250 kata per halaman
Berbunyi -ai
- semarai1se·ma·rai Mk a pecah belah; merekah; berkembang
- tempunaitem·pu·nai n 1 pohon yg buahnya spt buah nangka berukuran kecil; mandalika; Atocarpus rigida; 2 buah tempunai
- berbuaiber.bu.ai Verba (kata kerja) berayun-ayun: kereta itu bergantung dan -
- bergadaiber.ga.dai meminjam uang dengan menyerahkan barang sebagai tanggungan: ia terpaksa bergadai untuk membayar kontrak rumahnya
- meladaime.la.dai membubuhi lada (pd sayur dan sebagainya)
- melempaime.lem.pai Verba (kata kerja) menggantung lemah (seperti dahan yang lentur); terkelepai (seperti bendera, telinga anjing)
- membelanjaimem.be.lan.jai menanggung belanja seseorang; membiayai: selama sekolah yang -nya adalah pamannya
- membencanaimem.ben.ca.nai Arkais (tidak lazim) Verba (kata kerja) mengganggu; menyusahkan
- membuayaimem.bu.a.yai Verba (kata kerja) Kiasan (1) menipu; memperdayakan: sudah sering ia membuayai pedagang-pedagang, tetapi belum pernah tertangkap; (2) menggertak; menakut-nakuti: ge…
- menceritaimen.ce.ri.tai Verba (kata kerja) bercerita kepada: Nenek sering menceritai cucu- cucunya tentang perjuangan raja-raja pada zaman dulu
- menganiayaimeng.a.ni.a.yai Verba (kata kerja) menganiaya
- menghambaimeng.ham.bai Verba (kata kerja) menghamba kepada
- menintaime.nin.tai Verba (kata kerja) menandai dengan tinta: sekretaris direktur itu sibuk menginventariskan berita yang berhubungan dengan pemerintahan dengan menintai surat-surat kabar
- menyalaime.nya.lai Verba (kata kerja) (1) mengeringkan, mengasapi (ikan, daging, pisang) di atas api; (2) memanaskan (wanita yang baru melahirkan) dengan cara mendekatkannya pada api
- menyaraime.nya.rai Verba (kata kerja) menyara
- menyataime.nya.tai Verba (kata kerja) membuat satai
- menzinaimen.zi.nai Verba (kata kerja) berbuat zina kepada (dengan); menyetubuhi (meniduri, menggauli) dengan tidak sah: ia disangka menzinai istri tetangganya
- merataime.ra.tai Verba (kata kerja) merata ke segenap bagian (penjuru, lapisan, dan sebagainya) ; meliputi (mengenai, melingkupi, mencakup) semua: bintik-bintik merah yang gatal meratai …
- meredaime.re.dai Verba (kata kerja) meredakan
- pelaraipe.la.rai Nomina (kata benda) (1) orang yang melarai perselisihan; (2) penawar (penyembuh penyakit)
- pencanaipen.ca.nai Nomina (kata benda) (1) orang yang bekerja mencanai; pengasah; penyerudi: ia bekerja sebagai pencanai intan; (2) alat atau benda untuk mencanai, menggiling, menggelek…
- terampaiter.am.pai Verba (kata kerja) (1) tergantung; tersampir; (2) tersandar(kan)
- termeteraiter.me.te.rai Verba (kata kerja) (1) kena cap; kena meterai; (2) Kiasan menjadikan lekat sama sekali: termeterai dalam hati, tersurat (terasa dan sebagainya) dalam hati
- tersamaiter.sa.mai Verba (kata kerja) dapat disamai
- aiai p kata seru untuk menyatakan heran dsb: -- , dr mana kauperoleh bunga-bunga itu?
- alai-belaialai-be·lai ark n bujukan
- ambai-ambai1am·bai-am·bai n tumbuhan (benalu), Rafflesia hasseltii
- ampai-ampai4am·pai-am·pai n binatang laut yg badannya spt agar-agar berjurai-jurai tepinya; ubur-ubur
- anai-anaianai-anai n semut putih; rayap: tiang rumah itu hancur dimakan --; busut juga yg ditimbun -- , pb 1 yg biasa bersalah juga yg dituduh orang dl suatu kejahatan; 2 orang yg kaya juga…
- anak sungaianak su·ngai n cabang sungai; sungai kecil; meng·a·nak su·ngai a ki mengalir terus-menerus (tt keringat dsb)
- ancai1an·cai Mk a rusak; hancur; binasa; meng·an·cai·kan v merusakkan; menghancurkan; membinasakan
- bagaiba·gai 1 kl n jenis; macam: permata sembilan --; 2 n sama; persamaan; banding: tidak ada -- nya; 3 p kata depan untuk menyatakan perbandingan; seperti; laksana: -- kucing dan anjin…
- balai-balaiba·lai-ba·lai n tempat duduk atau tempat tidur yg dibuat dr bambu atau kayu
- baronsaiba·ron·sai ? barongsai
- belu-belaibe·lu-be·lai ark a 1 banyak mulut; cerewet; 2 kata-kata lembut dan manis; mem·be·lu-be·lai v mengeluarkan kata-kata lembut dan manis untuk membujuk
- bengkelaibeng·ke·lai v cak berkelahi
- berangaibe·ra·ngai lihat mati
- biumbaibi·um·bai n tunangan (Dayak)
- bizuraibi·zu·rai kl n raja muda
- bongsaibong·sai ? bonsai
- bunjaibun·jai Mk n rumbai-rumbai; jumbai bertenun sampai ke -- nya, pb mengerjakan sesuatu harus sampai selesai
- cadai1ca·dai, men·ca·dai v bergurau; bermain-main; berolok-olok
- cenduaicen·du·ai n guna-guna (mantra) untuk memikat hati wanita; ber·cen·du·ai v 1 bersenda gurau; 2 bercumbu-cumbuan dng perempuan dng maksud memikat hatinya
- cengkuraiceng·ku·rai n kain sutra yg berbunga-bunga; cindai
- cerai-beraice·rai-be·rai a berpisah-pisah (berpecah-pecah, bubar) tidak keruan; bongkar-bangkir; porak-parik; berantakan; ber·ce·rai-be·rai v cerai-berai; men·ce·rai-be·rai·kan v menjadikan c…
- cerataice·ra·tai ark v, men·ce·ra·tai·kan v menceritakan (mempercakapkan) dng ramai
- cetaice·tai ark a, ber·ce·tai-ce·tai a robek panjang di beberapa tempat (tt kain dsb); cabik-cabik; koyak-koyak; berketai-ketai; men·ce·tai-ce·tai v mencabik-cabik: ia ~ kain itu
- cipaici·pai n jenis kera simpai; Semnopithecus melalophos
- cukimaicu·ki·mai n kas puki makmu (dipakai untuk cacian)
- dawai-dawaida·wai-da·wai n tumbuhan; Smilax calophylla
- dembaidem·bai v, ber·dem·bai-dem·bai v bercakap-cakap dan berolok-olok
- embuaiem·bu·ai kl n sebutan untuk perempuan pegawai istana: hai -- , jika tuan hamba tiada percaya, tanyakan kpd permaisuri
- gedembaige·dem·bai n kelambai
- gegaige·gai a mudah lepas dsb; tidak kuat buatannya (tt perahu, rumah, dsb); tidak kukuh
- gelembaige·lem·bai ? kelambai
- gelepaige·le·pai a, meng·ge·le·pai a terkulai ke bawah (dahan yg patah, gelambir, bendera yg basah dll)
- gerapaige·ra·pai v, meng·ge·ra·pai v meraba-raba hendak memegang; mencapai-capai (ke atas, ke kiri, ke kanan) hendak memegang dsb; menggapai
- gulambaigu·lam·bai Mk n hantu yg konon dapat menyebabkan rumah terbakar
- gunjaigun·jai n jumbai; rumbai-rumbai (perhiasan tajuk dsb); gunci
- halai-balaiha·lai-ba·lai a 1 kusut (kacau) tidak keruan; 2 terlantar (tidak terpelihara); meng·ha·lai-ba·lai·kan v 1 mengacaukan; mengusutkan; 2 melalaikan; mengabaikan
- hudaihu·dai kl n mundam
- jebaije·bai, ber·je·bai v berserak-serak tidak teratur
- jerabaije·ra·bai, ber·je·ra·bai a dl keadaan bergantungan berjumbai-jumbai (spt carik-carik kain yg dipasang pd tali); kain rentang yg terkoyak-koyak
- jerambaije·ram·bai, ber·je·ram·bai v bergantung berjumbai-jumbai
- jujaiju·jai kl a, ber·ju·jai a terus-menerus, tidak berhentinya (tt hujan, orang yg pergi datang, dsb)
- karpaikar·pai kl n tas tempat menyimpan peluru senjata
- kecaike·cai a, ber·ke·cai a remuk (pecah, robek, dsb) hingga menjadi kecil-kecil: kaca itu dibantingnya hingga ~; ber·ke·cai-ke·cai v berkecai; ter·ke·cai a berkecai
- kelaraike·la·rai n 1 corak (tenunan, anyaman, dsb) yg berbentuk tapak catur; 2 Mk simpul anyaman di pinggir; 3 sulaman (tekat) pd tepi kain; me·nge·la·rai v 1 membuat anyaman (tenunan) be…
- kelembuaike·lem·bu·ai n siput (keong) yg besar, biasanya terdapat di rawa atau di sawah; Ampulla ampullacea
- kelempaike·lem·pai v, ter·ke·lem·pai v terbaring dng lemah lunglai
- keluaike·lu·ai n binatang liar spt kucing, sering mencuri ayam pd malam hari; luak: musang --; Paradoseurus
- kemalaike·ma·lai ? gemulai
- kerangkaike·rang·kai n 1 pohon yg kayunya keras, dipakai sbg bahan pembuat lingkar roda, tangkai pacul; Quercus rajah; 2 kayu kerangkai
- kerepaike·re·pai ? kerpai
- kernaiker·nai, me·nger·nai v menyayat; mencincang (daging dsb)
- kersaiker·sai a berbutir-butir (berderai), tidak lembik (tt nasi)
- kilaiki·lai n kumparan benang untuk memintal
- lamdukpailam·duk·pai n tumbuhan melilit, akarnya dipakai untuk obat penyakit cacar; empis musang
- langlailang·lai a lunglai
- lanjailan·jai a tinggi lampai; ramping; semampai; me·lan·jai a lanjai
- lansailan·sai ? 1langsai
- lembailem·bai /lémbai/, me·lem·bai Mk v 1 melambai (tangan, sapu tangan, dsb): anak itu ~ terus meskipun ayahnya sudah menghilang dr pandangannya; 2 menjilat-jilat (tt api): rumah tempat…
- lempenailem·pe·nai ? lampeni
- lengkaileng·kai a ramping dan tidak kaku; semampai; lampai
- licuraili·cu·rai n tarian selamat datang (di Timor Timur)
- lontailon·tai ark v, me·lon·tai v berkeluk (tt garis dsb); melentuk: liku-liku garis ~ dl seni lukis dan seni pahat
- lunyailu·nyai a lusuh (tt pakaian dsb); kumal
- mahaligaima·ha·li·gai ? mahligai
- merpelaimer·pe·lai ? mempelai
- mulaimu·lai 1 v mengawali berbuat (bertindak, melakukan, dsb): orang-orang sudah hampir selesai, kita baru --; 2 p sejak: penataran berlangsung -- tanggal 5—18 Januari tahun ini
- nyenyainye·nyai a tidak kerap, tidak padat, atau tidak rapi (tt tenunan anyaman, tenunan, jahitan); jarang
- pesaipe·sai adv, ber·pe·sai-pe·sai adv terlepas dan bercerai-cerai (tt barang yg seharusnya melekat atau bercampur menjadi satu); bercerai-cerai (tt pasukan dsb); berantakan
- remaire·mai a berasa nyeri di tulang
- rempenairem·pe·nai n 1 pohon yg tidak terlalu tinggi, daunnya dibuat obat kudis; Ardisia humilis; 2 daun rempenai
- remunggaire·mung·gai n 1 pohon yg daunnya dapat dimakan untuk obat dsb; kelor; Moringa oleifera 2 daun remunggai
- rinyairi·nyai Mk ? 1rinai
- rumbai-rumbairum·bai-rum·bai n alat pd ubur-ubur yg terdapat di sekeliling lubang mulut dan diliputi dng sel-sel jelatang untuk melumpuhkan (mematikan) mangsanya
- runtairun·tai n, me·run·tai v bergantung terayun-ayun; berjuntai; se·run·tai n seikat (buah-buahan); sejaras; segugus
- sampai1sam·pai v 1 mencapai; datang; tiba: setelah berjuang melawan badai, akhimya perahu kami -- di pantai dng selamat; kami -- di Bandung malam hari; 2 berbatas: kedalaman sungai hanya…
- sebagaise·ba·gai lihat bagai
- sedawaise·da·wai n dawai-dawai
- sengsaiseng·sai ? sansai
- serabaise·ra·bai ? serabi
- serindai1se·rin·dai n hantu air yg konon suka mengganggu orang perempuan; puntianak; kuntilanak
- serkaiser·kai v, me·nyer·kai v 1 memulas (memiuh, meremas, memerah) supaya air atau patinya keluar (tt adonan yg dibungkus kain, kain basah, dsb); 2 mengayak (tt tepung dsb); 3 menapis d…
- serpaiser·pai ? serpih
- sorak-soraiso·rak-so·rai n suara teriak dan pekik beramai-ramai (tanda gembira, menghina, dsb): -- penonton terdengar saat menyaksikan pertandingan final sepak bola; ber·so·rak-so·rai v berso…
- tempilaitem·pi·lai n 1 pohon yg kayunya baik untuk bahan rumah; Urandra corniculata; 2 kayu tempilai
- tenggadaiteng·ga·dai n bakau yg tumbuh di rawa-rawa di bagian dalam hutan bakau; Ceriops decandra
- tupai-tupaitu·pai-tu·pai n sekerat kayu yg dilekatkan (dipakukan) pd tiang, pohon, dsb; -- geladak Kap peranti yg biasanya terbuat dr baja cor yg dipasang di atas geladak tongkang atau kapal-…
- ubah suaiubah su·ai, meng·u·bah·su·ai·kan v menjadikan sesuatu berubah supaya sesuai dng kehendak (keperluan dsb); ubah su·ai·an n hasil mengubahsuaikan; peng·u·bah·su·ai·an n proses, cara,…
- usaiusai v bubar; berakhir; selesai; habis; sudah lampau: krn kedua pihak sudah letih, perkelahian -- dng sendirinya; sebelum pertunjukan -- , dia sudah keluar; meng·u·sai v 1 bubar; b…
- wahaiwa·hai p kata seru untuk menarik perhatian, memanggil, memperingatkan, dsb: -- anakku, ingatlah pesanku!
- adakah buaya menolak bangkaiPeribahasa orang jahat akan berbuat jahat kalau ada kesempatan
- alah membeli menang memakaiPeribahasa barang yang baik memang mahal harganya, tetapi dapat lama dipakai
- alas lantaikain kanvas tahan air, biasanya dipakai untuk menutupi seluruh lantai
- alur sungaidasar sungai yang lekuknya dalam dan memanjang
- angin badaiangin yang datang dari satu jurusan hingga beberapa waktu lamanya
- angin si sapai-sapaiangin sepoi-sepoi
- arus sungaiistilah geografi dan geologi arus yang terdapat pada aliran air sungai
- atas sungaihulu sungai
- awat-awat sampaihampir tidak sampai (tentang suara)
- ayam gulaiayam tua berumur lebih dari satu tahun; (2) daging ayam yang digulai
- babi merasa gulaiPeribahasa menyama-nyamai orang besar (kaya)
- babi muraibabi alu
- babi rantaibabi hutan yang bercambang (berjanggut) dan hidup menyendiri, tidak berkawan
- bagai anjing melintang denaiPeribahasa sangat gembira (sombong)
- bagai kena santung pelalaiPeribahasa gadis yang lupa (tidak ingat) akan bersuami (karena diguna-gunai orang)
- bagaimana ditanam begitulah dituaibagaimana di.ta.nam begitulah dituai Peribahasa tiap-tiap orang berbuat jahat, jahat pula balasannya, demikian pula kebalikannya
- bahan pakaibahan yang dipakai untuk sarana (kelengkapan) produksi (msl kertas dan tinta fotokopi bagi mesin fotokopi)
- bahasa santaibahasa yang digunakan dalam situasi yang bersifat pribadi dan suasana akrab
- baju indah dari balaiPeribahasa hukuman sudah diputuskan dan tidak boleh dibanding lagi
- baju rantaibaju halkah
- baju terataibaju seroja
- bakteri penguraibakteri yang hidupnya dari menguraikan jasad lain
- balik juraibentuk perkawinan yang suaminya tinggal di kediaman kerabat istri setelah dia memberi antaran karena seorang anak dari keturunannya akan meneruskan garis keturunan laki-laki
- banding nilaiperbedaan harga uang di suatu negara dibanding dengan harga uang negara lain
- barang tunanilaibarang konsumsi yang jumlah pembelian dan pemakaiannya berkurang akibat bertambahnya pendapatan konsumen
- basuh balaiuang biaya perkara
- basuh lantaiupacara mandi sesudah 40 hari melahirkan
- batu canaibatu asah; gerinda
- bau busuk tidak berbangkaiPeribahasa celaan (fitnah dan sebagainya) yang tidak benar
- bawang bombaibawang benggala
- bea cukaiperihal (urusan) yang berhubungan dengan pajak
- bea meteraipajak dalam bentuk segel
- becermin bangkaibe.cer.min bangkai Kiasan menanggung malu
- belalang dapat menuaiPeribahasa dapat keuntungan tanpa disengaja
- beramai-ramaibe.ra.mai-ra.mai (secara) bersama-sama; (dalam jumlah banyak): orang datang beramai-ramai ke tempat kecelakaan itu sehingga lalu lintas terhenti sejenak; mereka beramai-ramai meny…
- berandai-randaibe.ran.dai-ran.dai Verba (kata kerja) Kiasan berangkai berturut-turut: tampaklah gelombang memecah ke pasir pantai lalu berderai sambil memekik berandai-randai
- berangkai-rangkaibe.rang.kai-rang.kai Verba (kata kerja) mempunyai rangkaian; bergandeng-gandeng; sambung-menyambung: berangkai-rangkai bunga cempaka itu disusun; berangkai-rangkai kejadian yang s…
- berantai-rantaibe.ran.tai-ran.tai Verba (kata kerja) bersambung-sambung; berturut-turut
- berbagaiber.ba.gai Verba (kata kerja) (1) kalau mempunyai persamaan; berbanding; bertara: parasnya elok tiada -; (2) bermacam-macam; berjenis-jenis: berbagai daya upaya telah dilakukan;…
- berbagai-bagaiber.ba.gai-ba.gai Verba (kata kerja) bermacam-macam; berjenis-jenis
- berbayar tunaiber.ba.yar tunai membayar kontan (tidak mengangsur atau bertangguh)
- berbidai-bidaiber.bi.dai-bi.dai Adjektiva (kata sifat) Cakapan (tidak baku) babak belur
- berbuai-buaiber.bu.ai-bu.ai Verba (kata kerja) berbuai
- bercenduaiber.cen.du.ai (1) bersenda gurau; (2) bercumbu-cumbuan dengan perempuan dengan maksud memikat hatinya
- bercerai-beraiber.ce.rai-be.rai Verba (kata kerja) cerai-berai
- bercerai-ceraiber.ce.rai-ce.rai Verba (kata kerja) terpisah-pisah; berantakan: setelah direndam di air, kerak nasi itu menjadi bercerai-cerai
- bercukaiber.cu.kai Verba (kata kerja) dikenakan cukai: barang-barang untuk dipakai sendiri tidak bercukai
- bergantung pada rambut sehelaiPeribahasa berada dalam keadaan yang sangat sulit (bahaya)
- bergontaiber.gon.tai Adjektiva (kata sifat) perlahan-lahan dan agak terhuyung-huyung (tentang berjalan): si Belang pun meringkik sambil lari bergontai
- berhandai-handaiber.han.dai-han.dai Verba (kata kerja) berkawan-kawan; bergaul: taman di tepi sungai itu merupakan tempat berhandai-handai bagi pemuda-pemudi kota ini
- berjulaiber.ju.lai Verba (kata kerja) bergantung menjulur (menjuntai) seperti akar yang akan melilit dan sebagainya: carang itu berjulai
- berjulai-julaiber.ju.lai-ju.lai Verba (kata kerja) berjulai
- berjumbai-jumbaiber.jum.bai-jum.bai Adjektiva (kata sifat) berumbai-rumbai; berjurai-jurai; bergantung ujungnya
- berjuntai-juntaiber.jun.tai-jun.tai Verba (kata kerja) berayun-ayun
- berjurai-juraiber.ju.rai-ju.rai Verba (kata kerja) berjurai
- berkecai-kecaiber.ke.cai-ke.cai Verba (kata kerja) berkecai
- berkedaiber.ke.dai Verba (kata kerja) (1) membuka kedai; berdagang kecil-kecilan: banyak orang berkedai di tepi jalan; (2) berbelanja di kedai: ia hendak berkedai ke pasar
- berkelepai-kelepaiber.ke.le.pai-ke.le.pai Verba (kata kerja) terkulai-kulai
- berkiraiber.ki.rai Verba (kata kerja) Bahasa kasar pergi; enyah: berkirai lah engkau dari sini
- berkumaiber.ku.mai Verba (kata kerja) ada kumainya; memakai kumai: bingkai itu berkumai
- berkumpaiber.kum.pai Verba (kata kerja) (1) berjumbai; berumbai; (2) panjang, lebar, dan halus seperti kumpai (tentang ekor ikan dan sebagainya)
- berkuraiber.ku.rai Verba (kata kerja) berurat atau bergaris-garis; memiliki kurai: kayu yang berkurai; keris berkurai pamor naga berenang
- berlalai-lalaiber.la.lai-la.lai Verba (kata kerja) (1) tidak memperhatikan; (2) bermalas-malas; (3) berlambat-lambat
- bermamaiber.ma.mai Verba (kata kerja) berkata-kata dalam tidur; mengigau: semalam ia bermamai sehingga saya terbangun
- berpandai-pandaiber.pan.dai-pan.dai Verba (kata kerja) berbuat sesuatu untuk orang lain tanpa bertanya dulu kepada yang berkepentingan
- bersalaiber.sa.lai Verba (kata kerja) (1) (sedang) dipanggang atau diasapi di atas api; (2) berdiang di dekat api (tentang perempuan yang hamil)
- bersantai-santaiber.san.tai-san.tai Verba (kata kerja) melakukan sesuatu dengan bebas tanpa ketegangan: selama liburan kerjanya hanya bersantai-santai di rumah
- bersigaiber.si.gai Verba (kata kerja) ada sigainya (tentang tangga): tangga bersigai
- bersijundaiber.si.jun.dai Verba (kata kerja) bernyanyi-nyanyi tanpa sadar diri karena disihir
- bersorak-soraiber.so.rak-so.rai Verba (kata kerja) bersorak beramai-ramai: para remaja bersorak-sorai kegirangan sambil berjoget
- bersua baji dengan matan (tahan baji oleh kelidai)Peribahasa keras (berani, kuat) lawan keras (berani, kuat)
- bertabur uraiber.ta.bur urai banyak berderma (bersedekah, menjamu, dan sebagainya)
- bertampuk bertangkaiber.tam.puk bertangkai ada bukti (keterangan, alasan, jaminan) yang kuat
- bertikai pangkaiber.ti.kai pangkai berselisih; bercekcok; bertengkar
- bertimbang tunaiber.tim.bang tunai melaksanakan pembelian sesuatu dengan membayar tunai; (2) menjawab pertanyaan dan sebagainya dengan tepat
- bertindih bangkaiber.tin.dih bangkai bangkai (mayat) bertumpuk-tumpuk (yang satu di atas yang lain)
- berumbai-rumbaibe.rum.bai-rum.bai Verba (kata kerja) bergantungan pada ujungnya; berjumbai-jumbai
- beruntai-untaiber.un.tai-un.tai Kata bilangan banyak untaiannya (mercon dan sebagainya) ; berenteng-renteng; berangkai-rangkai
- berunyai-unyaiber.u.nyai-u.nyai Verba (kata kerja) berunyai
- besi lantaibesi yang merupakan lempengan yang lebar
- biawak serunai, biawak yang moncongnya lancip; Varanus rudicollis
- bor lepas pantai[Pet] pengeboran minyak atau gas di laut atau di danau besar
- buang lambaimengayunkan tangan (dalam tari)
- bubuk pemuairagi berupa bubuk untuk memuaikan adonan roti dan sebagainya
- bujang berceraijanda karena diceraikan suaminya
- buku nilaicatatan guru tentang nilai pelajaran yang dicapai murid
- bulu rambaibulu yang panjang-panjang (seperti ekor ayam, kuda)
- bunga bangkaipohon yang bunganya berbunga 1-3 tahun sekali, Amophophallus titanum (ditemukan di Sumatra oleh Beccari pada tahun 1868)
- bunga kundaibunga untuk menghiasi kundai (sanggul)
- bunga rampaibeberapa jenis bunga harum yang dicampur; (2) kumpulan karangan atau cerita pilihan; antologi; (3) kumpulan lagu pilihan
- bunga serunaikembang teluki
- burung cabaiburung kecil yang kepalanya merah
- burung muraiLihat murai
- burung punaiLihat punai
- bus pegawaibus yang digunakan khusus untuk mengangkut pegawai
- busut juga yang ditimbun anai-anaiPeribahasa (1) yang biasa bersalah juga yang dituduh orang dalam suatu kejahatan; (2) orang yang kaya juga yang bertambah kekayaannya
- carut capaiArkais (tidak lazim) carut-marut
- celana cutbraicelana panjang yang lebar bagian bawahnya
- cencang dua segeraiPeribahasa sekali jalan dua pekerjaan selesai
- cerdik pandaiterpelajar; cerdik cendekia
- cerita berantaiIstilah sastra rangkaian cerita yang cerita pertamanya membuahkan cerita kedua dan selanjutnya; cerita berantai berbingkai Istilah sastra cerita yang di dalamnya mengandung cerita …
- cerita bingkaiIstilah sastra cerita berbingkai
- ceruk rantaiistilah pelayaran tangki atau ruangan di bagian belakang atau buritan kapal, biasanya digunakan sebagai tangki bilas atau tangki air tawar
- cincin meteraicincin cap
- cincin rantaicincin (tidak berpermata) yang berbentuk rantai yang dilingkarkan
- daerah pantaidaerah di pinggir laut
- daftar nilaisusunan angka pada rapor (ijazah dan sebagainya) siswa sebagai hasil ulangan (ujian) yang diperolehnya sesuai dengan kecakapan atau prestasinya (berkisar antara 1 dan 10 atau 10 da…
- daya suaikemampuan menyesuaikan diri; daya adaptasi; (2) Istilah fisika kemampuan mata membias sinar; akomodasi
- dekat tak tercapaiPeribahasa sesuatu yang dekat dengan kita, tetapi tidak dapat kita ambil karena tiada upaya
- dilapih kelembaidi.la.pih kelembai Kiasan kusut-marut; kusut sekali (tentang rambut)
- disigaidi.si.gai dipanjat dengan tangga bersigai
- dp hidup bercermin bangkaiPeribahasa daripada hidup menanggung malu, lebih baik mati
- duduk berjuntaiduduk di tempat yang tinggi dengan kaki berjuntai
- dunia ramaialam kehidupan sekarang (bukan alam setelah mati)
- ekonomi kedaicara berdagang tradisional dalam masyarakat negara berkembang yang berupa usaha kecil-kecilan oleh rakyat dengan ciri, seperti harga barang tidak pasti, adanya tawar-menawar, adany…
- ekor tupaitumbuhan, Uraria lagopodioides
- elang bangkaiburung buas pemakan bangkai dan sampah, bulunya putih gelap, tepi sayapnya hitam, ujung paruh bengkok seperti kait, tingginya 70 cm, jarak bentang kedua ujung sayap 1,60 m, hidup d…
- emas uraiemas yang berbutir-butir halus
- enau mencari (memanjat) sigaiPeribahasa perempuan mencari laki-laki
- endap di balik lalang sehelaien.dap di balik lalang sehelai Peribahasa menyembunyikan sesuatu atau bersembunyi di tempat yang mudah diketahui orang
- garis pantaigaris yang memisahkan pantai dari daratan yang mencakup teluk, tetapi memotong lurus muara sungai dan teluk sempit; (2) jalur sempit tempat bertemunya laut dan daratan
- gelang rantaimata rantai; (2) gelang yang berbentuk seperti rantai
- hak pakaihak untuk memakai, misalnya hak memakai tanah sesuai dengan ketentuan hukum
- hantu sungaihantu yang menjaga atau menghuni sungai
- harga tunaiharga yang dibebankan jika pembayaran diselesaikan dalam waktu yang ditentukan, yaitu lazimnya dalam 30 hari
- hendak mulia bertabur uraiPeribahasa jika orang ingin mendapatkan kemuliaan atau ingin mulia di mata orang lain, hendaklah berani mengeluarkan uang, jangan kikir
- hilir sungaibagian sungai sebelah bawah
- hujan renyaihujan gerimis
- hulu sungaisungai sebelah atas; udik
- hutan pantaihutan yang terbentuk di pantai berpasir dan berbatu
- ibu sungaisungai yang besar dan bercabang-cabang
- ikan pantaiikan yang hidupnya dekat pantai atau ikan yang jarang dijumpai jauh dari pantai
- ikan salaiikan yang dikeringkan di atas api (dipanggang atau diasapi)
- ikan sungaiikan air tawar
- iklim suaiiklim yang disesuaikan dengan keperluan tertentu, diperoleh melalui proses ventilasi, pendinginan, dan sebagainya
- ilmu uraiilmu tentang susunan tubuh dan hubungan alat tubuh; anatomi
- jalan damaicara yang ditempuh atau keputusan yang diambil oleh yang berselisih pendapat secara mufakat (tanpa melalui pengadilan, tanpa kekerasan)