Entri kamus
orang
- Pemenggalan
- o·rangKaikki
- Pelafalan
- /ˈoraŋ/Kaikki · IPA[ˈo.raŋ]Kaikki · IPA
Bentuk terindeks: orang
Definisi
Arti
- Tipe 1orang n 1 manusia (dl arti khusus); 2 manusia (ganti diri ketiga yg tidak tentu): jangan lekas percaya pd mulut --; 3 dirinya sendiri; manusianya sendiri: saya tidak bertemu dng -- nya; 4 kata penggolong untuk manusia: lima -- nelayan; 5 anak buah (bawahan): mereka itu -- nya Pak Camat; 6 rakyat (dr suatu negara); warga negara: -- Pakistan; 7 manusia yg berasal dr atau tinggal di suatu daerah (desa, kota, negara, dsb): dia -- Bogor; suaminya -- Eropa; 8 suku bangsa; 9 manusia lain; bukan diri sendiri; bukan kaum (golongan, kerabat) sendiri: jangankan anak sendiri, anak -- pun saya tolong; negeri -- , negeri lain (bukan negeri kita); 10 cak karena (sebenarnya): mana dapat membayar, -- belum gajian;
-- berdendang di pentasnya, -- beraja di hatinya, pb menurutkan rasa (sesuka) hati masing-masing; -- tua diajar makan pisang, pb orang yg sudah tahu (ahli, pandai) tidak usah diajari; spt menanti -- dahulu, mengejar orang kemudian, pb perbuatan yg sia-sia;
-- am orang kebanyakan; orang biasa (bukan ahli); orang awam; -- asing 1 orang lain; orang dr negara lain; 2 orang yg tidak dikenal; -- atasan orang atau kelompok orang yg berstatus sosial tinggi dl masyarakat; -- awak sebutan bagi orang yg berasal dr Minangkabau; -- awam 1 orang biasa; orang am; 2 orang yg bukan ahli dl suatu bidang ilmu; -- banyak umum; publik; khalayak ramai; -- Barat orang yg tinggal di belahan bumi sebelah barat, terutama orang Eropa dan Amerika; orang kulit putih; -- belakang cak istri; -- besar orang yg berpangkat tinggi; pejabat; pembesar; orang yg sudah dewasa; -- biasa rakyat umum; bukan orang berpangkat atau bukan orang bangsawan; -- buangan orang yg dijatuhi hukuman buang; -- dagang 1 orang asing; perantau; 2 orang yg berniaga; saudagar; -- dalam orang yg ada di dl satu lingkungan (pekerjaan, golongan, dsb); -- gajian orang yg bekerja diberi upah; abdi (bujang, babu, dsb); -- gedean cak orang atau kelompok orang yg berkedudukan atau berstatus sosial tinggi dl masyarakat; -- halimunan 1 orang yg dapat menghilang krn mempunyai ilmu gaib; 2 siluman; -- halus 1 roh; jin; 2 ark orang pandai; -- hanyut orang yg mengembara ke mana-mana; -- helat orang lain; bukan keluarga; -- hilir orang (penduduk) yg tinggal di hilir sungai (di daerah muara); -- hulu orang (penduduk) yg tinggal di sebelah hulu sungai (di pedalaman); -- hutan 1 orang yg tinggal di hutan; 2 orang utan; -- kampung orang atau penduduk yg tinggal di kampung (bukan di kota); -- kaya 1 orang yg banyak hartanya; hartawan; 2 orang yg berpangkat (berkedudukan) tinggi; 3 panggilan kpd istri orang berpangkat atau orang yg patut dihormati; -- keblangsak anak yatim; gelandangan; -- kota orang atau penduduk yg tinggal di kota; -- kulit putih orang Barat (terutama orang Eropa dan Amerika); -- luar orang yg tidak termasuk dl satu lingkungan (golongan, pekerjaan, dsb); -- luntang-lantung 1 orang yg berkeliaran; 2 orang yg tidak berpencarian; -- lurus orang yg jujur; -- merdeka bukan budak (hamba) tebusan; orang bebas; -- muda 1 orang yg masih muda; 2 pemuda; 3 Mk tukang salung (tari dsb); -- ombak ki orang yg tingkah lakunya sangat gelisah (spt orang yg hampir mati); -- pangan 1 orang yg masih tinggal di hutan; orang dr suku terasing; 2 sebutan bagi suku bangsa di Tanah Melayu yg masih tinggal di hutan; -- pesisir orang yg tinggal di daerah pesisir; -- pintar ki dukun; paranormal: dia terpaksa mendatangkan -- pintar di rumahnya untuk menangkal hal-hal yg tidak diinginkan; -- ramai umum; publik; khalayak ramai; -- sabun orang bulai; orang balar; -- sebelah tetangga; jiran; -- semenda orang yg kawin dng anggota suatu kaum jika dipandang dr kaum itu; -- setangga tetangga; -- sipil orang yg bukan anggota (dinas) militer; -- tani petani; peladang; -- tua 1 ayah ibu kandung; 2 (orang tua) orang yg dianggap tua (cerdik pandai, ahli, dsb); orang-orang yg dihormati (disegani) di kampung; tetua; -- tua angkat pria dan wanita yg menjadi ayah dan ibu seseorang berdasarkan adat atau hukum yg berlaku; -- tua asuh orang yg membiayai (sekolah dsb) anak yg bukan anaknya sendiri atas dasar kemanusiaan: penyaluran dana -- asuh berjalan lancar; -- udik 1 orang desa yg bertempat tinggal jauh dr keramaian kota; orang dusun; 2 orang yg bertempat tinggal di hulu sungai; 3 ki orang yg kurang tahu sopan santun; orang bodoh; -- utan kera besar dan kuat yg hanya terdapat di hutan di Sumatra dan Kalimantan, berbulu merah kecokelat-cokelatan, tidak berekor, hidup dr buah-buahan, daun, dan kuncup; mawas; Pongo pygmaeus;
ber·o·rang-orang Mk v berlaku spt orang lain (bukan secara kekeluargaan);
meng·o·rang·kan v menganggap atau menghargai sbg orang;
orang-orang·an n tiruan orang; boneka; patung: - di tengah sawah itu gunanya untuk menakut-nakuti burung;
- mata bagian yg hitam pd mata;
per·se·o·rang·an n yg berkaitan dng orang secara pribadi;
se·o·rang n 1 satu orang: yg datang hanya - pegawai; 2 sendiri: tinggal dia - yg belum makan;
- budi-budian, - tabung seruas, pb dua orang yg sangat berbeda tabiatnya (seorang banyak akal liciknya, seorang lagi lurus hati);
- diri hanya sendiri; sendirian;
per·o·rang·an n perihal orang seorang;
ke·se·o·rang·an n dl keadaan seorang diri (kesunyian, terpencil, dsb);
se·se·o·rang n seorang yg tidak dikenal: tadi ada - menelepon Anda - Tipe 2Nomina (kata benda) (1) manusia (dalam arti khusus); (2) manusia (ganti diri ketiga yang tidak tentu): jangan lekas percaya pada mulut orang; (3) dirinya sendiri; manusianya sendiri: saya tidak bertemu dengan orang nya; (4) kata penggolong untuk manusia: lima orang nelayan; (5) anak buah (bawahan): mereka itu orang nya Pak Camat; (6) rakyat (dari suatu negara); warga negara: orang Pakistan; (7) manusia yang berasal dari atau tinggal di suatu daerah (desa, kota, negara, dan sebagainya) : dia orang Bogor; suaminya orang Eropa; (8) suku bangsa; (9) manusia lain; bukan diri sendiri; bukan kaum (golongan, kerabat) sendiri: jangankan anak sendiri, anak orang pun saya tolong; negeri orang , negeri lain (bukan negeri kita); (10) Cakapan (tidak baku) karena (sebenarnya): mana dapat membayar, orang belum gajian
KBBI Edisi VI
Arti versi VI
Definisi berikut berasal dari ekstraksi aplikasi resmi KBBI VI yang dipublikasikanDefinisi/kbbi; dipakai sebagai pembanding, bukan pengganti KBBI IV.
- Maknabentuk tidak baku: urang
- Makna[n] manusia (dalam arti khusus)
- Makna[n] manusia (ganti diri ketiga yang tidak tentu):
- Makna[n] dirinya sendiri; manusianya sendiri:
- Makna[n] kata penggolong untuk manusia:
- Makna[n] anak buah (bawahan):
- Makna[n] rakyat (dari suatu negara); warga negara:
- Makna[n] manusia yang berasal dari atau tinggal di suatu daerah (desa, kota, negara, dan sebagainya):
- Makna[n] suku bangsa
- Makna[n] manusia lain; bukan diri sendiri; bukan kaum (golongan, kerabat) sendiri:
- Makna[n] (cak) karena (sebenarnya):
Asal-usul kata
Etimologi
Relasi ini berasal dari etymology-db dan diparsing dari Wiktionary; hasilnya belum divalidasi secara sistematis.
- Diwariskan dari
Malay: orang
- Diwariskan dari
Old Malay: urang
- Diwariskan dari
Proto-Malayic: *uraŋ
- Diwariskan dari
Proto-Malayo-Polynesian: *uʀaŋ
- Berkerabat dengan
Javanese: wong
- Berstem sama dengan
Indonesian: wong
Kaikki · Wiktionary
Data leksikal
Data tambahan ini diekstrak oleh Wiktextract dan disediakan melalui Kaikki; bukan definisi resmi KBBI. Teks sumber mengikuti ketentuan lisensi Wiktionary.
Etimologi: From Malay orang, from Old Malay urang, from Proto-Malayic *uraŋ (“person”), from Proto-Malayo-Polynesian *uʀaŋ (“outsider”). Doublet of bong and wong.
Bentuk: orang-orang (plural), urang (alternative)
Sinonim: insan, manusia, suruhan, taklukan, anak buah, bawahan, rakyat, warga negara, penduduk, etnik, kaum, ras, suku bangsa, orang ketiga, orang lain
Turunan: berorang-orang, keseorangan, mengorangkan, orang-orangan, orkay, perorangan, perseorangan, seorang, seseorang, orang aluan, orang am, orang antum, orang asing, orang atasan, orang awak, orang awam, orang banyak, orang Barat, orang batu, orang belakang, orang besar, orang biasa, orang buangan, orang dagang
Etimologi: From Malay orang, from Old Malay urang, from Proto-Malayic *uraŋ (“person”), from Proto-Malayo-Polynesian *uʀaŋ (“outsider”). Doublet of bong and wong.
Bentuk: seorang (singular), urang (alternative)
Etimologi: From Malay orang, from Old Malay urang, from Proto-Malayic *uraŋ (“person”), from Proto-Malayo-Polynesian *uʀaŋ (“outsider”). Doublet of bong and wong.
Bentuk: urang (alternative)
Sinonim: sebab, gara-gara, karena, lantaran, soalnya
Konteks pemakaian
Contoh penggunaan
jangan lekas percaya pada mulut --
saya tidak bertemu dengan --nya
lima -- nelayan
mereka itu --nya Pak Camat
-- Pakistan
dia -- Bogor
suaminya -- Eropa
jangankan anak sendiri, anak -- pun saya tolong
negeri --
mana dapat membayar, -- belum gajian
-- berdendang di pentasnya
Kata seakar
Keluarga kata
- perorangan3.773×
- perseorangan1.634×
- seorangpun671×
- orangnya497×
- perorang33×
- orangisme23×
- orangpun22×
- oranglah20×
- berorang13×
- orangi10×
- seorangnya9×
- orangan7×
- keorang6×
- orangis6×
- diorang4×
- orangku4×
- keorangan3×
- keseorang3×
Bentukan
Turunan
Rakitan kata
Gabungan kata
- orang aluan
- orang am
- orang ampek jinih
- orang antum
- orang asing
- orang atasan
- orang awak
- orang awam
- orang awas
- orang banyak
- orang barat
- orang basaga
- orang bati
- orang batu
- orang belakang
- orang berdasi
- orang besar
- orang biasa
- orang buangan
- orang burok
- orang dagang
- orang dalam
- orang dengar
- orang gajian
- orang gedean
- orang gila
- orang halimunan
- orang halus
- orang hanyut
- orang helat
- orang hilir
- orang hulu
- orang hutan
- orang jauh
- orang kampung
- orang kasim
- orang kaum
- orang kaya
- orang keblangsak
- orang ketiga
Ungkapan
Peribahasa dan kiasan
- Peribahasa
lain orang memperanakkan, lain orang dipanggil bapa
- Peribahasa
orang beraja di hatinya
- Peribahasa
orang bergayung sama pandai, bak kundi atas dulang
- Peribahasa
orang gelincir air
- Peribahasa
orang kaya jangan diangan-angan, orang miskin jangan dihina
- Peribahasa
orang kaya tempat meminta, orang pintar tempat bertanya
- Peribahasa
orang tua diajar makan pisang
- Peribahasa
spt menanti orang dahulu, mengejar orang kemudian
- Peribahasa
tiada berorang di air
Bahasa sehari-hari
Bentuk slang
Dalam percakapan santai, kata ini sering ditulis:
- orabreviasi
- orgabreviasi
- orngabreviasi
- orabgsalah ketik
- oranggelongasi
Bunyi yang serupa
Kata berima
Rima akhir -ang — lihat semuanya:
Rima awal ora- — lihat semuanya: