rima akhir · 265 kata

Kata berima -aka

Halaman 1 dari 2. Cari rima lain.

250 kata per halaman

Berbunyi -aka

250 dari 265
  1. pustakapus·ta·ka n 1 kitab; buku; 2 buku primbon; per·pus·ta·ka·an n 1 tempat, gedung, ruang yg disediakan untuk pemeliharaan dan penggunaan koleksi buku dsb; 2 koleksi buku, majalah, dan…
  2. malakama·la·ka n pohon, kayunya dibuat arang, buahnya yg masam dibuat asinan; Phyllanthus emblica; bagai kena buah -- , pb sangat terperanjat seolah-olah kena peluru krn penghinaan yg ti…
  3. pusakapu·sa·ka n 1 harta benda peninggalan orang yg telah meninggal; warisan: -- yg ditinggalkan kpd anaknya hanya berupa sawah lima petak; 2 barang yg diturunkan dr nenek moyang: keris …
  4. saka1sa·ka n 1 tiang rumah; 2 kp pusaka (bendera): Sang -- Merah Putih, bendera pusaka Merah Putih; -- guru 1 tiang utama rumah; tiang seri: -- guru masjid Demak terbuat dr tatal kayu;…
  5. nerakane·ra·ka n 1 alam akhirat tempat orang kafir dan orang durhaka mengalami siksaan dan kesengsaraan; 2 sial; celaka: -- , nyah dr sini; 3 cak keadaan atau tempat yg menyengsarakan (k…
  6. melakame·la·ka ? malaka
  7. suakasu·a·ka n tempat mengungsi (berlindung), menumpang (pd), menumpang hidup (pd): ia minta -- kpd negara lain; -- alam perlindungan yg diberikan pemerintah atau badan yg berwenang thd…
  8. cempaka1cem·pa·ka n 1 pohon yg bunganya berbau harum, berwarna putih kekuning-kuningan atau kuning (ada bermacam-macam, spt -- ambon; Michelia figo; -- dadu atau -- kuning; Michelia champ…
  9. jakaja·ka n anak laki-laki yg telah dewasa, tetapi belum berumah tangga; perjaka; lajang
  10. raka1ra·ka n 1 Jw kakak laki-laki; 2 sebutan kpd mahasiswa senior pd masa perploncoan
  11. baka1ba·ka a tidak berubah selama-lamanya; abadi; kekal; negeri (alam) yg -- , ki akhirat
  12. nakana·ka v, ber·na·ka-na·ka v (berpantun, bernyanyi) bersambut-sambutan
  13. belakabe·la·ka adv 1 semuanya (tiada kecualinya): penghuni rumah itu perempuan --; 2 seluruhnya; sama sekali (tidak bercampur dng yg lain); semata-mata: perkataannya bohong --
  14. malapetakama·la·pe·ta·ka n kecelakaan; kesengsaraan; musibah: siapa pun tidak mengharapkan -- datang menimpanya
  15. durhakadur·ha·ka a 1 ingkar thd perintah (Tuhan, orang tua, dsb); 2 tidak setia kpd kekuasaan yg sah (negara); ber·dur·ha·ka v melakukan perbuatan durhaka: Malin Kundang ~ thd ibunya; men…
  16. hanacarakaha·na·ca·ra·ka n abjad bahasa Jawa dan Sunda yg berjumlah 20 lambang (disebut ha, na, ca, ra, ka, da, ta, sa, wa, la, pa, dha, ja, ya, nya, ma, ga, ba, tha, nga)
  17. petakape·ta·ka kl n bencana; kecelakaan; mala -- , berbagai bencana (kecelakaan, kesengsaraan, penderitaan, dsb)
  18. nayakana·ya·ka kl n menteri
  19. jenakaje·na·ka a membangkitkan tawa; kocak; lucu; menggelikan: dng gayanya yg -- ia mampu memikat para penonton; ber·je·na·ka v berbuat atau mengucapkan sesuatu yg membuat orang tertawa;…
  20. carakaca·ra·ka Jw n 1 utusan, duta; 2 huruf Jawa
  21. celakace·la·ka v 1 (selalu) mendapat kesulitan, kemalangan, kesusahan, dsb; malang; sial: hilang bini boleh dicari, hilang budi badan --; apabila kutukan orang tuanya belum dicabut, -- l…
  22. lakala·ka ? lak
  23. patakapa·ta·ka n bendera lambang pasukan; panji-panji: komandan yg baru itu mengucapkan sumpah sambil memegang ujung --
  24. sewakase·wa·ka /séwaka/, ber·se·wa·ka kl v menghamba (kpd raja); melayani
  25. perjakaper·ja·ka n laki-laki yg belum berumah tangga; bujang; jaka
  26. kloakaklo·a·ka n Zool bagian akhir alat pencernaan makanan tempat bermuaranya saluran kencing dan saluran reproduksi (terdapat pd hewan vertebrata, amfibi, dan unggas)
  27. mustakamus·ta·ka Jw n 1 kepala; 2 ujung
  28. jejakaje·ja·ka n anak laki-laki yg telah dewasa (tetapi belum berumah tangga); bujang; perjaka; jaka
  29. alpaka1al·pa·ka n metal paduan nikel, tembaga, dan seng yg berkilap spt perak: sendok -- lebih murah dp sendok perak
  30. dakada·ka n papan penutup liang lahat; papan lahat; papan lung
  31. pawakapa·wa·ka kl n api
  32. puakapu·a·ka n demit (hantu penunggu): -- air, -- tanah, -- hutan, dsb; ber·pu·a·ka 1 v ada hantu penunggunya; berhantu; 2 a ki sakti: kamar gelap yg ~; keris itu ~ , jangan dipermain-m…
  33. abakaaba·ka n tumbuhan yg seratnya dibuat tali belati; Musa textilis
  34. rentakaren·ta·ka n meriam kecil yg dapat diputar-putar
  35. selaka1se·la·ka n keranjang (para-para dsb) di atas perbaraan kemenyan untuk menyingkapi kain dsb
  36. palakapa·la·ka n tempat makan ternak, dapat dibuat permanen bersatu dng lantai atau dapat dipindahkan sewaktu-waktu
  37. kemlakakem·la·ka n pohon, kayunya dibuat orang, buahnya yg masam dibuat asinan; malaka; Phyllanthus emblica
  38. katakaka·ta·ka n Ark perisai berbentuk bulat atau persegi panjang
  39. andakaan·da·ka kl n banteng
  40. astakaas·ta·ka kl n nama balai di istana (tidak berdinding, tempat upacara dsb) tempat raja dihadap rakyatnya; balairung
  41. cepakace·pa·ka ? cempaka
  42. jentakajen·ta·ka a Sas celaka; sengsara; sial
  43. kalakaka·la·ka n denda perceraian, biasanya telah ditetapkan pd waktu perkawinan
  44. syakaSya·ka n tahun yg umurnya terdiri atas 210 hari atau 6 bulan: penganut Hindu di Bali menyongsong lahirnya tahun -- 1897
  45. ajisakaAji·sa·ka n raja (di Jawa) yg menurut legenda menemukan kalender dan alfabet Jawa
  46. ceraka1ce·ra·ka n pengukup pakaian dsb (dibuat dr rotan dsb)
  47. penakape·na·ka kl p sebagai; seperti; seolah-olah: bulan bersinar terang -- mentari pagi
  48. pendurhakapen.dur.ha.ka Nomina (kata benda) (1) orang yang ingkar kepada Tuhan, orang tua, dan sebagainya; (2) orang yang melawan kekuasaan; pemberontak
  49. pancakapan·ca·ka kl n tempat membakar mayat; penunuan mayat; pembakaran mayat
  50. perakape·ra·ka n ruang (di geladak kapal) tempat menyimpan muatan dsb; palka: muatan dimasukkan ke dl --
  51. mendurhakamen.dur.ha.ka Verba (kata kerja) (1) menentang (membangkang) perintah (Tuhan, orang tua, dan sebagainya) ; (2) melawan kekuasaan yang sah (negara dan sebagainya) ; berontak: kom…
  52. kintakakin·ta·ka n, per·kin·ta·ka·an n arsip
  53. setaka1se·ta·ka ? astaka
  54. pewakape·wa·ka n makhluk halus yg jahat (tinggal di pohon kayu)
  55. berjenakaber.je.na.ka Verba (kata kerja) berbuat atau mengucapkan sesuatu yang membuat orang tertawa; berbuat lucu; bergurau: orang yang pandai berjenaka selalu tampak awet muda
  56. berpusakaber.pu.sa.ka Verba (kata kerja) mendapat atau mempunyai pusaka
  57. pejakape·ja·ka kl n waktu yg tepat
  58. pestakapes·ta·ka n 1 kitab primbon (yg berisi ramalan, mantra, dsb); pustaka: jika hendak melakukan pekerjaan yg besar (pesta perkawinan dsb) dilihatnya -- dahulu; 2 pengaruh baik atau bu…
  59. darulbakada·rul·ba·ka Ar n alam yg kekal
