Entri kamus
tuan
- Pemenggalan
- tu·anKBBI IV + Kaikki
- Pelafalan
- /ˈtuan/Kaikki · IPA[ˈt̪u.an]Kaikki · IPA
Bentuk terindeks: tuan
Definisi
Arti
- Tipe 1tu·an n 1 orang tempat mengabdi, sbg lawan kata hamba, abdi, budak: anjing itu sangat setia kpd -- nya; 2 orang yg memberi pekerjaan; majikan; kepala (perusahaan dsb); pemilik atau yg empunya (toko dsb): hari ini -- saya tidak ada di kantor; 3 orang laki-laki (yg patut dihormati): ada seorang -- datang kemari; sepeda -- , sepeda untuk orang laki-laki; 4 sebutan kpd orang laki-laki bangsa asing atau sebutan kpd orang laki-laki yg patut dihormati: -- haji; -- sayid; 5 sebutan bagi wanita bangsawan (putri raja dsb): -- putri; 6 a persona orang kedua laki-laki (engkau atau -mu yg takzim): -- hendak ke mana? inilah sepeda --; b persona orang kedua perempuan (engkau atau -mu yg takzim): tidak sampai hati Kakanda melepaskan -- berjalan seorang diri;
-- besar 1 kepala perusahaan (perkebunan, pabrik, dsb); 2 cak orang yg berpangkat tinggi; 3 gubernur jenderal; -- hamba tuan (pengganti persona, lebih takzim dp tuan); -- kebun penguasa kebun; -- tamu tuan rumah; -- tanah 1 pemilik tanah pribadi yg sangat luas; 2 orang yg memiliki tanah, penginapan, pondokan, atau rumah sewaan; -- toko yg empunya toko;
tu·an-tu·an n 1 banyak orang laki-laki; banyak tuan: ~ dan nyonya-nyonya dipersilakan duduk; 2 bangsawan; ningrat: anak ~ , anak raja-raja; kaum ningrat;
ber·tu·an v 1 ada tuannya; ada pemiliknya: tanah yg tidak ~ dianggap tanah pemerintah; barang-barang tidak ~ di pelabuhan itu disita untuk negara; 2 menyebut (memanggil) tuan; bertuankan;
ber·tu·an·kan v 1 menghamba (mengabdi) kpd; menganggap sbg tuan kpd: hamba tak mau ~ anak raja yg lalim itu; 2 menyebut (memanggil) tuan (kpd): tiada aku sudi ~ orang yg lalim itu;
me·nu·ani v menjadi tuan pada; menguasai; memiliki;
me·nu·an·kan v menjadikan tuan; menyebut tuan kpd orang yg diajak berbicara;
per·tu·an·an n 1 kedudukan (golongan) orang bangsawan; kaum ningrat; 2 kekuasaan memerintah; pemerintahan (atas suatu negara, bangsa); 3 kedaulatan; hak pertuanan;
mem·per·tu·an v 1 menguasai; memiliki; menjadi bertuan; 2 memandang sbg tuan; menjadikan yg dipertuan; menyebut tuan (bagi raja atau sultan sbg orang yg dimuliakan dan mempunyai kekuasaan): bangsa yg dipertuan, bangsa yg dianggap lebih mulia dp bangsa lain; hak yg dipertuan, hak menguasai suatu daerah atau suatu negara; berdaulat atas suatu daerah (suatu negeri); menguasai; memiliki; menjadi bertuan;
mem·per·tu·an·kan v mempertuan;
ke·tu·an-tu·an·an v bersikap spt seorang tuan: ia yg ~ makin lama makin dijauhi teman-temannya - Tipe 2tu.an Nomina (kata benda) (1) orang tempat mengabdi, sebagai lawan kata hamba, abdi, budak: anjing itu sangat setia kepada tuan nya; (2) orang yang memberi pekerjaan; majikan; kepala (perusahaan dan sebagainya) ; pemilik atau yang empunya (toko dan sebagainya) : hari ini tuan saya tidak ada di kantor; (3) orang laki-laki (yang patut dihormati): ada seorang tuan datang kemari; sepeda tuan , sepeda untuk orang laki-laki; (4) sebutan kepada orang laki-laki bangsa asing atau sebutan kepada orang laki-laki yang patut dihormati: tuan haji; tuan sayid; (5) sebutan bagi wanita bangsawan (putri raja dan sebagainya) : tuan putri; (6 a) persona orang kedua laki-laki (engkau atau -mu yang takzim): tuan hendak ke mana? inilah sepeda tuan; (b) persona orang kedua perempuan (engkau atau -mu yang takzim): tidak sampai hati Kakanda melepaskan tuan berjalan seorang diri
KBBI Edisi VI
Arti versi VI
Definisi berikut berasal dari ekstraksi aplikasi resmi KBBI VI yang dipublikasikanDefinisi/kbbi; dipakai sebagai pembanding, bukan pengganti KBBI IV.
- Makna[n] orang tempat mengabdi, sebagai lawan kata hamba, abdi, budak:
- Makna[n] orang yang memberi pekerjaan; majikan; kepala (perusahaan dan sebagainya); pemilik atau yang empunya (toko dan sebagainya):
- Makna[n] orang laki-laki (yang patut dihormati):
- Makna[n] kata sapaan kepada orang laki-laki bangsa asing atau sebutan kepada orang laki-laki yang patut dihormati:
- Makna[n] kata sapaan kepada perempuan bangsawan (putri raja dan sebagainya):
- Makna[pron] persona orang kedua laki-laki (engkau atau -mu yang takzim):
- Makna[pron] persona orang kedua perempuan (engkau atau -mu yang takzim):
Asal-usul kata
Etimologi
Relasi ini berasal dari etymology-db dan diparsing dari Wiktionary; hasilnya belum divalidasi secara sistematis.
- Diwariskan dari
Malay: tuan
- Diwariskan dari
Proto-Malayo-Polynesian: *qatuan
- Berstem sama dengan
Indonesian: tuhan
Kaikki · Wiktionary
Data leksikal
Data tambahan ini diekstrak oleh Wiktextract dan disediakan melalui Kaikki; bukan definisi resmi KBBI. Teks sumber mengikuti ketentuan lisensi Wiktionary.
Etimologi: From Malay tuan, from Proto-Malayo-Polynesian *qatuan (“deity”). Doublet of tuhan.
Bentuk: tuan-tuan (plural), para tuan (plural), toean (alternative)
Sinonim: kepala, majikan, pemilik
Etimologi: From Malay tuan, from Proto-Malayo-Polynesian *qatuan (“deity”). Doublet of tuhan.
Bentuk: toean (alternative)
Konteks pemakaian
Contoh penggunaan
anjing itu sangat setia kepada --nya
hari ini -- saya tidak ada di kantor
ada seorang -- datang kemari
sepeda --
-- haji
-- sayid
-- putri
-- hendak ke mana?
inilah sepeda --
tidak sampai hati Kakanda melepaskan -- berjalan seorang diri
Kata seakar
Keluarga kata
- dipertuan2.091×
- tuannya587×
- bertuan418×
- ketuanan163×
- petuanan141×
- pertuanan128×
- tuanmu31×
- pertuan30×
- tuani17×
- peteluan12×
- dituan7×
- bertemuan6×
- petuanannya5×
- tuanan5×
- dipertuankan4×
- pertuanannya4×
- pentuan3×
- mentuan2×
Bentukan
Turunan
Rakitan kata
Gabungan kata
Bunyi yang serupa
Kata berima
Rima akhir -an — lihat semuanya:
- selatan
- kecamatan
- pendidikan
- perusahaan
- pembelajaran
- penghargaan
- pemilihan
- jalan
- berdasarkan
- span
- kerajaan
- dewan
Rima awal tu- — lihat semuanya: