rima akhir · 2.302 kata

Kata berima -ai

Halaman 4 dari 10. Cari rima lain.

250 kata per halaman

Berbunyi -ai

250 dari 2.302
  1. jangan sampaisupaya jangan
  2. janji sampaiPeribahasa sudah sampai ajalnya; janji sampai gombal janji yang tidak ditepati; janji kosong; janji palsu: gadis manis itu menjadi korban sebuah janji sampai gombal
  3. jari ampaicemeti untuk menghukum
  4. jembatan belalaijembatan yang menghubungkan pintu kapal terbang dengan gedung terminal, berupa lorong beratap yang dapat bergerak-gerak (seperti belalai) sesuai dengan posisi pintu kapal terbang
  5. jembatan keledaiKiasan cara yang mudah untuk membantu ingatan
  6. jering tupaikabau
  7. jual gadaimenjual (tanah dan sebagainya) dengan pembayaran kontan dengan syarat bahwa setelah jangka waktu tertentu pemilik (penjual) berhak membelinya kembali
  8. jumbai-jumbaijum.bai-jum.bai rumbai-rumbai (pd tepi selendang dan sebagainya)
  9. juru damaiseseorang yang karena disegani atau dihormati oleh semua pihak atau karena jabatannya ditugaskan untuk mendamaikan pihak-pihak yang bersengketa; orang yang mendamaikan
  10. kabinet partaikabinet yang menterinya berasal dari anggota satu partai yang menguasi suara terbanyak di parlemen
  11. kacang kedelaiLihat kedelai
  12. kacang tupaitumbuhan yang buahnya berbau tidak sedap dan dapat dimakan; kabau; jering balau; Pithecollobium ellipticum
  13. kain cindaiLihat cindai
  14. kain kelaraikain tebal dan rapat (kedap) tenunannya, digunakan untuk layar
  15. kain sindaisejenis kain sutra yang berbunga-bunga
  16. kalau pandai menggulaiPeribahasa kalau pandai mengatur (menyusun dan sebagainya) , barang yang kurang baik pun akan menjadi baik juga
  17. kapal pantaikapal yang dirancang khusus untuk pelayaran pantai secara teratur atau untuk menyeberangi laut dengan jarak yang terbatas
  18. kapal sungaikapal kecil yang dibuat khusus untuk berlayar di sungai (bentuknya berbeda dengan kapal laut)
  19. kaum halai balaisosok anak muda yang serba aneh (berpotongan rambut petak-petak, botak separuh, berkostum jaket hitam dan celana yang koyak-moyak, bergelang, dan mengenakan bermacam-macam rantai)
  20. kawat untai[Tek] dua untai kawat yang terdapat pada detonator elektrik
  21. ke langit tak sampaiPeribahasa setengah-setengah, kepalang tanggung di dalam menyelesaikan pekerjaan atau mempelajari ilmu
  22. ke sungaimenuju sungai; (2) buang air besar (biasanya di sungai)
  23. kembang bangkaibunga bangkai
  24. kerbau sungaikerbau yang hidupnya senang di air sungai
  25. kering ringkaikering sekali (tentang barang yang dijemur)
  26. ketam kumaiketam bulat
  27. ketapakan balaike.ta.pak.an balai ketapakan
  28. khalayak ramaimasyarakat ramai; umum; publik
  29. kucing tapaikelinci; terwelu
  30. kuit kapaimengais-ngais (tentang sampah dan sebagainya) ; (2) melakukan pekerjaan yang kecil-kecil
  31. kusut masaikusut kasau
  32. labu cermailabu bokor
  33. laik pakaimemenuhi persyaratan yang ditentukan serta aman untuk dipakai
  34. lampu baterailampu senter
  35. langir kasailangir krim
  36. lapuk oleh kain sehelaiPeribahasa dalam hidupnya hanya beristri (bersuami) seorang
  37. lebih baik mati berkalang tanah daripada hidup bercermin bangkailebih baik mati ber.ka.lang tanah daripada hidup bercermin bangkai Peribahasa lebih baik mati daripada menanggung malu
