Entri kamus

naik

Pemenggalan
na·ikKBBI IVnaikKaikki
Pelafalan
/ˈnaik/Kaikki · IPA[ˈna.ɪk̚]Kaikki · IPA

Bentuk terindeks: naik

Definisi

Arti

  1. Tipe 1
    na·ik v 1 bergerak ke atas atau ke tempat yg lebih tinggi: anaknya segera -- ke tempat tidur; layang-layangku tidak dapat --; 2 timbul (tt matahari): matahari --; 3 mendaki; menanjak; memanjat: olahraga -- gunung; jalan ini -- terus; -- pohon jambu; 4 masuk rumah (melalui tangga); masuk ke kendaraan (angkutan, tumpangan, dsb): “silakan -- !”, dng ramah sopir mempersilakan penumpangnya; 5 mengendarai; menunggang; menumpang (kapal, pesawat, dsb): ia tidak -- sepeda; -- unta; -- pesawat terbang; 6 bertambah tinggi (mahal, besar, banyak, dsb); meningkat: harga barang-barang terus --; gaji pegawai belum juga --; hasil padi tahun ini -- dibandingkan dng hasil tahun lalu; pangkatnya -- setingkat; 7 menjadi: tidak ada seorang pun yg mau -- saksi; 8 pergi ke: -- darat;
    bulan -- , matahari -- , pb
    mendapat untung di sana-sini;
    -- apel minta banding kpd pengadilan yg lebih tinggi (naik banding dr pengadilan negeri ke pengadilan tinggi) atas keputusan pengadilan yg lebih rendah; -- banding naik apel; -- benang mendapat angin; mendapat hati; mendapat kesempatan berkembang: ketika pamannya menjadi ketua, partainya -- benang; -- bertabal mengumumkan penobatan raja; menobatkan; -- besar mulai sudah menjadi besar (tt anak-anak); -- cetak mulai (akan) dicetak; -- darah (menjadi) marah: -- darahnya krn pengharapannya tidak terpenuhi; -- (ke) darat pergi ke darat (dr kapal, perahu, dsb): turun dr kapal langsung -- (ke) darat; -- daun 1 selalu menang atau selalu mendatangkan untung (dl permainan kartu, usaha, dsb): hasil laut yg kini lagi -- daun sbg komoditas ekspor ialah rumput laut; 2 mendapat nasib baik (terang bintang); menanjak: kemampuannya memainkan kecapi membawa namanya -- daun; -- derajat menjadi lebih tinggi derajat atau kedudukannya; -- geram bangkit marah; timbul marah; -- haji menunaikan ibadah haji, merupakan rukun Islam yg kelima; menjalankan ibadah haji; -- hati menjadi gembira (sombong dsb); -- kuda hijau ki mabuk; -- marak ki 1 mulai bercahaya; 2 sedang memuncak keelokannya (kecantikannya); 3 mulai mendapat nama baik (masyhur); -- mempelai 1 menjadi pengantin; 2 tidur yg pertama kali dng istri atau suami; -- merek cak bertambah tinggi kehormatan; bertambah tinggi martabat; -- mesin 1 mulai (akan) dicetak (dl persuratkabaran): sampai berita ini -- mesin malam tadi, masih terus dilakukan pencarian mayat yg tertimbun; 2 mulai dipasang (mesin): sekarang mobilnya sudah -- mesin; -- nobat Mk 1 menjadi pengantin; kawin; 2 dinobatkan menjadi raja; -- palak 1 menjadi marah; kesal; 2 merasa tidak senang; -- pelamin(an) Mk menjadi pengantin; menikah; -- pitam 1 (menjadi) marah sekali (panas hati); 2 menjadi pusing; menjadi pening; -- raja kl menjadi raja; -- ranjang kawin dng kakak bekas istri/suami; -- rezeki semakin bertambah keuntungannya; -- saksi menjadi saksi dl suatu perkara atau peristiwa; -- setom cak menjadi marah (panas hati); -- takhta (dinobatkan) menjadi raja; -- tangan beruntung; -- tidur pergi (berjalan) untuk tidur; menuju ke suatu tempat untuk tidur; -- turun turun naik;
    me·na·ik v menjadi naik; menjadi tambah besar (tinggi, banyak, dsb); meningkat; menanjak: produksi beras ~; korban kecelakaan lalu lintas ~;
    me·na·iki v 1 naik di; mendaki; memanjat: mereka merangkak ~ tanggul itu; 2 menunggangi; mengendarai: ~ sepeda; 3 masuk (rumah dsb); mendiami (rumah): ia ~ rumahnya yg baru;
    me·na·ik·kan v 1 menjadikan naik (meningkat, bertambah banyak, bertambah besar, dsb); meninggikan: Pemerintah ~ kecerdasan masyarakat; 2 mengibarkan (tt bendera): mereka ~ bendera; 3 menjadikan (harga, pajak, pangkat, gaji, dsb) bertambah tinggi; 4 menjadikan (penumpang, barang) naik (masuk ke) kendaraan: dia sedang ~ penumpang;
    pe·na·ik·an n proses, cara, perbuatan menaikkan;
    ke·na·ik·an n 1 perihal naik; peningkatan; penambahan: ~ harga tidaklah terjadi pd semua barang; ~ pangkatnya tertunda; 2 kendaraan; tunggangan;
    ~ gaji berkala Adm tambahan atau kenaikan gaji yg diberikan secara berkala; ~ pangkat Adm tindakan resmi dl administrasi kepegawaian yg mengakibatkan perubahan pangkat pegawai negeri sipil, yakni pangkatnya menjadi lebih tinggi dp pangkat semula; ~ pangkat otomatis Adm kenaikan pangkat yg diberikan tanpa ujian dsb dan hanya sekali saja selama menjadi pegawai; ~ pangkat pilihan Adm kenaikan pangkat yg diberikan kpd pegawai negeri sipil yg memangku jabatan struktural atau fungsional tertentu yg telah memenuhi syarat tertentu; ~ pangkat reguler Adm kenaikan pangkat yg diberikan kpd pegawai negeri sipil yg memenuhi syarat yg ditentukan tanpa memperhatikan jabatan yg dipangkunya
  2. Tipe 2
    na.ik Verba (kata kerja) (1) bergerak ke atas atau ke tempat yang lebih tinggi: anaknya segera naik ke tempat tidur; layang-layangku tidak dapat naik; (2) timbul (tentang matahari): matahari naik; (3) mendaki; menanjak; memanjat: olahraga naik gunung; jalan ini naik terus; naik pohon jambu; (4) masuk rumah (melalui tangga); masuk ke kendaraan (angkutan, tumpangan, dan sebagainya) : 'silakan naik !', dengan ramah sopir mempersilakan penumpangnya; (5) mengendarai; menunggang; menumpang (kapal, pesawat, dan sebagainya) : ia tidak naik sepeda; naik unta; naik pesawat terbang; (6) bertambah tinggi (mahal, besar, banyak, dan sebagainya) ; meningkat: harga barang-barang terus naik; gaji pegawai belum juga naik; hasil padi tahun ini naik dibandingkan dengan hasil tahun lalu; pangkatnya naik setingkat; (7) menjadi: tidak ada seorang pun yang mau naik saksi; (8) pergi ke: naik darat

KBBI Edisi VI

Arti versi VI

Definisi berikut berasal dari ekstraksi aplikasi resmi KBBI VI yang dipublikasikanDefinisi/kbbi; dipakai sebagai pembanding, bukan pengganti KBBI IV.

  1. Makna
    [v] bergerak ke atas atau ke tempat yang lebih tinggi:
  2. Makna
    [v] timbul (tentang matahari):
  3. Makna
    [v] mendaki; menanjak; memanjat: ;
  4. Makna
    [v] masuk rumah (melalui tangga); masuk ke kendaraan (angkutan, tumpangan, dan sebagainya):
  5. Makna
    [v] mengendarai; menunggang; menumpang (kapal, pesawat, dan sebagainya): ;
  6. Makna
    [v] bertambah tinggi (mahal, besar, banyak, dan sebagainya); meningkat: ; ;
  7. Makna
    [v] menjadi:
  8. Makna
    [v] pergi ke:

Asal-usul kata

Etimologi

Relasi ini berasal dari etymology-db dan diparsing dari Wiktionary; hasilnya belum divalidasi secara sistematis.

  • Diwariskan dari

    Malay: naik

  • Diwariskan dari

    Old Malay: nāyik

Kaikki · Wiktionary

Data leksikal

Data tambahan ini diekstrak oleh Wiktextract dan disediakan melalui Kaikki; bukan definisi resmi KBBI. Teks sumber mengikuti ketentuan lisensi Wiktionary.

Verba

Etimologi: Inherited from Malay naik, from Classical Malay ناءيق (naik), possibly a reduction from Proto-Malayo-Polynesian *panahik (“climb”).

Sinonim: daki, meningkat, tunggang, unggah

Turunan: kenaikan, menaik, menaiki, menaikkan, penaikan, naik apel, naik banding, naik benang, naik bertabal, naik besar, naik cetak, naik darah, naik darat, naik daun, naik derajat, naik geram, naik haji, naik hati, naik ke darat, naik kuda hijau, naik marak, naik mempelai, naik merek, naik mesin

Konteks pemakaian

Contoh penggunaan

  1. anaknya segera -- ke tempat tidur

  2. layang-layangku tidak dapat --

  3. matahari --

  4. olahraga -- gunung

  5. jalan ini -- terus

  6. -- pohon jambu

  7. “silakan --,” dengan ramah sopir mempersilakan penumpangnya

  8. ia tidak -- sepeda

  9. -- unta

  10. -- pesawat terbang

  11. harga barang-barang terus --

  12. gaji pegawai belum juga --

Bentukan

Turunan

Rakitan kata

Gabungan kata

Ungkapan

Peribahasa dan kiasan

  • Peribahasa

    bulan naik, matahari naik

  • Kiasan

    naik jabatan

Bahasa sehari-hari

Bentuk slang

Dalam percakapan santai, kata ini sering ditulis:

  • naekmodifikasi vokal

Bunyi yang serupa

Kata berima

Rima akhir -iklihat semuanya:

Rima awal na-lihat semuanya: