Entri kamus

bambu

Pemenggalan
bam·buKBBI IV + Kaikki
Pelafalan
/ˈbambu/Kaikki · IPA[ˈbam.bu]Kaikki · IPA

Bentuk terindeks: bambu

Frekuensi korpus: 7.384Akar kata: bambu

Definisi

Arti

  1. Tipe 1
    bam·bu n tumbuhan berumpun, berakar serabut yg batangnya bulat berongga, beruas, keras, dan tinggi (antara 10—20 m), digunakan sbg bahan bangunan rumah dan perabot rumah tangga; buluh; aur;
    -- ater bambu yg tingginya mencapai 15 m, buluhnya berwarna hijau tua, digunakan untuk pipa air, dinding rumah, dan pagar, rebungnya bisa untuk bahan sayuran; Gigantochloa atter; -- batu bambu yg berasal dr India dan Myanmar, tinggi buluhnya mencapai 10—15 m, bergaris tengah 5 cm, berwarna hijau dan berdinding tebal dibiakkan dng biji atau rimpangnya; Dendrocalamus strictus; -- betung bambu yg batangnya besar dan dapat dijadikan tiang rumah; Dendrocalamus asper; -- bungkok bambu yg berasal dr Sumatra dan Jawa, tingginya mencapai 10 m, bergaris tengah 8 cm, dan dibiakkan dng rimpangnya; Schizotachyum caudatum; -- cangkoreh jenis bambu memanjat, berumpun jarang, tidak berlubang, bermiang kasar, berwarna hijau tua; Dinochloa scandens; -- cina bambu kerdil untuk pagar hidup; -- duri bambu yg pd buku batang dan rantingnya tumbuh duri; Bambusa blumeana; -- duri ori bambu yg berbentuk tegak dan bercabang lebih renggang, berdaun pelepah yg bermiang lebat, berwarna gelap dan tanpa kuping pelepah buluh; Bambusa arundinaceae; -- embong jenis bambu memanjat, rumpunnya rapat, buluhnya mencapai tinggi 30 m, bergaris tengah 5 cm, ditemukan di daerah Jawa Timur; Bambusa horsfieldii; -- gila permainan yg menggunakan bambu sbg alat (Ambon); -- gombong bambu yg tingginya mencapai 20 m, bergaris tengah 10 cm, berwarna hijau, digunakan sbg bahan anyaman dan kerajinan tangan; Gigantochloa verticillata; -- hitam bambu ater; -- jalur bambu yg tingginya mencapai 7,5 m, berwarna hijau; merupakan bambu asli Malaysia dan Indonesia bagian barat (Jawa, Kalimantan, dan Sumatra); Schizostachyum longispiculatum; -- jepang bambu yg berasal dr Jepang, tumbuh merumpun, batang lurus mirip kawat, meruncing, berukuran tinggi mencapai 7,1 m, berdiameter 2—10 cm, berwarna hijau dan dipenuhi bintik-bintik kekuningan; Dracaerna godreffiana; -- kuning bambu yg kuning warnanya; Bambusa vulgaris; -- lengka bambu yg tingginya mencapai 12 m, bergaris tengah 2—5 cm, berwarna hijau tua, digunakan untuk pagar, dinding rumah atau dangau di sawah; Gigantochloa nigrociliata; -- lengka tali bambu yg tingginya mencapai 6 m, berwarna hijau tua bergaris tengah 3—5 cm, rebungnya dapat dimakan, Gigantochloa hasskarliana; -- pagar bambu yg tingginya mencapai 8 m, bergaris tengah 2 cm, berwarna hijau, krn rumpunnya rapat sekali sering digunakan sbg pagar; Bambusa glaucescens; -- perling bambu yg tingginya mencapai 15 m, bergaris tengah 5 cm, berwarna hijau tua, rebungnya dapat dimakan; Schizostachyum zollingeri; -- runcing bambu yg diruncingkan ujungnya, dipakai sbg senjata dl perang merebut kemerdekaan; tombak bambu; -- sembilang bambu yg tingginya mencapai 30 m, bergaris tengah mencapai 3 m, berasal dr Myanmar dan Siam; Dendrocalamus giganteus; -- talang bambu yg tingginya mencapai 15 m, bergaris tengah antara 8—10 cm, banyak digunakan sbg bahan atap, dinding, dan lantai rumah adat Toraja; Schizostachyum brachycladium; -- tali bambu yg batangnya (setelah dibelah-belah) dapat dijadikan tali; Gigantochloa apus; -- tamiang bambu yg tingginya mencapai 10 m dan garis tengahnya 2—4 cm, berwarna hijau tua, berasal dr Indonesia menyebar ke Semenanjung Malaysia, Kamboja, dan Vietnam, digunakan sbg bahan pembuat suling, joran, dan barang kerajinan tangan; Schizostachyum blumei; -- toi bambu yg tingginya mencapai 10 m, bergaris tengah 6 cm, dinding buluhnya tipis, tumbuh liar di Filipina, Sulawesi, Maluku hingga Irian Jaya atau Papua Nugini; Schizostachyum lima; -- tutul bambu yg tingginya mencapai 12 m, berwarna hijau ketika muda dan berwarna tutul kecokelat-cokelatan setelah tua; Bambusa vulgaris; -- uncue bambu yg tingginya mencapai 6 m, bergaris tengah 2—3 cm, berwarna hijau kekuning-kuningan, banyak terdapat di Kebun Raya Cibodas, Jawa Barat; Phyllostachys aurea
  2. Tipe 1
    bam·bu n tumbuhan berumpun, berakar serabut yg batangnya bulat berongga, beruas, keras, dan tinggi (antara 10—20 m), digunakan sbg bahan bangunan rumah dan perabot rumah tangga; buluh; aur;
    -- ater bambu yg tingginya mencapai 15 m, buluhnya berwarna hijau tua, digunakan untuk pipa air, dinding rumah, dan pagar, rebungnya bisa untuk bahan sayuran; Gigantochloa atter; -- batu bambu yg berasal dr India dan Myanmar, tinggi buluhnya mencapai 10—15 m, bergaris tengah 5 cm, berwarna hijau dan berdinding tebal dibiakkan dng biji atau rimpangnya; Dendrocalamus strictus; -- betung bambu yg batangnya besar dan dapat dijadikan tiang rumah; Dendrocalamus asper; -- bungkok bambu yg berasal dr Sumatra dan Jawa, tingginya mencapai 10 m, bergaris tengah 8 cm, dan dibiakkan dng rimpangnya; Schizotachyum caudatum; -- cangkoreh jenis bambu memanjat, berumpun jarang, tidak berlubang, bermiang kasar, berwarna hijau tua; Dinochloa scandens; -- cina bambu kerdil untuk pagar hidup; -- duri bambu yg pd buku batang dan rantingnya tumbuh duri; Bambusa blumeana; -- duri ori bambu yg berbentuk tegak dan bercabang lebih renggang, berdaun pelepah yg bermiang lebat, berwarna gelap dan tanpa kuping pelepah buluh; Bambusa arundinaceae; -- embong jenis bambu memanjat, rumpunnya rapat, buluhnya mencapai tinggi 30 m, bergaris tengah 5 cm, ditemukan di daerah Jawa Timur; Bambusa horsfieldii; -- gila permainan yg menggunakan bambu sbg alat (Ambon); -- gombong bambu yg tingginya mencapai 20 m, bergaris tengah 10 cm, berwarna hijau, digunakan sbg bahan anyaman dan kerajinan tangan; Gigantochloa verticillata; -- hitam bambu ater; -- jalur bambu yg tingginya mencapai 7,5 m, berwarna hijau; merupakan bambu asli Malaysia dan Indonesia bagian barat (Jawa, Kalimantan, dan Sumatra); Schizostachyum longispiculatum; -- jepang bambu yg berasal dr Jepang, tumbuh merumpun, batang lurus mirip kawat, meruncing, berukuran tinggi mencapai 7,1 m, berdiameter 2—10 cm, berwarna hijau dan dipenuhi bintik-bintik kekuningan; Dracaerna godreffiana; -- kuning bambu yg kuning warnanya; Bambusa vulgaris; -- lengka bambu yg tingginya mencapai 12 m, bergaris tengah 2—5 cm, berwarna hijau tua, digunakan untuk pagar, dinding rumah atau dangau di sawah; Gigantochloa nigrociliata; -- lengka tali bambu yg tingginya mencapai 6 m, berwarna hijau tua bergaris tengah 3—5 cm, rebungnya dapat dimakan, Gigantochloa hasskarliana; -- pagar bambu yg tingginya mencapai 8 m, bergaris tengah 2 cm, berwarna hijau, krn rumpunnya rapat sekali sering digunakan sbg pagar; Bambusa glaucescens; -- perling bambu yg tingginya mencapai 15 m, bergaris tengah 5 cm, berwarna hijau tua, rebungnya dapat dimakan; Schizostachyum zollingeri; -- runcing bambu yg diruncingkan ujungnya, dipakai sbg senjata dl perang merebut kemerdekaan; tombak bambu; -- sembilang bambu yg tingginya mencapai 30 m, bergaris tengah mencapai 3 m, berasal dr Myanmar dan Siam; Dendrocalamus giganteus; -- talang bambu yg tingginya mencapai 15 m, bergaris tengah antara 8—10 cm, banyak digunakan sbg bahan atap, dinding, dan lantai rumah adat Toraja; Schizostachyum brachycladium; -- tali bambu yg batangnya (setelah dibelah-belah) dapat dijadikan tali; Gigantochloa apus; -- tamiang bambu yg tingginya mencapai 10 m dan garis tengahnya 2—4 cm, berwarna hijau tua, berasal dr Indonesia menyebar ke Semenanjung Malaysia, Kamboja, dan Vietnam, digunakan sbg bahan pembuat suling, joran, dan barang kerajinan tangan; Schizostachyum blumei; -- toi bambu yg tingginya mencapai 10 m, bergaris tengah 6 cm, dinding buluhnya tipis, tumbuh liar di Filipina, Sulawesi, Maluku hingga Irian Jaya atau Papua Nugini; Schizostachyum lima; -- tutul bambu yg tingginya mencapai 12 m, berwarna hijau ketika muda dan berwarna tutul kecokelat-cokelatan setelah tua; Bambusa vulgaris; -- uncue bambu yg tingginya mencapai 6 m, bergaris tengah 2—3 cm, berwarna hijau kekuning-kuningan, banyak terdapat di Kebun Raya Cibodas, Jawa Barat; Phyllostachys aurea
  3. Tipe 2
    bam.bu Nomina (kata benda) tumbuhan berumpun, berakar serabut yang batangnya bulat berongga, beruas, keras, dan tinggi (antara 10-20 m), digunakan sebagai bahan bangunan rumah dan perabot rumah tangga; buluh; aur

KBBI Edisi VI

Arti versi VI

Definisi berikut berasal dari ekstraksi aplikasi resmi KBBI VI yang dipublikasikanDefinisi/kbbi; dipakai sebagai pembanding, bukan pengganti KBBI IV.

  1. Makna
    [n] tumbuhan berumpun, berakar serabut yang batangnya bulat berongga, beruas, keras, dan tinggi (antara 10—20 m), digunakan sebagai bahan bangunan rumah dan perabot rumah tangga; buluh; aur

Asal-usul kata

Etimologi

Relasi ini berasal dari etymology-db dan diparsing dari Wiktionary; hasilnya belum divalidasi secara sistematis.

  • Diwariskan dari

    Malay: bambu

  • Berasal dari

    Tamil: வேம்பு

  • Berkerabat dengan

    Kannada: ಬಂಬು

Kaikki · Wiktionary

Data leksikal

Data tambahan ini diekstrak oleh Wiktextract dan disediakan melalui Kaikki; bukan definisi resmi KBBI. Teks sumber mengikuti ketentuan lisensi Wiktionary.

Nomina

Etimologi: From Malay bambu, from Tamil வேம்பு (vēmpu). Cognate of Kannada ಬಂಬು (bambu).

Bentuk: bambu-bambu (plural)

Turunan: bambu air, bambu apus, bambu ater, bambu batu, bambu betung, bambu bungkok, bambu cangkoreh, bambu cina, bambu duri, bambu embong, bambu gila, bambu gombong, bambu hitam, bambu jalur, bambu jepang, bambu kuning, bambu lengka, bambu lengka tali, bambu pagar, bambu perling, bambu runcing, bambu sembilang, bambu talang, bambu tali

Kata seakar

Keluarga kata

  • bambunya23×
  • bambui
  • berbambu
  • dibambu
  • dibambukan
  • perbambuan

Bentukan

Turunan

Rakitan kata

Gabungan kata

Ungkapan

Peribahasa dan kiasan

  • Peribahasa

    spt pohon bambu ditiup angin

Bunyi yang serupa

Kata berima

Rima akhir -ambulihat semuanya:

Rima awal ba-lihat semuanya: