rima akhir · 1.126 kata

Kata berima -au

Halaman 2 dari 5. Cari rima lain.

250 kata per halaman

Berbunyi -au

250 dari 1.126
  1. gerinyauge·ri·nyau v, meng·ge·ri·nyau v berasa gatal-gatal
  2. gesauge·sau ? desau
  3. hilauhi·lau Mk v, ber·hi·lau v 1 menari-nari beramai-ramai (di dekat harimau atau buaya yg tertangkap mati dsb); 2 meratapi orang mati dsb; ber·hi·lau-hi·lau v berhilau
  4. ingauingau v, meng·i·ngau v mengigau; meng·i·ngau·kan v 1 mengigaukan; 2 ki terlalu berharap memperoleh sesuatu; ingau-ingau·an v sebentar-sebentar terkejut
  5. jaringauja·ri·ngau ? jerangau
  6. jarjaujar·jau n kayu penyangga lantai
  7. jenangauje·na·ngau n serangga kecil, berbau tidak sedap; walang sangit; cenangau; pinggang
  8. jeriauje·ri·au n kayu (bambu dsb) yg dipasang melintang pd kasau untuk memasang atap atau pd rasuk (balok) untuk memasang lantai (pd rumah panggung); men·je·ri·au v memasang jeriau; tiba…
  9. jikalauji·ka·lau p kalau; jika
  10. jingauji·ngau v, men·ji·ngau v menjenguk
  11. jingkaujing·kau ? jangkau
  12. kacau-balauka·cau-ba·lau a sangat kacau; me·nga·cau·ba·lau·kan v menjadikan atau menyebabkan kacau-balau
  13. kakagauka·ka·gau n putusan lembaga hukum tertinggi (di Toraja)
  14. kalauka·lau p 1 kata penghubung untuk menandai syarat: -- keluar, harus minta izin dulu; 2 seandainya: -- ia tidak mau membayar utangnya, apa yg akan kauperbuat; 3 bagi; adapun: -- saya…
  15. kalau-kalauka·lau-ka·lau p 1 kata penghubung untuk menandai pengandaian yg tidak pasti; barangkali: sebenarnya hatinya khawatir, ~ dia tidak datang pd acara ini
  16. kalicauka·li·cau Mk, me·nga·li·cau v mengelak; menghindar: ia selalu ~ pd waktu mendapat giliran; me·nga·li·cau·kan v mengelakkan: kita harus selalu ~ diri dr segala bahaya
  17. kangtaukang·tau n rezeki yg tiba-tiba diterima
  18. kekauke·kau a tiba-tiba terjaga (dr tidur); ter·ke·kau-ke·kau v sebentar-sebentar terjaga (spt kaget)
  19. keladauke·la·dau kl, me·nge·la·dau v menjaga sesuatu agar selamat dan tidak ada gangguan: gembala itu ~ kambingnya
  20. kerauke·rau n bakul atau keranjang yg dibuat dr bilah-bilah bambu
  21. kerenyauke·re·nyau ? kernyau
  22. kerkauker·kau v, me·nger·kau v mencengkeram (menggaruk) dng cakar
  23. ketinjauke·tin·jau n murai
  24. kiaupauki·au·pau Cn n penduduk
  25. kipsiaukip·si·au Cn n 1 teko (tempat membuat air teh dsb); 2 cerek (dr tanah)
  26. lanbaulan·bau n cak tanah pertanian; perkebunan
  27. larau1la·rau v, me·la·rau v menjadi terganggu (oleh anak-anak nakal dsb)
  28. lenyaule·nyau a lunak, tetapi keras pd bagian atasnya (tt lumpur); lanyau
  29. lesaule·sau ? desau
  30. licauli·cau a gilap; berkilat; berkilau: rambutku -- krn baru diminyaki
  31. limpaulim·pau, me·lim·paui v menghindari: dl perjalanan mereka ~ daerah itu krn sangat berbahaya
  32. lunaulu·nau Mk n lumpur (yg dihanyutkan banjir); -- awal Min material sangat halus yg terbawa bersama bijih, terdiri atas lempung atau lapukan bijih; pe·lu·nau·an n proses, cara, perbua…
  33. malabauma·la·bau n bau tidak sedap
  34. maumau 1 adv sungguh-sungguh suka hendak; suka akan; sudi: ia -- datang kalau dijemput; 2 adv akan; hendak: ibu -- ke pasar; 3 n kehendak; maksud: apa -- mu datang ke sini?; -- nya be…
  35. meja hijaume·ja hi·jau n pengadilan; di·me·ja·hi·jau·kan v diajukan ke meja hijau; diadili: otak pembunuhan itu segera -
  36. mentilaumen·ti·lau n burung sebesar balam, berwarna kuning
  37. opauopau ? pao-pao
  38. pacaupa·cau n 1 barang yg berbau busuk, dapat digunakan untuk menakut-nakuti burung; 2 guna-guna yg digantungkan di pohon supaya buah pohon itu tidak dipetik orang
  39. pingkauping·kau, ter·ping·kau-ping·kau v terpikau-pikau
  40. rancauran·cau a 1 kacau; rincu; 2 bertukar-tukar pemakaiannya, keliru penempatannya; 3 rusuh; tidak aman; tidak tenteram: penduduk di daerah itu semakin tidak --
  41. ranyaura·nyau v, me·ra·nyau v meracau; mengigau
  42. rungkaurung·kau ark v, me·rung·kau v terurai dan bergantung menutupi muka (tt rambut): rambutnya porak-parik dan setengah ~ menutupi wajahnya
  43. runjaurun·jau ark a, me·run·jau v panjang ramping; kurus tinggi; lampai
  44. selempukause·lem·pu·kau ? silempukau
  45. seminause·mi·nau a bercahaya; berkilau; kemilau
  46. serandause·ran·dau n bangau laut; Ardea purpurea manilensis
  47. taptibautap·ti·bau n burung, Eurostopodus remminckii
  48. temangaute·ma·ngau n tumbuhan, ampas tebu; tampang besi; Vernonia javanica
  49. tembarautem·ba·rau n gelagah, Erianthus arundinaceus
  50. temperautem·pe·rau /témperau/ v, ber·tem·pe·rau v saling mengungkit-ungkit keburukan (kesalahan) masing-masing; saling menempelak
  51. teptibautep·ti·bau n berek-berek
  52. teraute·rau ark v, me·ne·rau v mengambil benang dr gelendong, lalu dipasang lagi di buluh peleting: di pabrik tenun wanita-wanita sibuk ~ benang
  53. tetibaute·ti·bau ? tetibar
  54. totauto·tau n upacara adat membuka tanah untuk mendirikan rumah atau membuka hutan untuk dijadikan tanah perkebunan atau pertanian
  55. ungkauung·kau n elang malam
  56. walauwa·lau p 1 dan jika: -- harus menembus bumi, tetap akan Kanda jalani; 2 kendati; meski: -- hujan lebat, ia tetap datang ke rumah pacarnya
  57. air payauair yang tidak sedap rasanya akibat kelebihan kadar klorida; (2) campuran antara air laut dan air tawar, biasanya mempunyai kadar garam kurang dari 30 per mil
  58. akar serautumbuhan akar gerip putih; Parameria barbata
  59. aliran kemaraualir.an kemarau Istilah pertanian aliran air sebuah sungai pada musim kemarau
  60. anak rantauorang yang mencari penghidupan di negara atau daerah lain
  61. angin langkisauangin puting beliung
  62. anjing arauanjing belang; anjing arau belang anjing yang bulunya berbelang-belang, Caries
  63. apa mauCakapan (tidak baku) apa boleh buat
  64. badak kerbaubadak bercula dua, tubuhnya tidak begitu besar; Rhinocerus sumat-rensis
  65. bagai si lumpuh hendak merantauPeribahasa tidak mungkin dikerjakan
  66. bajak patah banting terambauPeribahasa menderita kecelakaan bertimpa-timpa
  67. baju hijauKiasan tentara; militer
  68. beliau-beliaube.li.au-be.li.au [pron] (bentuk jamak) mereka (biasanya digunakan untuk mengejek)
  69. berambauber.am.bau Verba (kata kerja) memakai ambau
  70. berderau-derauber.de.rau-de.rau Verba (kata kerja) berderau
  71. berdesauber.de.sau Verba (kata kerja) berbunyi seperti bunyi air dicurahkan dan sebagainya: angin malam yang berdesau mendinginkan jasmani dan segala perasaan cintaku
  72. berengkauber.eng.kau Verba (kata kerja) menggunakan kata engkau (dalam bercakap-cakap); menyebut engkau (kurang takzim)
  73. berguru dahulu sebelum bergurauber.gu.ru dahulu sebelum bergurau Peribahasa belajar dahulu sebelum bersenang-senang
  74. berhati tungauber.ha.ti tungau penakut
  75. berhilau-hilauber.hi.lau-hi.lau Verba (kata kerja) berhilau
  76. berkacauber.ka.cau Verba (kata kerja) (1) bercampur aduk tidak keruan; sudah campur betul: aduklah telur dan tepung itu hingga berkacau betul, kemudian masukkan gula ke dalamnya; (2) be…
  77. berlangauber.la.ngau Adjektiva (kata sifat) banyak dihinggapi langau; (2) vKiasan ternganga; terbuka terus: berlangau mulutnya melihat keindahan lukisan itu
  78. berpirau-pirauber.pi.rau-pi.rau Verba (kata kerja) berjalan menyerong-nyerong (berpirai-pirai, berpal-pal)
  79. bersenda gurauber.sen.da gu.rau Verba (kata kerja) berkelakar; berseloroh; bercanda (kata); bergurau
  80. bersinau-sinauber.si.nau-si.nau Adjektiva (kata sifat) berkilau-kilau
  81. bertanjak baru bertinjauber.tan.jak baru bertinjau Peribahasa melakukan sesuatu sebagaimana mestinya
  82. bertelau-telauber.te.lau-te.lau Verba (kata kerja) (1) berbelang-belang dengan warna lebih muda atau terang: ibarat (laksana) celupan nila, kalau lama bertelau-telau; (2) Kiasan belum rata ma…
  83. biologi air payaucabang biologi tentang mahkluk hidup yang ada di perairan payau
  84. biru geraubiru kehitam-hitaman
  85. bubur kacang hijaububur yang terbuat dari kacang hijau, direbus dengan garam, gula merah dan daun pandan sebagai pengharum, dimakan dengan ditambah santan rebus
  86. bunga haupengakuan hukum yang harus dibayar apabila mengambil hasil hutan di wilayah masyarakat hukum adat yang lain (di Batak)
  87. bunga lautumbuhan anggrek, Phalaenopsisamabilis
  88. bunting kerbaukandungan yang berumur lebih dari 9 bulan (kadang-kadang sampai 13 bulan)
  89. bunyi sengauIstilah linguistik (1) bunyi yang dihasilkan dengan keluarnya udara melalui hidung; (2) bunyi terjadi demikian, [m], Nomina (kata benda) , dan Nomina (kata benda)
  90. burung alauenggang; burung alau anting-anting burung, Dissermurus paradiseus
  91. busuk kerbauPeribahasa perbuatan yang kurang baik lambat laun akan ketahuan orang lain juga
  92. cekur jerangauPeribahasa masih sangat muda (belum berpengalaman)
  93. ceruk rantausegala penjuru (pelosok)
  94. darat darautanah-tanah yang ketinggian
  95. daun tautumbuhan jenis palem; Livistona tahanensis
  96. diminta tebu diberi teberauPeribahasa diberi sesuatu yang berlainan dengan yang dijanjikan
  97. duduk meraut ranjauPeribahasa selalu bekerja dengan waspada
  98. ekor pulauujung pulau
  99. emas hijauKiasan komoditas hasil pertanian yang potensial untuk diekspor
  100. gaharu dibakar kemenyan berbauPeribahasa memperlihatkan kelebihannya supaya dipercayai orang
  101. ganggang hijauganggang yang berwarna hijau karena hanya mempunyai klorofil hijau sebagai satu-satunya sel warna; Chlorophyta
  102. garis pembaustruktur yang berupa garis yang ditimbulkan oleh serat-serat saraf pembau
  103. gembala kerbauorang yang pekerjaannya menggembala kerbau
  104. geruh tak mencium bauPeribahasa kecelakaan datang tidak dengan memberitahukan (kecelakaan tidak dapat diketahui lebih dahulu)
  105. hak rantauhak seseorang atau golongan atas jalur tanah sepanjang tepian sungai karena membuka tanah tsb
  106. hantu beliauharimau yang sakti
  107. harum menghilangkan bauPeribahasa keburukan tidak kelihatan karena tertutup oleh nama (perbuatan) yang baik
  108. hilang kilat dalam kilauPeribahasa (kepandaian, kebesaran, dan sebagainya) tidak menonjol lagi sesudah berada bersama orang-orang pandai, orang-orang terkenal, dan sebagainya
  109. hinggap bak langauPeribahasa suatu hal yang tiba-tiba saja terjadi, tanpa diketahui lebih dahulu
  110. hutan bakauhutan di daerah dekat pantai yang dipengaruhi air payau, biasanya ditumbuhi jenis bakau Rhizophora, api-api, Avicennia, dan pedada, Sohnetatia
  111. hutan rantauhutan milik suku, hutan tanah
  112. isi pulauisi kampung
  113. jalur hijaudaerah (tempat, lapangan) yang ditanami rumput dan tanaman perindang yang berfungsi menyegarkan hawa dalam kota, tidak boleh digunakan untuk bangunan, perumahan, dan sebagainya
  114. jaring halaujaring yang hanya digunakan di daerah perairan berkarang untuk menangkap ikan karang
  115. jering balaukacang tupai
  116. jeruk limaujeruk sambal
  117. kabar dibawa pikat dan langauKiasan kabar yang belum tentu kebenaran dan sumbernya
  118. kacang hijaukacang yang bijinya bulat-bulat kecil dan berwarna hijau; Phaseolus radiatus
  119. kandang harimauKiasan tempat yang berbahaya (seperti markas tentara musuh)
  120. kapal penyapu ranjaukapal yang lambungnya dibuat dari kayu atau bahan lain yang antimagnet untuk memusnahkan ranjau di suatu perairan
  121. katak hijaukatak berwarna hijau, hidup di sawah, makanannya nyamuk, jentik-jentik, dan sebagainya
  122. kelapa hijaukelapa yang sabut mudanya, apabila dikupas, berwarna ungu, berguna untuk obat
  123. kelenjar hijauIstilah zoologi alat ekskresi pada udang, pada pangkal antena
  124. kepala pulaubagian pulau yang tertinggi; puncak pulau
  125. kepik daun hijaukepik hijau
  126. kepik hijaukepik berbadan lebar seperti perisai berbentuk segi lima, antena beruas lima, mengeluarkan bau busuk; Nezara viridula
  127. kilat di dalam kilauPeribahasa ada maksud tertentu yang terselubung dalam perkataan (gerak-gerik dan sebagainya)
  128. kilau-mengilauki.lau-me.ngi.lau Verba (kata kerja) bercahaya gemerlapan: malam sangat indah, bintang di langit kilau-mengilau
  129. kodok hijaukodok yang warnanya hijau, kulitnya licin, dibuat sebagai bahan swike; (2) Kiasan mobil kecil angkutan umum
  130. komunitas hutan bakaukomunitas yang hidup di hutan bakau di daerah pantai
  131. kuda arautapir, Tapirus indicus
  132. kusut kasausangat kusut
  133. laksana manauPeribahasa menunjukkan sesuatu yang teguh dan kuat: maksud bagai maksud laksana manau , Peribahasa menghendaki sesuatu yang tidak mungkin tercapai
  134. lalat hijaulalat besar berwarna hijau; (2) Arkais (tidak lazim) Kiasan muncikari
  135. lalat kerbaulalat yang suka hinggap pada kerbau (atau kuda)
  136. lampu hijaulampu lalu lintas yang berwarna hijau, mengisyaratkan kendaraan boleh jalan; (2) Kiasan isyarat (izin) untuk mejalankan suatu rencana dan sebagainya
  137. licin licaulicin sekali; licin berkilat
  138. lidah kerbautumbuhan, Pyrenaria acuminata
  139. litoral danaubagian pinggiran danau yang airnya dangkal sehingga masih terjadi pengadukan dan fotosintesis sampai ke dasar serta masih dipengaruhi oleh keadaan umum tanah dan air yang masuk
  140. makan hijaumakanan yang berupa rumput-rumputan (untuk binatang) atau dedaunan (untuk orang)
  141. malang tak berbauPeribahasa kecelakaan tidak dapat diketahui sebelumnya
  142. mana busuk yang tidak berbauPeribahasa kejahatan (kesalahan) akhirnya akan ketahuan juga
  143. mandi kerbauKiasan mandi dengan tidak membersihkan badan
  144. masih berbau pupuk jeringauPeribahasa masih muda sekali (belum berpengalaman)
  145. masih hijauKiasan belum berpengalaman
  146. masuk sarang harimauPeribahasa terperangkap ke dalam suatu bahaya besar
  147. mata pisaubagian yang tajam pada pisau
  148. mau tak mausegan-segan; (2) harus; terpaksa
  149. melanyaume.la.nyau Verba (kata kerja) bermain lumpur
  150. memanaume.ma.nau Verba (kata kerja) (1) merentang gawar-gawar dari manau; (2) merotan (memukul dengan rotan)
  151. memau-maume.mau-mau Verba (kata kerja) memaksa-maksa supaya mau; memaukan
  152. membawa kacaumem.ba.wa kacau menyebabkan kacau (rusuh); menimbulkan kekacauan
  153. membelaumem.be.lau Verba (kata kerja) membilas cucian dengan air yang telah dicampur belau
  154. mencabaumen.ca.bau mencakar; menggaruk
  155. mencacaumen.ca.cau Verba (kata kerja) (1) selalu berpindah-pindah; lincah; (2) tidak tetap (tentang pikiran, pendapat); (3) berbicara dengan gugup (kebingungan); (4) sebentar-sebentar…
  156. menderau-deraumen.de.rau-de.rau Verba (kata kerja) menderau
  157. menengadah ke langit hijaume.ne.nga.dah ke langit hijau Peribahasa tidak ada harapan akan mendapat pertolongan
  158. mengepit kepala harimaume.nge.pit kepala harimau Peribahasa menakut-nakuti orang lain
  159. mengericaume.nge.ri.cau Verba (kata kerja) berkericau
  160. mengharimaumeng.ha.ri.mau Verba (kata kerja) Kiasan memarahi dengan mempertakuti (membentak dan sebagainya) ; memperlakukan dengan bengis
  161. menjeriaumen.je.ri.au Verba (kata kerja) memasang jeriau
  162. menjilat keluan bagai kerbauPeribahasa sangat kecewa karena tak sampai maksudnya
  163. menyadaume.nya.dau Verba (kata kerja) (1) mendayung dengan dayung yang panjang: mereka itu menyadau perahunya sekuat tenaga; (2) merodok dengan sesuatu yang panjang; menjolok: pawang it…
  164. menyenggaume.nyeng.gau (1) mencapai sesuatu yang agak jauh, tinggi, dan sebagainya: anak-anak berusaha menyenggau mangga di pohon itu; (2) menjilat (tentang api); membakar: api menyengga…
  165. merayau-rayaume.ra.yau-ra.yau Verba (kata kerja) meranyau
  166. minyak limauminyak bauan yang diperoleh dari kulit limau, digunakan sebagai bahan pembau
  167. mulut harimaubahaya besar; kesulitan besar
  168. musim kering (kemarau)periode dalam tahun yang ditandai dengan jumlah curah hujan yang kecil sekali atau kadang-kadang sama sekali tidak ada hujan
  169. naik kuda hijauKiasan mabuk
  170. negara pulaunegara yang wilayahnya terdiri dari sebuah pulau; (2) sebutan untuk negara Singapura
  171. nyamuk harimaunyamuk loreng; nyamuk harimau malaria nyamuk yang mengandung parasit malaria dan dengan gigitannya menularkan penyakit malaria kepada manusia, Anopheles; nyamuk harimau persKiasan …
  172. pantai bakaudaerah perairan pantai yang ditumbuhi pohon bakau, biasanya terdapat di daerah tropis
  173. paspor hijaupaspor berwarna hijau yang digunakan oleh warga negara Indonesia untuk bepergian ke luar negeri
  174. pelayaran antarpulaupe.la.yar.an antarpulau pelayaran antara pulau yang satu dan yang lain
  175. pencacaupen.ca.cau Nomina (kata benda) (1) orang yang sering mengigau; (2) doa mantra atau azimat yang membuat orang lain lawan) menjadi bingung
  176. penceracaupen.ce.ra.cau Nomina (kata benda) orang yang cerewet
  177. pengigaupeng.i.gau Nomina (kata benda) (1) orang yang sering mengigau sewaktu tidur; (2) Kiasan orang yang suka berkata yang bukan-bukan
  178. perandaupe.ran.dau Nomina (kata benda) orang yang merandau
  179. pergam hijaupergam yang terdapat di sebagian besar wilayah Indonesia, bulu bagian atas punggung dan ekor bagian bawah berwarna cokelat tua; Ducula asrea
  180. pergam pulaupergam yang hidup di pulau kecil di kawasan Kepulauan Talaud (Sulawesi), Pulau Nanga di kawasan Kalimantan Utara dan Kepulauan Sulu, Filipina, panjang badannya mencapai 40 cm, tega…
  181. peria hijaubuah peria yang ukurannya lebih kecil dan warnanya hijau
  182. perisaupe.ri.sau Nomina (kata benda) orang jahat (yang suka berbuat jahat atau berkelakuan jahat) Nomina (kata benda) (1) perusuh; pengganggu (keamanan); (2) orang yang mudah menjad…
  183. petak ranjaubagian terkecil dari lapangan ranjau yang berbentuk segi empat
  184. pita ranjaupita putih dari kain yang dapat digunakan sebagai alat penolong dalam pemasangan atau pembongkaran medan ranjau
  185. pohon raupohon rawa; pohon rau sapi tumbuhan perdu, Otophora spectobilis; pohon rau sikat tumbuhan, Alchornea rugosa
  186. pukat harimaupukat yang sangat besar yang digerakkan oleh mesin sehingga dapat menangkap ikan secara besar-besaran
  187. punggung pisaubagian pisau yang tidak tajam
  188. pupuk hijaupupuk dari daun-daunan (seperti daun orok-orok)
  189. rabuk hijaupupuk hijau
  190. rotan manaurotan yang berbatang besar dengan garis tengah 10-15 cm, digunakan untuk perkakas rumah tangga; Calamus manan
  191. rupa harimauPeribahasa kelihatannya gagah berani, tetapi sebenarnya penakut
  192. sambang tembakautabung tempat menyimpan tembakau
  193. segan bergalah hanyut serantausegan bergalah hanyut se.ran.tau Peribahasa jika tidak mau berusaha, (kita) akan mendapat bencana
  194. seiring bertukar jalan (sekandang tidak sebause.i.ring bertukar jalan (sekandang tidak sebau, seia bertukar sebut) Peribahasa berlainan pendapat (caranya) meskipun maksudnya sama
  195. seperti katak ditimpa kemarauPeribahasa berkeluh kesah tidak keruan (hiruk-pikuk dan sebagainya) ; sangat gaduh
  196. seperti kodok ditimpa kemarauPeribahasa berkeluh kesah tidak keruan
  197. seperti menghilang manauPeribahasa perbuatan yang sukar dilaksanakan; sukar sekali
  198. tahi kerbaukotoran kerbau; (2) rumput, Fimbristylis miliacea; (3) ular, Coluber radiatus
  199. tak (ber) pucuk di atas enauPeribahasa sangat angkuh (selalu memandang rendah kepada orang lain)
  200. tampang tembakaulempengan tembakau
  201. tanah talauIstilah hukum tanah yang berasal dari warisan (di Minahasa)
  202. tandang ke surautan.dang ke surau Peribahasa bertamu ke rumah orang dengan tidak mendapat jamuan apa-apa
  203. tarah kasaudipepat rata (tentang gigi)
  204. teh hijauteh yang warnanya hijau karena peragiannya tidak sempurna sebelum dikeringkan
  205. teh makautumbuhan, Scorparia dulcis
  206. telinga kerbautumbuhan, Blumea baleamifera
  207. teluk rantauteluk dan rantau; (2) Kiasan daerah sekeliling: jadi teluk rantau rantau ulakan air, berputar-putar di situ-situ juga (tentang perundingan, perdebatan, dan sebagainya)
  208. terambauter.am.bau Verba (kata kerja) terjatuh ke depan
  209. tercincang puar bergerak andilauPeribahasa jika seseorang anggota keluarga dihina, tentu keluarga atau kaumnya akan turut tersinggung juga
  210. tergagauter.ga.gau Verba (kata kerja) tiba-tiba berteriak keras-keras (karena terkejut dan sebagainya) : dia tergagau ketika laki-laki itu muncul secara tiba-tiba
  211. tergagau-gagauter.ga.gau-ga.gau (berjalan) meraba-raba (karena gelap, buta, dan sebagainya)
  212. terigauter.i.gau Verba (kata kerja) (1) tergemparkan; (2) terkejut
  213. terigau-igauter.i.gau-i.gau Verba (kata kerja) terimpi-impi: banyak pemuda terigau-igau kepada gadis itu
  214. terimbauter.im.bau Verba (kata kerja) terpanggil: tidak disangka-sangka terimbau lah namanya di antara nama-nama orang terkenal itu
  215. terkekau-kekauter.ke.kau-ke.kau sebentar-sebentar terjaga (seperti kaget)
  216. terpikau-pikauter.pi.kau-pi.kau kebingungan dan berteriak-teriak tidak keruan: anak itu terpikau-pikau melihat ular sebesar itu
  217. tersilauter.si.lau Verba (kata kerja) disilaukan; menjadi silau
  218. tiba di rusuk menjeriautiba di rusuk men.je.ri.au Peribahasa sudah pada tempatnya; sudah kena benar (tentang jawaban dan sebagainya)
  219. tidak berluluk mengambil cekarautidak ber.lu.luk mengambil cekarau Peribahasa mendapat untung tidak dengan bersusah payah
  220. tinjau-meninjautin.jau-me.nin.jau Verba (kata kerja) saling meninjau; tengok-menengok
  221. tokong pulaugugusan pulau kecil
  222. udang geragauudang kecil-kecil, biasa dibuat terasi dan sebagainya
  223. ular bakauular yang hidup di hutan bakau, tidak berbisa; Fordonia leucobalia
  224. ular hijauular yang kulitnya hijau, kepalanya berbentuk segitiga, badannya pendek, bagian perutnya berwarna hijau muda, dan bagian ekornya berwarna merah tua; Trimeresurus albolabris
  225. wereng hijauwereng sebesar beras, biasa menetas pada pelepah daun padi dan akan menetas dalam enam hari kemudian, menyukai cairan daun yang mengakibatkan pengeringan daun itu; tungro; Nephotto…
  226. zat hijaupigmen hijau dalam tumbuhan hijau yang menyebabkan tanaman itu dapat membuat makanannya sendiri; klorofil
  227. AAU[n] kp Akademi Angkatan Udara
  228. Adat Belalauadat salah satu kelompok adat di suku Lampung
  229. Adat Ranauadat salah satu kelompok adat di suku Lampung
  230. adau[n] (Dy) kayu yang biasa digunakan untuk membuat alat musik petik pada masyarakat Dayak Kenyah, Kayan, dan Iban:
  231. adegan meracauadegan {Sen} adegan yang berisi kata-kata manis tanpa mempunyai arti khusus
  232. adu kerbauadu tradisi mengadu kerbau di Minangkabau dalam acara-acara adat nagari:
  233. agau[v] (Ri) menyuapkan makanan dengan sendok hingga ke anak tekak: [a] tidak terawat (tentang rambut):
  234. ahau[n] (Dy) bagian ujung mata kail yang menyerupai duri atau onak
  235. akau[n] (Ri) tempat berjualan makanan dan minuman terbuka di pinggir laut atau di halaman pertokoan, biasanya dibuka hanya malam hari:
  236. amau[v] (Wdm) mencacah atau meramu (yang berkaitan dengan sagu): [n] (Sa) bulu yang tumbuh pada badan selain rambut: [n] (MBl) daratan yang tergenang air [n] (Rjg) bahan bangunan rumah…
  237. ambalau[n] suku bangsa yang berasal dari atau mendiami wilayah Kabupaten Buru Selatan, Provinsi Maluku
  238. ambelau[n] suku bangsa yang mendiami pulau Ambelau di sebelah selatan pulau Buru, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku
  239. amis cau[n] (Sd) rambut halus yang tumbuh di pelipis
  240. amonia hijauamonia amonia rendah karbon yang dihasilkan dari elektrolisis air dengan sumber tenaga energi terbarukan
  241. ampau[n] (Bn) ikan pari yang dikeringkan
  242. amplop angpauamplop amplop yang digunakan untuk memberi angpau, biasanya berwarna merah, dan tutupnya berada di salah satu sisi yang pendek; amplop merah:
  243. anak krakatau[n] gunung berapi yang sangat aktif, terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung
  244. anau[n] (Cl) panggilan kepada anak tiri
  245. ancau[n] alat tangkap ikan tradisional terbuat dari jaring yang dibentangkan dan ujungnya diikat pada bambu yang dilengkungkan, biasanya untuk menangkap ikan saluang dan ikan banta
  246. angau[v] (Ri) terbayang atau terkenang kepada seseorang, terutama apabila dilamun cinta:
  247. antau[n] (Jb) badan sungai yang lurus
  248. antibau[a] bersifat mencegah atau mengendalikan bau:
  249. antigalau[a] bersifat menghilangkan atau mengurangi kegalauan:
  250. antiranjau[a] bersifat menangkal dan melumpuhkan ranjau: