Entri kamus
bini
- Pemenggalan
- bi·niKBBI IV + Kaikki
- Pelafalan
- /ˈbini/Kaikki · IPA[ˈbi.ni]Kaikki · IPA
Bentuk terindeks: bini
Definisi
Arti
- Tipe 1bi·ni n cak perempuan yg sudah dinikahi; istri: -- nya sudah kembali dr kota;
-- aji kl gundik raja; -- dapur istri yg tidak mempunyai kedudukan (dl keluarga); -- gahara kl istri yg sah; -- gelap cak gundik (istri yg tidak dinikahi), istri yg dirahasiakan dr khalayak; -- kawin wanita yg dikawin secara resmi dan sah; -- lari istri yg diperoleh dng jalan kawin lari; -- penunggu istri penghulu adat yg berasal dr lapisan sosial lebih rendah, bertugas mengurus rumah tangga selama belum ada bini ratu; -- ratu istri pertama penghulu adat yg berkedudukan sbg ibu rumah tangga yg sederajat kedudukannya dng suami; -- selir istri yg kedudukannya lebih rendah dp istri terhormat (pertama);
ber·bi·ni v mempunyai bini; sudah kawin (tt laki-laki): ada lelaki yg - empat; sudah cukup umurnya untuk -;
ber·bi·ni·kan v kawin dng (tt laki-laki); mengambil sbg bini: tidak patut engkau - perempuan nakal itu;
bi·ni-bi·ni·an n cak 1 bini yg tidak sah; gundik: perempuan itu bukan bininya melainkan -nya saja; 2 suka atau kerap- kali kawin (tt laki-laki): apa untungnya bersuamikan orang - spt dia;
orang - beranak tak boleh disuruh, pb pekerjaan yg tidak tetap selalu mendatangkan rugi;
mem·per·bi·ni·kan v 1 menjadikan bini; mengawini (tt laki-laki): setelah tidak berhasil - gadis itu, ia pergi meninggalkan kampungnya; 2 mengawinkan (anak laki-laki) dng: ia bermaksud - anak laki-lakinya dng anak kepala desa - Tipe 1bi·ni n cak perempuan yg sudah dinikahi; istri: -- nya sudah kembali dr kota;
-- aji kl gundik raja; -- dapur istri yg tidak mempunyai kedudukan (dl keluarga); -- gahara kl istri yg sah; -- gelap cak gundik (istri yg tidak dinikahi), istri yg dirahasiakan dr khalayak; -- kawin wanita yg dikawin secara resmi dan sah; -- lari istri yg diperoleh dng jalan kawin lari; -- penunggu istri penghulu adat yg berasal dr lapisan sosial lebih rendah, bertugas mengurus rumah tangga selama belum ada bini ratu; -- ratu istri pertama penghulu adat yg berkedudukan sbg ibu rumah tangga yg sederajat kedudukannya dng suami; -- selir istri yg kedudukannya lebih rendah dp istri terhormat (pertama);
ber·bi·ni v mempunyai bini; sudah kawin (tt laki-laki): ada lelaki yg - empat; sudah cukup umurnya untuk -;
ber·bi·ni·kan v kawin dng (tt laki-laki); mengambil sbg bini: tidak patut engkau - perempuan nakal itu;
bi·ni-bi·ni·an n cak 1 bini yg tidak sah; gundik: perempuan itu bukan bininya melainkan -nya saja; 2 suka atau kerap- kali kawin (tt laki-laki): apa untungnya bersuamikan orang - spt dia;
orang - beranak tak boleh disuruh, pb pekerjaan yg tidak tetap selalu mendatangkan rugi;
mem·per·bi·ni·kan v 1 menjadikan bini; mengawini (tt laki-laki): setelah tidak berhasil - gadis itu, ia pergi meninggalkan kampungnya; 2 mengawinkan (anak laki-laki) dng: ia bermaksud - anak laki-lakinya dng anak kepala desa - Tipe 2bi.ni Nomina (kata benda) Cakapan (tidak baku) perempuan yang sudah dinikahi; istri: bini nya sudah kembali dari kota
KBBI Edisi VI
Arti versi VI
Definisi berikut berasal dari ekstraksi aplikasi resmi KBBI VI yang dipublikasikanDefinisi/kbbi; dipakai sebagai pembanding, bukan pengganti KBBI IV.
- Makna[n] (cak) perempuan yang menjadi pasangan sah dari seorang laki-laki; istri:
- Makna[n] (BlM) [n] (Rt)
Kaikki · Wiktionary
Data leksikal
Data tambahan ini diekstrak oleh Wiktextract dan disediakan melalui Kaikki; bukan definisi resmi KBBI. Teks sumber mengikuti ketentuan lisensi Wiktionary.
Etimologi: Inherited from Malay bini, from Proto-Malayic *bini, contraction of Proto-Malayo-Polynesian *binahi, infixed from from *bahi + *-in-. Compare morphologically lelaki, from laki + -el-.
Bentuk: bini-bini (plural)
Sinonim: istri
Konteks pemakaian
Contoh penggunaan
--nya sudah kembali dari kota
Kata seakar
Keluarga kata
- bininya7×
- binii1×
- biniku1×
Bentukan
Turunan
Rakitan kata
Gabungan kata
Bunyi yang serupa
Kata berima
Rima akhir -ini — lihat semuanya:
Rima awal bi- — lihat semuanya: