Entri kamus

palawija

Pemenggalan
pa·la·wi·jaKBBI IV + Kaikki
Pelafalan
/palaˈwid͡ʒa/Kaikki · IPA[pa.laˈwi.d͡ʒa]Kaikki · IPA

Bentuk terindeks: palawija

Frekuensi korpus: 769Akar kata: palawija

Definisi

Arti

  1. Tipe 1
    pa·la·wi·ja n tanaman selain padi; biasa ditanam di sawah atau di ladang (spt kacang, jagung, ubi)
  2. Tipe 2
    pa.la.wi.ja Nomina (kata benda) tanaman selain padi; biasa ditanam di sawah atau di ladang (seperti kacang, jagung, ubi)

KBBI Edisi VI

Arti versi VI

Definisi berikut berasal dari ekstraksi aplikasi resmi KBBI VI yang dipublikasikanDefinisi/kbbi; dipakai sebagai pembanding, bukan pengganti KBBI IV.

  1. Makna
    [n] tanaman selain padi; biasa ditanam di sawah atau di ladang (seperti kacang, jagung, ubi)

Asal-usul kata

Etimologi

Relasi ini berasal dari etymology-db dan diparsing dari Wiktionary; hasilnya belum divalidasi secara sistematis.

  • Dipinjam dari

    Javanese: palawija

  • Gabungan dari

    Indonesian: phala

  • Gabungan dari

    Indonesian: dwija

  • Gabungan dari

    Sanskrit: फल

  • Gabungan dari

    Sanskrit: द्विज

Kaikki · Wiktionary

Data leksikal

Data tambahan ini diekstrak oleh Wiktextract dan disediakan melalui Kaikki; bukan definisi resmi KBBI. Teks sumber mengikuti ketentuan lisensi Wiktionary.

Nomina

Etimologi: Borrowed from Javanese ꦥꦭꦮꦶꦗ (palawija, “second crop”), from Old Javanese phala (“fruit, seed, result”) + dwija (“twice”), from Sanskrit फल (phala, “fruit, seed, result”) + द्विज (dvija, “twice”). Replaced Dutch tweede gewassen (“second crops, secondary crops”) by Komisi Bahasa Indonesia as published on Kanpō–Berita Pemerintah No.38 Year III Month 3 (2604) in 1944.

Bentuk: palawija-palawija (plural), palawidja (alternative)

Bunyi yang serupa

Kata berima

Rima akhir -ijalihat semuanya:

Rima awal pa-lihat semuanya: