Entri kamus

elang

Pemenggalan
e·langKaikki
Pelafalan
/êlang/KBBI VI/əˈlaŋ/Kaikki · IPA[əˈlaŋ]Kaikki · IPA/ˈelaŋ/Kaikki · IPA[ˈe.laŋ]Kaikki · IPA

Bentuk terindeks: elang

Frekuensi korpus: 4.978Akar kata: elang

Definisi

Arti

  1. Tipe 1
    elang n burung buas yg mempunyai daya penglihatan tajam, paruhnya bengkok dan cengkeramannya kuat, menangkap mangsanya dng menyambar;
    spt -- menyongsong angin, pb tidak gentar menghadapi musuh;
    -- bangkai burung buas pemakan bangkai dan sampah, bulunya putih gelap, tepi sayapnya hitam, ujung paruh bengkok spt kait, tingginya 70 cm, jarak bentang kedua ujung sayap 1,60 m, hidup di India, Asia Kecil, Afrika Utara; Neophron percuopterus; -- belalang elang terkecil, terdapat di Kepulauan Indonesia dan Malaysia; Microhierax caeralescens; -- gunung burung buas pemakan binatang besar spt serigala, rubah antilop, bahkan manusia, warna bulunya cokelat muda, ujung sayap berbintik-bintik, tingginya 1 meter, jarak bentang ujung sayap 2 m, hidup di pegunungan Asia dan Eropa; Aquila chrysaetus; -- hitam burung anggota suku Accipitridae, warna bulunya hitam, kecuali pd ekornya yg panjang terdapat garis-garis melintang berwarna keputih-putihan, diukur dr ujung paruh sampai ke ujung ekor panjangnya kira-kira 65 cm; Spizaetus cirrhatus; -- jambul elang yg berjambul, Spilornis cheela; -- laut putih burung buas pemakan ikan, ular laut, anak burung, binatang air dan darat kecil lainnya, hidupnya di pinggir pantai, warna bulunya hampir sama dng bulu ulung-ulung; bahak; rajawali; Haliaetus leucogaster; -- malam, Machaerhamphus alcinus; -- putih burung pemakan daging suku Acciptridae, yg menjadikan tikus sbg mangsanya, selain kadal, serangga, kepiting, dan katak; si alap-alap tikus; Elanus caerulens; -- sikap burung sikap, Accipiter virgatus
  2. Tipe 1
    elang n burung buas yg mempunyai daya penglihatan tajam, paruhnya bengkok dan cengkeramannya kuat, menangkap mangsanya dng menyambar;
    spt -- menyongsong angin, pb tidak gentar menghadapi musuh;
    -- bangkai burung buas pemakan bangkai dan sampah, bulunya putih gelap, tepi sayapnya hitam, ujung paruh bengkok spt kait, tingginya 70 cm, jarak bentang kedua ujung sayap 1,60 m, hidup di India, Asia Kecil, Afrika Utara; Neophron percuopterus; -- belalang elang terkecil, terdapat di Kepulauan Indonesia dan Malaysia; Microhierax caeralescens; -- gunung burung buas pemakan binatang besar spt serigala, rubah antilop, bahkan manusia, warna bulunya cokelat muda, ujung sayap berbintik-bintik, tingginya 1 meter, jarak bentang ujung sayap 2 m, hidup di pegunungan Asia dan Eropa; Aquila chrysaetus; -- hitam burung anggota suku Accipitridae, warna bulunya hitam, kecuali pd ekornya yg panjang terdapat garis-garis melintang berwarna keputih-putihan, diukur dr ujung paruh sampai ke ujung ekor panjangnya kira-kira 65 cm; Spizaetus cirrhatus; -- jambul elang yg berjambul, Spilornis cheela; -- laut putih burung buas pemakan ikan, ular laut, anak burung, binatang air dan darat kecil lainnya, hidupnya di pinggir pantai, warna bulunya hampir sama dng bulu ulung-ulung; bahak; rajawali; Haliaetus leucogaster; -- malam, Machaerhamphus alcinus; -- putih burung pemakan daging suku Acciptridae, yg menjadikan tikus sbg mangsanya, selain kadal, serangga, kepiting, dan katak; si alap-alap tikus; Elanus caerulens; -- sikap burung sikap, Accipiter virgatus
  3. Tipe 2
    Nomina (kata benda) burung buas yang mempunyai daya penglihatan tajam, paruhnya bengkok dan cengkeramannya kuat, menangkap mangsanya dengan menyambar

KBBI Edisi VI

Arti versi VI

Definisi berikut berasal dari ekstraksi aplikasi resmi KBBI VI yang dipublikasikanDefinisi/kbbi; dipakai sebagai pembanding, bukan pengganti KBBI IV.

  1. Makna
    bentuk tidak baku: lang [n] (Sd) sebutan untuk anak lelaki sultan Cirebon bentuk tidak baku: lang [n] keranjang bambu utk membawa berbagai barang dengan cara dipikul bentuk tidak baku: lang [n] burung pemangsa berukuran sedang sampai besar, umumnya berwarna cokelat, hitam, putih, dan abu-abu, ujung sayap lebih membulat dan tumpul, mencari mangsa di siang hari, berhabitat di terestrial dan perairan, tersebar di seluruh dunia, seperti elang laut, elang tikus, dan elang bondol; Accipitridae

Asal-usul kata

Etimologi

Relasi ini berasal dari etymology-db dan diparsing dari Wiktionary; hasilnya belum divalidasi secara sistematis.

  • Diwariskan dari

    Malay: helang

  • Berkerabat dengan

    Semai: kelang

  • Berkerabat dengan

    Temiar: kelak

  • Berasal dari

    Proto-Austroasiatic: *lang

  • Berkerabat dengan

    Khmer: ខ្លែង

  • Berkerabat dengan

    Javanese: ꦭꦤꦁ

Kaikki · Wiktionary

Data leksikal

Data tambahan ini diekstrak oleh Wiktextract dan disediakan melalui Kaikki; bukan definisi resmi KBBI. Teks sumber mengikuti ketentuan lisensi Wiktionary.

Nomina

Etimologi: Inherited from Malay elang, ultimately from Proto-Mon-Khmer *laaŋ, *laŋ (“large raptor”), either via Javanese elang, from Old Javanese hĕlaṅ (“bird of prey”).

Bentuk: êlang (canonical), elang-elang (plural), helang (alternative), lang (alternative)

Turunan: elang bangkai, elang belalang, elang bondol, elang gunung, elang hitam, elang ikan, elang jambul, elang jawa, elang laut putih, elang malam, elang pramuka, elang putih, elang sikap, elang tiram

Nomina

Etimologi: From Sundanese [Term?]. Cognate of Javanese ꦭꦤꦁ (lanang, “male”).

Bentuk: élang (canonical), elang-elang (plural), lang (alternative)

Nomina

Etimologi: Unknown, probably from Betawi [Term?].

Bentuk: élang (canonical), elang-elang (plural)

Kata seakar

Keluarga kata

  • elangi
  • elangnya
  • mengelangan

Rakitan kata

Gabungan kata

Ungkapan

Peribahasa dan kiasan

  • Peribahasa

    dahulu elang pulau, kini telah menjadi burung pungguk

  • Peribahasa

    sepantun elang dng ayam, lambat laun disambar juga

  • Peribahasa

    spt elang menyongsong angin

Bunyi yang serupa

Kata berima

Rima akhir -anglihat semuanya:

Rima awal ela-lihat semuanya: