rima akhir · 2.302 kata

Kata berima -ai

Halaman 3 dari 10. Cari rima lain.

250 kata per halaman

Berbunyi -ai

250 dari 2.302
  1. semarai1se·ma·rai Mk a pecah belah; merekah; berkembang
  2. tempunaitem·pu·nai n 1 pohon yg buahnya spt buah nangka berukuran kecil; mandalika; Atocarpus rigida; 2 buah tempunai
  3. berbuaiber.bu.ai Verba (kata kerja) berayun-ayun: kereta itu bergantung dan -
  4. bergadaiber.ga.dai meminjam uang dengan menyerahkan barang sebagai tanggungan: ia terpaksa bergadai untuk membayar kontrak rumahnya
  5. meladaime.la.dai membubuhi lada (pd sayur dan sebagainya)
  6. melempaime.lem.pai Verba (kata kerja) menggantung lemah (seperti dahan yang lentur); terkelepai (seperti bendera, telinga anjing)
  7. membelanjaimem.be.lan.jai menanggung belanja seseorang; membiayai: selama sekolah yang -nya adalah pamannya
  8. membencanaimem.ben.ca.nai Arkais (tidak lazim) Verba (kata kerja) mengganggu; menyusahkan
  9. membuayaimem.bu.a.yai Verba (kata kerja) Kiasan (1) menipu; memperdayakan: sudah sering ia membuayai pedagang-pedagang, tetapi belum pernah tertangkap; (2) menggertak; menakut-nakuti: ge…
  10. menceritaimen.ce.ri.tai Verba (kata kerja) bercerita kepada: Nenek sering menceritai cucu- cucunya tentang perjuangan raja-raja pada zaman dulu
  11. menganiayaimeng.a.ni.a.yai Verba (kata kerja) menganiaya
  12. menghambaimeng.ham.bai Verba (kata kerja) menghamba kepada
  13. menintaime.nin.tai Verba (kata kerja) menandai dengan tinta: sekretaris direktur itu sibuk menginventariskan berita yang berhubungan dengan pemerintahan dengan menintai surat-surat kabar
  14. menyalaime.nya.lai Verba (kata kerja) (1) mengeringkan, mengasapi (ikan, daging, pisang) di atas api; (2) memanaskan (wanita yang baru melahirkan) dengan cara mendekatkannya pada api
  15. menyaraime.nya.rai Verba (kata kerja) menyara
  16. menyataime.nya.tai Verba (kata kerja) membuat satai
  17. menzinaimen.zi.nai Verba (kata kerja) berbuat zina kepada (dengan); menyetubuhi (meniduri, menggauli) dengan tidak sah: ia disangka menzinai istri tetangganya
  18. merataime.ra.tai Verba (kata kerja) merata ke segenap bagian (penjuru, lapisan, dan sebagainya) ; meliputi (mengenai, melingkupi, mencakup) semua: bintik-bintik merah yang gatal meratai …
  19. meredaime.re.dai Verba (kata kerja) meredakan
  20. pelaraipe.la.rai Nomina (kata benda) (1) orang yang melarai perselisihan; (2) penawar (penyembuh penyakit)
  21. pencanaipen.ca.nai Nomina (kata benda) (1) orang yang bekerja mencanai; pengasah; penyerudi: ia bekerja sebagai pencanai intan; (2) alat atau benda untuk mencanai, menggiling, menggelek…
  22. terampaiter.am.pai Verba (kata kerja) (1) tergantung; tersampir; (2) tersandar(kan)
  23. termeteraiter.me.te.rai Verba (kata kerja) (1) kena cap; kena meterai; (2) Kiasan menjadikan lekat sama sekali: termeterai dalam hati, tersurat (terasa dan sebagainya) dalam hati
  24. tersamaiter.sa.mai Verba (kata kerja) dapat disamai
  25. aiai p kata seru untuk menyatakan heran dsb: -- , dr mana kauperoleh bunga-bunga itu?
  26. alai-belaialai-be·lai ark n bujukan
  27. ambai-ambai1am·bai-am·bai n tumbuhan (benalu), Rafflesia hasseltii
  28. ampai-ampai4am·pai-am·pai n binatang laut yg badannya spt agar-agar berjurai-jurai tepinya; ubur-ubur
  29. anai-anaianai-anai n semut putih; rayap: tiang rumah itu hancur dimakan --; busut juga yg ditimbun -- , pb 1 yg biasa bersalah juga yg dituduh orang dl suatu kejahatan; 2 orang yg kaya juga…
  30. anak sungaianak su·ngai n cabang sungai; sungai kecil; meng·a·nak su·ngai a ki mengalir terus-menerus (tt keringat dsb)
  31. ancai1an·cai Mk a rusak; hancur; binasa; meng·an·cai·kan v merusakkan; menghancurkan; membinasakan
  32. bagaiba·gai 1 kl n jenis; macam: permata sembilan --; 2 n sama; persamaan; banding: tidak ada -- nya; 3 p kata depan untuk menyatakan perbandingan; seperti; laksana: -- kucing dan anjin…
  33. balai-balaiba·lai-ba·lai n tempat duduk atau tempat tidur yg dibuat dr bambu atau kayu
  34. baronsaiba·ron·sai ? barongsai
  35. belu-belaibe·lu-be·lai ark a 1 banyak mulut; cerewet; 2 kata-kata lembut dan manis; mem·be·lu-be·lai v mengeluarkan kata-kata lembut dan manis untuk membujuk
  36. bengkelaibeng·ke·lai v cak berkelahi
  37. berangaibe·ra·ngai lihat mati
  38. biumbaibi·um·bai n tunangan (Dayak)
  39. bizuraibi·zu·rai kl n raja muda
  40. bongsaibong·sai ? bonsai
  41. bunjaibun·jai Mk n rumbai-rumbai; jumbai bertenun sampai ke -- nya, pb mengerjakan sesuatu harus sampai selesai
  42. cadai1ca·dai, men·ca·dai v bergurau; bermain-main; berolok-olok
  43. cenduaicen·du·ai n guna-guna (mantra) untuk memikat hati wanita; ber·cen·du·ai v 1 bersenda gurau; 2 bercumbu-cumbuan dng perempuan dng maksud memikat hatinya
  44. cengkuraiceng·ku·rai n kain sutra yg berbunga-bunga; cindai
  45. cerai-beraice·rai-be·rai a berpisah-pisah (berpecah-pecah, bubar) tidak keruan; bongkar-bangkir; porak-parik; berantakan; ber·ce·rai-be·rai v cerai-berai; men·ce·rai-be·rai·kan v menjadikan c…
  46. cerataice·ra·tai ark v, men·ce·ra·tai·kan v menceritakan (mempercakapkan) dng ramai
  47. cetaice·tai ark a, ber·ce·tai-ce·tai a robek panjang di beberapa tempat (tt kain dsb); cabik-cabik; koyak-koyak; berketai-ketai; men·ce·tai-ce·tai v mencabik-cabik: ia ~ kain itu
  48. cipaici·pai n jenis kera simpai; Semnopithecus melalophos
  49. cukimaicu·ki·mai n kas puki makmu (dipakai untuk cacian)
  50. dawai-dawaida·wai-da·wai n tumbuhan; Smilax calophylla
  51. dembaidem·bai v, ber·dem·bai-dem·bai v bercakap-cakap dan berolok-olok
  52. embuaiem·bu·ai kl n sebutan untuk perempuan pegawai istana: hai -- , jika tuan hamba tiada percaya, tanyakan kpd permaisuri
  53. gedembaige·dem·bai n kelambai
  54. gegaige·gai a mudah lepas dsb; tidak kuat buatannya (tt perahu, rumah, dsb); tidak kukuh
  55. gelembaige·lem·bai ? kelambai
  56. gelepaige·le·pai a, meng·ge·le·pai a terkulai ke bawah (dahan yg patah, gelambir, bendera yg basah dll)
  57. gerapaige·ra·pai v, meng·ge·ra·pai v meraba-raba hendak memegang; mencapai-capai (ke atas, ke kiri, ke kanan) hendak memegang dsb; menggapai
  58. gulambaigu·lam·bai Mk n hantu yg konon dapat menyebabkan rumah terbakar
  59. gunjaigun·jai n jumbai; rumbai-rumbai (perhiasan tajuk dsb); gunci
  60. halai-balaiha·lai-ba·lai a 1 kusut (kacau) tidak keruan; 2 terlantar (tidak terpelihara); meng·ha·lai-ba·lai·kan v 1 mengacaukan; mengusutkan; 2 melalaikan; mengabaikan
  61. hudaihu·dai kl n mundam
  62. jebaije·bai, ber·je·bai v berserak-serak tidak teratur
  63. jerabaije·ra·bai, ber·je·ra·bai a dl keadaan bergantungan berjumbai-jumbai (spt carik-carik kain yg dipasang pd tali); kain rentang yg terkoyak-koyak
  64. jerambaije·ram·bai, ber·je·ram·bai v bergantung berjumbai-jumbai
  65. jujaiju·jai kl a, ber·ju·jai a terus-menerus, tidak berhentinya (tt hujan, orang yg pergi datang, dsb)
  66. karpaikar·pai kl n tas tempat menyimpan peluru senjata
  67. kecaike·cai a, ber·ke·cai a remuk (pecah, robek, dsb) hingga menjadi kecil-kecil: kaca itu dibantingnya hingga ~; ber·ke·cai-ke·cai v berkecai; ter·ke·cai a berkecai
  68. kelaraike·la·rai n 1 corak (tenunan, anyaman, dsb) yg berbentuk tapak catur; 2 Mk simpul anyaman di pinggir; 3 sulaman (tekat) pd tepi kain; me·nge·la·rai v 1 membuat anyaman (tenunan) be…
  69. kelembuaike·lem·bu·ai n siput (keong) yg besar, biasanya terdapat di rawa atau di sawah; Ampulla ampullacea
  70. kelempaike·lem·pai v, ter·ke·lem·pai v terbaring dng lemah lunglai
  71. keluaike·lu·ai n binatang liar spt kucing, sering mencuri ayam pd malam hari; luak: musang --; Paradoseurus
  72. kemalaike·ma·lai ? gemulai
  73. kerangkaike·rang·kai n 1 pohon yg kayunya keras, dipakai sbg bahan pembuat lingkar roda, tangkai pacul; Quercus rajah; 2 kayu kerangkai
  74. kerepaike·re·pai ? kerpai
  75. kernaiker·nai, me·nger·nai v menyayat; mencincang (daging dsb)
  76. kersaiker·sai a berbutir-butir (berderai), tidak lembik (tt nasi)
  77. kilaiki·lai n kumparan benang untuk memintal
  78. lamdukpailam·duk·pai n tumbuhan melilit, akarnya dipakai untuk obat penyakit cacar; empis musang
  79. langlailang·lai a lunglai
  80. lanjailan·jai a tinggi lampai; ramping; semampai; me·lan·jai a lanjai
  81. lansailan·sai ? 1langsai
  82. lembailem·bai /lémbai/, me·lem·bai Mk v 1 melambai (tangan, sapu tangan, dsb): anak itu ~ terus meskipun ayahnya sudah menghilang dr pandangannya; 2 menjilat-jilat (tt api): rumah tempat…
  83. lempenailem·pe·nai ? lampeni
  84. lengkaileng·kai a ramping dan tidak kaku; semampai; lampai
  85. licuraili·cu·rai n tarian selamat datang (di Timor Timur)
  86. lontailon·tai ark v, me·lon·tai v berkeluk (tt garis dsb); melentuk: liku-liku garis ~ dl seni lukis dan seni pahat
  87. lunyailu·nyai a lusuh (tt pakaian dsb); kumal
  88. mahaligaima·ha·li·gai ? mahligai
  89. merpelaimer·pe·lai ? mempelai
  90. mulaimu·lai 1 v mengawali berbuat (bertindak, melakukan, dsb): orang-orang sudah hampir selesai, kita baru --; 2 p sejak: penataran berlangsung -- tanggal 5—18 Januari tahun ini
  91. nyenyainye·nyai a tidak kerap, tidak padat, atau tidak rapi (tt tenunan anyaman, tenunan, jahitan); jarang
  92. pesaipe·sai adv, ber·pe·sai-pe·sai adv terlepas dan bercerai-cerai (tt barang yg seharusnya melekat atau bercampur menjadi satu); bercerai-cerai (tt pasukan dsb); berantakan
  93. remaire·mai a berasa nyeri di tulang
  94. rempenairem·pe·nai n 1 pohon yg tidak terlalu tinggi, daunnya dibuat obat kudis; Ardisia humilis; 2 daun rempenai
  95. remunggaire·mung·gai n 1 pohon yg daunnya dapat dimakan untuk obat dsb; kelor; Moringa oleifera 2 daun remunggai
  96. rinyairi·nyai Mk ? 1rinai
  97. rumbai-rumbairum·bai-rum·bai n alat pd ubur-ubur yg terdapat di sekeliling lubang mulut dan diliputi dng sel-sel jelatang untuk melumpuhkan (mematikan) mangsanya
  98. runtairun·tai n, me·run·tai v bergantung terayun-ayun; berjuntai; se·run·tai n seikat (buah-buahan); sejaras; segugus
  99. sampai1sam·pai v 1 mencapai; datang; tiba: setelah berjuang melawan badai, akhimya perahu kami -- di pantai dng selamat; kami -- di Bandung malam hari; 2 berbatas: kedalaman sungai hanya…
  100. sebagaise·ba·gai lihat bagai
  101. sedawaise·da·wai n dawai-dawai
  102. sengsaiseng·sai ? sansai
  103. serabaise·ra·bai ? serabi
  104. serindai1se·rin·dai n hantu air yg konon suka mengganggu orang perempuan; puntianak; kuntilanak
  105. serkaiser·kai v, me·nyer·kai v 1 memulas (memiuh, meremas, memerah) supaya air atau patinya keluar (tt adonan yg dibungkus kain, kain basah, dsb); 2 mengayak (tt tepung dsb); 3 menapis d…
  106. serpaiser·pai ? serpih
  107. sorak-soraiso·rak-so·rai n suara teriak dan pekik beramai-ramai (tanda gembira, menghina, dsb): -- penonton terdengar saat menyaksikan pertandingan final sepak bola; ber·so·rak-so·rai v berso…
  108. tempilaitem·pi·lai n 1 pohon yg kayunya baik untuk bahan rumah; Urandra corniculata; 2 kayu tempilai
  109. tenggadaiteng·ga·dai n bakau yg tumbuh di rawa-rawa di bagian dalam hutan bakau; Ceriops decandra
  110. tupai-tupaitu·pai-tu·pai n sekerat kayu yg dilekatkan (dipakukan) pd tiang, pohon, dsb; -- geladak Kap peranti yg biasanya terbuat dr baja cor yg dipasang di atas geladak tongkang atau kapal-…
  111. ubah suaiubah su·ai, meng·u·bah·su·ai·kan v menjadikan sesuatu berubah supaya sesuai dng kehendak (keperluan dsb); ubah su·ai·an n hasil mengubahsuaikan; peng·u·bah·su·ai·an n proses, cara,…
  112. usaiusai v bubar; berakhir; selesai; habis; sudah lampau: krn kedua pihak sudah letih, perkelahian -- dng sendirinya; sebelum pertunjukan -- , dia sudah keluar; meng·u·sai v 1 bubar; b…
  113. wahaiwa·hai p kata seru untuk menarik perhatian, memanggil, memperingatkan, dsb: -- anakku, ingatlah pesanku!
  114. adakah buaya menolak bangkaiPeribahasa orang jahat akan berbuat jahat kalau ada kesempatan
  115. alah membeli menang memakaiPeribahasa barang yang baik memang mahal harganya, tetapi dapat lama dipakai
  116. alas lantaikain kanvas tahan air, biasanya dipakai untuk menutupi seluruh lantai
  117. alur sungaidasar sungai yang lekuknya dalam dan memanjang
  118. angin badaiangin yang datang dari satu jurusan hingga beberapa waktu lamanya
  119. angin si sapai-sapaiangin sepoi-sepoi
  120. arus sungaiistilah geografi dan geologi arus yang terdapat pada aliran air sungai
  121. atas sungaihulu sungai
  122. awat-awat sampaihampir tidak sampai (tentang suara)
  123. ayam gulaiayam tua berumur lebih dari satu tahun; (2) daging ayam yang digulai
  124. babi merasa gulaiPeribahasa menyama-nyamai orang besar (kaya)
  125. babi muraibabi alu
  126. babi rantaibabi hutan yang bercambang (berjanggut) dan hidup menyendiri, tidak berkawan
  127. bagai anjing melintang denaiPeribahasa sangat gembira (sombong)
  128. bagai kena santung pelalaiPeribahasa gadis yang lupa (tidak ingat) akan bersuami (karena diguna-gunai orang)
  129. bagaimana ditanam begitulah dituaibagaimana di.ta.nam begitulah dituai Peribahasa tiap-tiap orang berbuat jahat, jahat pula balasannya, demikian pula kebalikannya
  130. bahan pakaibahan yang dipakai untuk sarana (kelengkapan) produksi (msl kertas dan tinta fotokopi bagi mesin fotokopi)
  131. bahasa santaibahasa yang digunakan dalam situasi yang bersifat pribadi dan suasana akrab
  132. baju indah dari balaiPeribahasa hukuman sudah diputuskan dan tidak boleh dibanding lagi
  133. baju rantaibaju halkah
  134. baju terataibaju seroja
  135. bakteri penguraibakteri yang hidupnya dari menguraikan jasad lain
  136. balik juraibentuk perkawinan yang suaminya tinggal di kediaman kerabat istri setelah dia memberi antaran karena seorang anak dari keturunannya akan meneruskan garis keturunan laki-laki
  137. banding nilaiperbedaan harga uang di suatu negara dibanding dengan harga uang negara lain
  138. barang tunanilaibarang konsumsi yang jumlah pembelian dan pemakaiannya berkurang akibat bertambahnya pendapatan konsumen
  139. basuh balaiuang biaya perkara
  140. basuh lantaiupacara mandi sesudah 40 hari melahirkan
  141. batu canaibatu asah; gerinda
  142. bau busuk tidak berbangkaiPeribahasa celaan (fitnah dan sebagainya) yang tidak benar
  143. bawang bombaibawang benggala
  144. bea cukaiperihal (urusan) yang berhubungan dengan pajak
  145. bea meteraipajak dalam bentuk segel
  146. becermin bangkaibe.cer.min bangkai Kiasan menanggung malu
  147. belalang dapat menuaiPeribahasa dapat keuntungan tanpa disengaja
  148. beramai-ramaibe.ra.mai-ra.mai (secara) bersama-sama; (dalam jumlah banyak): orang datang beramai-ramai ke tempat kecelakaan itu sehingga lalu lintas terhenti sejenak; mereka beramai-ramai meny…
  149. berandai-randaibe.ran.dai-ran.dai Verba (kata kerja) Kiasan berangkai berturut-turut: tampaklah gelombang memecah ke pasir pantai lalu berderai sambil memekik berandai-randai
  150. berangkai-rangkaibe.rang.kai-rang.kai Verba (kata kerja) mempunyai rangkaian; bergandeng-gandeng; sambung-menyambung: berangkai-rangkai bunga cempaka itu disusun; berangkai-rangkai kejadian yang s…
  151. berantai-rantaibe.ran.tai-ran.tai Verba (kata kerja) bersambung-sambung; berturut-turut
  152. berbagaiber.ba.gai Verba (kata kerja) (1) kalau mempunyai persamaan; berbanding; bertara: parasnya elok tiada -; (2) bermacam-macam; berjenis-jenis: berbagai daya upaya telah dilakukan;…
  153. berbagai-bagaiber.ba.gai-ba.gai Verba (kata kerja) bermacam-macam; berjenis-jenis
  154. berbayar tunaiber.ba.yar tunai membayar kontan (tidak mengangsur atau bertangguh)
  155. berbidai-bidaiber.bi.dai-bi.dai Adjektiva (kata sifat) Cakapan (tidak baku) babak belur
  156. berbuai-buaiber.bu.ai-bu.ai Verba (kata kerja) berbuai
  157. bercenduaiber.cen.du.ai (1) bersenda gurau; (2) bercumbu-cumbuan dengan perempuan dengan maksud memikat hatinya
  158. bercerai-beraiber.ce.rai-be.rai Verba (kata kerja) cerai-berai
  159. bercerai-ceraiber.ce.rai-ce.rai Verba (kata kerja) terpisah-pisah; berantakan: setelah direndam di air, kerak nasi itu menjadi bercerai-cerai
  160. bercukaiber.cu.kai Verba (kata kerja) dikenakan cukai: barang-barang untuk dipakai sendiri tidak bercukai
  161. bergantung pada rambut sehelaiPeribahasa berada dalam keadaan yang sangat sulit (bahaya)
  162. bergontaiber.gon.tai Adjektiva (kata sifat) perlahan-lahan dan agak terhuyung-huyung (tentang berjalan): si Belang pun meringkik sambil lari bergontai
  163. berhandai-handaiber.han.dai-han.dai Verba (kata kerja) berkawan-kawan; bergaul: taman di tepi sungai itu merupakan tempat berhandai-handai bagi pemuda-pemudi kota ini
  164. berjulaiber.ju.lai Verba (kata kerja) bergantung menjulur (menjuntai) seperti akar yang akan melilit dan sebagainya: carang itu berjulai
  165. berjulai-julaiber.ju.lai-ju.lai Verba (kata kerja) berjulai
  166. berjumbai-jumbaiber.jum.bai-jum.bai Adjektiva (kata sifat) berumbai-rumbai; berjurai-jurai; bergantung ujungnya
  167. berjuntai-juntaiber.jun.tai-jun.tai Verba (kata kerja) berayun-ayun
  168. berjurai-juraiber.ju.rai-ju.rai Verba (kata kerja) berjurai
  169. berkecai-kecaiber.ke.cai-ke.cai Verba (kata kerja) berkecai
  170. berkedaiber.ke.dai Verba (kata kerja) (1) membuka kedai; berdagang kecil-kecilan: banyak orang berkedai di tepi jalan; (2) berbelanja di kedai: ia hendak berkedai ke pasar
  171. berkelepai-kelepaiber.ke.le.pai-ke.le.pai Verba (kata kerja) terkulai-kulai
  172. berkiraiber.ki.rai Verba (kata kerja) Bahasa kasar pergi; enyah: berkirai lah engkau dari sini
  173. berkumaiber.ku.mai Verba (kata kerja) ada kumainya; memakai kumai: bingkai itu berkumai
  174. berkumpaiber.kum.pai Verba (kata kerja) (1) berjumbai; berumbai; (2) panjang, lebar, dan halus seperti kumpai (tentang ekor ikan dan sebagainya)
  175. berkuraiber.ku.rai Verba (kata kerja) berurat atau bergaris-garis; memiliki kurai: kayu yang berkurai; keris berkurai pamor naga berenang
  176. berlalai-lalaiber.la.lai-la.lai Verba (kata kerja) (1) tidak memperhatikan; (2) bermalas-malas; (3) berlambat-lambat
  177. bermamaiber.ma.mai Verba (kata kerja) berkata-kata dalam tidur; mengigau: semalam ia bermamai sehingga saya terbangun
  178. berpandai-pandaiber.pan.dai-pan.dai Verba (kata kerja) berbuat sesuatu untuk orang lain tanpa bertanya dulu kepada yang berkepentingan
  179. bersalaiber.sa.lai Verba (kata kerja) (1) (sedang) dipanggang atau diasapi di atas api; (2) berdiang di dekat api (tentang perempuan yang hamil)
  180. bersantai-santaiber.san.tai-san.tai Verba (kata kerja) melakukan sesuatu dengan bebas tanpa ketegangan: selama liburan kerjanya hanya bersantai-santai di rumah
  181. bersigaiber.si.gai Verba (kata kerja) ada sigainya (tentang tangga): tangga bersigai
  182. bersijundaiber.si.jun.dai Verba (kata kerja) bernyanyi-nyanyi tanpa sadar diri karena disihir
  183. bersorak-soraiber.so.rak-so.rai Verba (kata kerja) bersorak beramai-ramai: para remaja bersorak-sorai kegirangan sambil berjoget
  184. bersua baji dengan matan (tahan baji oleh kelidai)Peribahasa keras (berani, kuat) lawan keras (berani, kuat)
  185. bertabur uraiber.ta.bur urai banyak berderma (bersedekah, menjamu, dan sebagainya)
  186. bertampuk bertangkaiber.tam.puk bertangkai ada bukti (keterangan, alasan, jaminan) yang kuat
  187. bertikai pangkaiber.ti.kai pangkai berselisih; bercekcok; bertengkar
  188. bertimbang tunaiber.tim.bang tunai melaksanakan pembelian sesuatu dengan membayar tunai; (2) menjawab pertanyaan dan sebagainya dengan tepat
  189. bertindih bangkaiber.tin.dih bangkai bangkai (mayat) bertumpuk-tumpuk (yang satu di atas yang lain)
  190. berumbai-rumbaibe.rum.bai-rum.bai Verba (kata kerja) bergantungan pada ujungnya; berjumbai-jumbai
  191. beruntai-untaiber.un.tai-un.tai Kata bilangan banyak untaiannya (mercon dan sebagainya) ; berenteng-renteng; berangkai-rangkai
  192. berunyai-unyaiber.u.nyai-u.nyai Verba (kata kerja) berunyai
  193. besi lantaibesi yang merupakan lempengan yang lebar
  194. biawak serunai, biawak yang moncongnya lancip; Varanus rudicollis
  195. bor lepas pantai[Pet] pengeboran minyak atau gas di laut atau di danau besar
  196. buang lambaimengayunkan tangan (dalam tari)
  197. bubuk pemuairagi berupa bubuk untuk memuaikan adonan roti dan sebagainya
  198. bujang berceraijanda karena diceraikan suaminya
  199. buku nilaicatatan guru tentang nilai pelajaran yang dicapai murid
  200. bulu rambaibulu yang panjang-panjang (seperti ekor ayam, kuda)
  201. bunga bangkaipohon yang bunganya berbunga 1-3 tahun sekali, Amophophallus titanum (ditemukan di Sumatra oleh Beccari pada tahun 1868)
  202. bunga kundaibunga untuk menghiasi kundai (sanggul)
  203. bunga rampaibeberapa jenis bunga harum yang dicampur; (2) kumpulan karangan atau cerita pilihan; antologi; (3) kumpulan lagu pilihan
  204. bunga serunaikembang teluki
  205. burung cabaiburung kecil yang kepalanya merah
  206. burung muraiLihat murai
  207. burung punaiLihat punai
  208. bus pegawaibus yang digunakan khusus untuk mengangkut pegawai
  209. busut juga yang ditimbun anai-anaiPeribahasa (1) yang biasa bersalah juga yang dituduh orang dalam suatu kejahatan; (2) orang yang kaya juga yang bertambah kekayaannya
  210. carut capaiArkais (tidak lazim) carut-marut
  211. celana cutbraicelana panjang yang lebar bagian bawahnya
  212. cencang dua segeraiPeribahasa sekali jalan dua pekerjaan selesai
  213. cerdik pandaiterpelajar; cerdik cendekia
  214. cerita berantaiIstilah sastra rangkaian cerita yang cerita pertamanya membuahkan cerita kedua dan selanjutnya; cerita berantai berbingkai Istilah sastra cerita yang di dalamnya mengandung cerita …
  215. cerita bingkaiIstilah sastra cerita berbingkai
  216. ceruk rantaiistilah pelayaran tangki atau ruangan di bagian belakang atau buritan kapal, biasanya digunakan sebagai tangki bilas atau tangki air tawar
  217. cincin meteraicincin cap
  218. cincin rantaicincin (tidak berpermata) yang berbentuk rantai yang dilingkarkan
  219. daerah pantaidaerah di pinggir laut
  220. daftar nilaisusunan angka pada rapor (ijazah dan sebagainya) siswa sebagai hasil ulangan (ujian) yang diperolehnya sesuai dengan kecakapan atau prestasinya (berkisar antara 1 dan 10 atau 10 da…
  221. daya suaikemampuan menyesuaikan diri; daya adaptasi; (2) Istilah fisika kemampuan mata membias sinar; akomodasi
  222. dekat tak tercapaiPeribahasa sesuatu yang dekat dengan kita, tetapi tidak dapat kita ambil karena tiada upaya
  223. dilapih kelembaidi.la.pih kelembai Kiasan kusut-marut; kusut sekali (tentang rambut)
  224. disigaidi.si.gai dipanjat dengan tangga bersigai
  225. dp hidup bercermin bangkaiPeribahasa daripada hidup menanggung malu, lebih baik mati
  226. duduk berjuntaiduduk di tempat yang tinggi dengan kaki berjuntai
  227. dunia ramaialam kehidupan sekarang (bukan alam setelah mati)
  228. ekonomi kedaicara berdagang tradisional dalam masyarakat negara berkembang yang berupa usaha kecil-kecilan oleh rakyat dengan ciri, seperti harga barang tidak pasti, adanya tawar-menawar, adany…
  229. ekor tupaitumbuhan, Uraria lagopodioides
  230. elang bangkaiburung buas pemakan bangkai dan sampah, bulunya putih gelap, tepi sayapnya hitam, ujung paruh bengkok seperti kait, tingginya 70 cm, jarak bentang kedua ujung sayap 1,60 m, hidup d…
  231. emas uraiemas yang berbutir-butir halus
  232. enau mencari (memanjat) sigaiPeribahasa perempuan mencari laki-laki
  233. endap di balik lalang sehelaien.dap di balik lalang sehelai Peribahasa menyembunyikan sesuatu atau bersembunyi di tempat yang mudah diketahui orang
  234. garis pantaigaris yang memisahkan pantai dari daratan yang mencakup teluk, tetapi memotong lurus muara sungai dan teluk sempit; (2) jalur sempit tempat bertemunya laut dan daratan
  235. gelang rantaimata rantai; (2) gelang yang berbentuk seperti rantai
  236. hak pakaihak untuk memakai, misalnya hak memakai tanah sesuai dengan ketentuan hukum
  237. hantu sungaihantu yang menjaga atau menghuni sungai
  238. harga tunaiharga yang dibebankan jika pembayaran diselesaikan dalam waktu yang ditentukan, yaitu lazimnya dalam 30 hari
  239. hendak mulia bertabur uraiPeribahasa jika orang ingin mendapatkan kemuliaan atau ingin mulia di mata orang lain, hendaklah berani mengeluarkan uang, jangan kikir
  240. hilir sungaibagian sungai sebelah bawah
  241. hujan renyaihujan gerimis
  242. hulu sungaisungai sebelah atas; udik
  243. hutan pantaihutan yang terbentuk di pantai berpasir dan berbatu
  244. ibu sungaisungai yang besar dan bercabang-cabang
  245. ikan pantaiikan yang hidupnya dekat pantai atau ikan yang jarang dijumpai jauh dari pantai
  246. ikan salaiikan yang dikeringkan di atas api (dipanggang atau diasapi)
  247. ikan sungaiikan air tawar
  248. iklim suaiiklim yang disesuaikan dengan keperluan tertentu, diperoleh melalui proses ventilasi, pendinginan, dan sebagainya
  249. ilmu uraiilmu tentang susunan tubuh dan hubungan alat tubuh; anatomi
  250. jalan damaicara yang ditempuh atau keputusan yang diambil oleh yang berselisih pendapat secara mufakat (tanpa melalui pengadilan, tanpa kekerasan)