  60. derakade·ra·ka ? durhaka
  61. prapustakapra·pus·ta·ka n kebudayaan yg belum mengenal tulisan: telah berlangsung suatu loncatan dr kebudayaan -- ke kebudayaan pascapustaka akibat kemajuan teknologi yg pesat
  62. makama·ka p 1 kata penghubung untuk menyatakan hubungan akibat, implikasi: krn saya tidak dapat mengetik dng baik, -- surat undangan itu saya tulis saja; 2 sampai; hingga: apa sebabnya…
  63. pedakape·da·ka n kalung aguk (dokoh)
  64. sentakasen·ta·ka n pohon jenis medang, Pygeum parviflorum
  65. alam bakatempat kekal roh (zat hidup) manusia yang telah meninggal; akhirat
  66. api nerakaapi penyiksa dalam neraka
  67. bagai kena buah malakaPeribahasa sangat terperanjat seolah-olah kena peluru karena penghinaan yang tidak disangka-sangka
  68. balai astakaKlasik balai di istana (tidak berdinding, tempat upacara, dan sebagainya)
  69. barang pusakabarang peninggalan orang tua (nenek moyang)
  70. bendera PusakaSang Saka Merah Putih, bendera Merah Putih yang pertama-tama dikibarkan ketika diproklamasikan Negara Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, yang hingga kini masih disimp…
  71. berdurhakaber.dur.ha.ka Verba (kata kerja) melakukan perbuatan durhaka: Malin Kundang berdurhaka terhadap ibunya
  72. berpuakaber.pu.a.ka Verba (kata kerja) ada hantu penunggunya; berhantu; (2) aKiasan sakti: kamar gelap yang berpuaka; keris itu berpuaka , jangan dipermain-mainkan
  73. berpulang ke alam bakaber.pu.lang ke alam baka meninggal
  74. buang bakamenyimpang dari sifat (asal) yang asli (turun-temurun); (2) menodai kebaikan nama leluhur (orang tua dan sebagainya)
  75. cerita jenakaIstilah sastra cerita penghibur yang membangkitkan tawa, jenaka, keriangan atau sindiran, misalnya Si Kabayan (Sunda), Pak Pandir, Pak Belalang (Melayu)
  76. daftar pustakadaftar yang mencantumkan judul buku, nama pengarang, penerbit, dan sebagainya yang ditempatkan pada bagian akhir suatu karangan atau buku, dan disusun menurut abjad
  77. gelar pusakagelar yang turun-temurun
  78. hantu puakahantu jembalang
  79. harta pusakaIstilah hukum harta yang diwariskan dari pewaris kepada ahli waris untuk dipelihara
  80. harta sangsakaharta yang sebenarnya harus diberikan kepada menantu laki-laki, tetapi yang dengan izin keluarga boleh dipakai oleh anak-anak laki-laki
  81. hatta makahatta
  82. hulu malang pangkal celakaPeribahasa asal suatu kecelakaan
  83. juru pusakapetugas yang harus membagikan harta warisan
  84. negeri (alam) yang bakaKiasan akhirat
  85. pergi ke alam bakaKiasan mati
  86. pulang ke alam bakameninggal dunia
  87. ratna cempakaintan (manikam) yang berwarna kuning; batu setengah permata; ratna kencana
  88. saka bakakeluarga nenek moyang dari pihak ibu dan bapak
  89. sakit bakasakit bengkak di leher; beguk gondong
  90. tahun Sakatahun (kalender) menurut perhitungan tahun Jawa yang kalau dipindahkan ke tahun Masehi ditambah 78 tahun
  91. taman pustakaperpustakaan; bibliotek
  92. tanah pusakatanah yang menjadi milik turun-temurun dari nenek moyang
  93. warna cempakawarna kuning seperti bunga cempaka
  94. abaaka[n] (Sng) pakaian yang terbuat dari pelepah atau serat pisang, umumnya dikenakan pada upacara adat di daerah Sangihe dan Talaud:
  95. abhidhamma pitaka[n] {Bud} bagian ketiga dari kitab suci Tripitaka, terdiri atas tujuh bagian, berisi ajaran luhur dari Buddha
  96. ahli nerakaahli calon penghuni neraka
  97. aka[n] {Mil} akr ayun kanan
  98. alak-alak cumantakaukp (Sd) terlihat seperti orang bodoh padahal cerdas
  99. algaka[n] akr alat peraga kampanye
  100. aliri paka[n] (Bg) tiang penyangga tangga di depan rumah panggung masyarakat Bugis, dijadikan simbol laki-laki sebagai pencari nafkah
  101. ama kaka[n] (Bnd) gelar bagi pimpinan dalam suatu kelompok masyarakat, biasanya diberikan kepada orang yang dituakan
  102. amalaka[n] {Ark} hiasan puncak di bawah mahkota berbentuk piringan batu pada menara utama bangunan candi Hindu yang menyerupai teratai (sebagai singgasana untuk dewa) atau melambangkan ma…
  103. anak kunci jahat, peti durhakaanak apabila suami jahat, istri akan durhaka
  104. Angkatan Balai Pustakaangkatan {Sas} sastrawan dan karya sastra yang terbit antara tahun 1920–1950, dipelopori oleh penerbit Balai Pustaka, pada masa ini prosa (roman, novel, cerita pendek, drama dan se…
  105. antaka[n] (Jw) (ark) orang yang selalu mendapatkan kesusahan dalam hidupnya
  106. apam mustakaapam {Bu} apam berukuran besar yang dibuat oleh sentana dalem putri yang menopause untuk memperingati kenaikan takhta Sultan Yogyakarta, dihidangkan untuk abdi dalem yang berkedudu…
  107. aranyaka[n] {Hin} kitab suci yang berisi falsafah dan pemikiran agama Hindu, serta mitologi dewa-dewa Hindu yang menjadi kitab rujukan para sadu
  108. badong tomakakabadong (Trj) elegi bagi bangsawan Toraja
  109. baka-baka[n] (Bt) bilah papan tempat membentuk tembakau
  110. Balai Pustaka[n] perusahaan percetakan dan penerbitan negara yang didirikan oleh pemerintah Hindia Belanda, bertujuan untuk mengembangkan bahasa-bahasa daerah utama dan mencegah pengaruh buruk …
  111. balaka[n] (Pm) sisa hasil kerokan daging kelapa yang masih menempel di tempurungnya
  112. balraka[n] (Tot) kulit ari daging kelapa yang berwarna cokelat
  113. batu ratna cempakabatu batu yang warnanya bermacam-macam, oranye kekuning-kuningan, hijau, merah muda, biru, cokelat, dan sebagainya
  114. bedol pusakabedol tradisi pemindahan pusaka pada waktu-waktu tertentu, biasanya di bulan Sura
  115. benda pusakabenda benda yang diwariskan dan dianggap sangat berharga serta mengandung nilai historis:
  116. bernaka-nakanaka [v] (berpantun, bernyanyi) bersambut-sambutan
  117. bersewakasewaka
  118. bersuakasuaka [v] mencari suaka:
  119. bharaka[n] akr bhayangkara kepala
  120. biofarmaka[n] tanaman yang berfungsi dan berkhasiat sebagai obat
  121. biru cerakabiru warna biru keungu-unguan
  122. bobaka[n] (Pm) kulit batang sagu
  123. braka[n] akr bendera pusaka
  124. caka[v] (Bm) mengambil alih tugas seseorang [v] (Bm) mengukur dengan jengkal:
  125. cakalaka[n] hidangan pedas dari Afrika Selatan, terbuat dari kacang tanah rebus, bawang merah, bawang putih, tomat, lada, bubuk kari, dan cuka yang ditumis
  126. cedaka[n] (Mg) penentuan umur babi yang mencapai tiga tahun, dilakukan dengan menghasta setengah dari panjang tali pengukur lingkar tubuh babi, hasilnya kurang dari 1 hasta (1 hasta = ± …
  127. cenderung celakacenderung {Psi} cenderung mengalami kecelakaan lebih tinggi daripada batas normal
  128. comantaka[a] (Mdr) lancang mengucapkan kata-kata yang tidak berkepatutan
  129. dandenjaka[n] akr komandan detasemen jala mangkara
  130. dapil nerakadapil dapil dengan persaingan yang sangat ketat di pemilu legislatif karena diisi kandidat calon tenar, kuat, dan tokoh besar
  131. dayaka[n] (Skt) orang yang memberi:
  132. denjaka[n] akr Detasemen Jala Mengkara
  133. dhaka[n] ibu kota negara Bangladesh
  134. duryatmaka[n] (Sd) perkawinan yang salah satu pasangannya hasil merebut dari pasangan lain
  135. eroi efasaraka[n] (SLa) upacara pelepasan saraka milik keponakan oleh paman
  136. eroi saraka[n] (SLa) upacara pemasangan saraka oleh paman kepada keponakan sebagai penghargaan atas kelahiran, pembukaan gelang dilakukan sesuai perjanjian
  137. es aia akaes minuman dingin khas Sumatra Barat yang terbuat dari cincau, dicampur dengan air daun kacang, santan, dan gula aren, biasanya menggunakan perasan jeruk nipis
  138. faka[v] (Bgk) sunat khusus anak laki-laki; memotong kulup [n] (Eln) cangkang biji pala, biasanya berwarna hitam
  139. fitofarmaka[n] tumbuhan yang diteliti untuk keperluan pengobatan sehingga didapatkan manfaat baru
  140. fungsi pustakafungsi {Komp} perangkat lunak siap pakai yang penggunanya dapat memasukkannya ke dalam program untuk memberikan fungsi tertentu tanpa usaha
  141. gerbang nerakagerbang sebutan untuk lubang gas alam dengan lebar sekitar 70 meter di gurun Karakum, Turkmenistan yang mengobarkan api selama puluhan tahun
  142. grup nerakagrup {Olr} grup yang berisi tim-tim atau atlet-atlet kuat sehingga pertandingan berlangsung sengit
  143. guraka[n] minuman tradisional khas Maluku Utara yang terbuat dari jahe, gula merah, daun pandan, dan kayu manis untuk menghangatkan badan
  144. haka[n] (Bt) pahat tipis yang digunakan suku Pakpak utk menyadap nira [v] akr (cak) hajar kanan (membeli saham di harga penawaran tertinggi sehingga investor tidak perlu mengantre): [n…
  145. hase hawaka[n] (Bun) penyambutan secara adat berupa tuturan kepada tamu oleh perwakilan adat, dapat diiringi tarian, nyanyian, dan sebagainya
  146. hilang bini boleh dicari, hilang budi badan celakacelaka apabila kutukan orang tuanya belum dicabut, celakalah hidupnya nanti
  147. hulu malang, pangkal celakahulu asal suatu kecelakaan
  148. jaka-jaka[n] (Bg) serangga yang tubuhnya dapat tumbuh lebih dari 1/2 inci, berwarna cokelat tua atau hitam, memiliki enam kaki, sepasang kaki bagian depan pendek, kaki tengah dan belakang y…
  149. jalur nerakajalur ki jalur yang rawan terjadinya kemacetan atau kesemrawutan lalu lintas yang parah
  150. jasa carakajasa {Keu} jasa yang digunakan bank untuk mengantar, menyerahkan dan/atau mengambil pesan atau surat berharga
  151. jataka[n] {Filol} cerita fabel Jawa Kuno yang bersumber dari India, berisi ajaran agama Buddha
  152. kabaka[n] (Mu) kotoran yang melekat pada kaki
  153. kadaka[n] (Kls) bubu ketam [n] pakis hijau abadi dalam keluarga (i)Aspleniaceae(i) yang berasal dari belahan bumi utara, tidak berbunga, dapat tumbuh setinggi 2 kaki, daun berwarna hijau…
  154. kajian pustakakaji kegiatan mengumpulkan data ilmiah terutama dalam bentuk teori, metode, atau penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya, baik dalam bentuk buku, naskah dokumen, jurnal, dan lai…
  155. kaka[n] (Kb) kakaktua Sumba [n] (Lio) sebutan dari menantu laki-laki kepada mertua laki-laki pada suku Lio di Nusa Tenggara Timur
  156. karaka[n] pohon yang tingginya mencapai 15 meter, buah berwarna oranye dan mengandung biji beracun, daun tebal dan mengilap, endemik Selandia Baru; Corynocarpus laevigatus
  157. kasaraka[n] (Mu) upacara panen hasil kebun agar hasil kebun dapat terkumpul dengan selamat
  158. kata pustakakata kata yang hanya dipakai dalam gaya kesusastraan, misalnya kata gerangan, sudilah kiranya, seraya
  159. kawadaka[a] (Skt) diketahui rahasianya:
  160. keraka[n] (Jw) daun kering yang telah jatuh ke tanah
  161. keris pusakakeris keris yang diturunkan dari nenek moyang, biasanya disimpan turun-temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya
  162. kewaka[n] (Moa) tempat sirih pinang, terbuat dari anyaman daun lontar, berbentuk kubus dengan tutup terpisah
  163. kirab patakakirab kirab yang dilakukan dengan membawa pataka untuk memperingati peristiwa tertentu:
  164. kirab pusakakirab prosesi mengarak benda-benda bersejarah atau pusaka dalam sebuah upacara
  165. kladkaka[n] kue cokelat khas Swedia yang terbuat dari tepung, telur, kakao, mentega, gula, garam, dan vanili, tidak menggunakan soda kue sehingga terlihat bantat, dimasak dengan cara dipan…
  166. klaim suakaklaim permintaan pelindungan dari negara lain:
  167. kolaka[n] kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara
  168. kopkaka[n] suku bangsa yang berasal dari atau mendiami wilayah Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan
  169. kota pusakakota kota yang memiliki beragam situs, kawasan cagar budaya, maupun peninggalan penting
  170. kue pasir nerakakue (Kpr) penganan khas Lingga, terbuat dari tepung terigu, gula pasir, susu kental manis, mentega, telur, dimasak hingga matang, diberi pewarna merah, diayak hingga menggumpal sep…
  171. kuhaka[n] {Hin} salah satu dari dasamala berupa sifat pemarah dan suka mencari kesalahan orang lain
  172. kuku pancanakakuku (Jw) senjata tokoh wayang Bima, berupa kuku ibu jari tangan yang berwarna hitam, melengkung panjang ke bawah dan sangat tajam
  173. kuning cempakakuning kuning seperti warna ujung kepala putik safron
  174. lengkuas malakalengkuas {Bot} laja gowah
  175. lepaka[a] (Kw) kotor dan lembap
  176. lusaka[n] ibu kota negara Zambia
  177. madyamaka[n] {Bud} simbol keterikatan terhadap berbagai aspek kehidupan manusia
  178. makaka[n] monyet yang berbadan tegap dan berekor panjang, bertangan dan berkaki dengan panjang relatif sama, secara umum berambut cokelat atau hitam, panjang tubuh 41—70 cm dan berat 2,4…
  179. makmaraka[v] (Trj) menyanyikan lagu yang sangat memedihkan hati pada upacara kematian khas Toraja, dibawakan dengan suara yang ditarik panjang-panjang sambil digetarkan
  180. manduraka[n] (Bt) satuan ukuran panjang 220 cm
  181. mangaka[n] (Jp) pembuat manga
  182. mantauraka[n] (Tot) kegiatan mengiris daging atau menumbuk rempah untuk suatu acara [v] (Tot) gotong royong mengiris daging atau menumbuk rempah-rempah di tempat perhelatan:
  183. memahat di dalam baris, berkata dalam pusakamemahat mengerjakan sesuatu sebagaimana mestinya
  184. membuang bakamembuang
  185. mintaka[n] {Astron} bintang ganda di rasi bintang Orion, membentuk asterisme Sabuk Orion bersama Alnitak dan Alnilam dengan posisi berada di paling barat, merupakan bintang paling terang …
  186. monaraka[n] (BlM) prosesi penyerahan perempuan kepada orang tua setelah kematian suami, dilakukan pada peringatan 100 hari
  187. muda pusakamuda ki anak muda yang supel
  188. musaka[n] makanan khas Yunani berupa kaserol terung yang disusun seperti lasagna, diisi dengan campuran daging giling, bawang bombai, potongan tomat, builon, dan bumbu lainnya, bagian at…
  189. nahaka[a] (Bt) nirlaba
  190. nasi kabakanasi nasi khas Padang Panjang yang diasapi bersama lauk kering, dibungkus dengan daun pisang, tahan hingga sepuluh jam
  191. ngalungsur pusaka[n] (Sd) ngalungsur geni
  192. nisayoaka[n] (Kal) orang yang menjajakan barang secara berkeliling di jalan setapak sambil menyebutkan barang dagangannya
  193. osaka[n] kota besar di Jepang yang terkenal dengan perdagangan dan kulinernya:
  194. paka[n] (Trj) gelar bagi wanita Toraja setengah baya yang cekatan dan mahir melakukan segala sesuatu karena banyak pengalaman
  195. pakapuk baka[n] (Trj) motif ukiran berupa ikatan penutup bakul yang dililit bersilangan
  196. pamong sakapamong pembina pramuka yang berminat dengan saka, diangkat dan dikukuhkan oleh ketua kwartir cabang atas usul pimpinan saka ybs
  197. pantun jenakapantun {Sas} pantun yang berisi lelucon jenaka untuk tujuan menghibur pendengar atau pembaca
  198. pariwisata pusakapariwisata pariwisata yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman keanekaragaman budaya (seperti adat istiadat lokal, benda cagar budaya) dan alam
  199. paskibraka[n] akr pasukan pengibar bendera pusaka
  200. pastaka[n] (Sw) alat penuang sagu ke forna, terbuat dari bambu yang dibelah dua, bagian tengahnya dilubangi sesuai besar forna
  201. pemohon suakapemohon pemohon yang mencari perlindungan di negara lain karena merasa terancam
  202. pemustakapustaka [n] pengguna perpustakaan
  203. pencari suakapencari {Mil} orang dengan permohonan status pengungsinya belum diputuskan oleh calon negara pengungsi
  204. pilaka[n] (Pi) elang hitam
  205. pinsaka[n] akr pimpinan satuan karya
  206. pinustaka[n] (Jw) dibukukan; ditulis
  207. pomoaka[n] (Kal) loteng rumah panggung berfungsi untuk menyimpan bahan makanan dan benda-benda pusaka pemilik rumah
  208. praka[n] akr prajurit kepala
  209. psikofarmaka[n] {Far} obat-obatan yang memengaruhi fungsi psikologis, perilaku, dan persepsi diri
  210. puntung nerakapuntung sisa rokok yang dapat menyebabkan kebakaran
  211. purnapaskibraka[n] akr purna pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka yang telah selesai melaksanakan tugas mengibarkan dan menurunkan duplikat bendera pusaka)
  212. purwaka[n] (Jw) kata pengantar, pendahuluan
  213. radiofarmaka[n] obat radioakif yang digunakan untuk diagnosis atau pengobatan penyakit
  214. ranaka[n] gunung berapi dengan ketinggian mencapai 2140 meter, terletak di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur
  215. sakraka[n] (Kur) tas anyaman dari akar kayu
  216. sakroiliaka[a] {Anat} berkaitan dengan atau berada di area antara sakrum dan ilium
  217. salaka[n] (Dy) putih telur
  218. saluak laka[n] (Mk) motif khas songket Pandai Sikek berupa bentuk alas periuk dari jalinan lidi enau atau kelapa
  219. saraka[n] (SLa) gelang besi berbentuk menyerupai tapal kuda, tebal, terdapat garis lurus dan silang, biasanya berwarna putih atau keemasan, dipasangkan di kaki kanan anak berusia 3—12 ta…
  220. sasaka[n] {Bio} serat yang merupakan penghubung sklerenkima antara berkas pembuluh epidermis daun