  38. lebih berharga mutiara sebutir daripada pasir sepantaiPeribahasa seseorang yang baik, meskipun ia tidak kaya, jauh lebih berharga dan mulia daripada orang kaya yang jahat dan jahil
  39. lemah gemalailemah gemulai
  40. lemah gemulaiberliuk-liuk dengan el; oknya (tentang gerakan tubuh)
  41. lemah langlailemah lunglai
  42. lemah lunglailemah tidak berdaya
  43. lentok kulaiterayun-ayun ke kiri dan ke kanan (keadaan kepala pada waktu berjalan)
  44. lepas pantaidaerah perairan antara batas darat dan laut lepas
  45. lesa lenyaipenat (lemah) sekali
  46. lidah serunaiIstilah musik tali atau bilah tipis pada bagian tiupan serunai yang dapat bergetar
  47. lindang landaihabis sama sekali; tidak bersisa
  48. liuk lampaigerakan yang berkeluk-keluk (tentang gerak pesenam, penari, dan sebagainya) ; tidak kaku
  49. lorong belalaigarbarata
  50. lubuk menjadi pantaiPeribahasa segala sesuatu tiada tetap
  51. luti lenyaisudah lusuh
  52. makan dawaiKiasan miskin sekali
  53. malam inaiBerasal dari bahasa Minangkabau malam menjelang hari perkawinan (pd waktu itu mempelai perempuan dihiasi)
  54. mandi balaimemandikan (seseorang, sesuatu) untuk mengusir roh jahat
  55. mandi basuh lantaiupacara mandi empat puluh hari sesudah bersalin (beranak)
  56. mandi damaimandi bagi mempelai sesudah selesai nikah dan sudah berdamai-damai
  57. manfaat terpakaiIstilah ekonomi bagian manfaat aktiva tetap yang telah hilang
  58. manusia siap pakaitenaga terdidik yang terampil dan profesional serta siap memenuhi kebutuhan tenaga kerja
  59. masak masaisudah berpengalaman; ulung
  60. mata gawaipembantu
  61. mata rantaigelang-gelang pada rantai; (2) Kiasan kejadian (peristiwa, hal, dan sebagainya) yang saling berkaitan
  62. mati berangaimati beragan; mati suri
  63. mati berkafan cindaiPeribahasa mati dengan nama baik (terhormat)
  64. mati mawaimati menggeletak
  65. mayang mengurairambut ikal yang mengurai indah
  66. melabaime.la.bai Verba (kata kerja) melabakan; memberikan laba kepada
  67. melambai-lambaime.lam.bai-lam.bai Verba (kata kerja) melambai
  68. melanjaime.lan.jai lanjai
  69. melupaime.lu.pai Arkais (tidak lazim) Verba (kata kerja) lupa akan (sesuatu)
  70. memada-madaime.ma.da-ma.dai Verba (kata kerja) melakukan sesuatu dengan sekadar cukup saja (tidak berlebih-lebihan)
  71. memalaime.ma.lai Verba (kata kerja) (1) menjadi seperti malai; (2) menghiasi dengan malai: daun padi memalai batang Verba (kata kerja) memepes (ikan kecil-kecil)
  72. memandai-mandaime.man.dai-man.dai Verba (kata kerja) berlagak pandai; menurut pikiran sendiri; berpegang pada pendirian sendiri
  73. memata-mataime.ma.ta-ma.tai Verba (kata kerja) mengamat-amati dengan cara diam-diam: memata-matai kekuatan musuh; ada orang yang memata-matai gerak-geriknya
  74. membadaimem.ba.dai Verba (kata kerja) (1) bertiup kencang (tentang angin): angin membadai semalaman; (2) bagaikan badai; menghebat: serangan yang membadai telah mengobrak-abrik pertahan…
  75. membajaimem.ba.jai mengeraskan besi (pisau dan sebagainya) agar tidak mudah bengkok: baiklah kita membajai besi untuk pisau memberi pupuk: membajai tanah; membajai tanaman
  76. membelai-belaimem.be.lai-be.lai Verba (kata kerja) membelai
  77. membelu-belaimem.be.lu-be.lai Verba (kata kerja) mengeluarkan kata-kata lembut dan manis untuk membujuk
  78. membenderaimem.ben.de.rai Verba (kata kerja) memasang bendera (pd); menghiasi dengan bendera: penduduk membenderai kotanya untuk merayakan peristiwa bersejarah itu
  79. memberi lauk kepada orang membantaiPeribahasa memberi pertolongan kepada orang yang tidak perlu ditolong (orang kaya dan sebagainya)
  80. membonsaimem.bon.sai Verba (kata kerja) membuat (menanam) bonsai: kini ia tidak hanya membonsai beringin, tetapi juga berhasil mengembangkan tanaman yang tidak pernah dijadikan bonsai
  81. membukaimem.bu.kai Verba (kata kerja) membuka berulang kali: ia selalu membukai pintu dan jendela pada setiap pagi menjelang subuh
  82. membunga-bungaimem.bu.nga-bu.ngai Verba (kata kerja) menghiasi dengan bunga-bunga
  83. membungaimem.bu.ngai Verba (kata kerja) menghiasi dengan bunga; memperindah
  84. memburaimem.bu.rai Verba (kata kerja) berderai: keluh kesah memburai dari mulutnya
  85. mementegaime.men.te.gai Verba (kata kerja) (1) memolesi (mengusapi) sesuatu dengan mentega: mementegai roti; (2) Cakapan (tidak baku) memberi apa-apa yang baik (untuk mengambil hati); men…
  86. memeraime.me.rai mencerai-beraikan; menumbuk supaya bercerai-berai (berderai-derai): mereka memerai gula batu
  87. memesonaime.me.so.nai Verba (kata kerja) membuat (seseorang) supaya kena pesona
  88. mempanitiaimem.pa.ni.ti.ai Verba (kata kerja) menjadi panitia: sejumlah tokoh tampak hadir, di antaranya Gubernur... yang mempanitiai peluncuran buku ini
  89. memperduaimem.per.du.ai Verba (kata kerja) memperdua
  90. mempergontaimem.per.gon.tai Verba (kata kerja) memperlambat (tentang berjalan)
  91. memperkaraimem.per.ka.rai menjadikan perkara; mengadukan
  92. mempersataimem.per.sa.tai Verba (kata kerja) Kiasan memecah belah (persatuan)
  93. mempunyaimem.pu.nyai Verba (kata kerja) memiliki; menaruh: perguruan itu mempunyai lima buah fakultas
  94. memusakaime.mu.sa.kai Verba (kata kerja) memberi pusaka kepada; meninggalkan pusaka kepada: orang tua itu memusakai segala hartanya kepada cucu kesayangannya
  95. memutus rangkaime.mu.tus rangkai lemah gemulai (tentang gerak-gerik dan lenggang)
  96. menaikkan bandar sondaiPeribahasa melakukan pekerjaan yang sukar
  97. menampung lantaime.nam.pung lantai mengganti papan lantai yang akan rusak
  98. menanaime.na.nai Verba (kata kerja) menatang; menating
  99. menanyaime.na.nyai Verba (kata kerja) bertanya kepada; hendak mengetahui dengan bertanya; memeriksa (dengan bertanya): polisi sedang menanyai tersangka pembunuhan itu
  100. mencahayaimen.ca.ha.yai Arkais (tidak lazim) memberi cahaya kepada; menerangi; menyinari
  101. mencercaimen.cer.cai Verba (kata kerja) mencerca
  102. mencetai-cetaimen.ce.tai-ce.tai Verba (kata kerja) mencabik-cabik: ia mencetai-cetai kain itu
  103. mencukaimen.cu.kai mengenakan (memungut) cukai (dr): negara boleh mendapat uang dengan mencukai orang banyak
  104. mendakwaimen.dak.wai Verba (kata kerja) menuntut (hak dan sebagainya)
  105. mendornaimen.dor.nai Verba (kata kerja) menghasut; membangkitkan perselisihan: pendeknya, kalau tidak mendornai orang, tidak akan mereka bercekcokan
  106. menduaimen.du.ai Verba (kata kerja) menambah satu lagi hingga menjadi dua (istri dan sebagainya) : ia tidak ingin menduai istrinya
  107. mendukaimen.du.kai menjadikan atau membuat duka pd
  108. menelangkaime.ne.lang.kai Verba (kata kerja) menanyakan (meminang) gadis untuk: dia menelangkai anaknya yang tertua
  109. menemudugaime.ne.mu.du.gai Verba (kata kerja) mewawancarai
  110. mengambaimeng.am.bai Verba (kata kerja) menangkap ikan dengan ambai
  111. mengampaimeng.am.pai Verba (kata kerja) memukul (dengan rotan dan sebagainya)
  112. menganak sungaimeng.a.nak su.ngai Adjektiva (kata sifat) Kiasan mengalir terus-menerus (tentang keringat dan sebagainya)
  113. mengapa-apaimeng.a.pa-a.pai Verba (kata kerja) melakukan sesuatu terhadap; mengapai
  114. mengata-ngataime.nga.ta-nga.tai Verba (kata kerja) mengatai
  115. mengejaime.nge.jai Verba (kata kerja) merentangkan atau meregangkan (kaki, tangan, dan sebagainya)
  116. mengelai-ngelaime.nge.lai-nge.lai Verba (kata kerja) mengelai
  117. mengelaraime.nge.la.rai (1) membuat anyaman (tenunan) bercorak tapak catur; (2) menyimpul anyaman pada pinggirnya; (3) menyulam (menyuji, menekat) di tepi kain
  118. mengelepaime.nge.le.pai bergantung terkulai (seperti pipi orang tua); menjadi terkelepai: pohon itu mengelepai sampai ke tanah
  119. mengenaime.nge.nai Nomina (kata benda) kena pada sasarannya (tujuannya dan sebagainya) : tembakannya tidak mengenai sasaran; dua buah bom atom meledak mengenai tempat penyimpanan mesiu; …
  120. mengertangkan perisaime.nger.tang.kan perisai menangkiskan (memukulkan) perisai
  121. menggaba-gabaimeng.ga.ba-ga.bai Verba (kata kerja) menghiasi dengan gaba-gaba
  122. menggapai-gapaimeng.ga.pai-ga.pai Verba (kata kerja) menggapai
  123. menggelamaimeng.ge.la.mai Verba (kata kerja) membuat gelamai; menjadi gelamai
  124. menggemaimeng.ge.mai Verba (kata kerja) mendatangkan gema atau suara pd: suara azan menggemai seluruh daerah itu
  125. menggemulaimeng.ge.mu.lai Verba (kata kerja) bergerak gemulai
  126. menggeragaimeng.ge.ra.gai Verba (kata kerja) mengait (buaya dan sebagainya)
  127. menggontaimeng.gon.tai Verba (kata kerja) melakukan sesuatu (berjalan, bekerja, dan sebagainya) lambat-lambat
  128. mengibaimeng.i.bai Verba (kata kerja) mengasihani: ia mengibai pengemis yang tua renta itu
  129. mengilai-ilaimeng.i.lai-i.lai Verba (kata kerja) mengilai
  130. menginaimeng.i.nai Verba (kata kerja) melekatkan inai pada kuku supaya merah: orang yang patut-patut turut menginai dan menepungtawari kedua mempelai itu
  131. mengiraime.ngi.rai Verba (kata kerja) menceraikan (istri)
  132. mengotaime.ngo.tai Klasik Verba (kata kerja) memberi berbenteng; membentengi; memagari dengan dinding batu
  133. mengumaime.ngu.mai Verba (kata kerja) mengukir (melarik, membuat) kumai
  134. mengumpamaimeng.um.pa.mai Verba (kata kerja) (1) kalau menyerupai; menyamai; (2) menyamakan dengan; menghormati atau menghargai sebagaimana mestinya
  135. mengundaime.ngun.dai Verba (kata kerja) membuat kundai; menggelung rambut
  136. menjurubicaraimen.ju.ru.bi.ca.rai Verba (kata kerja) menjadi (bertindak sebagai) juru bicara
  137. menubaime.nu.bai menuba
  138. menungkaime.nung.kai Verba (kata kerja) merebahkan (membaringkan) kerbau dan sebagainya (sesudah diikat kakinya)
  139. menyama-nyamaime.nya.ma-nya.mai Verba (kata kerja) menyamai
  140. menyangaime.nya.ngai memanaskan: Ibu menyangai nasi sisa tadi malam
  141. menyeduaime.nye.du.ai Verba (kata kerja) Istilah pertanian memiara ternak atau mengerjakan sawah orang lain dengan mendapat bagian keuntungan (biasanya seperduanya); memperduai: hidup kami…
  142. menyekaime.nye.kai Verba (kata kerja) menyeka
  143. menyelampaime.nye.lam.pai memakai kain selampai (selendang, selempang, dan sebagainya) dengan cara menyampirkan di bahu: masing-masing menyelampai selendang kuning
  144. menyidaime.nyi.dai Verba (kata kerja) mengebiri: teganya dia menyidai anaknya
  145. menyigaime.nyi.gai Verba (kata kerja) memanjat (pohon dan sebagainya) dengan tangga bersigai: sehabis hujan janganlah coba-coba menyigai pohon kelapa
  146. menyiksaime.nyik.sai Verba (kata kerja) berulang-ulang menyiksa: kegemarannya menyiksai binatang
  147. menyimpaime.nyim.pai Verba (kata kerja) membubuh simpai; memberi bersimpai: menyimpai sapu lidi
  148. menyisaime.nyi.sai Verba (kata kerja) meninggalkan sedikit
  149. menyuasanaime.nyu.a.sa.nai Verba (kata kerja) memberi suasana kepada; meliputi: kesedihan masih terlihat menyuasanai keluarganya
  150. merabaime.ra.bai Verba (kata kerja) berkali-kali meraba: ia merabai seluruh tubuh anak yang pingsan itu karena mungkin ada yang luka
  151. merampaime.ram.pai Verba (kata kerja) mencampur berbagai-bagai jenis: merampai gulai ikan dengan terung
  152. merasa-rasaime.ra.sa-ra.sai Verba (kata kerja) meraba-rabai untuk mengetahui sesuatu
  153. merbau pantaipohon yang tinggi lurus, kayu terasnya yang berwarna merah tua digunakan sebagai bahan bangunan, alat rumah tangga, bantalan, tiang listrik dan telepon, dipakai dalam perkapalan da…
  154. merendaime.ren.dai Verba (kata kerja) memberi berenda pd; memasang renda: ia sedang merendai baju barunya
  155. merenyai-renyaime.re.nyai-re.nyai Verba (kata kerja) berasa sakit sedikit-sedikit
  156. meringkaime.ring.kai Verba (kata kerja) menjadi kering: tanaman meringkai karena panjangnya musim kemarau
  157. migrasi berantaiperpindahan penduduk dari satu daerah ke daerah yang lain yang diikuti oleh penduduk daerah asalnya, terjadi apabila rombongan atau orang yang pertama berhasil dan menarik saudara,…
  158. minta ceraimeminta supaya dijatuhi talak
  159. minyak cenduaiminyak wangi guna-guna (untuk menarik hati perempuan)
  160. minyak seraiminyak yang dibuat dari batang serai
  161. mulut sungaimuara sungai
  162. mumbang ditebuk tupaiPeribahasa dikatakan kepada anak perempuan yang masih kecil, tetapi sudah rusak
  163. musang keluailuak; musang keluai kesturi musang yang mengeluarkan bau harum atau jebat, Viverra zibetha
  164. nafkah ceraitunjangan yang diberikan seorang pria kepada bekas istrinya berdasarkan putusan pengadilan yang menyelesaikan perceraian mereka
  165. naik mempelaimenjadi pengantin; (2) tidur yang pertama kali dengan istri atau suami
  166. nyatuh sondainyatuh beringin
  167. ombak menebah pantaiombak me.ne.bah pantai ombak memukul pantai
  168. orang ramaiumum; publik; khalayak ramai
  169. pajak gadaihak untuk mengadakan pegadaian (dengan membayar pajak kepada negara); (2) pegadaian; rumah gadai
  170. pakaian santaipa.kai.an santai pakaian yang dikenakan pada saat santai
  171. panjang lampaikecil tinggi (tentang badan); semampai
  172. panjang tungkaiKiasan hujan
  173. pantun rantaipantun berkait
  174. payung junaiKiasan anak laki-laki tertua yang menjadi pengawas harta keluarga, dalam sistem kewarisan masyarakat matriarkat
  175. pedang samuraipedang seperti yang dimiliki para samurai
  176. pekedaipe.ke.dai Nomina (kata benda) orang yang berkedai; orang yang mempunyai kedai
  177. pelabuhan pantaipe.la.buh.an pantai pelabuhan yang khusus digunakan untuk kapal berlabuh dalam negeri yang mengadakan pelayaran antarpulau
  178. pelalaipe.la.lai Nomina (kata benda) (1) (orang yang) bersifat lalai; pelengah; pemalas; (2) mantra untuk menjadikan orang jadi lalai (lupa)
  179. pelayaran pantaipe.la.yar.an pantai pelayaran yang menyusur pantai
  180. pelesit bangkaipengisap darah anak-anak yang baru meninggal dengan menggali kuburnya
  181. penapaipe.na.pai Nomina (kata benda) orang yang membuat tapai
  182. pengabaipeng.a.bai Nomina (kata benda) orang yang suka mengabaikan (tidak me-medulikan); pelengah
  183. pengangkat rantaipeng.ang.kat rantai [Kap] besi gelondong yang dapat berputar pada lir jangkar, yang berfungsi sebagai penarik rantai jangkar
  184. peraraipe.ra.rai Nomina (kata benda) pelarai; penghilang; penawar
  185. percontoh senaraiper.con.toh senarai Istilah statistik percontoh yang diseleksi dengan mengambil masukan dari daftar barang yang membentuk populasi yang diamati
  186. pesantaipe.san.tai Nomina (kata benda) orang yang bersantai-santai
  187. petak semai[Hut] petak yang dipersiapkan untuk perawatan benih
  188. pinang kotaibuah pinang tua yang sudah kering
  189. pipa rantaipipa yang dilalui oleh rantai jangkar dari bak rantai ke mesin jangkar dan pada umumnya menghubungkan geladak kecil dengan bak rantai
  190. pisang raja serai(buah) pisang yang bentuknya agak panjang dan tidak begitu besar, berkulit kuning, baunya harum
  191. pita cukaipita dari kertas yang bertuliskan harga ditempelkan pada bungkus rokok dan sebagainya
  192. pucat manaipucat kesi
  193. pucuk dicinta ulam tiba (hendak ulam pucuk menjulai)Peribahasa mendapat sesuatu yang lebih daripada apa yang diharapkan
  194. pucuk suraiujung surai atau rambut kuda yang terletak di dahi
  195. puki maikata makian yang sangat kasar
  196. punca sebaiujung sebai yang lepas (tergantung)
  197. ragam santaitahap situasional dari bahasa lisan, sebagian ditandai oleh penggunaan slang dan elipsis dan digunakan dalam lingkungan yang akrab
  198. reput relairusak berpisah-pisah (tentang kayu) karena lapuk atau busuk
  199. retak retaibanyak retaknya
  200. rinai-rinairi.nai-ri.nai Nomina (kata benda) rinai
  201. rumah gadaikantor tempat menggadaikan barang-barang
  202. rumah peraipenjara
  203. sajak delapan seuntaisajak yang terdiri atas delapan larik dalam satu bait; oktaf
  204. sajak dua seuntaisajak yang terdiri atas dua larik dalam satu bait; distikon
  205. sajak empat seuntaisajak yang terdiri atas empat larik dalam satu bait; kuatren
  206. sajak enam seuntaisajak yang terdiri atas enam larik dalam satu bait; sekstet
  207. sajak lima seuntaisajak yang terdiri atas lima larik dalam satu bait; kuin
  208. sajak rangkaisajak yang disusun berdasarkan letak kata dalam larik-larik, kata yang bersajak terletak pada setiap kata terakhir secara berturut-turut
  209. sajak tiga seuntaisajak yang terdiri atas tiga larik dalam satu bait; terzina
  210. sajak tujuh seuntaisajak yang terdiri atas tujuh larik dalam satu bait; septet
  211. sajang tapaiminuman keras dari tapai
  212. sampai-sampaisam.pai-sam.pai Adverbia (1) begitu tiba: sampai-sampai dia langsung merebahkan diri karena letihnya; (2) bahkan; malahan: sampai-sampai keperluan hidup sehari-harinya pun masih…
  213. sandang gawaiberjual beli pekerjaan rodi
  214. santung pelalaiguna-guna yang menyebabkan gadis tidak dapat menemukan jodoh atau tidak mau menikah
  215. sarang tupaitempat tupai beranak; (2) tumbuhan yang daunnya dibuat lalap; Aneilema nudiflorum
  216. sayup sampaihampir atau kurang sedikit tercapai (tentang mencapai, menjangkau, dan sebagainya) : tangannya diulurkannya sayup sampai sampai (pd buah itu); (2) kurang sedikit sampai pada mata …
  217. segar dipakaiPeribahasa sesuatu yang dihargai hanya pada waktu baik (bagus) saja
  218. selak perisaimembawa perisai yang diletakkan pada lengan
  219. senam lantaisenam yang terdiri atas berbagai gerakan mirip balet dan berjungkir balik biasanya dilakukan tanpa alat bantu; senam yang memeragakan gerakan akrobatik dan jungkir balik dengan men…
  220. senggugut bangkaipenyakit perdarahan yang mungkin dapat membawa maut bagi penderita
  221. sepandai-pandaise.pan.dai-pan.dai Adjektiva (kata sifat) betapa pun pandainya
  222. sepemakaise.pe.ma.kai Nomina (kata benda) satu stel pakaian; seperangkat pakaian
  223. sepencapaise.pen.ca.pai Verba (kata kerja) sejauh tangan mencapai; sejangkau
  224. serai gulaiserai yang dipakai sebagai rempah gulai; Cymbopogon citratus
  225. seri balaiKlasik tempat yang ketinggian dalam balai penghadapan
  226. seri pantaiKiasan tampak elok (bagus, cantik) kalau dilihat dari dekat
  227. serta-menyertaiser.ta-me.nyer.tai Verba (kata kerja) mencampuri (perkara orang); ikut campur; ikut-ikut
  228. serumpun bagai seraise.rum.pun bagai serai, selubang (seliang) bagai tebu Peribahasa bersatu hati-hati dalam segala hal
  229. serumpun seraiPeribahasa seia sekata; rukun sekali
  230. seruntaise.run.tai Nomina (kata benda) seikat (buah-buahan); sejaras; segugus
  231. sesampaise.sam.pai Verba (kata kerja) (1) setiba; setelah tiba: barang-barang itu hilang sesampai di tempat tujuan; (2) semampu; secukup: aku mencari tempat pondokan murah sesampai gaji…
  232. siap pakai(tentang tamatan sekolah dan sebagainya) terampil dan profesional serta dapat langsung (tanpa pelatihan lagi) menjalankan pekerjaan; (2) persediaan (obat dan sebagainya) yang tela…
  233. siapa yang makan cabaiPeribahasa (1) siapa yang berbuat kurang baik akan merasakan akibatnya; (2) siapa yang merasa tersindir berarti telah berbuat seperti yang disindirkan itu
  234. sidang ramaiorang banyak; umum
  235. sigai dua segeragaiPeribahasa suatu perkara yang bersangkut paut dengan perkara yang lain
  236. simpang sungaianak sungai
  237. sorak semaraisorak-sorai
  238. sudah lulus maka hendak melantaiPeribahasa sudah celaka baru ingat
  239. sunting malaihiasan rambut yang dipasang di belakang telinga
  240. surat berantaisurat rantai
  241. surat ceraisurat yang menyatakan bahwa sepasang suami istri telah sah bercerai
  242. surat gadaisurat tanda meminjam uang dengan menggadaikan barang
  243. surat rantaisurat yang dikirimkan kepada seseorang dan yang harus disalin dan dikirimkan lagi kepada orang lain
  244. susuk kundaipenyemat sanggul wanita
  245. susur pantaitepi pantai
  246. tak ada kusut yang tak selesaiPeribahasa tidak ada perselisihan yang tidak dapat didamaikan
  247. tak ada padi yang bernas setangkaiPeribahasa tidak ada satu pun yang sempurna
  248. tali gaiistilah pelayaran giuk
  249. tali lalai[lay] tali kapal (perahu) untuk memutar kayu palang tempat menggantungkan layar
  250. tali usaiistilah pelayaran tali untuk menarik (kapi, kerek, dan sebagainya)