Daftar kata · 4.158 entri
Kata berawalan N
Halaman 9 dari 17.
250 kata per halaman
Daftar kata
- ngawi[n] kabupaten di Provinsi Jawa Timur
- ngawur[a] (cak) sebarang
- ngaya[v] (Jw) (cak) memaksakan diri melakukan sesuatu tanpa mempertimbangkan kemampuan, kondisi, dan waktu:
- ngayab[v] (Bl) mengibaskan dengan tangan ke arah yang dituju:
- ngayah harunaukp (Jw) jaksa atau hakim yang menyelesaikan perkara tanpa musyawarah, hanya mengandalkan kata hatinya sendiri, makna harfiahnya 'bertindak matahari'
- ngayak[v] (Bn) terbang memutar (tentang elang):
- ngayak pantun[v] (Ss) bernyanyi bersama-sama pada waktu menanam padi
- ngayangan[n] (Bkt) padi yang mulai masak, tetapi belum bisa dipanen
- ngayap[a] (Klm) jauh dari pandangan sehingga tampak sayup-sayup [v] (Ss) mencuri di waktu yang tidak baik (saat terjadi bencana, mendapat kemalangan, dan sebagainya):
- ngayau danum[n] (Dy) ritual perdamaian dan penyucian setelah seseorang meninggal karena tenggelam di sungai:
- ngayau kayu[n] (Dy) ritual perdamaian dan penyucian setelah seseorang meninggal tertimpa kayu:
- ngayobong basah[n] (Dy) durian yang sudah berisi tetapi isinya muda
- ngayu-ayu[n] (Ss) upacara adat masyarakat Sembalun sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas hasil bumi dan doa agar terhindar dari bencana, dilakukan tiga tahun sekali dengan cara penga…
- ngayuman[n] (Sd) tradisi mengganti bibit padi yang mati dengan bibit padi yang baru
- ngayumpas[v] (Dy) membuang daun padi yang tua dan mati dengan menggunakan tangan:
- ngayun luci[n] (Krc) ritual yang dilakukan sebelum panen dengan cara membawa dan mengayunkan luci, kemudian menabur makanan ke sawah agar panen melimpah
- NGC[n] {Astron} katalog yang memuat lebih dari 8.000 nebula, galaksi, dan gugus bintang, objek dinamai sesuai dengan nomor urutnya (misalnya galaksi Andromeda bernomor urut 224 sehing…
- nge[a] (Sw) mabuk karena terlalu banyak makan pinang:
- ngean[n] (Bt) (ark) tempat tidur tradisional pengantin suku Pakpak yang sekelilingnya digantungi tikar pandan sebagai kelambu
- ngeangnge·ang, nge·ang-ngeang lihat hantu
- ngeang-ngeangngeang lihat hantu
- ngebabali[n] (Lp) ritual meminta izin kepada roh halus ketika akan membangun rumah
- ngebak[v] (Bn) mendapat rezeki yang banyak:
- ngebetnge·bet a cak 1 rasa ingin sekali untuk menikmati sesuatu atau mengerjakan sesuatu; 2 rasa sakit sekali serta terasa berdenyut-denyut (pd bisul, koreng, luka, dsb)
- ngebrak[n] (Jw) dua buah bangunan yang ada di bagian pintu gerbang keraton, digunakan sebagai tempat berjaga prajurit berkuda
- ngebutnge·but v cak 1 mengendarai (mobil, sepeda motor, dsb) dng cepat; berlomba-lomba; 2 bertindak (mengerjakan sesuatu) dng cepat krn waktu yg suntuk
- ngecebi[v] (Bsm) menahan tangis:
- ngecek[n] (Jw) teknik permainan siter, dengan cara posisi jari tangan kiri menekan senar untuk meredam bunyi
- ngecengnge·ceng /ngecéng/ v cak jual tampang
- ngeces[v] (cak) keluar air liur dari dalam mulut, biasanya pada bayi atau anak-anak
- ngedah[n] (BhUj) kegiatan menebang kayu kecil di ladang dengan parang
- ngedennge·den v cak menahan napas (ketika hendak buang air dsb); mengejan
- ngedom sulamukp (Jw) menggantikan tugas orang lain yang sedang sakit, makna harfiahnya 'menjarumi sulam'
- ngedos[v] (Bsm) meruntuhkan padi dari malainya dengan menggunakan mesìn:
- ngedulup[v] terbirit-birit; terpontang-panting:
- ngedus[v] (Jw) memberi cat pengilap pada wayang untuk mengilapkan dan mengawetkan warna
- ngefi[n] (Ni) tepian sungai atau laut
- ngegerukp (Jw) mengabdi
- ngeget[v] (Dy) mengigit (tentang anai-anai, dan sebagainya)
- ngehbentuk tidak baku dari engah
- ngehap[v] (Beng) membersihkan lahan ladang yang sudah dibakar untuk ditanami kembali
- ngehul[v] memusnahkan anjing kecil karena dianggap tidak baik (membawa sial) dgn cara keempat kakinya diikat dgn rotan, lalu dibuang ke sungai:
- ngejalang[n] (Lp) tradisi bersilaturahmi, berdoa, dan makan bersama di area perkuburan setelah Idulfitri
- ngejam[n] (Oy) tempat untuk meremas sagu, terbuat dari pelepah pohon sagu
- ngejambang[v] (Lp) menyemai bibit tanaman:
- ngejang[v] (Ss) memutar gasing dengan tujuan mengenai gasing lain:
- ngejer[n] (Sd) nelayan penangkap rajungan
- ngejip[n] (Bn) rasa sakit karena tertusuk duri
- ngejorkan singking[v] (MBl) bersantai setelah bekerja keras:
- ngejot[n] tradisi memberikan makanan kepada tetangga sebagai rasa terima kasih pada masyarakat Hindu dan Islam di Bali
- ngejreng[v] (cak) mengejreng (mencolok tentang warna)
- ngejut[v] (Kpr) menyentakkan pancing untuk menangkap ikan yang sedang memakan umpan:
- ngeka[v] (Lmt) menggigit sedikit (tentang buah):
- ngekah[v] menggigit sesuatu sampai putus:
- ngekel[n] (Beng) batuk yang berkepanjangan
- ngekeng[v] (Dy) menakik beberapa batang pohon agar roboh bersamaan yang ditimpa satu pohon besar (tentang pembukaan ladang):
- ngeker[v] (Dy) berputar laju dan cepat (tentang kincir angin, dan sebagainya)
- ngelalak[v] (MBl) menggumpal karena tidak diaduk saat mendidih (tentang santan):
- ngelama[v] (Lp) berkunjung ke rumah kakak laki-laki istri:
- ngelampin[a] (MBl) benar-benar lelah:
- ngelang[v] (Bn) pergi ke hutan mencari sesuatu, misalnya kayu, buah, atau obat-obatan:
- ngelante[v] (Dy) membakar tiap titik lahan dengan menggunakan bambu yang ujungnya sudah terbakar:
- ngelap[v] (Lp) memanggil dengan lambaian tangan:
- ngelapis[v] (Bkt) memanen kembali hasil panen padi pertama yang belum menguning:
- ngelapun[v] (Beng) mencari ikan menggunakan sesawuk di malam hari dengan penerangan lampu:
- ngelatek[v] (Mdr) tidak bisa diam (tentang anak): [v] (Dy) melompat dengan tinggi (tentang binatang)
- ngelawang[v] (Bl) menarikan barong dari rumah ke rumah pada hari raya Galungan dan Kuningan:
- ngelawar[n] tradisi meracik bumbu masakan Bali:
- ngelaya[n] (Lp) membuka lahan baru untuk menanam padi:
- ngele-ngele[n] (Tb) keranjang yang terbuat dari anyaman daun rumbia, berbentuk kerucut, biasanya digantung, digunakan sebagai tempat menyimpan makanan
- ngeleboni[n] (Us) tradisi meminang dalam masyarakat Using yang dilakukan oleh seorang laki-laki dengan mendatangi rumah pihak perempuan dan menginap hingga pernikahan atas izin orang tua
- ngelegi bayang-bayang[n] (Bt) acara memberi gelang kaki dan kalung dari perak, serta gelang tangan dari suasa kepada cucu pertama oleh nenek dari pihak ibu
- ngelelu[n] (Dy) penyembelih binatang yang sakit
- ngelemai[n] (Lp) tangkai lada yang buahnya jarang
- ngeleng[n] (Bt) benci yang teramat sangat antara suami-istri yang sudah tak bisa diatasi
- ngelerek[n] (Jw) proses memberi warna pada kain batik atau benang tenun secara menyeluruh
- ngeletuk[a] (Krc) dingin sekali sehingga gigi gemetar dan berbunyi
- ngelewak[v] (Ss) mengunjungi keluarga pengantin wanita setelah proses akad nikah:
- ngeliga[v] (Jw) telanjang dada [v] (Jw) bertelanjang dada
- ngelih nguik[n] musyawarah dengan kaum kerabat untuk mencari jodoh bagi anak laki-laki yang sudah dewasa dan mandiri
- ngelilin[n] (Dy) buah rambutan yang baru akan mulai tua
- ngelimet[v] (MBa) terlampau hemat dalam memenuhi kebutuhan diri:
- ngeliningan[v] (Ss) menjaga padi menjelang magrib dari segala macam gangguan, dilaksanakan sekitar satu minggu sebelum panen:
- ngelo[v] (Lmt) menarik pancingan yang sudah dapat ikannya:
- ngelok[v] (Jb) memuja makhluk halus dengan memberikan sesajen
- ngelolosan[v] (Ss) melepas burung merpati secara bergerombol dari tempat yang jauh dengan rumahnya:
- ngelugu guntir teri ujanukp (Sbw) ungkapan untuk orang selalu mewujudkan apa yang dikatakan dan dijanjikan
- ngeluh butung[n] (Ldy) adat istiadat masyarakat Dayak tempo dulu yang menempatkan peti jenazah yang baru meninggal di tempat kecil di luar rumah hingga bertahun-tahun, beratap, diberi lubang da…
- ngelukut[v] (Bn) meraba ke dalam:
- ngelulok[v] (Beng) mencangkul tanah sawah agar tanahnya halus:
- ngelulut[v] (Ss) menggosok lantai rumah dengan kotoran sapi atau tanah yang dicampur sekam agar lantai bersih atau kuat:
- ngelungah[n] upacara ngaben yang dilaksanakan untuk bayi atau anak yang meninggal sebelum tanggal gigi:
- ngeluran[v] (Bn) menyajikan banyak makanan, biasanya dilakukan saat acara besar atau acara adat:
- ngemak[n] (Dy) upacara adat pertama kali untuk menggendong bayi di belakang punggung ibu pada suku Dayak
- ngembahken nakan[n] (Bt) tradisi masyarakat Karo memberi makan orang tua yang sudah uzur atau yang sedang sakit sebagai bentuk rasa hormat dan doa agar segera sembuh
- ngembak geni[v] {Hin} memanjatkan doa untuk memohon kepada Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) semoga dianugerahi jalan yang terang, terlepas dari kegelapan masa silam dan memiliki jiwa yan…
- ngembelat[v] (Lp) menolak tawaran pada awalnya, tetapi kemudian meminta:
- ngembo[n] (Mg) lubang di tanah dengan kedalaman setinggi orang dewasa, berfungsi sebagai tempat sampah
- ngemboi[v] (Kpr) memberi isyarat dengan berbisik-bisik atau gerakan kecil dari kejauhan:
- ngemong(cak) mengemong
- ngempesen[v] (Ke) membuat sesuatu dengan terburu-buru:
- ngempos[a] kondisi kehilangan tenaga (tentang mesin)
- ngemut gula krasa legiukp (Jw) dipercayakan untuk sesuatu yang baik dan menyenangkan, tetapi dimanfaatkan sendiri atau disalahgunakan, makna harfiahnya 'mengulum gula terasa manis'
- ngemut legine gulaukp (Jw) kehidupan manusia yang dari lahirnya tampak menyenangkan, makna harfiahnya 'mengulum manisnya gula'
- ngenasnge·nas v, me·nge·nas v bersusah hati; pedih hati; me·nge·nas·kan v menimbulkan rasa pedih hati: para jenderal tewas secara ~ akibat kebiadaban PKI
- ngenceng[a] (DyNg) malas dan tidak mau mengejar buruan (tentang anjing):
- ngencukaan[n] (MBl) matoa yang buahnya berwarna merah gelap, daunnya bisa digunakan untuk pembersih badan; (i)Lepisanthes amoena
- ngenda[v] (Jb) hilang tiba-tiba (tentang janin):
- ngendah[v] (Bl) berkembang biak
- ngendok[v] membuka lebar-lebar insangnya (tentang ikan cupang) agar terlihat lebih besar untuk mengintimidasi lawannya
- ngendong[n] (Jw) tengkulak ikan yang bertransaksi di tengah laut:
- ngendot[a] (Kpr) setengah matang (tentang durian): [n] (Kpr) durian setengah matang
- ngengatnge·ngat n binatang kecil-kecil yg suka makan kertas, pakaian, dsb; gegat
- ngengat kepala mautngengat ngengat yang memiliki pola tengkorak di bagian toraks, sayap depan berwarna gelap, sayap belakang kuning, mengeluarkan suara mengerik yang keras jika merasa terganggu, kera…
- ngengat sutrangengat ngengat penghasil sutra orisinal yang memiliki nilai ekonomi tinggi; ulat sutra; ulat murbei; Bombyx mori
- ngengat tawangengat {Zool} ngengat yang berasal dari suku Noctuidae, memiliki pola sayap depan yang terlihat seperti wajah tertawa ketika sayap disatukan saat istirahat, larva memakan daun dar…
- ngenger[n] (Jw) orang yang menyerahkan jiwa dan raganya kepada majikannya
- ngenjami[v] (Lp) membuka lahan untuk kedua kalinya di tempat yang sama karena tanaman lama sudah tidak produktif lagi:
- ngenong[v] (Sbw) membawa (beras, uang, tembakau, daun lontar, dan sebagainya) untuk melayat ke keluarga yang berduka
- ngentak batun mataukp (Ss) ungkapan kemarahan terhadap sesuatu yang sangat mendalam
- ngental[v] memberi sedikit makanan kepada orang lain agar bisa mencicip:
- ngentuni[v] (Ss) turun ke sawah, menanam padi untuk pertama kalinya, dilakukan pada upacara adat pertanian:
- ngenyek[n] (cak) meremehkan atau mengejek:
- ngeongnge·ong /ngéong/ n tiruan bunyi kucing; me·nge·ong v mengeluarkan bunyi (tt kucing)
- ngepak[v] (Bn) memeluk pohon:
- ngepar[v] (Dy) menggiring binatang buruan ke perangkap
- ngepejat[v] (Ke) memberi semangat kepada orang lain sambil mengentak-entakkan kaki:
- ngepot[v] (Lp) menyusun batu di sungai menjadi setengah lingkaran, berfungsi sebagai perangkap untuk menangkap ikan:
- ngepras[n] (Jw) ritual pembersihan diri untuk menghilangkan hal-hal yang buruk
- ngeprul[a] (Sd) seperti abu halus yang ditaburkan (tentang hujan)
- nger[n] (Kai) tulang pada hidung
- ngeradat[v] (MBl) mengerem mendadak:
- ngeradui[n] (Beng) tradisi masyarakat Nasal untuk menutup ritual kematian, biasanya di hari ketujuh atau keempat puluh
- ngeranah[v] berjalan melalui banjir:
- ngeranje[v] (Jw) bersandar di tempat lain setelah melaut:
- ngeraring[v] (Bn) menangisi orang yang meninggal:
- ngerayung[n] (Jw) gerakan tari dengan cara telapak tangan membuka dan ibu jari ditekuk ke telapak tangan
- ngerek[v] (Kpr) menginjak-injak parutan batang sagu yang sudah dicampur air:
- ngerempah[n] (Beng) persiapan pesta pernikahan yang dilakukan oleh kaum ibu
- ngerenat[v] (MBl) meregangkan badan:
- ngerepak[v] (MBl) menunggu durian jatuh dari pohonnya, biasanya dilakukan saat malam hari:
- ngerepik[v] (Ldy) mematahkan ranting untuk menandai jejak di hutan:
- ngererang[n] (Dy) sarang yang sudah tidak ditempati lagi
- ngeres[a] (Sd) terasa kotor dan kasar ketika tersentuh telapak kaki atau tangan
- ngeringe·ri a berasa takut atau khawatir (krn melihat sesuatu yg menakutkan atau mengalami keadaan yg membahayakan): -- rasanya saya melihat perkelahian itu; me·nge·ri·kan v menimbulkan…
- ngeri-ngeri sedapngeri (cak) sesuatu yang sebetulnya berbahaya atau menakutkan tetapi dianggap menyenangkan
- ngerik[v] (Bt) memisahkan gabah dari batang
- ngerindit[v] (Beng) menumbuk padi menggunakan lesung dan antan, dilakukan oleh lebih dari satu orang (biasanya tiga orang):
- ngerires[n] (Bt) acara membuat rires (lemang) pada masyarakat Batak Karo dalam perayaan tahunan setelah menanam padi
- ngeriwik[v] berkicau dengan suara pelan, seperti suara baru belajar berkicau (tentang burung):
- ngerog[v] (Jw) mengambil, memanen buah dengan mengguncang-guncang pohonnya supaya jatuh atau berjatuhan
- ngerol[v] berkicau sambung-menyambung tanpa putus (tentang burung):
- ngerondong[v] (Bt) merayu wanita dengan meniup seruling untuk menyampaikan ungkapan hati
- ngeroras[n] upacara penyucian roh setelah ngaben
- ngerowek[v] (Jw) melinting tembakau basah yang akan dikeringkan:
- ngerowot[n] (Jw) ritual memakan semua jenis umbi-umbian, seperti ubi, singkong, kentang sebagai laku tirakat:
- ngersoyo[v] (Us) bergotong royong untuk mendirikan rumah:
- ngerudut[v] (MBl) melorot (tentang badan dalam posisi duduk):
- ngeruman[v] (Dy) melepaskan butir biji padi dari tangkainya:
- ngerundingi[v] (Bt) mempertimbangkan sungguh-sungguh:
- ngerupuk[n] {Hin} upacara yang dilakukan tepat sehari sebelum hari Nyepi tiba dengan tujuan mengusir makhluk halus yang jahat agar tidak mengganggu kehidupan manusia saat sedang melakukan …
- ngerurut[v] (Bt) memilin ijuk untuk dijadikan tali:
- ngesabin[v] (Mdr) mengeringkan tanah yang akan dipakai untuk pembuatan garam
- ngeta[n] (Dy) perangkap burung yang diletakkan di atas permukaan air, terbuat dari ranting pohon yang diberi getah kayu kepuak
- ngeto[n] (Ke) jalan lurus
- ngewal[n] (Jw) cara mengenakan keris menurut adat Yogyakarta, dilakukan dengan menyisipkan gandar keris ke dalam lipatan setagen dengan posisi tertelungkup dan hulu keris menghadap ke si…
- ngewangsit[v] (Lp) memanggil dengan siulan:
- nggaduh[n] (Jw) bagi hasil dalam peternakan
- nggakenggak
- nggala[v] (Ss) membajak sawah tahap pertama
- nggara enggo tula[n] (Bt) hari ke-17 setiap bulan dalam penanggalan Batak Karo
- nggara sepuluh[n] (Bt) hari ke-10 setiap bulan dalam penanggalan Batak Karo
- nggara simbelin[n] (Bt) hari ke-24 setiap bulan dalam penanggalan Batak Karo
- nggaro[n] (Ss) penggarapan sawah dengan melepaskan kerbau berkeliaran dan menginjak-injak tanah yang sudah diairi [n] permukiman pada masyarakat Dompu
- nggayuh ing aluhurukp (Jw) mengharapkan hal-hal yang mustahil, makna harfiahnya 'meraih kemuliaan'
- nggebleg[v] (Us) mengentakkan kaki ke tanah atau menepukkan tangan ke bantal sebanyak tiga kali sebagai salah satu syarat pada ritual pengasihan, sihir, dan sebagainya:
- nggedebok bosokukp (Jw) sifat dan wajahnya buruk, makna harfiahnya 'seperti pelepah pisang busuk'
- nggedhekake atine tenguukp (Jw) melaksanakan pekerjaan yang rumit, makna harfiahnya 'membesarkan hati tungau'
- Nggem[n] suku yang mendiami daerah aliran Sungai Haflifoeri tengah, sebelah utara kota Wamena, Provinsi Papua
- nggendholi buntute macanukp (Jw) menuruti perkataan orang jahat atau mengikuti jejaknya, makna harfiahnya 'bergantung pada ekor macan'
- nggenthong bocorukp (Jw) tidak dapat menghemat, makna harfiahnya 'seperti tempayan bocor'
- nggiling[n] (Kb) pekerjaan mewarnai benang dengan rendaman daun nila untuk menghasilkan warna biru [n] (Mg) perisai yang dibuat dari kulit kerbau yang dikeringkan, digunakan sebagai penaha…
- nggore[n] (Bm) balok alas lantai rumah panggung
- nggufa[n] (Bm) empang kecil di sungai
- nggugat kayu akingukp (Jw) menggugat orang yang sudah meninggal, makna harfiahnya 'menggugat kayu kering'
- ngguntar[n] suku bangsa yang berasal dari atau mendiami wilayah Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan
- nggutuk lor kena kidulukp (Jw) maksudnya menyindir orang lain dengan secara tidak langsung mengenai sasarannya, makna harfiahnya 'melempar batu ke utara terkena selatan'
- ngiangngi·ang n suara denging; me·ngi·ang v 1 berbunyi mendenging; 2 terdengar berdenging: di telingaku seakan-akan masih ~ ucapannya; me·ngi·ang-ngi·ang v mengiang; ter·ngi·ang v terden…
- ngibah[v] (Dy) mengayunkan sesuatu ke benda lain tanpa mengenainya:
- ngibau[v] (Kpr) mengambil kerang dengan tangan di tepi pantai saat air surut:
- ngida[n] (Bt) bias cahaya berwarna hijau muda yang (biasanya terpantul dari benda berbahan plastik, besi, atau kaca yang tersorot cahaya matahari dan sebagainya) [n] (Bt) rasa pusing ak…
- ngidak endog[n] (Jw) prosesi dalam pernikahan adat Jawa berupa penginjakan telur mentah oleh pengantin laki-laki, kemudian kakinya dicuci oleh pengantin wanita dengan posisi berlutut
- ngidak geni blubukanukp (Jw) menerjang rasa malu atau enggan tanpa pertimbangan apa-apa (berpikir panjang), makna harfiahnya 'menginjak api membara'
- ngidam[v] (cak) mengidam
- ngigel[n] (Jw) gerak tari dengan memutar pergelangan tangan
- ngihik[v] (Bkt) penginjakan padi agar terlihat bersih [n] (Bkt) penginjakan padi agar terlihat bersih
- ngihit[n] (Dy) gotong royong tanpa imbalan dengan syarat tuan rumah hanya menyediakan makanan
- ngihu[n] (Kb) alat untuk mengeluarkan biji kapas apabila jumlah kapas banyak, berbentuk seperti kincir, terbuat dari kayu-kayu bulat dan licin yang diletakkan di dua tiang kayu dan di b…
- ngihut[v] mendorong perahu atau kapal (baik turun ke laut maupun naik ke darat):
- ngikek[v] (Krc) memakan sesuatu dengan mengigit kecil-kecil
- ngilani dhadhaukp (Jw) menghina orang yang menjadi lawannya, makna harfiahnya 'mengukur dada'
- ngiler[a] (cak) menimbulkan rasa menginginkan sesuatu
- ngilo-ngilo[n] (Bgk) bagian dalam pelipis yang berdenyut ketika menggerakkan mulut
- ngilungi·lu a (rasa) nyeri pd tulang
- ngimbai[adv] (MBa) sambil menunggu:
- ngimbun[v] (Lp) memperkirakan lokasi sumber mata air dengan mengembunkan daun pisang atau talas
- nginai[n] (Lp) prosesi pemberian nama adat Lampung
- ngindung[n] (Jw) hak adat yang diberikan Kesultanan Yogyakarta dan Kadipaten Pakualaman kepada masyarakat atau institusi untuk menggunakan tanah bukan keprabon dengan membuat perjanjian ja…
- nging[n] (BhDI) mata kaki
- ngingkol[v] (MBl) memutar tuas dengan tangan:
- nginin[n] (Kai) tali terbuat dari rotan, nilon, atau rafia yang diikat pada sarung parang agar parang mudah digantungkan
- nginsak[v] (Bkt) menggosok-gosokkan badan pada benda (misalnya tiang, pohon) untuk menghilangkan gatal:
- ngintis[v] (Lp) mengendap-endap:
- nginyik[v] (Beng) mengguncang dahan menggunakan kaki agar buahnya jatuh
- ngiring kucing[n] (Jw) ritual khas Tengger dengan memandikan kucing hitam bertujuan untuk memohon hujan
- ngirip[n] (Mt) pohon dipinggir laut, batangnya besar, berkayu keras, berdaun dan berbuah kecil-kecil seperti cengkeh, bagus untuk dijadikan bahan bangunan rumah dan perahu
- ngirit-irit dadi ngorot-orotukp (Jw) berusaha untuk menghemat, tetapi malahan boros karena salah perhitungan, makna harfiahnya '(maksudnya mau) menghemat, tetapi menjadi boros'
- ngiro[adv] (Bm) ke sana ke mari tidak tentu arah tujuannya
- ngirung[n] (Jw) bentuk sanggul lipat di bagian tengah (seperti bentuk hidung), biasanya untuk sanggul pengantin Jawa sebelum upacara akad nikah
- ngisen[v] (Jw) mengambil sisa-sisa makanan yang jatuh di lantai lalu dimakan, biasanya dilakukan oleh anak kecil
- ngithing[n] (Jw) {Sen} gerakan pada tarian Jawa klasik dengan posisi jari tengah dan jempol beradu sehingga membentuk bulatan, jari yang lain ditekuk atau dilengkungkan ke bawah
- ngitingkiting [v] (Jw) gerakan tari berupa gerak mempertemukan jari tengah dan ibu jari (sehingga membentuk lingkaran), serta menekuk semua jari yang lain: [n] (Jw) gerak tari dengan mene…
- ngkalembu[n] bahasa yang dituturkan di wilayah Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan
- nglebuh[n] (Jw) bagian belakang rumah yang digunakan untuk pembuangan sampah
- nglerek[v] (Jw) {Tbs} memberi warna pada kain batik di tahap akhir pewarnaan
- ngliger dulonukp (Jw) segala sesuatu tidak harus dilihat dari keberuntungannya saja, makna harfiahnya 'jatuhnya sama saja'
- ngligur[v] (Jw) tidur di sembarang tempat
- nglurukluruk [v] (Jw) bergerak secara berkelompok untuk mendatangi kelompok yang lain
- ngobihe[n] (Gor) dua buah kelapa yang diikat
- ngobu[n] (Kol) proses mencari ikan dengan menyatukan beberapa buah kail, diikat dengan benang lalu diturunkan ke dalam laut:
- ngodah[n] (Kb) alat untuk memasukkan atau memisahkan benang tenun, berupa lidi dari bambu air atau kayu asam dengan panjang sekitar 50 cm
- ngodos[v] (Dy) memasak makanan di dalam bambu
- ngohiang[n] {Tbg} masakan khas Tionghoa peranakan di Bogor dan Jakarta, terbuat dari kentang goreng, tahu goreng, dan olahan daging dengan tepung, disiram kuah bumbu kacang halus
- ngohiong[n] (Cn) bumbu khas Tiongkok yang terbuat dari lima rempah giling, seperti pekak, kayu manis, cengkeh, lada sicuan, adas, atau rempah lainnya
- ngojur[v] (Mdr) membantu mengangkut hasil tangkapan nelayan kemudian mendapat upah berupa ikan, biasanya dilakukan anak-anak
- ngokongo·ko Jw a Ling tingkatan bahasa yg terendah dl bahasa Jawa yg dipakai untuk berbicara dng orang yg sudah akrab, dng orang yg lebih rendah kedudukannya, atau dng orang yg lebih mu…
- ngolam[v] (Ss) memanggil arwah leluhur dengan membaca mantra untuk meminta berkah bagi yang masih hidup:
- ngolitak[v] (Dy) makan nasi bubur:
- ngolo[v] (Beng) tiarap dengan kepala mendongak
- ngolohpit[a] (Dy) rasa getir pada daging buah durian:
- ngolot[v] (Dy) mengingini makanan orang (tentang anak-anak):
- ngomar[n] (Ky) daun nipah yang digunakan untuk melinting rokok atau tembakau
- ngomongomong [v] (cak) omong [n] (Jw) {Sen} gerakan badan ke samping kanan dan kiri pada tari Jawa klasik, dengan posisi diam atau tanpa mengangkat kaki
- ngomong-ngomongomong [p] omong-omong
- ngomonyik[v] (Dy) memasukkan benih ke dalam lubang tugal:
- ngonah[v] (Dy) memasak ikan atau daging:
- ngongak[v] (Bt) tidak bisa berbicara atau berkata-kata karena kehabisan ide
- ngonggoi[v] (Ri) tidur dalam keadaan duduk sehingga kepala mengangguk-angguk:
- ngongngobo[n] (Ky) gelang dari anyaman daun tikar, biasanya dilingkarkan pada lengan perempuan sebagai pelengkap pakaian adat
- ngongu[n] (Bm) sisa air liur yang mengering di pipi