Entri kamus

perlu

Pemenggalan
per·luKBBI IV + Kaikki
Pelafalan
/pêrlu/KBBI VI/pərˈlu/Kaikki · IPA[pərˈlu]Kaikki · IPA

Bentuk terindeks: perlu

Definisi

Arti

  1. Tipe 1
    per·lu 1 adv harus; usah: barang-barang ini -- didaftar; saya kira Anda tidak -- menyediakan makanan; 2 a penting (ada gunanya, harus ada, dsb): mana-mana yg -- kita bicarakan nanti; ini ~ harus kaubawa; 3 v butuh (akan); membutuhkan; berhajat (akan): kalau -- uang, kita dapat meminjam ke koperasi; negara-negara berkembang masih -- bantuan dana dan tenaga ahli; 4 p untuk: ia pergi ke Surabaya -- mengurus dagangan;
    me·mer·lu·kan v 1 memandang perlu (penting, berguna, dsb): mereka lebih ~ pakaian dp makanan; 2 mementingkan; mengutamakan; memperhatikan (tt kepentingan sendiri, orang lain, dsb): jangankan ~ orang lain, anaknya sendiri saja tidak dipikirkannya; 3 membutuhkan; menghajatkan: pd umumnya mereka tidak ~ bantuan uang, tetapi bantuan tenaga ahli; untuk mencapai cita-cita diperlukan biaya dan ketekunan usaha; 4 ki menggunakan (waktu): perbaikan gedung itu ~ waktu tiga bulan; 5 menyempatkan diri (melakukan sesuatu krn dianggap perlu dng menyampingkan hal-hal lain): banyak orang ~ datang melihat kambing berkepala dua itu;
    ke·per·lu·an n 1 keharusan; kemestian; hal yg perlu: cinta kpd tanah tumpah darah adalah suatu ~ bagi bangsa yg merdeka; 2 kepentingan: kita harus berjuang untuk ~ bersama; 3 kebutuhan (barang yg diperlukan): kita selalu menyediakan barang-barang untuk ~ sehari-hari; 4 maksud; tujuan: selain hendak menemui adiknya, barangkali ada ~ lain;
    ~ air Tan jumlah air yg diperoleh tanaman per satuan luas untuk pertumbuhan biasa, sesuai dng keadaan lapangan; ~ pokok keperluan utama manusia, spt makanan, perumahan, pakaian, dan pendidikan sbg syarat hidup demi pertahanannya thd lingkungan; ~ primer keperluan pokok; ~ sekunder keperluan manusia untuk melengkapi lebih lanjut keperluan pokoknya sesuai dng kemampuan;
    se·per·lu·nya adv 1 mana yg perlu saja; kalau perlu saja: hal ini boleh diubah ~; 2 sebanyak yg dibutuhkan (diperlukan); secukupnya: kalau memang kauperlukan, ambillah ~
  2. Tipe 2
    per.lu Adverbia harus; usah: barang-barang ini perlu didaftar; saya kira Anda tidak perlu menyediakan makanan; (2) Adjektiva (kata sifat) penting (ada gunanya, harus ada, dan sebagainya) : mana-mana yang perlu kita bicarakan nanti; ini perlu harus kaubawa; (3) Verba (kata kerja) butuh (akan); membutuhkan; berhajat (akan): kalau perlu uang, kita dapat meminjam ke koperasi; negara-negara berkembang masih perlu bantuan dana dan tenaga ahli; (4) Partikel untuk: ia pergi ke Surabaya perlu mengurus dagangan

KBBI Edisi VI

Arti versi VI

Definisi berikut berasal dari ekstraksi aplikasi resmi KBBI VI yang dipublikasikanDefinisi/kbbi; dipakai sebagai pembanding, bukan pengganti KBBI IV.

  1. Makna
    [adv] harus; usah:
  2. Makna
    [a] penting (ada gunanya, harus ada, dan sebagainya):
  3. Makna
    [v] butuh (akan); membutuhkan; berhajat (akan):
  4. Makna
    [p] untuk:

Asal-usul kata

Etimologi

Relasi ini berasal dari etymology-db dan diparsing dari Wiktionary; hasilnya belum divalidasi secara sistematis.

  • Diwariskan dari

    Malay: perlu

  • Berasal dari

    Arabic: فَرْض

  • Berstem sama dengan

    Indonesian: fardu

Kaikki · Wiktionary

Data leksikal

Data tambahan ini diekstrak oleh Wiktextract dan disediakan melalui Kaikki; bukan definisi resmi KBBI. Teks sumber mengikuti ketentuan lisensi Wiktionary.

Verba

Etimologi: Inherited from Malay perlu, from Javanese ꦥꦼꦂꦭꦸ (perlu), from Arabic فَرْض (farḍ, “obligation”). Doublet of fardu. Displaced native usah (“must; now chiefly in negative”), and Proto-Malayic *sa(n)dat, from (Western) Proto-Malayo-Polynesian *sadat (“in need, in want”) (whence Iban sandat and Tagalog salat) according to ACD.

Sinonim: butuh

Adverbia

Etimologi: Inherited from Malay perlu, from Javanese ꦥꦼꦂꦭꦸ (perlu), from Arabic فَرْض (farḍ, “obligation”). Doublet of fardu. Displaced native usah (“must; now chiefly in negative”), and Proto-Malayic *sa(n)dat, from (Western) Proto-Malayo-Polynesian *sadat (“in need, in want”) (whence Iban sandat and Tagalog salat) according to ACD.

Bentuk: pêrlu (canonical)

Adjektiva

Etimologi: Inherited from Malay perlu, from Javanese ꦥꦼꦂꦭꦸ (perlu), from Arabic فَرْض (farḍ, “obligation”). Doublet of fardu. Displaced native usah (“must; now chiefly in negative”), and Proto-Malayic *sa(n)dat, from (Western) Proto-Malayo-Polynesian *sadat (“in need, in want”) (whence Iban sandat and Tagalog salat) according to ACD.

Bentuk: pêrlu (canonical), lebih perlu (comparative), paling perlu (superlative)

Konteks pemakaian

Contoh penggunaan

  1. barang-barang ini -- didaftar

  2. saya kira Anda tidak -- menyediakan makanan

  3. mana-mana yang -- kita bicarakan nanti

  4. ini -- dan harus kaubawa

  5. negara-negara berkembang masih -- bantuan dana dan tenaga ahli

  6. ia pergi ke Surabaya -- mengurus dagangan

Bentukan

Turunan

Bahasa sehari-hari

Bentuk slang

Dalam percakapan santai, kata ini sering ditulis:

  • prluabreviasi

Bunyi yang serupa

Kata berima

Rima akhir -erlulihat semuanya:

Rima awal pe-lihat semuanya: