Entri kamus

baru

Pemenggalan
ba·ruKBBI IV + Kaikki
Pelafalan
/ˈbaru/Kaikki · IPA[ˈba.ru]Kaikki · IPA

Bentuk terindeks: baru

Definisi

Arti

  1. Tipe 1
    1ba·ru 1 a belum pernah ada (dilihat) sebelumnya: tidak jauh dr dusun itu terdapat sebuah pabrik --; 2 a belum pernah didengar (ada) sebelumnya: pd hari ini tidak ada berita -- mengenai perubahan kabinet; 3 a belum lama selesai (dibuat, diberikan): ia membeli rumah -- di kompleks perumahan itu; 4 a belum lama dibeli (dimiliki); belum pernah dipakai: pagi tadi ia memakai baju --; kemarin ia mengendarai sepeda -- hadiah dr orang tuanya; 5 a segar (belum lama dipetik atau ditangkap): buah-buahan ini masih --; ikan ini masih --; 6 a belum lama menikah: dua sejoli itu adalah pengantin --; 7 a belum lama bekerja: dia adalah pegawai -- di kantor ini; 8 a awal: selamat dan sejahteralah mulai tahun -- 2000 ini; 9 a modern: zaman --; sastra --; 10 adv belum lama antaranya: mereka berdua -- saja berada di sini; dia -- saja pergi; 11 adv kemudian; setelah itu: setelah diingatkan berkali-kali, -- ia sadar akan kesalahannya; sesudah dipukul -- ia mengaku; 12 adv cak sedang; lagi: ayah -- tidur; jangan ribut saja adikmu -- tidur;
    ba·ru-ba·ru ini adv belum lama ini; baru saja;
    mem·ba·ru a timbul lagi; muncul lagi: dng perjumpaan itu kenangan lama - dl ingatannya;
    mem·ba·rui v 1 memperbaiki supaya menjadi baru: mereka sedang - rumahnya; 2 mengulang sekali lagi; memulai lagi: mereka diminta - pertanyaannya; mereka harus - perkawinannya krn masih dianggap belum sah; 3 mengganti dng yg baru; memodernkan: kita harus - cara kerja kita; - sistem pendidikan;
    mem·ba·ru·kan v menjadikan baru: kami sedang berusaha - cat rumah ini;
    ter·ba·ru a paling baru; terakhir; mutakhir;
    mem·per·ba·rui v membarui;
    pem·ba·ru n orang yg membarui;
    pem·ba·ru·an n 1 proses, cara, perbuatan membarui: sudah banyak dibahas mengenai - cara berpikir masyarakat; 2 Antr proses mengembangkan kebudayaan, terutama dl lapangan teknologi dan ekonomi;
    - sosial Pol gerakan umum atau hasil khusus untuk menghapuskan kesalahan fungsi sistem sosial atau bagiannya;
    ke·ba·ru·an n sifat-sifat baru (modern); perihal baru; sesuatu yg baru
  2. Tipe 1
    2ba·ru n pohon yg serat kulitnya dapat dibuat tali; Hisbiscus tiliaceus;
    -- gunung, Hisbiscus similis; -- laut Thespesia populnea;
  3. Tipe 1
    1ba·ru 1 a belum pernah ada (dilihat) sebelumnya: tidak jauh dr dusun itu terdapat sebuah pabrik --; 2 a belum pernah didengar (ada) sebelumnya: pd hari ini tidak ada berita -- mengenai perubahan kabinet; 3 a belum lama selesai (dibuat, diberikan): ia membeli rumah -- di kompleks perumahan itu; 4 a belum lama dibeli (dimiliki); belum pernah dipakai: pagi tadi ia memakai baju --; kemarin ia mengendarai sepeda -- hadiah dr orang tuanya; 5 a segar (belum lama dipetik atau ditangkap): buah-buahan ini masih --; ikan ini masih --; 6 a belum lama menikah: dua sejoli itu adalah pengantin --; 7 a belum lama bekerja: dia adalah pegawai -- di kantor ini; 8 a awal: selamat dan sejahteralah mulai tahun -- 2000 ini; 9 a modern: zaman --; sastra --; 10 adv belum lama antaranya: mereka berdua -- saja berada di sini; dia -- saja pergi; 11 adv kemudian; setelah itu: setelah diingatkan berkali-kali, -- ia sadar akan kesalahannya; sesudah dipukul -- ia mengaku; 12 adv cak sedang; lagi: ayah -- tidur; jangan ribut saja adikmu -- tidur;
    ba·ru-ba·ru ini adv belum lama ini; baru saja;
    mem·ba·ru a timbul lagi; muncul lagi: dng perjumpaan itu kenangan lama - dl ingatannya;
    mem·ba·rui v 1 memperbaiki supaya menjadi baru: mereka sedang - rumahnya; 2 mengulang sekali lagi; memulai lagi: mereka diminta - pertanyaannya; mereka harus - perkawinannya krn masih dianggap belum sah; 3 mengganti dng yg baru; memodernkan: kita harus - cara kerja kita; - sistem pendidikan;
    mem·ba·ru·kan v menjadikan baru: kami sedang berusaha - cat rumah ini;
    ter·ba·ru a paling baru; terakhir; mutakhir;
    mem·per·ba·rui v membarui;
    pem·ba·ru n orang yg membarui;
    pem·ba·ru·an n 1 proses, cara, perbuatan membarui: sudah banyak dibahas mengenai - cara berpikir masyarakat; 2 Antr proses mengembangkan kebudayaan, terutama dl lapangan teknologi dan ekonomi;
    - sosial Pol gerakan umum atau hasil khusus untuk menghapuskan kesalahan fungsi sistem sosial atau bagiannya;
    ke·ba·ru·an n sifat-sifat baru (modern); perihal baru; sesuatu yg baru
  4. Tipe 1
    2ba·ru n pohon yg serat kulitnya dapat dibuat tali; Hisbiscus tiliaceus;
    -- gunung, Hisbiscus similis; -- laut Thespesia populnea;
  5. Tipe 2
    ba.ru Adjektiva (kata sifat) belum pernah ada (dilihat) sebelumnya: tidak jauh dari dusun itu terdapat sebuah pabrik baru; (2) Adjektiva (kata sifat) belum pernah didengar (ada) sebelumnya: pada hari ini tidak ada berita baru mengenai perubahan kabinet; (3) Adjektiva (kata sifat) belum lama selesai (dibuat, diberikan): ia membeli rumah baru di kompleks perumahan itu; (4) Adjektiva (kata sifat) belum lama dibeli (dimiliki); belum pernah dipakai: pagi tadi ia memakai baju baru; kemarin ia mengendarai sepeda baru hadiah dari orang tuanya; (5) Adjektiva (kata sifat) segar (belum lama dipetik atau ditangkap): buah-buahan ini masih baru; ikan ini masih baru; (6) Adjektiva (kata sifat) belum lama menikah: dua sejoli itu adalah pengantin baru; (7) Adjektiva (kata sifat) belum lama bekerja: dia adalah pegawai baru di kantor ini; (8) Adjektiva (kata sifat) awal: selamat dan sejahteralah mulai tahun baru 2000 ini; (9) Adjektiva (kata sifat) modern: zaman baru; sastra baru; (10) Adverbia belum lama antaranya: mereka berdua baru saja berada di sini; dia baru saja pergi; (11) Adverbia kemudian; setelah itu: setelah diingatkan berkali-kali, baru ia sadar akan kesalahannya; sesudah dipukul baru ia mengaku; (12) Adverbia cak sedang; lagi: ayah baru tidur; jangan ribut saja adikmu baru tidur Nomina (kata benda) pohon yang serat kulitnya dapat dibuat tali; Hisbiscus tiliaceus

KBBI Edisi VI

Arti versi VI

Definisi berikut berasal dari ekstraksi aplikasi resmi KBBI VI yang dipublikasikanDefinisi/kbbi; dipakai sebagai pembanding, bukan pengganti KBBI IV.

  1. Makna
    [n] prasasti peninggalan kerajaan Kahuripan, dibuat pada tahun 952 Saka pada masa pemerintahan raja Airlangga, berisi tentang penetapan desa Baru menjadi sima
  2. Makna
    [a] belum pernah ada (dilihat) sebelumnya:
  3. Makna
    [a] belum pernah didengar (ada) sebelumnya:
  4. Makna
    [a] belum lama selesai (dibuat, diberikan):
  5. Makna
    [a] belum lama dibeli (dimiliki); belum pernah dipakai:
  6. Makna
    [a] segar (belum lama dipetik atau ditangkap):
  7. Makna
    [a] belum lama menikah:
  8. Makna
    [a] belum lama bekerja:
  9. Makna
    [a] awal:
  10. Makna
    [a] modern:
  11. Makna
    [adv] belum lama antaranya:
  12. Makna
    [adv] kemudian; setelah itu:
  13. Makna
    [adv] (cak) sedang; lagi:
  14. Makna
    [n]
  15. Makna
    [n] (Sd) [n] (Mks) [n] (Bl)

Asal-usul kata

Etimologi

Relasi ini berasal dari etymology-db dan diparsing dari Wiktionary; hasilnya belum divalidasi secara sistematis.

  • Berkerabat secara etimologis dengan

    Indonesian: baroe

  • Berkerabat secara etimologis dengan

    Indonesian: baharoe

  • Diwariskan dari

    Malay: baru

  • Berkerabat secara etimologis dengan

    Malay: baharu

  • Diwariskan dari

    Proto-Malayic: *baharu

  • Diwariskan dari

    Proto-Malayo-Polynesian: *(ma-)baqəʀu

  • Diwariskan dari

    Proto-Austronesian: *(ma-)baqəʀuh

  • Diwariskan dari

    Malay: baru

  • Diwariskan dari

    Proto-Malayic: *baru

  • Diwariskan dari

    Proto-Malayo-Polynesian: *baʀu

  • Berstem sama dengan

    Indonesian: waru

Kaikki · Wiktionary

Data leksikal

Data tambahan ini diekstrak oleh Wiktextract dan disediakan melalui Kaikki; bukan definisi resmi KBBI. Teks sumber mengikuti ketentuan lisensi Wiktionary.

Adjektiva

Etimologi: Inherited from Malay baru, a variant of baharu, from Proto-Malayic *bAharu, from Proto-Malayo-Polynesian *baqəʀu, from Proto-Austronesian *baqəʀuh.

Bentuk: lebih baru (comparative), paling baru (superlative), baharu (alternative, dialectal), baroe (alternative), baharoe (alternative)

Adverbia

Etimologi: Inherited from Malay baru, a variant of baharu, from Proto-Malayic *bAharu, from Proto-Malayo-Polynesian *baqəʀu, from Proto-Austronesian *baqəʀuh.

Bentuk: baharu (alternative, dialectal), baroe (alternative), baharoe (alternative)

Nomina

Etimologi: Inherited from Malay baru, from Proto-Malayic *baruʔ, from Proto-Malayo-Polynesian *baʀu. Doublet of waru.

Bentuk: baru-baru (plural), embaru (alternative), baroe (alternative)

Sinonim: waru

Nomina

Etimologi: Borrowed from Sundanese [Term?].

Bentuk: baru-baru (plural)

Nomina

Etimologi: Borrowed from Makasar [Term?].

Bentuk: baru-baru (plural)

Nomina

Etimologi: Borrowed from Balinese [Term?].

Bentuk: baru-baru (plural)

Konteks pemakaian

Contoh penggunaan

  1. tidak jauh dari dusun itu terdapat sebuah pabrik --

  2. pada hari ini tidak ada berita -- mengenai perubahan kabinet

  3. ia membeli rumah -- di kompleks perumahan itu

  4. pagi tadi ia memakai baju --

  5. kemarin ia mengendarai sepeda -- hadiah dari orang tuanya

  6. buah-buahan ini masih --

  7. ikan ini masih --

  8. dua sejoli itu adalah pengantin --

  9. dia adalah pegawai -- di kantor ini

  10. selamat dan sejahteralah mulai tahun -- ini

  11. zaman --

  12. sastra --

Bentukan

Turunan

Rakitan kata

Gabungan kata

Bahasa sehari-hari

Bentuk slang

Dalam percakapan santai, kata ini sering ditulis:

  • brabreviasi
  • bruabreviasi
  • baruuelongasi

Bunyi yang serupa

Kata berima

Rima akhir -arulihat semuanya:

Rima awal ba-lihat semuanya: