Entri kamus
bujangga
- Pemenggalan
- bu·jang·gaKBBI IV + Kaikki
- Pelafalan
- /bu.d͡ʒaŋ.ɡa/Kaikki · IPA
Bentuk terindeks: bujangga
Definisi
Arti
- Tipe 1bu·jang·ga n 1 pendeta; petapa; orang cerdik pandai; 2 pengarang syair (sajak dsb); ahli sastra; pujangga;
ke·bu·jang·ga·an n perihal bujangga (spt pengarang, pendeta); kesusastraan; kepujanggaan - Tipe 1bu·jang·ga n 1 pendeta; petapa; orang cerdik pandai; 2 pengarang syair (sajak dsb); ahli sastra; pujangga;
ke·bu·jang·ga·an n perihal bujangga (spt pengarang, pendeta); kesusastraan; kepujanggaan - Tipe 2bu.jang.ga Nomina (kata benda) (1) pendeta; petapa; orang cerdik pandai; (2) pengarang syair (sajak dan sebagainya) ; ahli sastra; pujangga
KBBI Edisi VI
Arti versi VI
Definisi berikut berasal dari ekstraksi aplikasi resmi KBBI VI yang dipublikasikanDefinisi/kbbi; dipakai sebagai pembanding, bukan pengganti KBBI IV.
- Maknabentuk tidak baku: bujanggi
- Makna[n] pendeta; petapa; orang cerdik pandai
- Makna[n] pengarang syair (sajak dan sebagainya); ahli sastra; pujangga
- Makna[n] (Ach) pemuda pembawa perisai
Asal-usul kata
Etimologi
Relasi ini berasal dari etymology-db dan diparsing dari Wiktionary; hasilnya belum divalidasi secara sistematis.
- Diwariskan dari
Malay: bujangga
- Diwariskan dari
Classical Malay: bujangga
- Berasal dari
Javanese: bujangga
- Berasal dari
Old Javanese: bhujangga
- Berasal dari
Sanskrit: पूजाङ्ग
- Gabungan dari
Sanskrit: पूजा
- Gabungan dari
Sanskrit: अङ्ग
- Berstem sama dengan
Indonesian: pujangga
- Berasal dari
Old Javanese: ,
- Berstem sama dengan
Indonesian: bujang
Kaikki · Wiktionary
Data leksikal
Data tambahan ini diekstrak oleh Wiktextract dan disediakan melalui Kaikki; bukan definisi resmi KBBI. Teks sumber mengikuti ketentuan lisensi Wiktionary.
Etimologi: From Malay bujangga, from Classical Malay bujangga, from Javanese bujangga, from Old Javanese bhujangga. * A possible corruption of Sanskrit पूजाङ्ग (pūjāṅga) from पूजा (pūjā) + अङ्ग (aṅga); doublet of pujangga. * A possible corruption of Old Javanese bujaṅ, wujaṅ (“young (unmarried) person”); doublet of bujang. According to van der Kroef (1950), this was happened due to Sanskritization of the Javanese court.
Bentuk: boedjangga (alternative), budjangga (alternative)
Kata seakar
Keluarga kata
- bujanggaan2×
- kebujanggaan2×
Bentukan
Turunan
Bunyi yang serupa
Kata berima
Rima akhir -angga — lihat semuanya:
Rima awal bu- — lihat semuanya: