Daftar kata · 4.158 entri

Kata berawalan N

Halaman 8 dari 17.

250 kata per halaman

Daftar kata

250 dari 4.158
  1. neuropati[n] kondisi-kondisi yang terkait dengan gangguan fungsi saraf
  2. neuropati diabetikneuropati {Dok} kerusakan saraf yang dapat terjadi jika menderita diabetes, paling sering merusak saraf di tungkai dan kaki
  3. neuropati femoralisneuropati {Dok} kerusakan pada saraf femoralis yang menyebabkan kaki penderita tidak dapat digerakkan dan mati rasa
  4. neuropati fokalneuropati {Dok} neuropati yang memengaruhi sekelompok saraf tertentu, menyebabkan rasa sakit dan disfungsi di area tubuh tertentu, biasanya menyerang saraf-saraf di bagian pergelan…
  5. neuropati herediterneuropati {Dok} neuropati langka yang disebabkan oleh faktor genetik dari orang tua, menyebabkan gangguan pada saraf motorik dan sensorik yang menimbulkan kelemahan pada otot kaki …
  6. neuropati idiopatikneuropati {Dok} neuropati yang mengganggu fungsi sistem saraf tepi, tetapi penyebab pastinya belum diketahui
  7. neuropati kranialneuropati {Dok} neuropati pada saraf atau batang otak yang berpengaruh pada gerakan mata dan wajah, dapat terjadi karena kelainan bawaan sejak lahir, infeksi, kanker, peningkatan t…
  8. neuropati otonomneuropati {Dok} kerusakan pada sistem saraf otonom, seperti saraf yang mengontrol detak jantung, sistem pencernaan, sistem reproduksi
  9. neuropati periferneuropati kondisi medis yang ditandai dengan kerusakan sistem saraf tepi yang mengirimkan informasi dari otak dan sumsum tulang untuk setiap bagian dari tubuh
  10. neuropati proksimalneuropati {Dok} neuropati yang menyerang bagian paha, pinggang, dan pantat, biasanya memengaruhi hanya satu sisi tubuh dan jarang menyebar ke sisi lainnya, umumnya terjadi pada ora…
  11. neuropati sensorikneuropati {Dok} kondisi ketika sistem saraf sensorik mengalami kerusakan atau gangguan
  12. neuropatologi[n] {Dok} ilmu tentang penyakit sistem saraf
  13. neuropeptida[n] {Dok} molekul kecil yang digunakan oleh sel-sel saraf untuk berkomunikasi satu sama lain
  14. neuroplastisitas[n] {Bio} kemampuan sistem saraf pada otak untuk mengubah koneksi dan perilakunya dalam merespons informasi, rangsangan indra, perkembangan, kerusakan, atau disfungsi
  15. neuropragmatik[n] ilmu interdisipliner yang mempelajari fungsi otak dan aktivitas saraf yang berpengaruh terhadap kemampuan bahasa pragmatis, sering kali terjadi pada pasien penderita gangguan s…
  16. neuroproteksi[n] {Dok} penggunaan agen terapeutik untuk mencegah atau mengembalikan kerusakan saraf demi mempertahankan fungsi fisiologis:
  17. neuroprotektor[n] {Dok} zat yang dapat mengatur fungsi serebral dengan meningkatkan kemampuan kognitif pada otak yang menurun
  18. neuropsikiatri[n] {Dok} cabang ilmu kedokteran yang mempelajari tentang gangguan kejiwaan karena penyakit dalam sistem saraf
  19. neuropsikiatrik[n] {Dok} cabang kedokteran tentang hubungan otak dengan gangguan mental
  20. neuropsikolog[n] psikolog yang memiliki spesialisai dalam hubungan antara otak fisik dan perilaku
  21. neuropsikologi[n] {Psi} pendekatan psikologi yang memeriksa hubungan antara fungsi neurologi dengan perilaku, kognisi, dan emosi pada organisme
  22. neuroradiologi[n] {Dok} cabang radiologi yang berfokus pada diagnosis keabnormalan otak, tulang belakang, kepala, dan leher
  23. neurorehabilitasi[n] rehabilitasi fungsi saraf pascacedera:
  24. neurorestorasi[n] cabang neurologi tentang penerapan prosedur dalam memperbaiki fungsi sistem saraf yang terganggu secara fungsional dan patologis:
  25. neurorestotasi[n] {Dok} proses penyembuhan sistem saraf yang terganggu, baik secara fungsional maupun patologis akibat strok, cedera kepala, dan lain-lain
  26. neurosains[n] ilmu tentang struktur atau fungsi sistem saraf, seperti neuroanatomi dan neurofisiologi
  27. neurosains terapanneurosains {Dok} neurosains yang berfokus pada penerapan pengetahuan tentang sistem saraf untuk memecahkan masalah praktis dalam berbagai bidang, seperti kesehatan, pendidikan, tek…
  28. neurosaintis[n] orang yang ahli dalam ilmu saraf (neurosains)
  29. neurosensori[a] {Dok} berkaitan dengan akivitas sensorik atau elemen sistem saraf:
  30. neurosifilis[n] {Dok} infeksi pada sistem saraf pusat yang disebabkan oleh sifilis
  31. neurosisneu·ro·sis /néurosis/ n Dok penyakit saraf yg berhubungan dng fungsinya tanpa ada kerusakan organik pd bagian susunan saraf (spt histeri, depresi, fobi); psikoneurosis
  32. neurosis ansietasneurosis {Psi} neurosis yang ditandai dengan kecemasan berlebihan secara terus-menerus, cenderung melarikan diri dari situasi yang menyebabkan kondisi tersebut
  33. neurosis eksperimentalneurosis {Psi} perilaku abnormal yang dihasilkan dalam suasana laboratorium buatan dengan cara menempatkan subjek, umumnya hewan, dalam hukuman atau skenario pemecahan masalah yang…
  34. neurosis histerikalneurosis neurosis yang ditandai dengan penurunan fungsi fisik, seperti gangguan penglihatan, gerakan
  35. neurosis histerisneurosis {Dok} neurosis yang diwujudkan dalam bentuk reaksi emosional demonstratif seperti tangisan, tawa, tangisan keras yang tiba-tiba, serta hiperkinesia kejang, kehilangan sens…
  36. neurosis obsesif-kompulsifneurosis {Psi} neurosis yang muncul pada individu yang terobsesi melakukan kegiatan tertentu secara terus menerus seperti menghitung jumlah jendela atau mencuci tangan
  37. neurosistiserkosis[n] {Dok} penyakit yang disebabkan oleh infeksi larva cacing pita yang menyerang sistem saraf:
  38. neurositologi[n] ilmu tentang sistem saraf pada tataran sel atau neuron
  39. neurositologis[a] berkaitan dengan neurositologi
  40. neurositoma[n] {Dok} tumor jaringan saraf yang muncul di sistem saraf pusat atau simpatetik
  41. neurospora[n] {Bio} genus jamur yang biasa digunakan untuk penelitian di bidang genetika dan biokimia seluler
  42. neurostimulasi[n] {Dok} prosedur medis berupa penggunaan stimulasi listrik untuk mengobati gangguan neuropsikiatri:
  43. neurostimulator[n] {Dok} alat yang memberikan rangsangan listrik pada saraf, digunakan untuk menghilangkan rasa sakit
  44. neuroteknologi[n] {Dok} teknologi yang memungkinkan koneksi langsung komponen teknis (elektrode, komputer, prostesis cerdas, dan sebagainya) dengan sistem saraf
  45. neurotikneu·ro·tik /néurotik/ a Dok ada gangguan pd urat saraf; dl keadaan sakit saraf
  46. neurotipikal[n] individu yang cara berpikir, memproses informasi, dan berperilakunya dianggap standar oleh masyarakat umum
  47. neurotisisme[n] {Psi} dimensi utama kepribadian yang melibatkan kecenderungan untuk mengalami emosi negatif seperti kegelisahan, kemarahan, dan depresi, sering disertai dengan pemikiran dan pe…
  48. neurotisme[n] {Dok} sifat dan kepribadian yang ditandai dengan kecenderungan untuk mengalami dan merespons emosi negatif secara negatif
  49. neurotoksik[n] {Dok} zat yang dapat membahayakan sistem saraf
  50. neurotoksikologi[n] {Dok} cabang neurologi yang mengkaji dampak bahan toksik terhadap sistem saraf manusia
  51. neurotoksin[n] {Kim} zat yang dapat mengganggu dan merusak sistem saraf
  52. neurotoksisitas[n] {Dok} kerusakan pada otak atau sistem saraf tepi karena terpapar zat beracun alami atau buatan manusia
  53. neurotologi[n] ilmu tentang otologi, neurologi, dan bedah saraf
  54. neurotransmisi[n] {Dok} proses komunikasi antara neuron atau sel otak dalam tubuh untuk mengirimkan sinyal atau pesan
  55. neurotransmiterneu·ro·tran·smi·ter /néurotransmiter/ n Dok saraf pembawa pesan atau isyarat dr otak ke bagian tubuh lainnya
  56. neurotrofin[n] {Dok} protein yang mengatur pertumbuhan, fungsi, dan kelangsungan hidup neuron dalam saraf
  57. neurotropik[n] {Dok} cenderung menyerang atau memiliki afinitas khusus terhadap jaringan saraf
  58. neurovaskular[a] {Dok} berkaitan dengan saraf dan pembuluh darah
  59. neustin[n] {Bio} organisme yang berenang di permukaan laut
  60. neuston[n] organisme kecil yang hidup mengapung di permukaan air
  61. neustonologineus·to·no·lo·gi /néustonologi/ n ilmu tt seluk-beluk kehidupan makhluk yg menghuni interfase udara atau air
  62. neutrinoneut·ri·no /néutrino/ n Fis partikel elementer tanpa massa ataupun muatan listrik
  63. neutrofil[n] {Dok} sel darah putih yang bertugas memberi respons pertama dalam melawan serangan infeksi virus, bakteri, atau kuman patogen lain
  64. neutrofilia[n] {Dok} peningkatan neutrofil melebihi batas normal, disebabkan oleh infeksi bakteri, efek samping obat, dan paparan bahan iritan seperti asap rokok
  65. neutronneut·ron /néutron/ n Fis partikel inti atom yg tidak bermuatan listrik dan massanya sedikit lebih besar dp massa proton
  66. neutron cepatneutron {Fis} neutron yang bergerak dengan kecepatan yang hampir mendekati kecepatan cahaya pada saat dibebaskan oleh inti pembelahan
  67. neutron fisineutron {Fis} neutron yang dihasilkan pada saat pembelahan
  68. neutron lambatneutron {Fis} neutron yang memiliki energi kinetik rendah neutron {Fis} neutron dengan energi rendah, cenderung berinteraksi dengan inti lebih efektif
  69. neutropenia[n] {Dok} penurunan jumlah neutrofil [n] kondisi rendahnya jumlah neutrofil
  70. nevus[n] {Dok} bercak berwarna yang terdapat di atas permukaan kulit, seperti tahi lalat, disebabkan oleh banyaknya melanosit di satu area
  71. new delhi[n] ibu kota negara India
  72. newah[v] (DyNg) membunyikan alat musik seperti gong, gendang, atau kenong pada saat ritual:
  73. newar[n] suku asli Lembah Kathmandu yang bermukim di kaki Pegunungan Himalaya
  74. newtonnew·ton /néwton/ n satuan gaya dl sistem SI, berlambang N
  75. nga[n] (Jw) nama huruf ke-20 abjad Jawa
  76. ngaah[n] (Dy) tradisi lisan yang dilaksanakan saat pesta perkawinan, dilakukan sesudah manok mantolok oleh saksi dan pengurus adat
  77. ngabali[n] (Lp) doa bersama yang dilakukan untuk memohon kelancaran sebelum membuka lahan, membuat rumah, dan lain-lain
  78. ngabang[n] (Ss) pemain yang memulai lebih dahulu dalam permainan kartu
  79. ngabara tae kaboitha[n] (Kur) hukuman yang diberikan oleh kepala desa kepada orang yang tertangkap basah hendak melakukan pemerkosaan, tetapi tidak mengakui perbuatannya, dengan cara mengumpulkan koto…
  80. ngabekten[n] (Jw) tradisi sungkeman yang diadakan oleh keluarga Keraton Yogyakarta setiap selesai menunaikan ibadah salat Idulfitri
  81. ngabennga·ben /ngabén/ n upacara pembakaran mayat pd masyarakat Bali yg beragama Hindu
  82. ngabentang[n] (Sd) tradisi berdoa dan makan bersama di depan pohon teh yang akan dipangkas supaya tumbuh tunas baru yang lebat
  83. ngabihabih [v] (Ss) mendampingi; mengawal (pada saat di pengadilan):
  84. ngabo[n] (Ach) halimun pada pagi hari, terutama di laut
  85. ngabuburit[v] (Sd) menunggu azan magrib menjelang berbuka puasa pada waktu bulan Ramadan:
  86. ngabudi ucingukp (Sd) berperilaku seperti baik padahal sesungguhnya tidak
  87. ngabur[n] (Ky) gaba-gaba yang dipukulkan pada luka gigitan anjing, dipercaya dapat mengeluarkan darah yang sudah terinfeksi virus
  88. ngacengaceng [v] (cak) mengaceng
  89. ngaci[n] (Bt) sangkar untuk perangkap burung yang berisi burung terlatih
  90. ngada[n] suku bangsa yang mendiami Pulau Flores, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur
  91. ngadap[v] (MBl) berkomunikasi dengan makhluk gaib di suatu daerah untuk menyepakati batas wilayah (kebun, permukiman), dilakukan oleh dukun:
  92. ngadaton[n] (Dy) upacara kematian khusus untuk yang meninggal tidak wajar, seperti karena pembunuhan, perang, kecelakaan, biasa dilakukan selama tujuh hari tujuh malam:
  93. ngadeder[v] (Sd) {Tan} memindahkan tanaman bersama tanah sekelilingnya agar akar terbawa dan tidak rusak
  94. ngadhepi celeng bolotanukp (Jw) akrab dengan kawan yang tidak baik hatinya, makna harfiahnya 'menghadapi babi hutan dekil'
  95. ngadi-ngadi[v] (cak) mengada-ada:
  96. ngadik[n] (Dy) sebutan untuk anak ketiga atau sebelum bungsu
  97. ngadirih[n] (Dy) musim kawin babi hutan:
  98. ngadri[n] (Jw) kamar khusus tamu
  99. ngadu[n] bangunan khas Bena, NTT, bertiang tunggal, beratap ijuk, menyimbolkan leluhur lelaki, berada di halaman Kisanatapat
  100. ngaet[n] (Kai) arang yang dipakai untuk menulis
  101. ngafein[n] (Kur) bakal buah sukun
  102. ngagau[v] (Kpr) mencari lobster atau udang di laut dangkal:
  103. ngagenjreng[v] (Sd) mewarnai kain batik dengan warna mencolok
  104. ngagor-agori[n] (Jw) perubahan suara yang terjadi pada anak laki-laki menjadi lebih besar setelah menginjak dewasa (akil balig)
  105. ngaguntur[v] (Sd) merendam tanah supaya mudah dicangkul
  106. ngaha kawiri[n] (Bm) ritual memohon keselamatan, kesuksesan, dan sebagainya dengan mengundang anak-anak untuk memakan bubur nasi
  107. ngahalum[n] (Beng) istilah dalam permainan bekel ketika pemain harus membalikkan kerang dari posisi telentang menjadi telungkup
  108. ngahenak[v] (Lp) membersihkan sisik ikan:
  109. ngahu[n] (Dy) durian yang jatuh pertama dan busuk
  110. ngaigoh[n] (Dy) bakal bunga durian yang mulai menguncup
  111. ngaikai[n] (Lp) larangan untuk membersihkan atau memotong ikan atau ayam bagi wanita hamil
  112. ngaimang[n] (Mt) ranting kayu kering
  113. ngaji makem tunas tamba[n] (Ss) ritual doa dan makan bersama di sawah dengan mengundang pranata adat, dilakukan saat bunga padi muncul dengan tujuan agar padi tumbuh dengan baik
  114. ngajor[v] (Ss) berkunjung dengan tidak membawa apa-apa (barang):
  115. ngaju[n] suku bangsa yang mendiami daerah Kecamatan Kahayan Hulu Utara, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah
  116. ngak-ngik-ngok[a] (cak) ingar bingar (tentang musik)
  117. ngakam[v] (Dy) mengambil lauk dan sebagainya dari wadahnya tanpa menggunakan sendok
  118. ngakarun[v] (Dy) bekerja di lahan orang lain dan hasilnya dibagi dengan orang yang mempunyai lahan tersebut:
  119. ngakas[v] (Bkt) membersihkan sisa-sisa kayu bakaran di ladang: [v] (Dy) membuang atau mengais benda dengan ujung jari kaki atau tangan bagian luar:
  120. ngakei[n] (Bn) lagu yang dinyanyikan selama upacara kematian dalam adat Dayak Benuaq
  121. ngakngikngokngak·ngik·ngok a cak hingar-bingar (tt musik)
  122. ngakrak[n] (Kur) firasat buruk, ditandai dengan jantung terasa lemah, berkeringat, dan badan gemetar:
  123. ngakung[v] (Bn) mengandangkan babi:
  124. ngalaan[a] (MBl) sangat manja karena sakit:
  125. ngalaksa[n] (Sd) upacara adat suku Badui di Banten berupa kegiatan membuat laksa bersama, digunakan juga sebagai kesempatan untuk menghitung jumlah penduduk termasuk bayi yang baru lahir d…
  126. ngalameng[v] (Bkt) upaya untuk mengambil sesuatu yang agak jauh:
  127. ngalap berkahukp (Jw) mengharap berkah
  128. ngalapa[n] (Dy) jagung tua
  129. ngalar[v] (MBa) berbaring santai di atas lantai atau karpet:
  130. ngalas[v] (cak) berkicau seperti suara asli di habitatnya (tentang burung):
  131. ngalaunga·lau Mk n gua
  132. ngale[v] (Bt) memakai satu baju secara terus-menerus hingga usang
  133. ngaleher[v] (Dy) menggeram karena ada bahaya, orang asing atau hantu dalam jarak dekat (tentang anjing):
  134. ngalem legining gulaukp (Jw) memuji-muji orang kaya, makna harfiahnya 'memuji-muji manisnya gula'
  135. ngalenyap[v] tidur dalam waktu yang sangat singkat (hitungan detik):
  136. ngali[n] (Nbg) cenderawasih jantan
  137. ngalingu liau[n] (Dy) kondisi kesurupan sehingga memiliki kemampuan bercerita tentang sejarah hidup manusia
  138. ngalir[v] (MBa) memancing tenggiri dengan cara umpan dihanyutkan mengikuti arus, biasa dilakukan saat laut tenang:
  139. ngaliusen[n] (Dy) jenazah perempuan:
  140. ngalo[n] keluarga luas terbatas dalam suku Helong, terdiri atas beberapa keluarga inti
  141. ngalogai[n] (Dy) kayu yang tidak hangus saat dibakar
  142. ngalok[n] (Mt) anak yang diangkat menjadi anak kandung
  143. ngalor ngulonlor [n] (Jw) mitos pertanda buruk bagi orang Jawa
  144. ngalua[v] (Sbw) bertingkah laku sedemikian rupa sehingga mengganggu kesibukan orang lain
  145. ngalugu guntir balitukp (Sbw) seseorang yang banyak bicara namun tidak sesuai konteks
  146. ngalum[n] suku yang mendiami daerah Lembah Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua
  147. ngalungsur geni[n] (Sd) upacara adat Sunda, dilakukan pada Rabiulawal dengan mencuci pusaka, merupakan ungkapan syukur kepada Tuhan sekaligus penghormatan kepada para leluhur yang memerdekakan In…
  148. ngalungsur pusaka[n] (Sd) ngalungsur geni
  149. ngamak[v] (Lp) mengganti tanaman yang mati dengan bibit tanaman yang baru:
  150. ngamak yasimuir[n] (Kur) (of) julukan untuk orang yang sangat pesek karena tulang hidungnya tidak kelihatan
  151. ngaman[n] (Bt) tekung buluh; ruas bambu
  152. ngamar boro[n] (Ky) julukan untuk orang yang memakai bedak terlalu tebal sehingga wajahnya terlihat sangat putih
  153. ngamas[v] (Dy) meraih suatu benda dengan ujung jari tangan atau kaki:
  154. ngamat[v] (Sbw) mengikat batang padi yang baru dipotong menjadi satu ikatan kecil menggunakan tali dari bambu:
  155. ngambet[v] (Dy) mendayung ke samping kanan agar perahu berbelok ke kiri:
  156. ngambit[v] (Dy) menjahit mulut goni atau karung dengan rotan setelah terisi penuh:
  157. ngambos[v] (Ss) berpindah ke koloni lain (tentang sapi):
  158. ngambui[n] (Jw) pantangan bagi orang sakit untuk memakan pemberian dari keluarga orang yang meninggal atau terkena musibah
  159. ngamok[v] (Bkt) mengetuk dengan menggunakan benda keras:
  160. ngamon[v] (Bn) mengakui sesuatu sebagai miliknya:
  161. ngamontut[a] (Dy) mulai membusuk (tentang daging):
  162. ngampat[n] derap langkah perjalanan sebuah irama yang bergerak mencepat sedikit demi sedikit
  163. ngampat galak[v] (Bkt) memberi sajen saat membuka ladang:
  164. ngampeken[n] (Bt) upacara adat masyarakat Karo berupa pemindahan tulang belulang mayat ke permakaman baru
  165. ngampok[v] (Us) turut tinggal di rumah orang lain dengan mendirikan gubuk atau pondok yang menempel dengan rumah induk:
  166. ngana[pron] (Mnd) kamu [v] (Bm) menjahit bakul kecil dengan tali bambu:
  167. nganam[v] (Ldy) mengumpulkan benda-benda kecil yang tumpah di lantai:
  168. ngancak[n] ritual mistik dari Bangka Belitung yang memuja, memelihara hingga dapat memerintah mahluk halus
  169. ngancung[v] (Sd) menangkap tupai dengan alat kancung
  170. ngandal[v] (Klm) memindahkan bibit padi:
  171. ngandan[v] (Dy) melagukan atau melantunkan kandan:
  172. ngandangake[n] (Jw) upacara adat yang dilakukan ketika usia kehamilan melebihi batas perkiraan hari lahir, calon ibu digiring layaknya kerbau masuk ke kandang dan merangkak di dalam kandang, …
  173. ngande[a] (Dy) sifat suka merebut istri atau suami orang:
  174. ngandon[v] (Ss) berkunjung ke luar kampung untuk melakukan pertandingan:
  175. ngandun[v] (MBa) membawa pulang makanan dari suatu acara:
  176. nganfain[n] (Kur) buah durian yang sudah berukuran kira-kira sebesar kepalan tangan orang dewasa
  177. nganganga·nga, me·nga·nga v 1 membuka lebar (tt mulut); terbuka lebar: ia terkejut mendengar berita itu sehingga mulutnya ~; pd tubuh mayat itu terdapat luka yg ~; 2 membuka mulut krn te…
  178. ngangampaho[n] (Bgk) lubang tugalan
  179. ngangan[n] (Kai) penutup bokol, terbuat dari anyaman daun tikar, bagian atasnya terbuat dari irisan susunan gaba-gaba
  180. ngangap[n] (Psr) kulit biji buah yang bersifat keras (seperti kulit biji mangga, asam, dan sebagainya) [n] (Dy) minum tuak secara bergantian dengan menggunakan supet
  181. nganges[v] (Sw) mengupas sesuatu dengan gigi:
  182. ngangkep[v] (Dy) berbuat asusila yang dilakukan oleh sepasang muda-mudi pada malam hari tanpa sepengetahuan orang lain:
  183. ngangkis[n] (Dy) babi hutan yang beratnya sekitar belasan kilo
  184. ngangsu apikulan warihukp (Jw) seseorang yang akan mempelajari suatu ilmu, harus belajar dari dasar; arti harfiahnya adalah 'mengambil air berbekal pikulan air'
  185. ngangsu banyu ing kranjangukp (Jw) menuntut ilmu atau berguru, tetapi setelah memperoleh ilmu, ilmu tersebut tidak terpakai, makna harfiahnya 'menimba air dengan keranjang'
  186. nganimi[n] (Lp) resepsi pernikahan
  187. nganjuk[n] kabupaten di Provinsi Jawa Timur, terkenal dengan sebutan Kota Angin
  188. ngantai ning taroi[n] (Kur) hukuman adat berupa memakan kotoran manusia sebanyak satu batok kelapa karena ketahuan melakukan pemerkosaan
  189. ngantak[v] (Bkt) memukul ke arah bawah:
  190. ngantak salah[n] (Lp) tradisi mengantar ayam atau kambing kepada keluarga mertua, merupakan simbol permintaan maaf pengantin laki-laki karena telah melarikan pengantin perempuan dalam tradisi s…
  191. ngantang[n] {Ark} prasasati peninggalan Kediri yang terletak di Ngantang, Malang, dibuat sekitar tahun 1135-1159 oleh Raja Jayabaya setelah mengalahkan kerajaan Jenggala, bertuliskan aksar…
  192. ngantat dendan[n] tari khas Lubuklinggau yang menggambarkan iring-iringan pengantin pria, dibawakan oleh penari perempuan dengan properti rantang besar yang diletakkan di atas kepala dan diikat …
  193. ngantis[n] (Bkt) penjemuran padi setelah panen
  194. nganto[n] (Sbw) nasi yang setengah matang
  195. ngantuk nemu kethukukp (Jw) menemui nasib mujur, makna harfiahnya 'mengantuk menemukan ketuk (alat gamelan)'
  196. nganup[v] (Ke) berburu binatang menggunakan sumpitan:
  197. nganut[v] (Beng) menggendong di depan perut
  198. nganyang[v] (Sbw) berburu rusa dan babi dengan bantuan anjing terlatih:
  199. nganyar[n] (Psr) bunga langsat atau duku yang belum mekar
  200. nganyarin[n] {Hin} upacara ritual tahunan, bertujuan untuk memulai kembali periode upacara yang telah selesai sebelumnya
  201. nganyut[v] mencari ikan di laut dalam atau agak dalam:
  202. ngaoh[v] (Dy) gagal melamar calon pengantin:
  203. ngapa[n] (Tlk) pelabuhan kecil yang hanya bisa disinggahi perahu dalam jumlah yang tidak banyak
  204. ngapak[n] (Jw) dialek daerah Jawa Tengah bagian barat; dialek Jawa Banyumas
  205. ngapas[n] upahan kerja bagi hasil:
  206. ngapem[n] tradisi membuat dan membagikan kue apem sebelum bulan Ramadhan, dilakukan sebagai simbol permintaan maaf dan tolak bala
  207. ngaplo[a] (Jw) (cak) kaget dan tercengang yang disertai melongo
  208. ngapoh[v] (Dy) mengipas-ngipas dengan tangan supaya berpindah (tentang angin, udara, kentut, dan sebagainya)
  209. ngapret[a] (Jw) ketat karena kekecilan (tentang pakaian):
  210. ngapurancang[n] (Jw) posisi tangan kanan memegang tangan kiri dan diletakkan di bawah perut, untuk menghormati lawan bicara dan rasa rendah hati
  211. ngaragaong[v] (Bkt) melubangi dinding dengan menggunakan cangkul, linggis, dan lain-lain:
  212. ngarainga·rai n lembah (jurang) yg dalam dan luas di antara dua tebing yg curam; lembah sungai berdinding terjal yg terjadi krn erosi sisi pd batuan yg mudah gugur
  213. Ngarai Hijaungarai ngarai yang terbentuk dari erosi tanah akibat aliran sungai selama jutaan tahun yang melintasi gua stalaktit dan stalakmit, terletak di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, sering …
  214. Ngarai Sianokngarai lembah curam (jurang) yang terletak di Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat
  215. ngarak bungkol[n] (MBa) perayaan hari ulang tahun Bangka Selatan yang diadakan di Kecamatan Payung berupa arak-arakan bungkol yang dihias
  216. ngarang[v] (Bkt) mengumpulkan sesuatu (tentang buah):
  217. ngaranin[n] (Ss) upacara pemberian nama anak yang baru lahir, diadakan di hari ketujuh dari tanggal kelahirannya atau pada malam Jumat
  218. ngarap[n] (Lmt) air pasang
  219. ngarat[n] (Kur) tempat menampung pati sagu, dibuat dari sambungan dua pelepah pohon sagu
  220. ngarawu ku sikuukp (Sd) orang yang serakah, menginginkan sesuatu yang melebihi kemampuannya
  221. ngarayan[n] (Sd) ritual pemberian sesajen kepada para leluhur agar pementasan seni gondang dapat berjalan dengan lancar
  222. ngarepot[a] (Dy) takut karena melihat orang atau makhluk gaib yang ditandai dengan ekor turun dan bengkok ke bagian perut (tentang anjing):
  223. ngaret[v] (cak) mengaret:
  224. ngariau[n] (DyNg) ritual memberi sajen kepada roh penunggu hutan atau tanah ketika menambang atau mencari kayu gaharu
  225. ngarit-ngarit[a] (Bt) rasa tidak enak (tentang ubi kayu yang menyembul dari tanah)
  226. ngaritik[n] (Dy) gelembung-gelembung kecil yang rapat pada permukaan air sebagai tanda adanya binatang air di sungai atau lubuk
  227. ngarngar[n] (Bt) getah pohon kapur barus yang terdapat pada ujung-ujung kayu
  228. ngaro[v] (Bkt) mencari atau mengambil daun sagu untuk dibuat atap:
  229. ngarore[n] (Sbw) rambut yang tidak terlalu panjang dan terurai
  230. ngarotoi[v] (Dy) mengambil sedikit demi sedikit hingga habis (tentang barang atau makanan):
  231. ngarowoi[v] (Dy) mendulang sisa-sisa buangan batu dari pemilik lahan tambang emas:
  232. ngarung[v] (Jb) berjalan di sela-sela tanaman:
  233. ngarupus[n] (Sd) ritual memotong rambut bayi antara 30 sampai 40 hari dari kelahiran di kampung adat Kuta, Ciamis
  234. ngarutih[v] (Dy) menggosok untuk membersihkan kulit rotan menggunakan rantai atau alat penggosok lainnya:
  235. ngasa[n] (Jw) tradisi khas Brebes, dilakukan tiap setahun sekali dengan berdoa dan makan bersama, merupakan ungkapan terima kasih kepada Tuhan atas hasil bumi; sedekah gunung
  236. ngasak[v] (Jw) memetik sisa-sisa padi yang tertinggal setelah dipanen [v] (Bn) menanam benih padi beramai-ramai:
  237. ngasari taren[n] (Oy) lahan untuk menanam tembakau
  238. ngasian[v] (Dy) berkunjung ke rumah orang tua suami dengan membawa hasil-hasil kebun serta penginangan (pinang, sirih, gambir, kapur):
  239. ngasisi[v] (Dy) memerintah anjing agar mengejar buruan sampai dapat:
  240. ngaskara[n] (Bl) upacara penyucian roh dalam rangkaian ngaben:
  241. ngasu[n] (Ke) teknik berburu menggunakan anjing untuk mencari dan menghalau babi serta binatang darat lainnya keluar dari persembunyiannya
  242. ngasumpang[n] (Dy) padi setengah masak, warnanya hijau, dan baru berisi
  243. ngater[a] (Jw) setengah berdiri (tentang kelamin laki-laki)
  244. ngatohah[v] (Dy) menyahut dari jauh:
  245. ngatot[v] (Dy) menahan seseorang agar tidak berangkat:
  246. ngatun[n] (Kur) bekas gigitan kutu pada kepala
  247. ngaw[n] (Lp) insang ikan
  248. ngawah[v] (Bkt) mencari lahan untuk ladang:
  249. ngawak[v] (Dy) menebang pohon untuk pertama kali ketika akan membuka ladang dengan jumlah 10—20 batang pohon: [v] (Dy) menyingkir untuk memberi jalan kepada orang yang akan lewat:
  250. ngawesi[v] (Sd) mengolah sawah dengan pembagian lima berbanding satu untuk pemilik dan penggarap setiap panen