Entri kamus

bah

Pemenggalan
bahKaikki
Pelafalan
/ˈbah/Kaikki · IPA[ˈbah]Kaikki · IPA

Bentuk terindeks: bah

Frekuensi korpus: 3.735Akar kata: bah

Definisi

Arti

  1. Tipe 1
    1bah n air yg meluap, mengalir deras, dan menggenangi sawah (perkampungan, kota, dsb); banjir;
    sedangkan -- kapal tak hanyut, ini pula kemarau panjang, pb sedangkan waktu berpencaharian tidak tercapai maksudnya, apalagi waktu menganggur;
    -- betina banjir yg datang berikutnya; -- jantan banjir permulaan
  2. Tipe 1
    2bah p 1 kata seru yg menyatakan penolakan, rasa muak (jijik, jemu, dsb) biasa dipakai pd permulaan kalimat: -- , lagi-lagi dia yg muncul; 2 Bt kata seru yg menyatakan keintiman, biasa dipakai pd akhir kalimat: silakan duduk -- !
  3. Tipe 1
    1bah n air yg meluap, mengalir deras, dan menggenangi sawah (perkampungan, kota, dsb); banjir;
    sedangkan -- kapal tak hanyut, ini pula kemarau panjang, pb sedangkan waktu berpencaharian tidak tercapai maksudnya, apalagi waktu menganggur;
    -- betina banjir yg datang berikutnya; -- jantan banjir permulaan
  4. Tipe 1
    2bah p 1 kata seru yg menyatakan penolakan, rasa muak (jijik, jemu, dsb) biasa dipakai pd permulaan kalimat: -- , lagi-lagi dia yg muncul; 2 Bt kata seru yg menyatakan keintiman, biasa dipakai pd akhir kalimat: silakan duduk -- !
  5. Tipe 2
    Nomina (kata benda) air yang meluap, mengalir deras, dan menggenangi sawah (perkampungan, kota, dan sebagainya) ; banjir Partikel (1) kata seru yang menyatakan penolakan, rasa muak (jijik, jemu, dan sebagainya) biasa dipakai pada permulaan kalimat: bah , lagi-lagi dia yang muncul; (2) [Bt]kata seru yang menyatakan keintiman, biasa dipakai pada akhir kalimat: silakan duduk bah !

KBBI Edisi VI

Arti versi VI

Definisi berikut berasal dari ekstraksi aplikasi resmi KBBI VI yang dipublikasikanDefinisi/kbbi; dipakai sebagai pembanding, bukan pengganti KBBI IV.

  1. Makna
    [n] air yang meluap, mengalir deras, dan menggenangi sawah (perkampungan, kota, dan sebagainya); banjir
  2. Makna
    [p] (cak) [p] (cak) [n] (Ri)

Asal-usul kata

Etimologi

Relasi ini berasal dari etymology-db dan diparsing dari Wiktionary; hasilnya belum divalidasi secara sistematis.

  • Diwariskan dari

    Malay: bah

  • Diwariskan dari

    Proto-Malayic: *baah

  • Diwariskan dari

    Proto-Malayo-Chamic: *baah

  • Diwariskan dari

    Proto-Malayo-Sumbawan: *baah

  • Diwariskan dari

    Proto-Malayo-Polynesian: *bahaq

  • Diwariskan dari

    Proto-Austronesian: *baSaq

  • Dipinjam dari

    Dutch: bah

  • Dipinjam dari

    Malay: bah

Kaikki · Wiktionary

Data leksikal

Data tambahan ini diekstrak oleh Wiktextract dan disediakan melalui Kaikki; bukan definisi resmi KBBI. Teks sumber mengikuti ketentuan lisensi Wiktionary.

Nomina

Etimologi: Inherited from Malay bah, from Proto-Malayic, from Proto-Malayo-Polynesian *bahaq, from Proto-Austronesian *baSaq.

Bentuk: bah-bah (plural)

Sinonim: banjir

Interjeksi

Etimologi: From Dutch bah.

Sinonim: idih

Interjeksi

Etimologi: Perhaps from Malay bah.

Konteks pemakaian

Contoh penggunaan

  1. --, lagi-lagi dia yang muncul

  2. silakan duduk --

Kata seakar

Keluarga kata

  • berbah214×
  • binah68×
  • bahi57×
  • sebah34×
  • bahilah23×
  • belahlah17×
  • terbah11×
  • perbah
  • bahkah
  • bahnya
  • dibah
  • membah
  • perbahan
  • menyebelahi
  • binahan
  • dipersebahkan
  • pembahan
  • penyebahan

Rakitan kata

Gabungan kata

Ungkapan

Peribahasa dan kiasan

  • Peribahasa

    sedangkan bah kapal tak hanyut, ini pula kemarau panjang

  • Peribahasa

    sedangkan bah kapar tak hanyut, ini pula kemarau panjang

Bunyi yang serupa

Kata berima

Rima akhir -ahlihat semuanya:

Rima awal ba-lihat semuanya: