.nyai-re.nyai Verba (kata kerja) berasa sakit sedikit-sedikit
- meringkaime.ring.kai Verba (kata kerja) menjadi kering: tanaman meringkai karena panjangnya musim kemarau
- migrasi berantaiperpindahan penduduk dari satu daerah ke daerah yang lain yang diikuti oleh penduduk daerah asalnya, terjadi apabila rombongan atau orang yang pertama berhasil dan menarik saudara,…
- minta ceraimeminta supaya dijatuhi talak
- minyak cenduaiminyak wangi guna-guna (untuk menarik hati perempuan)
- minyak seraiminyak yang dibuat dari batang serai
- mulut sungaimuara sungai
- mumbang ditebuk tupaiPeribahasa dikatakan kepada anak perempuan yang masih kecil, tetapi sudah rusak
- musang keluailuak; musang keluai kesturi musang yang mengeluarkan bau harum atau jebat, Viverra zibetha
- nafkah ceraitunjangan yang diberikan seorang pria kepada bekas istrinya berdasarkan putusan pengadilan yang menyelesaikan perceraian mereka
- naik mempelaimenjadi pengantin; (2) tidur yang pertama kali dengan istri atau suami
- nyatuh sondainyatuh beringin
- ombak menebah pantaiombak me.ne.bah pantai ombak memukul pantai
- orang ramaiumum; publik; khalayak ramai
- pajak gadaihak untuk mengadakan pegadaian (dengan membayar pajak kepada negara); (2) pegadaian; rumah gadai
- pakaian santaipa.kai.an santai pakaian yang dikenakan pada saat santai
- panjang lampaikecil tinggi (tentang badan); semampai
- panjang tungkaiKiasan hujan
- pantun rantaipantun berkait
- payung junaiKiasan anak laki-laki tertua yang menjadi pengawas harta keluarga, dalam sistem kewarisan masyarakat matriarkat
- pedang samuraipedang seperti yang dimiliki para samurai
- pekedaipe.ke.dai Nomina (kata benda) orang yang berkedai; orang yang mempunyai kedai
- pelabuhan pantaipe.la.buh.an pantai pelabuhan yang khusus digunakan untuk kapal berlabuh dalam negeri yang mengadakan pelayaran antarpulau
- pelalaipe.la.lai Nomina (kata benda) (1) (orang yang) bersifat lalai; pelengah; pemalas; (2) mantra untuk menjadikan orang jadi lalai (lupa)
- pelayaran pantaipe.la.yar.an pantai pelayaran yang menyusur pantai
- pelesit bangkaipengisap darah anak-anak yang baru meninggal dengan menggali kuburnya
- penapaipe.na.pai Nomina (kata benda) orang yang membuat tapai
- pengabaipeng.a.bai Nomina (kata benda) orang yang suka mengabaikan (tidak me-medulikan); pelengah
- pengangkat rantaipeng.ang.kat rantai [Kap] besi gelondong yang dapat berputar pada lir jangkar, yang berfungsi sebagai penarik rantai jangkar
- peraraipe.ra.rai Nomina (kata benda) pelarai; penghilang; penawar
- percontoh senaraiper.con.toh senarai Istilah statistik percontoh yang diseleksi dengan mengambil masukan dari daftar barang yang membentuk populasi yang diamati
- pesantaipe.san.tai Nomina (kata benda) orang yang bersantai-santai
- petak semai[Hut] petak yang dipersiapkan untuk perawatan benih
- pinang kotaibuah pinang tua yang sudah kering
- pipa rantaipipa yang dilalui oleh rantai jangkar dari bak rantai ke mesin jangkar dan pada umumnya menghubungkan geladak kecil dengan bak rantai
- pisang raja serai(buah) pisang yang bentuknya agak panjang dan tidak begitu besar, berkulit kuning, baunya harum
- pita cukaipita dari kertas yang bertuliskan harga ditempelkan pada bungkus rokok dan sebagainya
- pucat manaipucat kesi
- pucuk dicinta ulam tiba (hendak ulam pucuk menjulai)Peribahasa mendapat sesuatu yang lebih daripada apa yang diharapkan
- pucuk suraiujung surai atau rambut kuda yang terletak di dahi
- puki maikata makian yang sangat kasar
- punca sebaiujung sebai yang lepas (tergantung)
- ragam santaitahap situasional dari bahasa lisan, sebagian ditandai oleh penggunaan slang dan elipsis dan digunakan dalam lingkungan yang akrab
- reput relairusak berpisah-pisah (tentang kayu) karena lapuk atau busuk
- retak retaibanyak retaknya
- rinai-rinairi.nai-ri.nai Nomina (kata benda) rinai
- rumah gadaikantor tempat menggadaikan barang-barang
- rumah peraipenjara
- sajak delapan seuntaisajak yang terdiri atas delapan larik dalam satu bait; oktaf
- sajak dua seuntaisajak yang terdiri atas dua larik dalam satu bait; distikon
- sajak empat seuntaisajak yang terdiri atas empat larik dalam satu bait; kuatren
- sajak enam seuntaisajak yang terdiri atas enam larik dalam satu bait; sekstet
- sajak lima seuntaisajak yang terdiri atas lima larik dalam satu bait; kuin
- sajak rangkaisajak yang disusun berdasarkan letak kata dalam larik-larik, kata yang bersajak terletak pada setiap kata terakhir secara berturut-turut
- sajak tiga seuntaisajak yang terdiri atas tiga larik dalam satu bait; terzina
- sajak tujuh seuntaisajak yang terdiri atas tujuh larik dalam satu bait; septet
- sajang tapaiminuman keras dari tapai
- sampai-sampaisam.pai-sam.pai Adverbia (1) begitu tiba: sampai-sampai dia langsung merebahkan diri karena letihnya; (2) bahkan; malahan: sampai-sampai keperluan hidup sehari-harinya pun masih…
- sandang gawaiberjual beli pekerjaan rodi
- santung pelalaiguna-guna yang menyebabkan gadis tidak dapat menemukan jodoh atau tidak mau menikah
- sarang tupaitempat tupai beranak; (2) tumbuhan yang daunnya dibuat lalap; Aneilema nudiflorum
- sayup sampaihampir atau kurang sedikit tercapai (tentang mencapai, menjangkau, dan sebagainya) : tangannya diulurkannya sayup sampai sampai (pd buah itu); (2) kurang sedikit sampai pada mata …
- segar dipakaiPeribahasa sesuatu yang dihargai hanya pada waktu baik (bagus) saja
- selak perisaimembawa perisai yang diletakkan pada lengan
- senam lantaisenam yang terdiri atas berbagai gerakan mirip balet dan berjungkir balik biasanya dilakukan tanpa alat bantu; senam yang memeragakan gerakan akrobatik dan jungkir balik dengan men…
- senggugut bangkaipenyakit perdarahan yang mungkin dapat membawa maut bagi penderita
- sepandai-pandaise.pan.dai-pan.dai Adjektiva (kata sifat) betapa pun pandainya
- sepemakaise.pe.ma.kai Nomina (kata benda) satu stel pakaian; seperangkat pakaian
- sepencapaise.pen.ca.pai Verba (kata kerja) sejauh tangan mencapai; sejangkau
- serai gulaiserai yang dipakai sebagai rempah gulai; Cymbopogon citratus
- seri balaiKlasik tempat yang ketinggian dalam balai penghadapan
- seri pantaiKiasan tampak elok (bagus, cantik) kalau dilihat dari dekat
- serta-menyertaiser.ta-me.nyer.tai Verba (kata kerja) mencampuri (perkara orang); ikut campur; ikut-ikut
- serumpun bagai seraise.rum.pun bagai serai, selubang (seliang) bagai tebu Peribahasa bersatu hati-hati dalam segala hal
- serumpun seraiPeribahasa seia sekata; rukun sekali
- seruntaise.run.tai Nomina (kata benda) seikat (buah-buahan); sejaras; segugus
- sesampaise.sam.pai Verba (kata kerja) (1) setiba; setelah tiba: barang-barang itu hilang sesampai di tempat tujuan; (2) semampu; secukup: aku mencari tempat pondokan murah sesampai gaji…
- siap pakai(tentang tamatan sekolah dan sebagainya) terampil dan profesional serta dapat langsung (tanpa pelatihan lagi) menjalankan pekerjaan; (2) persediaan (obat dan sebagainya) yang tela…
- siapa yang makan cabaiPeribahasa (1) siapa yang berbuat kurang baik akan merasakan akibatnya; (2) siapa yang merasa tersindir berarti telah berbuat seperti yang disindirkan itu
- sidang ramaiorang banyak; umum
- sigai dua segeragaiPeribahasa suatu perkara yang bersangkut paut dengan perkara yang lain
- simpang sungaianak sungai
- sorak semaraisorak-sorai
- sudah lulus maka hendak melantaiPeribahasa sudah celaka baru ingat
- sunting malaihiasan rambut yang dipasang di belakang telinga
- surat berantaisurat rantai
- surat ceraisurat yang menyatakan bahwa sepasang suami istri telah sah bercerai
- surat gadaisurat tanda meminjam uang dengan menggadaikan barang
- surat rantaisurat yang dikirimkan kepada seseorang dan yang harus disalin dan dikirimkan lagi kepada orang lain
- susuk kundaipenyemat sanggul wanita
- susur pantaitepi pantai
- tak ada kusut yang tak selesaiPeribahasa tidak ada perselisihan yang tidak dapat didamaikan
- tak ada padi yang bernas setangkaiPeribahasa tidak ada satu pun yang sempurna
- tali gaiistilah pelayaran giuk
- tali lalai[lay] tali kapal (perahu) untuk memutar kayu palang tempat menggantungkan layar
- tali usaiistilah pelayaran tali untuk menarik (kapi, kerek, dan sebagainya)