  221. sasana pustakasasana (Jw) perpustakaan keraton Kasunanan Surakarta
  222. sasana sewakasasana (Jw) sasana utama di Keraton Surakarta yang digunakan sebagai tempat pertemuan agung bersama raja
  223. secelakacelaka [a] sama celaka:
  224. sedurhakadurhaka [a] sama durhakanya:
  225. seliaka[n] penyakit autoimun pada usus, disebabkan intoleransi terhadap gluten, menimbulkan reaksi alergi yang merusak usus kecil, gejala termasuk sakit perut, kembung, diare, kelelahan, …
  226. Semenanjung Malakasemenanjung semenanjung di Asia Tenggara yang terbagi atas wilayah Myanmar, Thailand, dan Malaysia
  227. sendi sakroiliakasendi {Anat} sendi yang menghubungkan sakrum dengan ilium, berfungsi untuk menopang beban tubuh bagian atas saat berdiri
  228. sensitivitas gluten nonseliakasensitivitas {Dok} intoleransi gluten
  229. sesal dahulu yg bertuah, sesal kemudian yg celakasesal setiap perbuatan hendaklah ditimbang masak-masak agar tidak menyesal
  230. silat gerak sakasilat silat khas Betawi, berciri gerakan mengikuti arah serangan lawan
  231. sobanaka[n] (Eln) bangunan yang sudah rampung, tetapi belum dihuni
  232. studi pustakastudi teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menelaah teori, pendapat, serta pokok pikiran yang terdapat dalam media cetak yang menunjang dan relevan dengan masalah yang dib…
  233. surat bebas pustakasurat {Pust} surat yang menunjukkan anggota perpustakaan tidak memiliki tanggungan pinjaman buku ataupun denda
  234. sutta pitaka[n] {Bud} bagian kedua dari Tripitaka yang berisikan khotbah Buddha
  235. tadaka[n] (Sb) permainan rakyat dari Pulau Sabu, Nusa Tenggara Timur sebagai pengiring upacara atau ritual menyadap lontar, dilakukan oleh laki-laki dewasa atau anak laki-laki
  236. tahaka[v] (Dy) terbuka atau lurus karena dimakan ikan besar (tentang kail):
  237. taka[n] mata uang Bangladesh [n] anting laki-laki khas Ngada, NTT, berbentuk kapak bersilangan
  238. taksaka[n] makhluk mitologis berupa naga, putra dari Dewi Kadru dan Kashyap yang membunuh Parikesit dalam Mahabharata
  239. tanah cempakatanah belerang kasar
  240. tantri kamandakatantri {Filol} tantri yang berisi kumpulan cerita fabel nusantara bagi penganut Hindu Buddha, biasanya bercerita tentang singa, harimau, rubah, dan lain-lain, mengajarkan tentang m…
  241. tari bakatari (Bt) tarian khas Karo yang menggambarkan seorang dukun sedang mengobati orang sakit, biasanya menjadi salah satu ritual penyembuhan dan pengembalian jiwa perempuan yang sakit
  242. tauraka[n] prosesi kesepakatan kedua belah pihak calon pengantin di Pulau Buton setelah prosesi losa diterima dengan baik
  243. tercelakacelaka [a] paling celaka:
  244. terdurhakadurhaka [a] paling durhaka:
  245. tiki-taka[n] {Olr} gaya permainan sepak bola dengan pergerakan dan operan pendek, bola dimainkan melalui berbagai celah, dan penguasaan bola dipertahankan
  246. tilaka[n] tanda suci berupa lingkaran kecil yang ditempatkan di dahi sebagai penghormatan kepada tokoh suci (dalam agama Hindu dan Buddha)
  247. tinjauan pustakatinjauan daftar pustaka; bibliografi
  248. tipitaka[n] {Bud} Tripitaka
  249. tomakaka[n] (Mr) orang yang dituakan dan menjadi penguasa (pemimpin) kerajaan Mandar pada zaman dahulu
  250. trataka[n] (Skt) teknik meditasi yang dilakukan dengan memfokuskan pandangan pada inti cahaya api dalam ruangan yang gelap