Entri kamus

labuh

Pemenggalan
la·buhKBBI IV + Kaikki
Pelafalan
/ˈlabuh/Kaikki · IPA[ˈla.bʊh]Kaikki · IPA

Bentuk terindeks: labuh

Frekuensi korpus: 381Akar kata: labuh

Definisi

Arti

  1. Tipe 1
    1la·buh a dl keadaan turun atau tergelantung ke bawah spt kelambu, tali, jangkar, tirai, atau layar panggung;
    -- api hukuman mati dng cara membakar si terhukum; -- batu hukuman mati dng cara menceburkan si terhukum ke laut, dng terlebih dahulu memberati badannya dng batu;
    ber·la·buh v 1 tergelantung ke bawah; turun (tt kelambu, tirai, layar panggung, dsb): tirai ~; layar panggung ~; 2 berhenti; menurunkan sauh (tt kapal, perahu): kapal-kapal besar pun dapat ~ di Pelabuhan Cirebon; 3 berteduh, berdiam, dan menghentikan segala kegiatan: rumah adalah tempat ~ dr berbagai kegiatan;
    me·la·buh v 1 menurunkan (tt sauh): ~ sauh; 2 Mk beranak (tt kerbau, sapi);
    me·la·buh·kan v 1 menurunkan (kelambu, tirai, layar panggung, dsb): ~ tirai; 2 memberhentikan (perahu, kapal, dsb di pelabuhan dsb); 3 membuang atau mencampakkan ke air (laut dsb); 4 menyalurkan: ia ~ tenaga kreatifnya setelah memasuki masa pensiun; 5 menjerumuskan: ia ~ tubuh tuanya ke dl pekerjaan yg berat;
    ~ hukum menjatuhkan hukuman; ~ orang mencampakkan orang ke laut; ~ pancing membuang pancing ke air;
    pe·la·buh·an n tempat berlabuh;
    ~ alam pelabuhan yg menurut keadaannya sudah baik untuk tempat berlabuh; ~ bebas pelabuhan yg tidak memungut cukai barang masuk dan keluar; ~ darat kota (yg bukan bandar udara atau laut) tempat mengumpulkan barang ekspor dng fasilitas tempat pengurusan (penyelesaian) administrasi pengiriman (sebagaimana layaknya di pelabuhan biasa); ~ masuk pelabuhan yg biasa disinggahi oleh kapal pengangkut yg akan menurunkan barang; ~ pantai pelabuhan yg khusus digunakan untuk kapal berlabuh dl negeri yg mengadakan pelayaran antarpulau; ~ samudra pelabuhan yg dapat dirapati kapal besar, tempat bongkar muat barang untuk ekspor dan impor, dan dilengkapi dng gudang dsb; ~ transit pelabuhan tempat barang perdagangan dikumpulkan dr daerah sekelilingnya untuk kemudian diekspor bersama-sama; ~ udara tempat di daratan yg dipersiapkan untuk penempatan, pendaratan, dan pemberangkatan pesawat terbang beserta penumpangnya
  2. Tipe 1
    2la·buh ark n penggolong benda bagi tirai: tirai se --
  3. Tipe 1
    3la·buh Jw n, la·buh·an n upacara tradisional keraton yg dilaksanakan di tepi laut di sebelah selatan Yogyakarta, diadakan pd tiap ulang tahun Sri Sultan Hamengku Buwono menurut perhitungan tahun Saka
  4. Tipe 2
    la.buh Adjektiva (kata sifat) dalam keadaan turun atau tergelantung ke bawah seperti kelambu, tali, jangkar, tirai, atau layar panggung Arkais (tidak lazim) Nomina (kata benda) penggolong benda bagi tirai: tirai se labuh Berasal dari bahasa Jawa Nomina (kata benda) la.buh.an Nomina (kata benda) upacara tradisional keraton yang dilaksanakan di tepi laut di sebelah selatan Yogyakarta, diadakan pada tiap ulang tahun Sri Sultan Hamengku Buwono menurut perhitungan tahun Saka

KBBI Edisi VI

Arti versi VI

Definisi berikut berasal dari ekstraksi aplikasi resmi KBBI VI yang dipublikasikanDefinisi/kbbi; dipakai sebagai pembanding, bukan pengganti KBBI IV.

  1. Makna
    [a] dalam keadaan turun atau tergelantung ke bawah seperti kelambu, tali, jangkar, tirai, atau layar panggung
  2. Makna
    [n] (ark) [v] (Jw)
  3. Makna
    [n] (Jw) [n] (Jw)

Kaikki · Wiktionary

Data leksikal

Data tambahan ini diekstrak oleh Wiktextract dan disediakan melalui Kaikki; bukan definisi resmi KBBI. Teks sumber mengikuti ketentuan lisensi Wiktionary.

Verba

Etimologi: Inherited from Malay labuh, from Proto-Malayo-Polynesian *labuq (“to fall; drop anchor”). The sense "to drift or float" is a semantic loan from Javanese ꦭꦧꦸꦃ (labuh). Cognate with Javanese ꦭꦧꦸꦃ (labuh) and Sundanese labuh (“to fall”).

Sinonim: melarung, menghanyutkan

Penggolong

Etimologi: Inherited from Malay labuh, from Proto-Malayo-Polynesian *labuq (“to fall; drop anchor”). The sense "to drift or float" is a semantic loan from Javanese ꦭꦧꦸꦃ (labuh). Cognate with Javanese ꦭꦧꦸꦃ (labuh) and Sundanese labuh (“to fall”).

Nomina

Etimologi: Inherited from Malay labuh, from Proto-Malayo-Polynesian *labuq (“to fall; drop anchor”). The sense "to drift or float" is a semantic loan from Javanese ꦭꦧꦸꦃ (labuh). Cognate with Javanese ꦭꦧꦸꦃ (labuh) and Sundanese labuh (“to fall”).

Bentuk: labuh-labuh (plural)

Turunan: berlabuh, kepelabuhan, labuhan, melabuhkan, pelabuhan, labuh api, labuh batu, labuh laut, labuh laut sembonyo

Konteks pemakaian

Contoh penggunaan

  1. tirai se--

Kata seakar

Keluarga kata

Bentukan

Turunan

Rakitan kata

Gabungan kata

Bunyi yang serupa

Kata berima

Rima akhir -uhlihat semuanya:

Rima awal la-lihat semuanya: